Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Si kembar


__ADS_3

Pukul 22.30


Aletta masih menjaga dan mengajak delon berbicara dia berharap delon akan bangun dan menemaninya operasi.Benar benar jauh dari keinginan aletta,dia harus melahirkan sendiri tanpa di dampingi sang suami karna sang suami sedang koma serta dia harus melakukan operasi cesar dikarenakan satu babynya harus cepat cepat di selamatkan.Percayalah aletta tetap berusaha tegar walapun hatinya benar benar hancur berkeping keping.


Setelah mengajak bicara delon aletta langsung bergegas mengganti bajunya dengan jubah operasi karna memang jam sudah menujukkan pukul 22.45 Mama sinta kak rey dan arya selalu di samping aletta sedangkan yang lain menunggu di luar karna sebenarnya hanya diperbolehkan 1 orang yang menemani aletta tapi mau bagaimana lagi?Dia pemilik rumahsakit jadi ya terserah mereka.


Papa faris tak mau menemani aletta karna papa faris tak bisa menjamin kalau dia akan kuat sampai selesai operasi,papa faris saja mendapati kenyataan bahwa cucunya sedang sekarat saja sudah menangis bagaiman kalau dia menemani operasi aletta dan melihat perut sang putri di sayat,bukan menyemangati aletta tapi papa faris pasti akan menangis.


Aletta memasuki ruang operasi dengan di temani kak rey dan mama sinta karna arya sedikit lelah dan kak rey memaksa arya untuk istirahat.Pukul 23.15 operasi akan di mulai dokter ella menyuntikkan obat bius untuk aletta tiba tiba ada seseorang yang masuk dan langsung mendekati aletta.


Aletta yang melihat itu langsung tersenyum bahagia karna memang aletta tidak di bius sepenuhnya,orang itu langsung mencium aletta dan aletta langsung meneteskan air matanya dan orang itu langsung menyeka airmata aletta dan berbicara.


"Jangan nangis,kamu harus kuat biar anak kita juga kuat.Maafin aku ya."Ucap delon sambil mencium aletta.


"Iya aku maafin kamu,kamu janji ya jangan kaya gitu lagi aku ngga kuat aku takut."Ucap aletta kepada delon.


"Iya iya suttt udah ngga usah nangis."Ucap delon kepada aletta.


"Delon duduk sini aja ya,kamukan baru bangun."Ucap dokter rio sambil memberikan kursi roda untuk delon.


"Aku masih kuat berdiri kok kak."Ucap delon kepada dokter rio.


"Nurut ya sayang."Ucap mama sinta dengan mata berkaca kaca.


"Iya ma."Ucap delon sambil duduk di kursi roda.


"Baiklah saya akan memulai operasinya,keluarga bisa membantu dengan berdoa."Ucap dokter ella.


"Sus siap semuanya?"Tanya dokter ella kepada suster.


"Siap dok."Ucap ke 5 suster secara bersamaan.


"Baiklah saya mulai."Ucap dokter ella sambil membuka jubah operasi aletta dan terlihat perut buncit aletta.


"Pisau bedah."Ucap dokter ella.

__ADS_1


"Ini dok."Ucap salah satu suster sambil memberikannnya.


"Dokter rio selalu pantau keadaan baby gril."Perintah dokter ella kepada dokter rio.


"Baik dok."Ucap dokter rio sambil terus memantau baby gril.


Para dokter dan suster melakukan tugasnya untuk mengeluarkan si kembar,sedangkan mama sinta kak rey dan delon selalu menyemangati aletta.Kak rey terlihat sedang memeluk mama sinta dan berdzikir menggunakan tasbih sedangkan delon mencium kening aletta dan berzikir menggunakan tasbih.


"Sayang?"Tanya aletta kepada delon.


"Hemm?Apa sayang?"Tanya delon sambil menatap aletta.


"Kalau si kembar udah lahir dengan selamat aku masih bolehkan minta apapun yang aku mau kaya pas waktu ngidam?"Tanya aletta kepada delon.


"Yaa,apapun itu aku akan turutin permintaan kamu asalkan kamu jangan minta aku buat tinggalin kamu ya aku ngga sanggup."Ucap delon dan membuat aletta tersenyum.


Beberap menit kemudian dokter ella berhasil mengeluarkan baby boy dan memberikannya kepada delon untuk di adzani sontak hal itu membuat aletta menangis bahagia.Setelah mengadzani baby boy tak lama dari itu baby girl berhasil di selamatkan dan delon langsung mengadzani baby girl hal itu membuat semua yang ada di sana menangis terutama aletta.


"Akhirnya aku berhasil melahirkan kedua malaikatku."Ucap aletta sambil menangis.


"Ini sebuah keajaiban,baby girl bisa menangis dan bergerak walaupun pergerakannya belum terlalu kuat tapi ini sudah ada peningkatan."Ucap dokter ella kepada aletta dan semunya.


"Terimakasih sayang terimakasih."Ucap delon sambil terus mencium wajah aletta.


"Baiklah saya akan menjahit perut nona aletta."Ucap dokter ella dan semuanya mengangguk.


Dokter ella melanjutkan aktifitasnya sedangkan dokter ana dan 2 suster lainnya menangani si kembar apalagi baby girl.Aletta tak mau sesuatu buruk menimpa anaknya apalagi putrinya maka dia mendatangkan dokter ana dari china untuk menangani dan memantau langsung pertumbuhan sang putri.


"Selamat ya sayang kamu berhasil melahirkan cucu mama dengan selamat."Ucap mama sinta kepada aletta.


"Iya ma,aku juga makasih mama kak rey dan semuanya udah mau aletta repotin."Ucap aletta.


"Ngomong apa sih dek kamu tu."Ucap kak rey sambil tersenyum bahagia.


"Makasih sayang."Ucap delon lalu mencium kening aletta.

__ADS_1


Sudah setengah jam aletta di dalam ruang operasi dan hal itu membuat semua orang yang ada di luar berfikiran yang tidak tidak,bahkan papa faris masih menangis di pelukan papa adit begitu juga dengan mama lisa.Tiba tiba saja dokter ana dan 2 suster mendorong 2 kotak bayi keluar dari ruang operasi dan menuju ruang khusus bayi.


"Dok gimana keadaan cucu dan anak saya?"Tanya papa faris.


"Saya jelaskan nanti ya tuan saya buru buru."Ucap dokter ana langsung berlari sambil mendorong baby girl dan di ikuti 2 suster yang mendorong baby boy tapi dengan sedikit pelan.


"Cucuku selamat kan dit?"Tanya papa faris kepada papa adit.


"Iya pasti mereka akan selamat,mereka kan kuat kamu sendiri yang mendidik aletta."Ucap papa adit menyakinkan papa faris.


Saat tengah berbicara tiba tiba pintu ruang operasi terbuka lebar dan terlihat dokter rio kak rey dan ke 3 perawat sedang mendorong aletta sedangkan mama sinta mendorong delon,papa faris langsung mendekati aletta tapi sayangnya aletta dalam pengaruh obat bius 100% jadi dia pingsan.


"Ma aletta gpp kan?"Tanya papa faris kepada mam sinta karna aletta sudah terlebih dahulu di pindahkan ke kamarnya.


"Aletta baik baik aja kok pa,papa tenang aja ya."Ucap delon kepada papa faris.


"Si kembar?Selamat semua kan?"Tanya papa faris kepada delon.


"Si kembarkan kuat kaya bundanya jadi mereka juga selamat."Ucap delon dan papa faris langsung memeluk delon.


"Ayo kita ke ruangan aletta."Ucap kak alex.


"Iya ayok."Ucap mama sinta sambil mendorong delon


"Ma biar aku jalan aja,aku masih kuat kok."Ucap delon sambil berdiri.


"Eh kamu duduk,bir papa aja yang dorong kamu."Ucap papa adit kepada delon.


"Ayolah delonkan udah sembuh."Ucap delon kepada papa faris.


"Hey anak nakal,bisa bisanya kamu bilang dengan entengnya kalau kamu udah sembuh padahal kamu baru sadar dari koma.Kamu ngga tau gimana khawatirnya kita semua."Ucap mama lisa sambil menangis dan memukul delon pelan.


"Hehe mama jangan marah gitu dong sekarang yang pentingkan delon udah sembuh."Ucap delon sambil memeluk mama lisa.


"Anak nakal."Ketus mama lisa sambil menerima pelukan delon.

__ADS_1


Bersambunggggg......


__ADS_2