Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Pecel lele


__ADS_3

Di cafe hotel X


Meja dan kursi tertata rapi,Hidangan western dan tradisional sudah memenuhi meja makan.Buah buahan segar sudah tertata rapi di meja kusus buah begitupun juga dengan beberapa hidangan penutup.


Di lantai 20 tepatnya lantai atas,kak rey memilih lantai itu untuk acara diner perayaan baby aletta dan delon yang tak lain adalah cucu pertama faris arganta dan sinta arganta.Oh iya jangan heran ya kenapa cafenya ada di lantai paling atas karna cafe itu hanya untuk orang orang tertentu,untuk menghindari paparazi karna sampai saat ini belum banyak yang tau kalau aletta adalah satu satunya putri kandung faris arganta dan sinta.


Semua sahabat dekat sekaligus saudara aletta dan delon kini sudah berkumpul dan banyak sekali yang memberikan ucapan selamat kepada delon dan aletta.Setelah semuanya berkumpul acara diner segera di mulai dengan di iringi sambutan dari kak rey dan juga suami aletta yang tak lain adalah delon.Setelah acara sambutan selesai mereka langsung menyantap makanan yang mereka mau tetapi berbeda dengan aletta.


"By aku pengen makan."Bisik aletta kepada delon.


"Mau makan apa?Ayam bakar?Atau susi?Kamu kan suka banget susi."Ucap delon.


"Pengen makan pecel lele di depan Sma 1 purnama."Ucap aletta kepada delon.


"Pecel lele?Mau aku beliin atau kamu mau ikut?"Tanya delon kepada aletta.


"Aku pengen yang beli kak rey sama kak rio terus nanti fotoin mas mas yang jualan."Ucap aletta kepada delon.


"Bentar aku panggilin kak rey ya."Ucap delon lalu mendekati kak rey.


"Kak bicara bentar yuk."Bisik delon kepada kak rey dan kak rey langsung mengikuti delon ke luar ruangan.


"Kenapa?"Tanya kak rey saat sudah di luar ruangan.


"Aletta pengen makan pecel lele."Ucap delon sambil mengetikkan sebuah pesan.


"Urusannya sama akh apa?Ya kamulah beliin, ngga enak masa aku yang ngajakin diner tapi aku yang pergi."Ucap kak rey.


"Masalahnya aletta mintanya kak rey sama kak rio yang beliin."Ucap delon.


"Dan nanti fotoin mas mas yang jualan juga."Ucap aletta yang baru saja keluar dari ruang diner.


"Kok kakak sih dek?"Tanya rey kepada aletta.


"Ngga mau?Yaudah aku beli sendiri aja."Ketus aletta.


"Iya iya kakak beliin tapi sendiri aja ya pasti rio juga ngga mau."Ucap kak rey.


"Mau kok."Ucap aletta sambil memakan buah anggur yang di bawanya dari dalam tadi.


"Kakak ngga enak sama dokter rio."Ucap kak rey.


"Yuk jadi ngga."Ucap dokter rio yang baru saja keluar dari ruang diner dsn mendekati aletta.


"Tuh sama kak rey,nanti sesuai pesanan aku ya kak harus persis."Ucap aletta kepada dokter rio.


"Okey tapi sambalnya dikit aja ya,soalnya kamu masih hamil muda jadi ngga baik buat kandungan kamu."Ucap dokter rio memberi saran.

__ADS_1


"Iya gpp yang penting sambalnya sambal hijau."Ucap aletta dan dokter rio langsung menjawab anggukan.


"Hey sebenarnya dia anak siapa?kenapa menyusahkanku?"Tanya kak rey kepada aletta.


"Hey hey kan kak rey yang bilang kalau butuh apa apa bilang sama kakak."Ucap aletta mengulang ucapan kak rey tempo hari.


"Iya iya adek kakak yang paling cantik."Ucap kak rey sambil tersenyum kecut.


"Udah yuk buruan keburu malem ngga enak juga sama yang lain."Ucap dokter rio.


"Hati hati kak beyy."Ucap aletta langsung menarik tangan delon untuk masuk ke dalam sedangkan kak rey dan kak rio pergi untuk membelikan pesanan aletta.


Aletta mesuk ke dalam ruang diner dan langsung duduk di kursinya semula begitupun dengan delon.Aletta memakan beberapa cake dan buah karna dia tak memiliki selera makan sedangkan delon hanya memilih makan susu karna entah mengapa tiba tiba perutnya mual kembali.


Aletta memakan buahnya dan sedikit berbincang bincang bersama para sahabatnya tiba tiba ponselnya berbunyi,aletta langsung mengaktifkan ponselnya dan tertera nama kak rey aletta langsung membuka pesan dari kak rey.


Sebuah foto pria yang sedang menyiapkan makanan yang terlihat seperti pecel lele dan sebuah text pesan Ini foto yang kamu minta,udah ya jan aneh aneh lagi adek kakak yang tersayang😬. Aletta menyunggingkan senyuman dan membalas pesan dari kak rey.


"Oh iya sa besuk 3 hari lagi fiting baju pengantin,tadi mama telvon aku dan mama juga bilang kalau mama papa kamu terbsng hari ini."Ucap aletta kepada alisa.


"Ini aku tu di paksa nikah ya?"Ucap alisa kepada aletta.


"Engga,siapa yang maksa?"Ucap aletta sambil menatap alisa.


"Lo ngga mau sa?"Tanya gladis kepada alisa.


"Enak aja."Ketus alisa kepada sisil.


"Yahh ada yang ngga terima ni."Ucap sisil sambil memakan apel.


"A-apaan engga kok."Ucap alisa salah tingkah.


"Nih buruan di makan."Ucap delon sambil memberikan kantung kresek yang berisikan pecel lele pesanan aletta.


"Wahhh mantap,eh tapi kok yang bawa kamu by emangnya kak rey sana kak rio kemana?"Tanya aletta kepada delon.


"Iya tadi di kasih ke aku soalnya kak rey mau ke toilet katanya terus kalau kak rio katanya dia lagi ada urusan sebentar gitu."Ucap delon kepada aletta.


"Udah buruan di makan keburu dingin ntar ngga enak lo."Ucap delon kepada aletta dan aletta langsung membuka bungkusnya dan memakan pecel lele yang dia inginkan tadi.


"Lo ngga ada niatan bagi bagi gitu al?"Tanya gladis kepada aletta.


"Emm sorry ya udah habis."Ucap aletta lalu memakan satu suapan terakhirnya.


"Busyet beneran habis al?"Ucap sisil kepada aletta.


"Hemm."Ucap aletta sambil meminum air putihnya.

__ADS_1


"Hey kamu laper apa doyan?Makan yang banyak ya biar mama kamu dan kamu sehat."Ucap alisa sambil mengelus perut aletta.


"Laper aunty."Ucap aletta dengan suara khas anak kecil.


"By kamu mau makan desert ngga?"Tanya delon kepada aletta.


"Ngga ah by udah kenyang."Ucap aletta kepada delon.


"Gimana ngga kenyang,lo aja makan 2 bungkus apalagi tadi udah makan buah dan cake."Ucap gladis sewot.


"Keapa sih kok sewot gitu."Tanya bian kepada gladis.


"Aku juga pengen makan pecel lele kaya aletta."Ucao gladis kepada bian.


"Besuk kita beli okey."Ucap bian kepada gladis.


"Janji ya?"Tanya gladis kepada bian.


"Iya janji sayang udah ngga usah ketus gitu ah."Ucap bian kepada gladis.


Ting


Ponsel delon berbunyi,ternyata sebuah pesan dari dokter rio.Delon langsung membaca pesannya dan langsung pamit untuk menemui dokter rio.


"Aku temuin kak rio dulu ya by."Ucap delon dengan wajah cemas.


"Kenapa by?"Tanya aletta kepada delon.


"Gpp kamu tunggu di sini aja aku buru buru."Ucap delon lalu berlari keluar ruangan.


Delon pergi meninggalkan ruang diner dan menuju sebuah kamar,tanpa berfikir delon langsung membuka pintu kamar tersebut dan terlihat kak rio yang sedang berusaha menahan diri karna ada seorang wanita yang sedang dalam pengaruh mabuk memancing kak rio dan mencium kak rio,tanpa basa basi delon langsung menarik wanita tersebut dan mengunci tangannya dengan tangan delon.


"Huh untung saja kamu ngga terlambat."Ucao dokter rio.


"Emangnya kenapa kak?"Tanya delon kepada dokter rio.


"Dia kebanyakan minum dan kemungkinan dia sedang memiliki masaah dengan pacarnya sehingga dia menganggap kalau aku ini pacarnya dan dia terus terusan menciumku."Ucap dokter rio menjelaskan kepada delon.


"Kak kasih obat bius aja."Ucap delon kepada dokter rio.


"Okey, tapi aku hanya akan memberikan sedikit saja karna jika aku memberinya setengah botel itu akan membuatnya tak sadarkan diri selama 6 jam dan itu tidak baik untuk kesehatannya."Ucap kak rio sambil menuangkan obat bius ke sapu tangannya.


"Cepat kak dia terus terusan memberontak."Ucap delon dan dokter rio langsung membius wanita tersebut.


"D-dokter ella?"Ucap delon.


Bersambunggggggg......

__ADS_1


__ADS_2