Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Taruhan


__ADS_3

Satu bulan berlalu


Kini kandungan gladis sudah memasuki 7 minggu dan gladis sudah mulai sering merasakan mual pusing dan ngidam yang aneh aneh.


Hari ini gladis merengek kepada bian untuk pergi menyusul aletta karna gladis ingin bertemu aletta.Sedangkan aletta kini sedang ada di mansion utama karna sudah 3 hari dia di tinggal delon pergi perjalanan bisnis ke Malaysia.


Bian mau tak mau harus menuruti keinginan sang istri karna dari tadi gladis terus saja menangis.Akhirnya bian membawa gladis pergi ke mansion utama keluarga arganta.


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di halaman mansion dan mereka langsung turun dan masuk,Sedangkan gladis langsung mencari keberadaan aletta.Gladis menemukan aletta di taman belakang sedang memakan buah buahan dan aletta terlihat sedang tak enak badan.Gladis langsung memegang perut aletta sehingga membuat aletta kaget.


"Heyy ngapain?"Ketus aletta karna kaget.


"Gpp pengen pegang perut kamu aja,ngga tau juga babynya aneh."Ucap gladis kepada aletta.


"Untung aja tadi ngga aku banting kamu,habisnya ngagetin."Ucap aletta.


"Ih jahat."Ucap gladis.


"Kamu kenapa kok pucet?"Tanya gladis langsung ikut duduk di samping aletta.


"Eh kapan dateng?"Tanya aletta sambil memeluk sahabatnya.


"Barusan,kok kamu pucet?Sakit?"Tanya gladis kepada aletta.


"Engga aku baik baik aja tuh."Ucap aletta masih sibuk memakan buah.


"Al minta ya."Ucap gladis langsung mencomot buah mangga milik aletta.


"Belum di bolehin udah main comot aja."Ketus aletta sambil melirik gladis.


"Jangan pelit pelit,orang yang minta di baby."Ucap gladis tak mau salah.


"Udah mulai deh timbul rasa nyebelinnya."Ucap aletta langsung berdiri dan gladis reflek mengikutinya.


"Mau kemana?"Tanya gladis kepada aletta.


"Mau ambil minum haus."Ucap aletta langsung berjalan masuk ke dapur.


"Ikut."Ucap gladis sambil membawa piring berisi buah milik aletta tadi.


Aletta pergi ke dapur dan langsung membuka kulkas mengambil jus jambu yang di beli alisa dari supermarket,lalu aletta menuangkan jus jambunya ke gelas dan meminumnya.Gladis yang baru datang pung juga ikut ikutan meminum jus jambunya.


"Busyet dah ni bumil main comot main minum aja."Ucap aletta sambil melirik gladis.


"Namanya juga bumil al kalau pengen apa apa harus di turutin."Ucap alisa yang baru datang.


"Di turutin sih di turutin,tapi mangga aku di comot."Ketus aletta lalu duduk di meja makan.


"Ya elah cuma minta satu doang."Ketus gladis sambil terus memakan buah milik aletta.

__ADS_1


"Satu?"Ucap aletta sambil melotot dan gladis sama sekali tak menghiraukan dia malah asik memakan buah milik aletta.


"Hemm habisin aja sama piringnya sekalian."Ketus aletta.


"Eh ini kok sepi pada kemana?Tumben juga lo di sini al."Tanya gladis.


"Papa sama mama pulang ke cina kalau kak rey sama delon pergi ke malaysia."Ucap alisa menjelaskan.


"Perjalanan bisnis?"Tanya gladis sambil terus memakan buah milik aletta.


"Iyaaa,Udah lo diem dan makan tu buah ngga udah banyak omong sebel aku dengernya."Ucap aletta sambil memotong apel tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang.


"By kamu ngagetin aja."Ucap aletta saat tau jika yang memeluknya adalah suaminya.


"Diem by aku pengen peluk kamu,perut aku rasanya enakan kalau peluk kamu."Ucap delon sambil terus memeluk delon dan mencium aroma tubuh aletta.


"Kamu kenapa sih by?"Tanya aletta tetapi tidak di hiraukan oleh delon akhirnya aletta memilih bertanya kepada kak rey.


"Ini kenapa kak?"Tanya aletta.


"Tauk,dari kemarin suami kamu muntah muntah terus terus katanya pengen cepet cepet ketemu sama kamu."Ucap kak rey sambil menuangkan air putih dari teko ke gelasnya.


"Kamu kenapa by?Sakit?"Tanya aletta sambil memainkan rambut delon.


"Udah engga,cuma pengen peluk kamu aja."Ucap delon sambil terus memeluk aletta.


"He'em."Alisa berdehem.


"Ya elah orang udah sah juga."Ucap sisil yang baru datang.


"Aaa si biang kerok dateng,aku kangen sama kamu."Ucap gladis langsung memeluk sisil.


"Jauh jauh lagi males debat gwe sama lo."Ucap sisil.


"Kamu jahat banget sih,ngga mau nyapa di baby apa."Ucap gladis memanyunkan bibirnya sambil mengelus elus perutnya.


"Astaga,Kamu hamil."Ucap sisil kegirangan langsung menghambur memeluk gladis.


"Maaf ya sil aku ngga bisa peluk kamu,ni nempel mulu ngga mau lepas."Ucap aletta sambil terus memainkan rambut delon.


"Udah sana ke kamar aja siapa tau ada yang perlu di luruskan."Ucap sisil sambil duduk di samping gladis.


"Si bian sama satria kemana?"Tanya delon yang masih setia memeluk aletta.


"Di depan lagi ngobrol."Ucap sisil lalu mencomot apel aletta.


"Heh lu berdua emang bener bener nyebelin ya,tadi gladis nyomot mangga sekarang si kampret juga nyomot apel."Ketus aletta.


"Ya elah cuma buah aja di permasalahin."Ketus gladis.

__ADS_1


"Udah besuk gwe ganti kebun mangga kalau lo hamil sekarang juga."Ucap bian yang baru datang.


"Gwe tambahin 5 hektar kebun apel."Ucap satria yang langsung duduk di samping sisil.


"Hari ini?"Ucap alisa tak percaya,suami temannya benar benar seperti orang tidak waras.


"Okey kita minta waktu sampai jam 7 malem ya."Ucap delon lalu duduk di samping aletta.


"Udah gwe bonusin sampe jam 12 malem aletta harus hamil kalo ngga ya batal."Ucap bian.


"Emang menurut kalian sekali masuk langsung jadi."Ketus kak rey.


"Kak rey ngga usah ikutan kak rey kan belum nikah."Ucap satria.


"Kurangajar,minggu depan gwe nikah sama alis."Ketus kak rey langsung pergi.


"Apaan sih kalian tu ngga waras semua,dah ah aku mau ke kamar."Ucap aletta berdiri dan tiba tiba pingsan untung saja delon dengan sigab langsung menangkap aletta.


"By kamu kenapa?"Ucap delon sambil menepuk nepuk pipi aletta.


"Bawa aletta ke kamar biar aku telvon dokter rio."Ucap alisa langsung menelvon dokter rio.


"Kenapa tiba tiba hati gwe ada yang ganjel gitu ya."Ucap satria.


"Sama gwe juga tiba tiba firasat gwe ngga enak."Ucap bian.


"Heh mulutnya di jaga ya!kalian doain aletta sakit!"Ketus gladis.


"Engga siapa yang doain."Ucap bian.


Di kamar aletta


Terlihat aletta sedang berbaring di ranjangnya dan dokter rio sedang memeriksa aletta tetapi yang sangat aneh delon dari tadi bukannya khawatir tapi dia malah bolak balik kamar mandi karna perutnya benar benar mual.


Tiba tiba setelah memeriksa aletta dokter rio langsung mendekati delon dan menggantikan kak rey yang tengah memijit belakang leher delon.


"Keluarin semuanya."Ucap dokter rio.


"Gimana keadaan istri aku kak?"Tanya delon saat sudah tidak merasakan mual.


"Keluar dulu yuk."Ucap kak rio mengajak delon keluar.


"Rey sini,aku mau ngomong penting sama kalian berdua."Ucap kak rio dan kak rey langsung mendekat.


"Kenapa?"Tanya kak rey langsung mendekat.


"Aku minta tolong ya sama kalian berdua jaga aletta,gimana bisa kalian ngga tau kalau aletta hamil dan dia makan makanan yang terlalu pedas dan membiarkan aletta tidak makan dari pagi."Ucap dokter rio.


"Apa aletta ngga makan dari pagi!"Ucap delon.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2