Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Penghianattt


__ADS_3

Di lorong rumah sakit keluarga arganta terlihat dua orang yang sedang berjalan nampak tergesa gesa menuju parkiran.


"Pake mobil gwe aja."Ucap delon sambil membuka pintu untuk aletta.


Setelah aletta masuk ke dalam mobil delon,delon masuk ke jok stir untuk mengemudi.


"Kita kemana?"Tanya delon sambil memasang sabuk pengamannya.


"Markas gwe."Ucap aletta sambil menatap lurus kedepan.


Delon hanya mengangguk saja dan menjalankan mobilnya menuju markas Victory black.Di perjalanan hanyalah ada suara musik dari radio karna aletta hanya diam dengan pikirannya sedangkan delon memilih untuk diam karena dia tau aletta sedang kacau dan bukan saatnya untuk bercerita.


Setelah 40 menit mobil delon membelah panasnya jalanan akhirnya mobil delon sampai di sebuah mansion besar,Saat mobil mereka sampai di depan gerbang delonpun membunyikan tlaksonnya dan gerbangpun terbuka.


"Lo turun duluan aja gwe mau ganti baju dulu kan ngga etis kalo gwe pake baju kantor."Ucap delon sambil melepas sabuk pengamannya.


Aletta langsung masuk ke dalam mansion menuju ruang bawah tanah tanpa menghiraukan sapaan dari orang orang aletta.


Brugggg


Suara pintu di dobrak,dan terlihatlah seorang gadis cantik berkulit putih memakai pakaian rumah sakit dan di padukan dengan jaket kulit milik arya sedang berdiri di ambang pintu dengan sorot mata mematika.


"Queen."Ucap ryan sambil menunduk memberi salam dan hanya di jawab anggukan oleh aletta.


"Alvaro putra winston,Dimana hans?"Ucap aletta sambil melipat tangannya di bawah dada.


"Aku ngga tau let."Ucap alvaro sambil menatap wajah aletta.


"Berani sekali kau menatapku dengan tatapan menjijikanmu."Teriak aletta sambil mengeluarkan pistolnya.


"let jangan bunuh aku,percuma mau kamu bunuh aku sekalipun papa udah ngga perduli sama aku."Ucap alvaro memohon pada aletta.


"Banyak Bicara kamu ternyata."Ucap aletta sambil menghadangkan pistolnya kearah kepada alvaro.


"Al jangan."Teriak delon dari pintu.

__ADS_1


Dorrrrrr


Suara peluru lepas dari pistolnya mengenai dinding tepat di samping kepala alvaro.


"Aku ngga akan segampang itu bunuh ksmu tenang aja,aku masih punya hati ngga kaya hans papa kamu."Ucap aletta.


"Al kontrol emosi kamu."Ucap delon kepada aletta tetapi aletta tak menggubris malah mengajak bicara ryan.


"Ryan gimana hans bisa kabur?"Tanya aletta kepada ryan.


"Maaf Queen saat itu saya dan nanda sedang keluar untuk mengambil pesanan senjata yang baru di pesan dari amerika di hotel star queen,Em bisa kita bicara di ruangan saya queen karna saya merasa ada yang janggal."Ucap ryan.


"Hmm oke."Jawab aletta.


"Gwe boleh ikut kan?."Ucap delon dan langsung mendapat sorotan tajam dari aletta dan juga ryan.


"Kalo ikut ikut aja jangan banyak bicara."Ketus aletta.


"Wuhh ternyata aletta nyeremin juga yaa."Gerutu delon.


Di ruangan persembunyian ryan


"Jadi menurut kamu ini ulah orang dalam?"Tanya aletta.


"Benar sekali queen,karna setelah saya mengecek cctv tidak ada pembobolan atau bantuan dari orang luar jadi sangat mustahil jika hans melarikan diri tanpa bantuan orang dan saya menemukan jejak bahwa hans keluar melewati pintu bawah tanah yang hanya di ketahui beberapa orang dari kami."Ucap ryan lagi.


"Ryan bisa kamu bawa aku ke pintu bawah tanah?"Ucap delon langsung mendapat tatapan tajam dari kedua mafia itu.


"Untuk apa?"Ucap aletta.


"Untuk mengecek dalam memastikan bahwa hans itu kabur karena bantuan orang dalam atau bantuan orang luar."Ucap delon.


"Ryan kamu antarkan delon ke jalan bawah tanah,aku akan mengecek cctv dulu."Ucap aletta dan di jawab anggukan oleh ryan.


Ryan mengantarkan delon ke jalan bawah tanah,Sesampainya delon dan ryan di bawah tanah delon langsung mengecek apakan ada ccvt terlihat dan cctv tersembunyi delon tak melihat ada cctv terlihat dan delon langsung bertanya kepada ryan.

__ADS_1


"Ryan apa di sini ada cctv tersembunyi?"Tanya delon kepada ryan.


"Ada tapi kelihatannya cctvnya mati tigahari sebulum hans kabur."Ucap ryan.


"Okey kita kembali ke ruangan kamu."Ucap delon.


Di ruangan ryan


Aletta sedang mengecek seluruh cctv yang ada di seluruh mansion.Tiba tiba ryan dan delon datang.


"Al."Ucap delon memanggil aletta.


"Gimana?"Tanya aletta kepada delon.


"Ulah orang dalam."Ucap delon kepada aletta.


"Bisa aku pinjam dulu komputernya."Ucap delon lagi.


"Pake aja."Ucap aletta sambil beranjak dari kursinya.


"Kalian tadi nemuin bukti apa di jalan bawah tanah?"Tanya aletta kepada ryan dan delon.


"Entahlah Queen aku kurang paham hanya tuan delon yang paham."Ucap ryan.


"Ryan kita cuma bertiga."Ucap aletta.


"Eh iya let maaf."Ucap ryan.


"Al coba kamu lihat ini."Ucap delon sambil melihatkan beberapa orang sedang berencana membantu hans untuk kabur.


"Dasar penghianat."Ketus aletta.


"Aku ngga percaya."Ucap ryan.


"Kalian amankan varo,aku yakin dia cuma tumbal,Dan jangan sampai dia mati."ucap delon.

__ADS_1


Bersambungggggg


Jangan lupa Like and Vote ya para readers๐Ÿ˜˜๐Ÿ™Maaf kalo banyak typonya ๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2