
Satu minggu kemudian
Di ruangan VVIP terlihat gadis berparas cantik kulit putih senyum manis itu masih tertidur lelap dengan selang infus dan selang oksigen yang menempel di tubuhnya.
"Emmmmm" Erangan gadis itu menahan sakit di bagian kepalanya.
"Al kamu dah sadar?Gimana keadaan kamu ada yabg sakit?Bentar aku panggilin dokter ya?"Ucap delon panjang lebar.
Delon langsung memanggil dokter nanda,Setelah dokter nanda datang dia langsung memeriksa keadaan aletta.
"Gimana dok keadaan aletta?"Tanya delon kepada dokter nanda.
"Syukurlah keadaan aletta mulai membaik perkembangannya juga lebih cepat dari perkiraan saya."Ucap dokter nanda dan di jawab anggukan eh delon.
"Saya pamit undur diri tuan delon."Ucap fokter nanda di jawab anggukan oleh delon.
"Al kamu mau makan apa?mau buah bubur ato mau aku pesenin apa gitu?"Tanya delon kepada aletta dan di jawab gelengan oleh aletta.
"Arya mana?"Tanya aletta berhasil membuat delon gelagapan menjawabnya.
"Emm arya lagi tidur dia kecapean karna jagain kamu,oh iya om haris sama tante sinta juga lagi istirahat kalo kak rey dia lagi urusin perusahaan karna ada hal yang mendesak."Jawab delon berbohong.
"Di?Gwe mau makan buah apel"Ucap aletta dengan suara lemah.
"Demi apa aletta panggil gwe di?" Ucap delon dalam hati, Di adalah panggilan aletta untuk delon di waktu mereka menjadi sahabat dekat dulu.
"Di kok ngelamun."Ucap aletta membuyarkan lamunan delon.
"Eh iya bentar gwe ambilin."Ucap delon kepada aletta.
Saat tengah menyuapi buah apel untuk aletta,tiba tiba saja pintu ruangan aletta di buka seseorang.
"Aletta kamu udah sadar sayang?"Ucap mama sinta yang di belakangnya sudah ada faris dan rey.
"Kok mam papa sama kak rey datengnya bisa barengan?"Tanya aletta.
"Eh iya tadi ketemu di loby soalnya."Jawab kak rey.
"Gimana keadaan kamu dek?"Tanya rey kepada aletta.
"Baik kok kak?"Jawab aletta.
"Mama papa sama kak rey udah makan?"Tanya aletta.
__ADS_1
"Udah tadi kita semua udah makan kok sayang."Jawab faris kepada aletta.
"Sayang kamu kalau ada apa apa cerita ya sama papa ato ngga sama mama."Ucap faris kepada aletta.
"Iya pa nanti aleta cerita sama papa kalo ngga sama mama."Ucap aletta sambil memeluk faris.
"Aaa" Ucap delon kepada aletta agar aletta membuka mulut dan memakan buah apelnya.
"Haduh ini yang sakit kok manja banget yaa."Ucap kak rey.
"Orang bukan aku yang minta di suapin tapi si moche yang mau suapin aku."Ucap aletta tidak mau di salahkan.
"Emm kalo kamu minta di suapin juga gpp kok sayang kan sama calon suaminya."Ucap mama sinta membuat aletta tersedak.
"Ini minum dulu."Ucap delon sambil menyodorkan air mineral untuk aletta.
"Mama apa apaan sih."Ketus aletta.
"Arya mana sih kok ngga kesini kesini aku udah kangen sama arya."Ucap aletta.
Jeduarrrrrrr
Bagai di sambar petir semua orang yang berada di ruangan aletta gelagapan mau menjawab apa.Terlihat mama sinta menahan air matanya.
"Hemm aku kan cuma kangen."Jawab aletta.
"Iya aku ngerti tapi kamu harus inget juga kesehatan arya."Ucap delon sambil menyuapkan buah apel kepada aletta.
"Udah aku udah bosen,Ponsel aku mana?"Tanya aletta.
"Buat apa?"tanya delon kepada aletta.
"Lu kenapa sih perhatian banget sama gwe risih tau ngga."Ketus aletta.
"Letta ngga boleh kaya gitu dong."Ucap faris.
"Hemm iya pa,yaudah mana ponsel aku ananda delon yang terhormat."Ucap aletta sambil memasang wajah memohon.
"Ini tapi inget jangan banyak main hp kamu harus banyak istirahat."Ucap delon kepada aletta.
"Iya bawel."Ketus aletta.
Aletta mulai membuka ponselnya dia menmbuka email pesan dan membacanya satu persatu.Tiba tiba wajah aletta yang tadinya tersenyum ceria berubah menjadi datar dan terkesan seram.
__ADS_1
"Delon arya mana?"Tanya aletta menatap wajah delon.
"Arya dia lagi istirahat."Jawab delon.
"Delon aku tanya sama kamu arya di mana ngga usah bohong."Teriak aletta.
"letta kamu kenapa kok jadi bentak bentak delon sih."Tanya kak rey.
"Kak rey jawab aku ngga usah ada yang di tutup tutupin,Arya kemana."Tanya arya menatap wajah rey.
"Kenapa kenapa ngga ada yang jawab?"Teriak aletta.
"Letta kan udah di bilangin arya lagi istirahat."Jawab rey.
"ini apa?"Ucap aletta sambil menunjukkan pesan yang di kirim ryan kepada aletta waktu arya di serang.
"B*go banget kenapa aku lupa nghapusin pesannya sih." Batin delon
"Al kamu tenang dulu biar aku jelasin."Ucap delon sambil mengusap punggung aletta.
"Arya di serang waktu mau pulang ke mansion dan sialnya arya kena tusukan di bagian perut dan mengakibatkan arya kritis sampai sekarang."Ucao delon
Aletta yang mendengar itu semu langsung mencabut selang infus dan oksigenya dia langsung turu dari kasur dan langsung keluar ruangan untuk mencari ruangan arya.
"Aletta kamu itu belum pulih sayang."Ucap faris sambil berlari menyusul aletta.
"Al kamu jangan kaya gini dong."Ucap delon.
Sesampainya di depan ruangan arya aletta langsung masuk dan berlari ke kasur yang di tempati arya.
"Arya kamu harus bangun kamu ngga boleh tinggalin kakak."teriak aletta sambil menangis.
"Al kamu ngga boleh nangis inget kamu itu wanita kuat." Ucap delon berusaha menguatkan aletta.
Baru delon mengingatkan aletta untuk tidak menangis tetapi tubuh aletta sudah terlebih dahulu pingsan di pelukan delon.
"Delon cepat bawa aletta ke kamarnya alerginya pasti kambuh."Ucap rey kepada delon.
Delon langsung menggendong aletta dan membawanya ke kamar aletta.
*Bersambunggggg....
Maaf ya kalau banyak typonya🙏Xexenie yang udah mau baca novel author dan jangan lupa kasih Like dan Vote biar author semangat nulisnya🤗*.
__ADS_1