
Aletta ketiduran karena masih mengantuk,sedangkan delon memilih untuk mengecek berkas sekaligus laporan hari ini,walaupun dia tidak masuk ke kantor tapi dia tetap bekerja secara online.
Saat delon tengah sibuk dengan laptopnya tiba tiba ponselnya berdering karna ada panggilan masuk,Delon melirik ponselnya dan tertera nama bian.Delon langsung mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan dari bian.
"Halo."Ucap delon.
"Halo,gwe udah sampai lo turun sekarang juga."Ucap bian kepada delon.
"Okey gwe ambil dompet dulu,lo tunggu ya."Ucap delon kepada bian.
"Iya,eh bini lo ngga marah kan kalo lo ketemu sama gwe."Ucap bian kepada delon.
"Engga tenang aja kok,lagian dia lagi tidur."Ucap delon sambil memakai topi dan mengambil dompetnya.
"Okelah tenang gwe kalau gitu."Ucap bian kepada delon.
"Udah gwe matiin ya telvonnya,ini gwe udah jalan ke bawah."Ucap delon sambil menekan tombol lift.
"Okey."Ucap bian lalu delon mematikan ponselnya dan masuk ke dalam lift untuk pergi ke lantai bawah.
Bian yang sudah sampai terlebih dahulu dia langsung memesan minum untuk dia dan delon,dan saat minumnya datang delon juga datang.
"Ada apa sih kok tumben banget sampe nemuin gwe di sini?"Tanya delon sambil duduk di depan bian.
"Minum dulu,karna ngga yakin gwe setelah gwe ngomong lo bisa minum dengan lancar."Ucap bian.
"Kenapa emangnya?"Tanya delon sambil menyeruput coffenya.
"Udah minum dulu aja."Ucap bian dan delonpun menurut.
"Okey lo mau minta bantuan apa?"Tanya delon sambil menatap bian.
"Gwe pinjem pengacara lo ya,gwe mau gugat cerai gladis."Ucap bian membuat delon tersedak air liurnya sendiri.
"Lo gila ya!!!"Teriak delon sehingga membuat orang orang melihat ke arah delon semua.
"Lo jangan teriak teriak,tuh semuanya liatin ke kita kan."Ucap bian sambil menutup wajahnya menggunakan buku menu karna malu.
"Gwe ngga perduli,Sekarang yang gwe tanya lo ngapain mau gugat cerai gladis!"Ketus delon kepada delon.
"Plis gwe pinjem pengacara lo,karna kalo gwe cuma pake pengacara gwe mommy dan daddy pasti bakal bantuin gladis kalau gwe pake pengacara lo mereka ngga bisa berbuat apa apa."Bukannya menjawab bian malah memohon kepada delon.
__ADS_1
"Gwe bakal pinjemin pengacara gwe tapi gwe harus tahu dulu kenapa lo gugat cerai si gula,lagian pernikahan kalian belum ada 2 bulan lagi juga sebulan lebih 2 minggu."Ucap delon kepada bian.
"Gwe udah ngga cinta lagi sama si gladis."Ucap bian kepada delon.
"Ngga gwe ngga percaya,mungkin lo bisa bohongin orang lain tapi ngga buat gwe.Sekarang lo jujur sama gwe kenapa lo gugat cerai si gendis."Ucap delon kepada bian.
"Lo liat sendiri."Ucap bian sabil menyodorkan selembar kertas kepada delon.
"Apa?"Tanya delon sambil menerima kertas itu dan membacanya.
"Kangker otak?ngga ngga ini ngga mungkin."Ucap delon sambil menatap tak percaya kepada bian.
"Gwe mohon bantu gwe ya,gwe ngga mau gladis tersakiti jadi gwe lebih milih dia benci dama gwe tapi dia ngga akan sedih karna gwe pergi ninggalin dia lagi pula kita juga belum punya anak jadi ngga ada alasan untuk menunda perpisahan."Ucap bian kepada delon.
"Ini ngga mungkin,ngga gwe ngga akan biarin lo pergi ninggalin gwe kaya brian dulu,gwe ngga akan biarin itu."Ucap delon berkaca kaca.
"Hey gwe gpp,lo ngga usah lebay deh."Ucap bian langsung memeluk delon.
"Apa lo bilang lo gpp?Hey lo tau apa yang di bilang brian ke gwe sebelum dia pergi tinggalin gwe?Dia bilang kalau dia gpp tapi apa buktinya?Dia pergi ninggalin kita semua."Ucap delon sambil melepaskan pelukan bian.
"Delon,plis jangan tambahin pikiran gwe.Dan gwe mohon bantu gwe buat gugat cerai gladis."Ucap bian kepada delon.
"Okey nanti malem gwe sama aletta dateng kerumah sama bawain surat cerai yang gwe rekayasa karna gwe tau kalau lo belum daftar ke pengadilan kan."Ucap delon mencoba lapang dada.
"Sori kalau itu gwe ngga bisa,karna kalau gwe ngga bilang ke dia gwe ngga jamin malam ini muka lo masih tampan kaya gitu."Ucap delon kepada bian.
"Yaa terserah lo ajalah lagian gwe juga ngga mau dapet pukulan mematikan dari istri lo."Ucap bian kepada delon.
"Okey nanti gwe ke rumah."Ucap delon kepada bian.
"Oh iya pesenin kamar buat gwe dong,gwe pengen istirahat dulu sebelum dapet amukan dari mommy dan daddy."Ucap bian kepada delon.
"Okey yuk."Ucap delon lalu pergi ke meja resepsionis.
Dan setelah delon mendapatkan kunci kamar untuk bian dia langsung mengantarkan bian ke kamarnya untuk istirahat.Delon juga langsung pergi ke kamarnya untuk menjelaskan semuanya kepada aletta karna tidak mudah dan butuh waktu lama untuk menjelaskan kepada aletta.
Sesampainya di kamar delon melihat aletta yang sedang makan siang,Delon langsung menyusul aletta dan ikut makan siang bersama.Setelah selesai delon mengajak aletta pergi ke balkon kamar mereka untuk berbicara sambil meminum teh.
Delon menjelaskan semuanya dan benar saja aletta terkejut dan sangat marah karna delon belum menjelaskan semuanya,Dan delon langsung menjelaskan semuanya agar aletta tidak salah paham.
"Whattt!"Teriak aletta membuat delon reflek menutup telinganya menggunakan tangan.
__ADS_1
"Jangan kenceng kenceng by."Ucap delon kepada aletta.
"Kamu beneran?Bian sakit kaya brian?"Tanya aletta kepada delon.
"Iya jadi aku mohon ya kamu bantu bian."Ucap delon memohon kepada aletta.
"Okey aku bantu bian,tapi kalau gladis berontak ngga mau cerai itu bukan tugas aku ya karna gladis juga punya hak untuk menolak."Ucap aletta kepada delon.
"Iya sayang."Ucap delon sambil memeluk aletta dari belakang.
"Apaan sih by jangan gini lo ah."Ucap aletta kepada delon.
"By kamu kan udah janji sama papa kalau kamu harus cepet cepet hamil,mendingan kita bikin sekarang biar cepet jadi."Ucap delon menggoda aletta.
"Sayang ini masih siang,tuh kamu kerjain dokumen dokumen kantor aja."Ucap aletta berusaha menolak delon.
"Kamu ngga mau?Kamu nolak aku?Okey gpp."Ucap delon lalu melepaskan pelukannya dan berjalan ke dalam kamar.
"By?Kamu marah?"Teriak aletta tetapi tidak mendapatkan jawaban dari delon.
Akhirnya aletta menyusul delon ke dalam.Aletta mencari keberadaan delon,ternyata delon sedang menonton film di laptopnya dan menggunakan handset jadi dia tidak dengar waktu aletta memanggilnya.Aletta langsung membuka handset yang di pakai delon tapi delon kembali memakainya dan aletta melepasnya lagi.
"Apa sih ganggu aja."Ucap delon sambil menutup laptopnya.
"Kamu kenapa marah sih?"Tanya aletta sambil mengikuti langkah delon.
"Aku ngga marah."Ucap delon sambil memainkan ponselnya di sofa.
"Terus kenapa diemin aku."Ucap aletta kepada delon.
"Udah sana ah,kamu tadi bilang ngga mau kan terus kenapa sekarang kamu nempel nempel aku.Sana jauhan nanti kalau aku khilaf kamu nangis kaya semalem."Ucap delon dan aletta langsung pergi ke kamar mandi.
Sekitar 20 menit aletta di dalam kamar mandi akhirnya dia keluar menggunakan jubah mandi dan dia langsung berdiri di hadapan delon.
"Ngapain berdiri di situ?Pake jubah mandi lagi."Ucap delon kepada aletta.
"Yakin kamu ngga mau?"Tanya aletta sambil melepaskan jubah mandinya dan memperlihatkan kulit mulus aletta yang tengah memakai lingier berwarna merah.
"Kamu apa apaan sih."Ucap delon dengan susah menelan air liurnya.
"Kamu beneran ngga kegoda by?Aku rela relain loh turunin rasa malu aku buat pake ini eh kamu ngga kegoda."Ucap aletta sambil memanyunkan bibirnya.
__ADS_1
"Kamu harus tanggung jawab by,karna kamu telah membangunkan yang di bawah sana."Ucap delon sambil memeluk aletta dari belakang dan mereka mengulangi adegan semalam kembali.
Bersambung.....