Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Pertanyaan dari trio wek wek


__ADS_3

Setelah pesta BBQ berakhir akhirnya semua orang berkumpul untuk sekedar saling bercerita dan bercanda,terutama kaum adam yang kini telah asik berbicara hingga tertawa keras membuat kaum hawa berdecak kesal.


Papa faris memang sudah dekat dengan delon selayaknya ayah kepada anak laki lakinya jadi sudah tidak di hiraukan lagi kalau papa faris dan delon bisa seakrab kak rey dan arya ke papa faris.


Kaum hawa yang melihat suaminya serta pujaan hatinya sibuk dengan teman temannya hanya menggerutu satu sama lain sampai akhirnya sang ratu sudah tidak tahan lagi akhirnya dia memilih untuk menyudahi drama ini.


"Papa?papa lagi ngapain?"Tanya mama sinta yang sudah duduk di pangkuan papa faris.


"Mama ngga enak di liatin anak anak,mama ngapain sih duduk di situ?Sana ngobrol sama cewe cewe aja."Ucap papa faris.


"Oh gitu?"Ucap mama sinta langsung menatap tajam kepada papa faris.


"Okey jangan harap papa dapet jatah selama satu bulan."Ucap mama sinta langsung berdiri dan masuk ke villa.


"Ma kok gitu sih,papa kan cuma bercanda."Ucap papa faris mengejar mama sinta,dia sudah tidak menghiraukan harga dirinya di depan anak anaknya daripada dia ngga dapet jatah pikirnya.


"Emang sampe segitunya ya?"Ucap alvaro sambil terus melihat kepergian papa faris.


"Mana aku tau tanya delon tuh yang udah nikah."Ucap kak rey dan semuanya langsung menatap meminta jawaban dari delon.


"Kenapa?"Ucap delon sambil meneguk minumannya.


"Gimana rasanya mp?"Tanya alvaro.


"Enak ngga kak?"Tanya arya.


"Berapa ronde?"Tanya kak rey.


"Sampe jam berapa?"Tanya kak alex.


"Ini semuanya apaan sih tanya kaya gituan kaya ngga ada yang lain aja."Ketus delon.


"Yeee kitakan pengen tau."Ucap kak rey.


"Udah ah aku mau ngecek kerjaan dulu."Ucap delon sambil berdiri lalu menghampiri aletta.


"Menurut kakak delon udah bobol benteng pertahanan belum?"Tanya alvaro sambil terus menatap delon.


"Kalo menurut aku sih belum,soalnya delon bukan tipe orang yang suka maksa,dia lebih milih diem walaupun dia mau bahkan kalau dia harus sakit demi buat orang yang dia sayang nyaman dia bakal lakuin itu."Ucap kak alex.


"Beruntung banget aletta dapetin delon."Ucap alvaro sambil memikirkan masalalu.


"Itu artinya karma masih berlaku kak."Ucap arya ketus.


"Huss ngga boleh gitu."Ucap kak rey menasehati.


"Mungkin kamu sama aletta belum jodoh."Ucap kak alex.


"Emang aku juga ngga pantes buat aletta,aku terlalu jahat buat aletta apa lagi aku sadar diri siapa aku."Ucap alvaro lagi.


"Udah ah ngga udah di fikirin."Ucap kak rey sambil menepuk bahu alvaro.


*


*


*

__ADS_1


"Sayang aku ke kamar duluan ya,aku mau ngecek kerjaan tadi dian udah ngirim lewat email soalnya,kamu disini dulu aja sama trio wek wek kalau belum ngantuk."Ucap delon sambil mengelus elus rambut aletta.


"Hemm okey,nanti aku bentarlagi juga ke atas tapi aku mau cerita cerita dulu sama trio wek wek."Ucap aletta sambil tertawa.


"Iya,sana gosipin aku yang ganteng ini."Ucap delon lalu mencium kening aletta yang membuat pipi aletta langsung semerah kepiting rebus.


"Apaan sih."Ucap aletta sambil menundukkan wajahnya.


"Kenapa kok nunduk?Kamu ngga mau liat wajah aku?"Tanya delon


"Heyy kalo aku liat muka kamu bisa copot jantung aku."Ketus aletta dalam hati.


"Engga,udah sana masuk."Ucap aletta lalu mendorong delon untuk masuk kedalam villa.


"Iya iyaa."Ucap delon lalu berjalan masuk kedalam villa.


Aletta langsung berjalan menghampiri teman temannya yang mendapat sebutan trio wek wek dari delon,aletta langsung duduk dan bergabung trio wek wek tetapi semuanya malah memberi tatapan mengintrogasi kepada aletta.


"Kalian kenapa?"Tanya aletta menatap temannya secara bergantian.


"Al lo udah beneran suka sama delon?"Tanya gladis.


"lo udah bisa nerima perjodohan ini?"Tanya sisil.


"Kayaknya kalian udah deket banget."Ucap alisa yang membuat ketiga sahabatnya langsung membuang nafas kasar.


"Kenapa emang aku salah."Tanya alisa.


"Ya lo ngga salah gwe yang salah."Ucap sisil geram.


"Udah udah."Ucap aletta menengahi pertengkaran itu.


"Boleh tanya aja."Ucap aletta.


"Gwe dulu ya."Ucap sisil.


"Ngga ngga gwe dulu."Ucap gladis.


"Loh kan aku yang minta ijin duluan berarty aku duluan lah."Ucap alisa tak mau kalah.


"Stoppp! Alisa dulu baru sisil terus gladis."Ucap aletta sambil memijat pelipisnya.


"Loh kok gitu."Ucap gladis protes.


"Shut up!"Ucap aletta.


"Em al,kamu udah itu belum?"Tanya alisa kepada aletta.


"Itu apa?"Tanya aletta.


"Tidur bareng."Ucap alisa.


"Ya udahlah."Ucap aletta.


"Sakit ngga rasanya?"Tanya sisil.


"Sampe jam berapa?"Tanya gladis.

__ADS_1


"Wait wait.Kalian ngga lagi bahas itu kan."Ucap aletta.


"Kalo ngga bahas itu emangnya kita bahas apaan."Ketus sisil.


"Ayolah guys jangan bahas gituan kenapa."Ucap aletta.


"Al kita cuma pengen tau aja kok."Ucap sisil.


"Lagian lo tinggal jawab udah atau belum susah banget."Ucap gladis.


"Ya ngga enak kan bahas kaya gituan."Ucap aletta beralasan.


"Al tinggal jawab udah belum kok susah banget sih."Ucap sisil.


"Okey okey gwe jawab."Ucap aletta.


"Apa?"Ucap ketiga wanita itu bersama.


"Gwe udah tidur bareng sama delon."Ucap aletta.


"Bukan tidur al yang gwe maksut itu lo udah mp belum sama delon."Ucap gladia kesal.


"Makannya dengerin dulu,orang belum selesai jawab lo udah main ngegas aja."Ketus aletta.


"Lanjut lanjut."Ucap gladis.


"Gwe udah tidur sama delon,tapi gwe belum gituan sama delon."Ucap aletta.


"Are you serious?"Tanya alisa kepada aletta dan aletta menjawab anggukan.


"Yakin al delon bisa nahan?"Tanya sisil tak percaya.


"Delon bukan g*y kan?"Tanya gladis.


"Enak aja,suami gwe masih normal kalik."Ucap aletta tak terima.


"Al lo serius belum ngasih kehormatan lo buat delon?"Tanya sisil serius.


"Belum,lagian delon juga ngga minta dan gwe juga belum siap."Ucap aletta.


"Al siap ngga siap itu hak delon jadi kalau delon mau minta hak itu kamu harus siap."Ucap alisa menasehati.


"Tapi gwe belum siap sa."Ucap aletta.


"Al kamu ngga mau kan suami lo jajan di luar cuma gara gara istrinya ngga mau diajak gituan."Ucap alisa.


"Hisss amit amittt."Ucap aletta sambil mengetik ngetuk meja.


"Ati ati lo al kalo lo ngga mau ngasih hak delon jangan salahin delon kalau dia lebih terpikat sama rayuan wania penggoda."Ucap gladis mengkompor kompori aletta.


"Ngga ngga,itu ngga akan terjadi."Ucap aletta tak terima.


"Guys gwe ke kamar dulu ya."Ucap aletta langsung berlari masuk ke dalam villa.


*


*

__ADS_1


*


Bersambung....


__ADS_2