
Aletta hari ini telah bersiap karna memang dia ingin mengajak alisa ke taman bermain seperti ucapannya kepada delon kemarin,Karna jam sudah menujukkan pukul 9 aletta langsung pergi ke rumah utama untuk menjemput alisa.
Aletta baru akan masuk gerbang tapi alisa sudah ada di luar gerbang dan alisa langsung masuk ke dalam mobil aletta lalu mereka menuju taman bermain.
Setelah 45 menit menempuh perjalanan akhirnya aletta dan alisa sampai di taman bermain,aletta langsung memarkirkan mobilnya di parkiran lalu turun dan menuju loket untuk membeli tiket.
"Mb beli tiketnya 2 ya."Ucap aletta kepada penjaga loket itu.
"Tangannya mb?Biar saya cap."Ucap penjaga loket itu.
"Oh iya ni."Ucap aletta sambil memberikan tangannya dan tangan alisa.
"Berapa mb jadinya?"Tanya aletta kepada penjaga loket itu.
"Dua ya mb,jadinya delapan ratus ribu."Ucap penjaga kasir itu.
"Bayar pake kartu bisa mb?"Tanya aletta kepada penjaga kasir itu.
"Bisa mb"Ucap penjaga kasir.
"Okey,ini mb."Ucap aletta sambil memberikan kartunya kepada petugas kasirnya untuk membayar tiket.
Setelah membayar tiket aletta mengajak alisa untuk melakukan tujuannya yakni menaiki kemidi putar.
"Gimana seneng ngga?"Tanya aletta kepada alisa.
"Ya aku suka, dan aku bisa melupakan masalahku sejenak."Ucap alisa.
"Udah ngga usah terlalu di pikirin,Nanti biar aku ngomong sama papa pasti papa ngertiin kok."Ucap aletta kepada alisa.
"Makasih ya al kamu selalu ngertiin aku."Ucap alisa kepada aletta.
"Iya santai aja."Ucap aletta kepada alisa.
Aletta dan alisa mencoba beberapa wahana lainnya seperti bianglala,kora kora,roller coaster dan yang terakhir mereka juga memasuki rumah kaca yang ada di sana.
Setelah di rasa cukup puas akhirnya mereka pulang tapi sebelum itu mereka memutuskan untuk mampir makan dulu karna mereka belum makan siang dan ini sudah menujukkan pukul 2 siang.
Aletta memberhentikan mobilnya di depan restoran,lalu mereka berdua masuk kedalam restoran untuk makan siang.Aletta dan alisa langsung memesan makanan yang menggugah selera mereka,tapi saat aletta tengah mengobrol dengan alisa tiba tiba ada orang yang menepuk bahunya sehingga membuat aletta reflek melihat orang yang menepuk bahunya.
"Hey kita ketemu lagi."Ucap orang itu kepada aletta.
"Eh iya,sendirian aja ro?"Ucap aletta sambil melihat ke sekeliling.
"Iya mau sama siapa lagi emangnya?"Tanya alvaro kepada aletta.
"Loh katanya kamu mau ngungkapin perasaan kamu ke cewe?"Ucap aletta kepada alvaro.
"Haha iya tapi sayangnya aku di tolak al."Ucap alvaro kepada aletta.
__ADS_1
"Eh kok bisa?"Ucap aletta terkejut.
"Eh duduk duduk."Ucap aletta lagi.
"Kok kaget sih?Lagian kalau di pikir siapa juga yang mau sama aku."Ucap alvaro kepada aletta.
"Sayang banget dong cincinnya."Ucap aletta kepada alvaro.
"Oh iya,boleh pinjem tangan kamu?"Tanya alvaro kepada aletta.
"Buat apa?"Tanya aletta kepada alvaro.
"Boleh atau ngga?"Tanya alvaro dan aletta langsung memberikan tangannya kepada alvaro.
"Cincin ini lebih cantik kalau ada di sini."Ucap alvaro sambil memakaikan cincin itu ke tangan aletta.
"Eh kok kamu pasangin ke aku?"Tanya aletta sambil menatap alvaro.
"Iya habisnya aku bingung mau kasih cincin ini ke siapa jadi aku kasih ke kamu aja deh."Ucap alvaro kepada aletta.
"Eh ro aku ngga bisa terima ini...." Ucap aletta terpotong ucapan alvaro.
"Sutt udah jangan bantah,kamu cantik pakai cincin itu.Eh aku duluan ya soalnya ada janji sama orang."Ucap alvaro kepada aletta dan sisil.
"Iyaa hati hati ya."Ucap aletta dan alisa.
Alvaro langsung pergi meninggalkan restoran itu.Sedangkan kini alisa sedang menatap aletta dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.Dan aletta yang di tatap seperti itu menjadi tidak nyaman.
"Kamu ngga ada niatan buat lepas cincin itu?Kalau delon sampe tau gimana."Ucap alisa kepada aletta.
"Iya nanti gwe lepas....."Ucap aletta terpotong.
"Misi mb ini makanannya."Ucap pelayan restoran tersebut sambil membawakan pesanan mereka.
"Eh iya mb maksih."Ucap aletta.
"Al kamu jangan coba main api,nanti kalau kebakar kamu juga yang repot."Ucap alisa.
"Apanya coba yang main api?Aku cum..."Ucap aletta terpotong karna ponselnya berbunyi tanda pesan masuk.
"Bentar ya."Ucap aletta lalu membuka ponselnya.
Tertera nama Delon,Aletta langsung membuka pesan dari delon dan membacanya. *Kamu nanti ngga udah nungguin aku pulang,aku pulang malam soalnya ada meeting sama klien* isi pesan dari delon aletta tampak cemberut dan membalas pesan dari delon *Oke*
"Kenapa kok cemberut?"Tanya alisa kepada aletta.
"Nanti delon pulang malem nyuruh aku buat ngga nungguin dia."Ucap aletta menjelaskan.
"Al apa ngga sebaiknya kamu cerita ke delon aja soal ini dan kamu jujur sama dia kalau kamu pernah jalan sama alvaro."Ucap alisa kepada aletta.
__ADS_1
"Selagi delon ngga tau dia ngga bakalan marah,Lagian aku kan cuka bantuin alvaro ngga ada niatan buruk."Ucap aletta sambil memakan makanannya.
"Terserah kamulah al,yang penting aku udah nasehatin kamu."Ucap alisa kepada aletta.
"Hemm."Jawab aletta sambil terus memakan makanannya.
Alisa dan aletta menyantap makanan mereka,Karna mereka sangat lapar alhasil mereka tak membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan makanan mereka.Setelah selesai mereka langsung membayar dan pulang kerumah mereka masing masing.
Pukul 9 malam
Aletta nampak sedang mondar mandir karna memang dia tidak bisa tidur karna terus terusan memikirkan delon.Entah mengapa dari tadi hatinya tidak bisa tenang dan pikirannya entah kemana.
Sedangkan di tempat lain,kini delon tampak sedang di sebuah ruangan khusus dengan di temani oleh rangga dan dian.Delon hanya meminum anggur tanpa berbicara apapun,sedangkan rangga dia sudah panik karna dia tau sekali kalau delon tidak pernah meminum minuman seperti itu dan ini adalah pertama kalinya dia meminum minuman itu.
"Delon,udah dong jangan minum terus nanti kalau lo mabuk gwe yang repot."Ucap rangga sambil merebut botol anggur yang tengah di pegang delon.
"Lo jangan ikut campur!"Ucap delon sambil menatap rangga dengan tatapan elangnya.
"Sadar bego,lo udah habis 4 botol sendirian.Kalau emang lo ngga betah sama dia udah deh ngga usah di pertahanin lagian lo juga belum dapet hak lo kan?"Ucap rangga kepada delon.
"Gwe bilang lo diem!"Ucap delon dengan suara pelan tapi tatapannya menusuk rangga.
"Ya udah terserah."Ucap rangga pasrah katna mendapat tatapan tajam dari delon.
Delon terus meminum dan pastinya di temani oleh kedua rekan kerja setianya siapa lagi kalau bukan rangga dan dian.Rangga masih setia menemani delon,sedangkan dian dia susah benar benar lelah sehingga dia bisa tertidur di sofa.
Tiba tiba delon pingsan,tentu saja membuat Rangga yang sedang memainkan ponselnya langsung melempar ponselnya dan membangunkan delon.
"Hey bangun."Ucap rangga sambil menepuk nepuk pipi delon tapi percuma dia masih tetap tak mau membuka matanya.
"Dian dian."Ucap rangga menggoyang goyangkan kaki dian agar dian bangun dan membantunya.
"Eh iya tuan rangga ada apa?"Tanya dian kepada rangga.
"Astaga tuan delon pingsan."Ucap dian menjawab pertanyaannya sendiri.
"Sekarang kamu siapin mobil,biar aku yang bawa delon keluar."Ucap rangga dan dian langsung pergi keluar untuk menyiapkan mobil.
Rangga memapah delon yang sedang pingsan sebenarnya lebih tepat kalau sedikit menyeret ya karna memang sangat sulit untuk memapah orang yang sedang pingsan.
Tiba tiba ada seorang wanita yang dengan sengaja menabrak delon sehingga bedak dan lipstik wanita itu menempel di jas delon.
"Hey p**@**r beraninya kau mengotori jas mahal temannku."Ketus rangga.
"Kau lihat saja balasannya."Ketus rangga lalu langsung menggendong delon di punggungnya.
Rangga langsung membawa delon masuk kedalam mobil lalu mentidurkannya di jok belakang dan melepas dasi serta membuk sedikit kancing bajunya agar delon bisa lebih nyaman.
Dian mengemudikan mobil itu menuju rumah delon atas perintah rangga.Dian mengemudikkan mobilnya dengan kecepatan yang lumayan tinggi karna memang keadaan jalanan sudah sepi karna memang ini sudah jam 12 malam.
__ADS_1
Bersambungggg.......