Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Delon koma


__ADS_3

Aletta sudsh berada di taman bersama kak rey,aletta memandang langit yang nampak mendung seperti paham akan kesedihannya.Aletta memakan susi yang di belikan delon dengan air mata yang masih tetap mengalir.


Tiba tiba saat tengah memakan susi ada seseorang yang memeluk aletta dari belakang dan aletta reflek menoleh ke belakang.Lalu aletta membalas pelukan dari orang itu.


"Kakak gpp kan?Mana yang sakit kak?"Tanya orang itu kepada aletta.


"Kakak gpp,cuma kak delon belum keluar dari ruang operasi.Oh iya kok kamu bisa pulang?"Tanya aletta kepada orang itu.


"Iya tadinya mau ngasih kejutan eh pas baru aja landing aku buka ponsel kak rey ngabarin aku suruh pulang katanya kakak sakit ya udah lah aku langsung ke sini."Ucap orang itu kepada aletta.


"Emm adik kakak khawatir ya sama kakak?"Tanya aletta kepada orang itu.


"Iyalah khawatir,Kak aletta aja jaga arya dengan sekuat tenaga kakak jadi arya juga harus menjaga kak aletta dengan sekuat tenaga arya."Ucap arya sambil memeluk aletta.


"Hemm kakak jadi bahagia deh."Ucap aletta sambil tersenyum.


"Eh arya pengen cerita nih,masuk yuk dingin di sini."Ucap arya kepada aletta.


"Kamu bantu dorong kakak ya?"Ucap aletta kepada arya.


"Okey yuk arya bantu."Ucap arya langsung membantu aletta untuk pergi ke kamarnya.


"Kita duluan ya kak."Ucap arya sambil mendorong aletta.


"Iya."Ucap kak rey sambil memandangi kepergian aletta dan arya.


"Cuma arya yang bisa mengalihkan ke khawatiran aletta terhadap delon,dan juga sebaliknya hanya aletta yang bisa mengalihkan kesedihan arya saat mami dan papi pergi bahkan aku sebagai kakak kandung arya ngga bisa sedeket itu sama arya."Batin kak rey sambil memandangi kepergian aletta dan arya.


Di sisi lain


Sesampainya di kamar aletta langsung duduk di ranjangnya sedangkan arya duduk di kursi menghadap aletta.Arya mengupas buah apel untuk aletta dan mengajak bicara aletta.


"Kak?Kakak tau ngga aku tu kemarin ketemu sama bapak bapak kasihan banget."Ucap arya sambil mengupas apel.


"Hemm?Dimana?"Tanya aletta kepada arya.


"Di rumah sakit waktu aku di china,kan ceritanya aku chek up terus waktu ngantri obat bapak bapak itu ngajak aku bicara katanya dia cuma hidup sama anaknya dan bapak itu sakit apa ya lupa aku pokoknya hatinya kenapa gitu terus katanya anaknya kerja di indonesia buat biaya pengobatan bapak itu."Ucap arya kepada aletta.


"Loh?orang china kok kerja di Indonesia ngga kebalik dek?"Tanya aletta kepada arya.


"Dia tu sebenernya asli indonesia kak cuma bapaknya tu punya rumah di cina terus dia mau berobat di sana gitu katanya."Ucap arya sambil memberikan apel kepada aletta.


"Emm gitu,terus kamu bantu ngga bapaknya?"Tanya aletta kepada arya.

__ADS_1


"Iya aku bantu,aku bayar biaya pengobatan hari itu tapi sebenernya bapaknya ngga mau tapi aku paksa."Ucap arya sambil terus menyuapkan apel untuk aletta.


"Syukur deh kalau kak aletta udah mau makan ya walaupun cuma buah."Batin arya.


"Oh iya kak aku kemarin beliin oleh oleh buat tuan dan nona li lo."Ucap arya sambil mengambil sesuatu dari tasnya.


"Apa?"Tanya aletta dengan antusias.


"Ini dia."Ucap arya sambil mengeluarkan sebuah kalung berleontin matahari.


"Wah bagus bangettt,eh tapi kok matahari?"Tanya aletta kepada arya.


"Ngga tau bagus aja menurut aku,oh iya ini aja aku sempet rebutan lo kak."Ucap arya kepada aletta.


"Ha?rebutan?Sama siapa?"Tanya aletta kepada arya.


"Anak kecil,umurnya sekitar 8 tahunan gitu terus penjualnya kasih satu lagi sama kaya gitu ke anak kecil itu."Ucap arya menjelaskan.


"Cowo apa cewe?"Tanya aletta kepada arya.


"Cowo."Ucap arya sambil memakan buah.


"Mungkin jodohnya si adek."Ucap aletta.


"Enak aja,ngga bisa nona muda li itu bakal jadi menantu aku."Ucap gladis yang baru saja masuk ke kamar rawat aletta.


"Ngga pulang dis?Udah sana pulang aja aku gpp kok di sini udah ada arya juga."Ucap aletta kepada gladis.


"Hemm yaudah deh aku pulang,aku juga cape banget udah jam 11 lagi."Ucap gladis kepada aletta.


"Yee emang mau pamit pulang kalik."Nyinyir arya.


"Apaan sih."Ketus gladis lalu mengambil tasnya.


"Aku pulang dulu ya al,aku tinggal gpp kan?"Tanya gladis kepada aletta.


"Iya gpp."Ucap aletta kepada gladis.


Gladis langsung keluar dari kamar inap aletta sedangkan aletta dan arya melanjutkan aktivitas ngerumpi yang membuat aletta berhenti sejenak dari kekhawatirannya terhadap delon.Tiba tiba saat tengah asik berbicara kak rey masuk ke kamar inap aletta.


"Kenapa kak?"Tanya arya kepada kak rey.


"Loh kok belum tidur?"Tanya kak rey kepada aletta.

__ADS_1


"Ngga bisa tidur kak,kepikiran delon terus."Ucap aletta.


"Yuk temuin delon yuk."Ucap kak rey sambil menyiapkan kursi roda untuk aletta.


"Udah selesai operasinya?"Tanya aletta antusias.


"Iya udah tapi delon belum bangun."Ucap kak rey.


"Nih,ayo aku mau liat delon."Ucap aletta memberikan kalung coupel untuk babynya tadi kepada arya lalu turun dari ranjang dan duduk di kursi roda.


"Yuk kak buruan aku pengen ketemu delon."Ucap aletta tak sabar.


"Iyaa."Ucap kak rey langsung mendorong kursi roda aletta.


Sesampainya di depan ruang ICU sudah ada papa faris papa adit mama lisa kak alex dan rangga.Aletta langsung mendekati mereka.Lalu kak alex mengajak aletta berbicara bersama kak rey.


"Al kita ngomong bertiga dulu yuk."Ucap kak alex kepada aletta.


"Arya sekalian aja."Ucap kak rey sambil menatap kak alex.


"Iya,yuk ar."Ucap kak alex karna paham akan tatapan kak rey.Mereka berempat langsung sedikit menjauh dari mama lisa papa adit dan rangga.


"Al,tadi dokter udah bilang kalau delon sekarang koma entah sampai kapan jadi kamu harus kuat okey dan kamu harus jaga kesehatan boleh jagain delon tapi kamu ngga boleh sampe begadang kaya gini ya ngga baik buat keponakan aku."Ucap kak alex kepada aletta.


"Koma?"Ucap aletta dengan air mata yang sudah mengalir.


"Sabar ya dek."Ucap kak rey sambil mengelus punggung aletta.


"Ini semua gara gara aku kak."Ucap delon lalu menangis.


"Kak udah dong jangan nangis,katanya mau ketemu kak delon jadi kak aletta harus kuat apalagi ada 2 baby di dalam perut kakak."Ucap arya sambil menghapus air mata aletta.


"Engga aku engga nangis kok,kak anterin aku masuk."Ucap aletta kepada kak rey.


"Tapi janji ya jangan nangis."Ucap kak rey kepada aletta.


"Iya janji."Ucap aletta lalu kak rey membawa aletta untuk masuk ke ruang ICU untuk menemui delon.


"Dek kakak keluar ya."Ucap kak rey kepada aletta dan aletta mengangguk.


"Hai by?kamu tau ngga aku merasa bersalah banget sama kamu dan kamu tau ngga aku sekarang takut banget kalau kamu bakal tinggalin kita bertiga."Ucap aletta sambil menangis.


Aletta terus mengajak delon berbicara walaupun dia tidak mendapat jawaban dari delon sama sekali.Sampai sampai aletta tertidur di lengan delon dengan posisi duduk di kursi.

__ADS_1


Kak rey yang masuk tak tega melihat posisi aletta,dia tau kalau posisi aletta tidak nyaman apalagi dalam keadaan aletta yang tengah hamil tapi kak rey juga yakin kalau aletta pasti tidak mau pindah al hasil dia memilih untuk memindahkan delon ke ruang VIP yang tersedia 2 ranjang untuk delon dan aletta.


Bersambunggggggg.........


__ADS_2