
Hari yang di nanti-nantikan zee akhirnya tiba,hari ini dia resmi lulus dengan gelar doctor spesialis bedahnya.Jam 8 pagi waktu jerman zee sudah siap dengan memakai kebaya coklat yang dibalut dengan baju wisuda serta toga wisuda.
Sebenarnya zee sedikit sedih karna hanya saudara kembarnya yang datang di acara wisudanya.Tetapi dia tetep tersenyum walaupun sedikit kecewa.Chen yang mendampingi sang adik memakai jas hitam yang di padukan dengan kemeja putih sehingga mendapatkan kesan formal.
Setelah dirasa sudah siap semuanya zee dan chen berangkat ke universitas zee karna acara wisudanya akan di mulai pukul 9 sedangkan butuh waktu setengah jam dari apartemen zee untuk ke campusnya.
Setengah jam akhirnya mobil mercedes berwarna hitam tersebut memasuki halaman campus dan menuju parkiran yang tersedia di sana,saat zee turun terlihat dua orang yang tengah memandangnya sambil tersenyum gembira.Zee yang menyadari itu langsung mendekati dua orang itu.
"Haiii."Ucap zee sambil memeluk dua orang itu secara bergantian.
"Selamat ya sayang."Ucap wanita yang ada di depannya.
"Hemm,asik peluk pelukan sampai lupa ya sama si ganteng ini."Ucap chen yang baru datang.
"Sini sini anak ayah."Ucap sang ayah sambil memeluk sang putra.
"Udah masuk yuk nanti keburu di mulai."Ucap sang bunda.
"Ayo ayo ini udah jam 08.45."Ucap chen sambil melihat jam tangannya.
"Bunda sama ayah sampe sini kapan?"Tanya zee sambil berjalan menuju aula.
"Kemarin siang."Jawab sang ayah.
"Kenapa ngga kabarin zee sih."Protes zee kepada sang ayah.
"Udah udah,nanti lagi ngobrolnya ayo kita masuk dulu."Ucap sang bunda.
Mereka berempat langsung masuk ke aula dan duduk di tempat yang telah di sediakan.Hari ini zee sangat bahagia karna setelah 3 setengah tahun menjadi mahasiswa jerman akhirnya dia lulus juga dan mendapatkan gelar cumlaude.
Acara sudah di mulai,ada beberapa sambutan dari profesor dan beberapa pengurus.Acara berjalan dengan lancar,sampai akhirnya tiba waktunya untuk pembagian mendali dan ucapan dari para mahasiswa yang telah lulus.
"Baiklah kami persilahkan untuk Andara Putri Argapati mahasiswa lulusan terbaik tahun ini."Ucap sang mc dan zee langsung berjaln ke depan.
Zee memberikan sambutan serta mengucapkan terimakasih untuk semuanya dan menyampaikan pesan untuk para sahabat dan para mahasiswa baru serta mengucapkan kata kata perpisahan.
Kurang lebih 2 jam akhirnya acara wisuda zee telah selesai,sang ayah bunda dan chen menunggu di cafe untuk lunch dan menunggu zee karna zee masih bersama para sahabatnya.
"Jadi gimana bun zee sama axel?"Tanya chen sambil melihat menu.
"Chen jangan bikin bunda pusing."Ucap sang ayah.
"Sorry."Ucap chen merasa bersalah.
__ADS_1
"Bunda akan mengusahakan secepat mungkin acara pernikahan mereka di laksanakan,ngga perlu mewah yang terpenting mereka sah menjadi pasangan suami istri dulu."Ucap bunda membuat sang ayah dan chen terdiam.
"Kamu ngga papa kan nak kalau adik kamu menikah duluan daripada kamu?"Tanya bunda kepada chen.
"Chen ngga pernah keberatan kok bun apalagi bunda taukan chen ngga punya calon juga."Ucap chen sambil tersenyum kecut.
"Kamu tenang aja temen ayah banyak yang punya anak perempuan."Ucap sang ayah kepada putranya.
"Ngga,jangan bilang kalau ayah mau jodohin aku.Mending aku lanjut S2 kalau gitu."Ucap chen sambil menutup buku menunya.
"Sama siapa yah?"Tanya zee yang baru datang.
"Sama siapa apanya?"Tanya chen kepada sang adik.
"Katanya kak chen mau di jodohin?gimana kalau nikahannya bareng aja sama zee."Ucap zee membuat sang kakak tersedak air liurnya sendiri.
"Napa lu bang?"Ketus zee kepada sang kakak.
"Jan ngadi ngadi lu."Ketus sang kakak kepada saudara kembarnya.
"Zee udah di pesenin belum?"Tanya zee kepada sang bunda.
"Udah sayang,tapi bunda cuma pesenin kamu beef steak lada hitam sama susi aja,Kalau kamu mau tambah milih aja nanti biar nyusul lagian belum dateng juga makanannya."Ucap sang bunda.
"Udah,jeruk nipis kan lu?Ah elah gaya banget sok diet dietan."Sahut sang kakak dengan nada sinis.
"Apa sih lu orang gwe tanya bunda kenapa elu yang jawab."Protes zee kepada sang kakak.
"Hei hei udah kenapa jadi ribut sih."Ucap sang ayah menengahi perdebatan antara kedua putra dan putrinya.
"Bang zo tu."Ketus zee.
"Eh gwe udah peringatin jangan panggil bang zo,gwe ngga suka."Ketus chen.
"Bodo."Ucap zee.
"Makin lama makin ngelunj...."Ucap chen terpotong.
"Excuse me, this is the order."Ucap sang pelayan.
"Thanku."Ucap zee.
"Si nona muda kenapa ngga ikut yah?"Tanya zee sambil memotong steaknya.
__ADS_1
"Biasalah adik kamu,males pergi pergi."Ucap sang ayah.
"Ya elah yah bilang aja kalik jujur,kalau si alena ke korea buan nonton konser."Ucap chen keceplosan dan mendapat tatapan maut dari zee dan bunda.
"Ayah mau tidur di luar?"Tanya zee kepada sang ayah.
"Lah kenapa kamu jadi yang ngancem ayah?emang ayah tidur sama kamu?"Tanya sang ayah tak terima di ancam.
"Zee wakilin bunda."Ucap aletta kepada sang suami.
"Chen ngga ikut ikutan ya."Ucap chen saat mendapat tatapan dari snag ayah.
"Eh kan kamu yang bikin masalah."Ketus delon kepada sang putra.
"Bunda tadi zee di tawarin buat gabung di rumah sakit X dan zee ngga perlu ikut ujian langsung di terima boleh ngga bun?"Tanga zee kepada bunda.
"Wihhh keren,rumah sakit X yang terkenal itu?"Tanya chen tetapi di acuhkan oleh zee.
"Rumah sakitnya profesor wicaksana?"Tanya bunda.
"Iya boleh ngga bun?"Tanya zee kepada aletta.
"Boleh dong sayang."Ucap aletta kepada sang putri.
"Jadi besuk zee belum bisa pulang,zee besuk ada jadwal operasi."Ucap zee kepada sang bunda.
"Luar biasa emang gen ayah."Ucap delon yang mendapat sorotan tajam dari aletta.
"Gen aku!"Ketus aletta.
"Iya bun,gen kamu."Ucap delon seperti kucing yang takut dengan ibunya.
"Jadi gpp kalau zee pulangnya di undur satu minggu?"Tanya zee kepada aletta.
"Emm sayang gimana kalau pulangnya di undur 3 hari aja?bunda punya niatan mau majuin tanggal pernikahan kalian soalnya gimana?"Tanya aletta kepada zee.
"Okey bunda nanti zee bilang ke profesor wicaksana."Ucap zee kepada sang bunda.
Setelah menyelesaikan makan siang mereka langsung pergi ke bandara untuk mengantarkan ayah dan bundanya karna baru saja mendapat kabar kalau alena menangis histeris di apartemennya,sontak kabar itu membuat sang bunda dan ayahnya panik.Terkadang aletta sempat berfikir sebenarnya alena itu anak siapa kenapa sifatnya bisa berbanding terbalik dari dirinya dan sang suami.
Si kembar sebenarnya juga sangat cemas tetapi sang bunda meyakinkan mereka berdua kalau sang bunda dan ayah bisa menangani sang adik bontotnya.Karna chen harus mengurus perijinan kepada kapten yoga dan zee harus melakukan operasi perdananya besok setelah beberapa kali dia menjadi asisten akhirnya dia menjadi dokter 2 dan sang bunda tidak ingin mengecewakan kedua putra dan putrinya.
Bersambunggggg.........
__ADS_1