
"Mommy bantu ya.Nanti kamu kecapean lagi kamu kan ngga boleh kecapean biar nanti calon baby yang ada di perut kamu juga sehat."Ucap mommy.
"Makasih mom,lagian gladis ngga akan kecapean kok lagian cuma masak gini aja masak gladis kecapean."Ucap gladis kepada mommy dea.
"Mommy beruntung banget punya menantu yang baik kaya kamu."Ucap mommy dea.
"Ah mommy bisa aja."Ucap gladis.
"Em mom gladis boleh tanya sesuatu sama mommy ngga?"Tanya gladis kepada mommy dea.
"Boleh sayang kalau mommy tau mommy jawab kok."Ucap mommy dea.
"Mom kan aku kenal sama bian belum lama,bian tu orangnya gimana sih mom?"Tanya gladis kepada mommy dea.
"Bian itu sebenarnya pria yang baik dia termasuk pria yang sangat mudah tersenyum dan care tapi semenjak kejadian menimpa kakaknya bian menjadi orang yang tertutup dan pada saat itulah bian di pertemukan dengan natasya,wanita cantik keturunan keluarga yang sangat mementingkan generasi penerusnya ya bian dulu sangat mencintai tasya tapi pada saat hari pernikahan mereka tasya tidak datang dengan alasan kalau bian mandul padahal mereka belum tau kejelasannya dan sejak saat itu bian pergi dari rumah dan tidak pernah pulang Sampai tiba tiba bian pulang dan bilang ke mommy dan daddy kalau dia akan menikahi seorang wanita."Ucap mommy dea.
"Sorry mom."Ucap gladis karna melihat perubahan wajah sang mommy.
"Gpp sayang mommy udah iklasin dia kok."Ucap mommy dea.
"Kalau boleh tau kakaknya bian kenapa ma?"Tanya gladis kepada mommy dea.
"brian dulu suka sama seorang wanita yang cantik sekali dan wanita itu juga sangat mencintai brian apa adanya,tapi sangat di sayangkan karna brian memiliki penyakit kangker,pada saat itu mereka berselisih dan wanita itu tertabrak oleh mobil sehingga mengakibatkannya buta,dan pada saat itulah brian mendonorkan matanya untuk wanita itu dan pada saat itu juga brian pergi untuk selama lamanya."Ucap mommy dea sambil menitihkan air matanya.
"Maafin gladis mom."Ucap gladis sambil memeluk mommy dea.
"Gpp sayang mommy cuma keinget aja kok lagian mommy juga udah iklasin brian kok."Ucap mommy dea.
"Mom bian sama kak brian kembar?Kok namanya cuma beda r aja."Tanya gladis kepada mommy dea.
"Iya memang mereka kembar tapi sifat mereka benar benar beda jauh."Ucap mommy dea.
"Beneran mom?"Tanya gladis.
"Berarty ada kemungkinan gladis punya anak kembar dong mom?"Ucap gladis kegirangan.
"Berdoa aja sayang semoga allah mengabulkan doa kita."Ucap mommy dea.
"Lagi gosipin apaan sih ini?"Tanya bian yang baru saja datang.
"Gladis pengen beli tas lemitit edision."Ucap mommy dea sambil tersenyum.
"Kok gladis sih mom?"Tanya gladis kepada mommy dea.
"Udah gpp."Ucap mommy dea.
"Yaudah nanti kamu beli aja kalau emang kamu suka."Ucap bian sambil meminum air putih.
"Engga kok mommy aja yang ngarang."Ucap gladis.
"Lah kok jadi mommy sih dis."Ucap mommy dea.
__ADS_1
"Iyalah masa gladis."Ucap gladis sambil tertawa.
"Iyadeh mommy."Ucap mommy dea.
"Bi kamu ngga niatan ajakin gladis honney moon?"Tanya mommy dea kepada bian.
"Engga ah ma,bian maunya baby moon."Ucap bian sambil menatap gladis.
"Apaan sih."Ucap gladis dengan pipi yang sudah semerah kepiting rebus.
"Ya gpp malah bagus juga."Ucap mommy dea.
"Ngga usah malu ah yang lagian juga cuma sama mommy."Ucap bian menggoda sang istri.
"Hihh kamu tu,bisa diem ngga."Ketus gladis karna malu.
"Jangan marah dong yang masa gitu aja marah ah."Ucap bian masih menggoda sang istri.
"Kalau kamu ngga bisa diem aku sumpel pake cabe."Ucap gladis.
"Ampun yang engga kok."Ucap bian lalu tertawa.
"Awas kamu nanti malem."Ucap gladis tak mengeluarkan suara tapi bian tau apa yang di bicarakan gladis.
"Yang kamu jadi beli tas ngga?Atau baju?Atau sepatu?Tapi jangan marah ya."Ucap bian sambil mendekati gladis dan memeluknya dari belakang agar gladis memaafkannya tapi tidak mempan.
"Awas aku lagi masak,malu juga di liatin sama mommy."Ucap gladis.
"Rasain tu bi,terus dis ancem aja nanti malem ngga ada jatah jatahan."Ucap mommy dea menjadi kompor.
"Ah mommy jangan ngompor ngomporin gitu dong."Ucap bian memelas.
"Udah sana ah aku lagi masak."Ucap gladis sambil memindahkan ayam baladonya ke piring.
"Sini yang biar aku aja,kamu duduk di sana."Ucap bian merebut piringnya.
"Kamu bisa diem duduk di meja makan ngga."Ketus gladis.
"Iya iya ini aku duduk di meja makan."Ucap bian lalu duduk di meja makan.
"Kayaknya anak mommy udah ada pawangnya ni."Ucap mommy dea.
"Biar ngga selingkuh mom."Ucap gladis sambil tertawa.
"Mommy ikut ikutan ah biar daddy ngga selingkuh juga."Ucap mommy dea sambil membawa sup ke meja makan.
"Kita harus waspada mom."Ucap gladis sambil membawa ayam balado karna bregedel dan nasinya sudah di bawa para pembantu.
"Apanya yang waspada yang?"Tanya bian kepada gladis.
"Kepo banget."Ucap gladis.
__ADS_1
"Bahas apaan sih mom."Tanya daddy tio.
"daddy kepo deh."Ucap mommy dea.
"Roman romannya mommy sama gladis udah klop ini."Ucap daddy tio.
"Ya bagus dong dad kan menantu deket sama mertua."Ucap bian sambil menerima piring dari gladis.
"Tapi perasaan daddy ngga enak."Ucap daddy tio.
"Daddy punya cewe lain selain mommy kalik."Ucap gladis sambil tersenyum.
"Enak aja,ngga adalah."Ucap daddy tio sambil menatap sang istri.
"Daddy ngga inget ya pas kita fiting baju itu?Ada cewe cantik terus daddy bilang 'Itu cewe kok putih banget ya kaya bule' terus aku bilang 'Cantik ya dad' terus daddy jawab 'Iya' Gitu.Gladis masih inget lo."Ucap gladis.
"Ngawur kamu orang daddy ngga bilang gitu."Ucap daddy tio.
"Owh cantik?putih?Kaya bule?Beda jauh banget ya sama mommy."Ucap mommy dea.
"Udah udah yuk lanjutin makannya,terus nanti kita istirahat kan besuk daddy sama bian udah masuk kantor."Ucap gladis menengahi perdebatan mereka.
"Iya bener kata gladis."Ucap gladis.
Mereka menyelesaikan makan malam mereka lalu setelah selesai para suami pergi ke kamar terlebih dahulu sedangkan para istri membereskan meja makan dengan di bantu oleh pelayan.
Setelah membereskan dan mencuci piring kotor mommy dea dan gladis pergi ke kamar mereka masing masing untuk istirahat.Gladis membuka pintu dan terlihat bian yang masih fokus kepada laptopnya gladis langsung pergi ke kamar mandi.
Gladis mencuci mukanya dan mengganti bajunya dengan baju tidur,lalu pergi ke meja riasnya untuk memakai sceencarenya,Tiba tiba bian langsung menutup laptopnya dan berjalan mendekati gladis.
"Kamu cantik banget yang malam ini."Ucap bian kepada gladis.
"Ngga usah gombal,aku cape mau tidur."Ucap gladis seolah tau apa yang suaminya mau.
"Kok kamu gitu sih yang ngga kasihan sama aku."Ucap bian lemas.
"Mas aku cape lagian besuk mas bian kan juga kerja ngga takut ke siangan apa?"Tanya gladis kepada bian.
"Mas?"Tanya bian kepada gladis.
"Kenapa emangnya ngga boleh?"Tanya gladis kepada bian.
"Boleh malah aku seneng."Ucap bian.
"Kamu mau bebas malam ini?Panggil aku mas bian sayang dulu baru aku akan lepasin kamu."Ucap bian sambil memeluk gladis.
"Mas bian sayang lepasin ya,aku cape banget malam ini?"Ucap gladis dengan lemah lembut.
"Baiklah sayangku aku akan melepaskanmu malam ini tapi hanya untuk malam ini."Ucap bian sambil tersenyum.
"Maksih sayang."Ucap gladis sambil memeluk bian.
__ADS_1
Bersambung.....