Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Wanita itu datang lagi


__ADS_3

Hari berganti hari,tak terasa sudah satu minggu satria dan zea pergi meninggalkan sisil.Sisil kini mulai terbiasa melakukan aktivitasnya,sisil mencari kesibukan dengan cara membantu aletta untuk menjaga si kembar.Entah mengapa dia setiap dia menjaga si kembar dia merasa nyaman mungkin karna dia merindukan sang putri yang belum sempat ia lihat dengan mata kepalanya.


"Hey,kenapa melamun?"Tanya aletta yang baru datang sambil membawa sepiring buah yang sudah di kupas dan di potong.


"Hem?engga seneng aja kalau liat si kembar."Ucap sisil sambil tersenyum memandang si kembar.


"Dia juga anak kamu kok,tenang aja."Ucap aletta kepada sisil.


"Makasih ya kalian semua udah mau support aku dan maaf aku cuma bisa nyusahin kalian."Ucap sisil kepada aletta.


"Heyy,ngomong apa sih?Ini udah tugas dari kita buat jagain kamu.Apapun yang terjadi kita tetap kita,ngga akan ada yang bisa misahin kita selain maut dan takdir allah."Ucap alisa sambil memeluk sisil dari belakang.


"Hemm,sayang sisil banyak banyak."Ucap gladis sambil memeluk sisil.


"Si axel mana?"Tanya sisil kepada gladis.


"Sama papanya."Ucap gladis dengan entengnya.


"Bian ngga kerja?"Tanya sisil kepada gladis.


"Engga,katanya pengen main sama bian."Ucap gladis sambil memakan buah apel.


"Aneh ngga sih?"Tanya sisil kepada gladis.


"Apanya yang aneh?wajar kalik."Ucap gladis kepada sisil.


"Bener juga apa kata gladis,itu wajar karna bian adalah ayah axel.Huh berhenti berfikir yang tidak tidak sisil."Ucap sisil dalam hati.


"Jadi gimana?kamu mau terima lamaran kak alex?"Tanya gladis kepada sisil.


"Aku ngga tau,karna hatiku masih buat satria.Aku takut kalau aku terima nantinya aku ngga bisa ngasih hati aku buat kak alex,apalagi dengan kondisi aku sekarang.Sudah jelas aku ngga bisa ngasih keturunan buat kak alex."Ucap sisil sambil tersenyum.


"Kamu percaya sama aku deh,kak alex tu tulus sama kamu.Dia ngga mikirin anak,tapi dia pengen buat kamu bahagia ayolah sil,ini juga permintaan satria lo."Ucap gladis kepada sisil.


"Aku akan pikirkan itu,tapi tolong jangan paksa aku.Karna hati ngga semudah itu untuk pindah ke hati yang lain."Ucap sisil lalu pergi meninggalkan gladis alisa dan aletta.

__ADS_1


"Sil,kamu marah?"Teriak gladis tetapi sisil tidak memperdulikanya.


"Yaah gimana nih?"Tanya gladis kepada aletta dan alisa.


"Makannya kalau ngomong jangan asal nyeplos."Ucap aletta sambil melemparkan bantal ke wajah gladis.


"Yah gimana dong?Sa tolongin dong."Ucap gladis meminta bantuan alisa.


"Bodo ah,laper pengen makan."Ucap alisa sambil masuk ke dalam rumah.


"Al,bantuin dong."Ucap gladis meminta bantuan aletta.


"Udah nanti juga baik sendiri."Ucap aletta sambil menaruh si kembar ke kereta dorongnya lalu aletta mendorong si kembar masuk ke dalam rumah.


"Eh itu makan aja buahnya aku dan kenyang."Ucap aletta.


Aletta masuk ke dalam rumah sambil mendorong si kembar.Aletta berniat untuk pergi ke kamarnya untuk menidurkan si kembar karna ini sudah waktunya si kembar tidur siang,tiba tiba terdengar bel rumah berbunyi.Aletta langsung mendorong si kembar menuju pintu depan untuk membuka pintu.


Ceklek.


"Siapa ya?"Tanya aletta sambil menatap wanita itu dari atas sampai bawah.


"Delonnnya ada?Mau nganterin surat buat delon."Ucap orang itu kepada aletta.


"Kamu siapa ya?"Tanya aletta ramah.


"Saya tasya temannya friska."Ucap wanita itu memperkenalkan diri.


"Kenal delon di mana?"Tanya aletta dengan nada cuek.


"Di bar,waktu itu delon mabuk terus aku bantuin delon dan akhirnya kita dekat tapi aku pergi ke LA jadi kita los contac dan gwe balik mau ngasih surat ini buat delon."Ucap wanita itu kepada aletta.


"Maaf ya mb siapa tadi tasya?mau lo temennya friska lo temennya delon lo pacarnya delon atau calon istrinya saya ngga perduli.Karna saya istri sah delon dan kami sudah punya 2 anak jadi tolong ya pergi jauh jauh,jangan ganggu rumah tangga kami."Ucap aletta dengan nada sopan.


"Istri?Tapi delon bilang dia ngga cinta sama emba?"Ucap wanita itu memancing emosi aletta.

__ADS_1


"Dek kamu umur berapa?di gaji berapa buat ngerusak rumah tangga kami?kamu tau?kamu tu ngga cocok jadi orang jahat karna hati kamu sebenarnya baik.Ngga perlu bertele tele aku tau kalau kamu di suruh orang buat misahin aku sama delon,nih kamu temuin pengacara saya dia akan menyiapkan cek buat kamu,terserah kamu mau ambil berapa tapi setelah itu kamu harus cari kerja yang bener jangan mau di suruh jadi pelakor."Ucap aletta dengan rasa iba.


"Mak-maksutnya?"Tanya orang itu kepada aletta.


"Udah ngga usah kaget,aku ngga perlu tau siapa yang suruh kamu karna itu ngga penting bagi aku.Aku cuma kasihan sama kamu,kenapa kamu mau di peralat sama orang."Ucap aletta.


"Mau masuk dulu?atau mau langsung?Aku mau nidurin si kembar soalnya."Ucap aletta.


"Maaf ya mb,saya seperti ini karna membutuhkan uang untuk ayah saya berobat."Ucap wanita itu sambil menitihkan airmata.


"Udah ngga usah merasa bersalah kamu ngga salah,ini kamu datang ke sana kamu bilang ke HRD mau ketemu sama asisten jen dan tunjukin kartu nama itu."Ucap aletta kepada gadis tersebut.


"Kak?boleh aku memeluk kakak?"Tanya orang tersebut kepada aletta.


"Boleh."Ucap aletta sambil tersenyum.


Setelah orang tersebut pergi aletta langsung membawa si kembar ke kamar untuk menidurkan mereka,aletta memikirkan hal yang baru saja terjadi.Bergitu banyak masalah yang terjadi dari masalah rumah tangganya sampai rumah tangga sahabatnya.


Aletta tau masalah ini belum selesai apalagi dia tau kalau anggia di bebaskan oleh salah satu anak buahnya yang bertugas di markas,dan saat ini anggia masih dalam masa pencarian tapi delon tidak memberi tau aletta entah apa alasannya,untung saja ryan memberi tahunya.


"Aku akan memberikanmu kebebasan nggi,tapi aku tidak akan membiarkan kamu menyentuh atau melukai putri dan putraku sedikitpun.Aku akan mematahkan tanganmu bahkan aku akan menyelesaikan semuanya sendiri dengan tanganku."Ucap aletta menatap lurus ke luar jedela.


"Sayang?ngapain?"Orang tersebut memeluk aletta dari belakang.Aletta tau suara itu,suara yang sangat familiar,Suara yang membuatnya bisa kembali menjadi seorang wanita yang memiliki hati tulus dsn mau meninggalkan hal yang berbau bawah tanah.


"Ngga papa cuma lagi liatin pohon aja."Ucap aletta.


"Kamu ngga tanya aku kenapa pulang?"Tanya delon kepada aletta.


"Dia dateng ke sini pasti kamu langsung pulang,aku tau itu."Ucap aletta.


"Dia ngomong apa sama kamu?"Tanya delon kepada aletta.


"Udah ngga usah di bahas semuanya udah selesai.Tapi kita harus bersiap untuk menjaga si kembar karna aku yakin dia ngga akan menyerah begitu saja dan dia pasti tau kalau putri dan putra kita adalah senjata yang ampuh untuk menghancurkan hidup kita."Ucap aletta.


"Apa perlu pengawal untuk si kembar?"Tanya delon kepada aletta.

__ADS_1


"Tidak perlu."Ucap aletta sambil tersenyum.


Bersambunggggg......


__ADS_2