Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Baby Chen & Xia


__ADS_3

Semua orang berkumpul di depan ruangan aletta karna hanya 1 orang yang di perbolehkan masuk agar tidak mengganggu,karna aletta harus benar benar istirahat.Si kembar juga sudah di bawa ke ruangan aletta tapi masih dibawah pengawasan dokter ana karna baby girl masih belum bisa bergerak dengan lincah.


Oma li dan oppa ling juga masih menunggu di luar karna mereka bergantian untuk masuk,Tiba tiba oma sarah datang dan langsung memeluk papa faris.Sontak semua orang yang ada di situ kaget karna oma sarah seharusnya sedang ada di singapur karna menjalani pengobatan.


"Ibu kenapa di sini?Ibu kan harusnya ke singapur?"Ucap papa faris kepada oma sarah.


"Hey,aku ingin melihat keadaan cucu dan cicitku.Lagian kalaupun aku berobat kamu juga tidak akan menemaniku."Ketus oma sarah kepada papa faris.


"Ibu kesini sama siapa?Kenapa ngga bilang sinta kan bisa sinta jemput kalau ibu mau kesini."Ucap mama sinta kepada oma sarah.


"Aku dengan bram,aku tidak mengabarimu karna aku tau pasti kamu menemani cucuku sudahlah sinta kamu tidak perlu memikirkanku lebih baik kamu menenangkan hatimu."Ucap oma sarah sambil memeluk mama sinta.


"Terimakasih bu."Ucap mama sinta kepada oma sarah.


"Hai besan apa kabar?"Sapa oma li kepada oma sarah.


"Baik,kamu sendiri gimana?"Tanya oma sarah kepada oma li.


"Baik juga,oh iya sesuai keputusan si kembar ikut marga aku ya."Ucap oma li kepada oma sarah.


"Satu satulah masa ikut kamu semua."Ucap oma sarah kepada oma li.


"Hey kan kita sudah janji."Ucap oma li kepada oma sarah.


"Ya ya baiklah tapi aku juga akan menambah sedikit campur tangan nantinya kau tidak bisa melarangku."Ucap oma sarah kepada oma li.


"Hey para nenek nenek tolong jangan berdebat."Ucap opa ling.


"Hey kau juga sadarlah kalau kau juga sudah kakek kakek."Ketus oma sarah.


"Sudah sudah tidak udah berdebat,lebih baik oma sama opa istirahat aja dulu di hotel ayo rey antar."Ucap kak rey menengahi perdebatan para opa dan oma itu.


"Aku masih ingin menunggu cucuku."Ucap oma li kepada kak rey.Tiba tiba pintu ruangan aletta di buka.


"Sudah boleh masuk tapi tolong jangan terlalu berisik ya."Ucap dokter ana menjelaskan.


"Baik dok."Ucap kak alex lalu masuk ke dalam ruangan aletta dengan di ikuti yang lainnya.


Terlihat dari kejauhan delon tengah duduk sambil menggenggam tangan aletta yang masih dalam pengaruh obat bius tapi dia sudah setengah sadar.Kak rey langsung mendekati aletta dan delon begitupun dengan yang lainnya.


"Gimana dek?di bagian mana yang sakit?"Tanya kak rey kepada aletta tapi aletta hanya menggeleng.


"Aletta belum bisa berbicara karna pe garuh obat bius kak paling sebentarlagi."Ucap delon menjelaskan.


"Kamu mau makan apa?Mcd lagi?Kakak suapin lagi?Tanya kak alex kepada aletta dan aletta hanya tersenyum.


"Heyy apa ini?"Tanya delon sedikit ketus.


"Istri kamu yang minta aku suapin,jadi dari pada dia ngambek ya aku siapin salah sendiri koma sampe sebulan."Ucap kak alex dengan rasa tak bersalahnya.


"Heyy rapatkan gigimu."Ucap delon sambil bersiap meninju kak alex


"Hiii."Ucap kak alex tersenyum sambil memperlihatkan giginya.


"Jangan marahin kak alex,aku yang salah."Ucap aletta dengan suara lirihnya.


"Hey cucu oma sudah bisa bicara ya."Ucap oma li sambil tersenyum.


"Hey apa maksutmu?Aletta sudah bisa bicara dari dia bayi."Ketus oma sarah tak terima.


"Hayooo ini dua nenek nenek bisa berhenti debat tidak sih."Ketus opa ling frustasi.

__ADS_1


"Gimana sayang ada yang sakit?"Tanya papa faris kepada aletta.


"Engga kok pa.Adek mana aletta pengen ajak adek."Ucap aletta mencari si kembar.


"Dok si adek boleh di gendong?"Tanya kak rey kepada dokter ana.


"Baby boy boleh tapi baby girl belum bisa soalnya harus di inkubator dulu."Ucap dokter ana menjelaskan.


"Minum asinya gimana dok?"Tanya mama sinta kepada dokter ana.


"Minum asi?Ya seperti bayi lainnya,sepuluh menit lagi baby girl boleh minum asi.Mendingan baby boy dulu yang minum asi."Ucap dokter ana sambil mengambil baby boy dan memberikannya kepada aletta.


"Hai sayangnya bunda,Haus ya?Yuk minum dulu yuk."Ucap aletta sambil berusaha membuka bajunya.


"Stop!nanti dulu."Ucap delon dan aletta reflek menutup bahunya.


"Kenapa?"Tanya papa adit kepada delon.


"Para pria dimohon keluar terlebih dahulu."Ucap delon dan membuat semua orang yang ada di sana tertawa.


"Hayoo kau tidak rela berbagi?"Tanya opa ling kepada delon.


"Bagi bagi dikit dek."Ucap kak alex yang langsung mendapatkan pukulan dari delon dan kak rey.


"Mau aku penggal dulu kepalanya?"Tanya delon kepada kak rey.


"Iya aku keluar."Ucap kak alex kepada delon.


"Papa ngapain di sini?"Tanya delon kepada papa faris.


"Papa juga keluar?"Tanya papa faris kepada delon.


"Ya iyalah,papa kan pria."Ucap delon kepada papa faris


"Papa lupa?Aletta udah sepenuhnya jadi milik delon semenjak delon membayar tunai aletta."Ucap delon kepada papa faris.


"Masa papa ngga boleh nungguin anak papa?"Tanya papa faris kepada delon.


"Aku ngga akan rela berbagi sekalipun itu sama papa,emangnya papa mau aku liat juga?"Ucap delon kepada papa faris.


"Heh jan ngawur kamu."Ucap papa faris lalu pergi keluar.


"Buruan di buka al si adek kayaknya udah haus banget itu."Ucap mama lisa kepada aletta dan aletta langsung membuka kemejanya dan memberikan asi kepada baby boy.


"Hemm si adek haus ya?"Ucap aletta sambil mengelus pipi sang putra.


"Anak ayah haus?"Ucap delon sambil memperhatikan sang baby boy.


Aletta menyusui baby boy sampai baby boy benar benar kenyang lalu aletta memberikan baby boy kepada delon karna delon ingin menggendong baby boy.


"Yuk sekarang giliran baby girl ya."Ucap dokter ana sambil mengambil baby girl dan memberikannya kepada aletta.


"Hai cantik,haus ya?"Ucap aletta sambil membuka kemejanya.


"Ni ,pelan pelan ya."Ucap aletta sambil memberikan asinya untuk baby girl.


"Dok baby girl gpp kan?"Tanya delon kepada dokter ana.


"Tidak papa tapi mungkin baby girl akan jauh berbeda dengan baby boy entah akan menjadi lebih cerewet atau lebih pendiam tapi ana tidak perlu khawatir karna sayang akan terus memantau kesehatan baby girl sampai benar benar pulih."Ucap dokter ana.


"Terimakasih dok."Ucap aletta lalu menatap sang putri.

__ADS_1


"Iya sama sama,nona nanti setelah menyusui baby girl tolong baby girl di gendong tapi jangan memakai baju ya biar kulitnya saling bertemu dan baby girl merasakan kehangata.Nanti saya akan kembali setengah jam lagi."Ucap dokter ana kepada aletta.


"Dok kalau yang gendong saya gpp kan?"Tanya delon kepada dokter ana.


"Siapa saja boleh asalkan tidak memakai baju."Ucap dokter ana sambil tersenyum.


"Itu masalahnya dok."Ucap delon sambil tersenyum.


Aletta menyusui baby girl sampai baby girl kenyang setelah itu delon menggendong baby girl,sedangkan baby boy di gendong oleh mama sinta.Semua orang kembali masuk ke kamar aletta dan berbincang bincang tentang nama yang bagus untuk si kembar.


"Delon siapa nama si kembar?"Tanya kak alex sambil menatap baby boy yang di gendong mama sinta.


"Xia dan.."Ucap delon terpotong ucapan aletta.


"Chen."Ucap aletta lalu tersenyum.


"Nama yang bagus,oh iya nama panjangnya siapa?"Tanya mama lisa kepada delon dan aletta.


"Perhatian perhatian,karna si kembar sudah memakai marga li atau marga ling jadi si kembar harus ada nama dirga dan daranya tidak boleh di ganggu gugat."Ucap oma lisa.


"Dirga?Dara?"Ucap delon lalu berfikir.


"Gimana kalau andirga chen ling?"Ucap delon.


"Kurang nyambung."Ucap kak rey.


"Andirga zhong chen ling?"Tanya aletta kepada semua orang.


"Andara zhong xia ling?"Tanya delon kepada semua orang juga.


"Nama yang bagus."Ucap oma sarah dan oma li secara bersamaan.


"Hay menantuku sudah lahir ya?"Ucap orang yang baru datang menggunakan kursi roda.


"Astaga kamu ngapain jam 1 pagi kesini?"Tanya aletta kepada gladis.


"Aku mau lihat menantuku sama keponakan cowoku."Ucap gladis yang membuat semua orang tertawa.


"Nih temen kamu dari tadi dia udah ngga sabar buat ketemu sama menantunya."Ketus bian.


"Itu lagi di gendong sama delon,kamu gendong xianya besuk kalau xia udah agak besaran gpp kan?"Ucap aletta kepada gladis.


"Iya gpp aku ngerti kok,eh namanya xia?kalau yang cowo siapa?"Tanya gladis kepada aletta.


"Chen,bagus ngga?"Tanya aletta kepada gladis.


"Bagus bagus,siapa yang ngasih nama."Tanya gladis kepada aletta.


"Aku sama delon."Ucap aletta.


"Eh nama keponakan aku siapa?"Tanya aletta kepada gladis.


"Axel bagus ngga?"Tanya bian.


"Bagus kok."Ucap aletta kepada bian.


"Axel dan Xia akan menjadi pasangan yang berbahagia."Ucap gladis dan berhasil membuat semua orang tertawa.


"Mana si axel kok ngga di bawa?"Tanya aletta kepada gladis.


"Lagi di bawa mama."Ucap gldia kepada aletta.

__ADS_1


Bersambunggggg.......


__ADS_2