Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Sisil yang sudah mulai terbiasa


__ADS_3

Setelah pemakaman bian semua keluarga berkumpul di mansion arganta untuk melakukan pengajian sesuai permintaan mommy dea.Gladis tampak sedang duduk sendirian di sofa sambil melamun,bahkan seharian dia tidak menggendong axel karna axel di bawa rangga.


Sisil yang melihat gladis ingin mendekati gladis tapi kak alex mencegah sisil dengan cara langsung memegang tangan sisil,sisil yang tau kak alex melarangnya untuk mendekati gladis langsung kembali duduk di samping kak alex.


"Biar gladis sendiri dulu."Ucap kak alex sambil mengelus pundak sisil.


"Aku ambil alex dulu ya,biar rangga bisa tenangin gladis."Ucap kak alex dan sisil mengangguk.


Kak alex langsung pergi ke kamar gladis untuk mencari rangga dan mengambil axel.Sedangkan sisil masih duduk di kursinya sambil menatap gladis yang melamun.Tiba tiba saat sisil tengah memandangi gladis kak alex langsung duduk di samping sisil ,hal itu membuat sisil terhenyak karna kaget.


"Eh kak ngagetin aja."Ucap sisil kepada kak alex.


"Hem?kamu kaget?Maaf ya."Ucap kak alex sambil memangku axel.


"Boleh aku gendong axel?"Tanya sisil kepada kak alex.


"Boleh,nih.Hati-hati ya."Ucap kak alex sambil memberikan axel kepada sisil.


"Hai ganteng,kenapa hem?eh kamu haus ya?"Ucap sisil sambil meletakkan tangannya di bibir baby axel dan baby axel langsung menjilati tangan sisil.


"Ini axel belum minum?"Tanya sisil kepada kak alex.


"Iya dari tadi sama rangga soalnya."Ucap kak alex.


"Kamu kasih asi punya kamu aja."Ucap kak alex kepada sisil.


"Aku bisa ngasih ke axel bahkan aku sangat bahagia tapi aku menjaga perasaan gladis."Ucap sisil lalu berdiri dan mendekati gladis.


"Hey."Ucap sisil sambil menepuk lengan gladis dan gladis tersadar dalam lamunannya.


"Eh iya kenapa."Tanya gladis kepada sisil.


"Axel haus kamu kasih asi dulu sana."Ucap sisil kepada gladis.


"Heh?oh iya aku lupa."Ucap gladis hendak mengambil axel dari gendongan sisil tapi axel sudah di ambil oleh rangga terlebih dahulu.


"Yuk aku anter ke kamar,biar axel aku yang bawa."Ucap rangga kepada gladis.

__ADS_1


"Aku mau minumin axel."Ucap gladis kepada rangga.


"Udah ayuk aku anter,nanti aku bisa keluar."Ucap rangga lalu menarik tangan gladis sambil menggendong axel.


Sisil yang melihat itu tampak tersenyum tipis.Dia membayangkan jika saja dia tidak ceroboh pasti baby sisil masih hidup,tapi memang inilah takdir.Sekuat apapun kamu berusaha menghindarinya pasti akan tetap berjalan sesuai takdirnya.


"Hey,liatin apa sih."Tanya kak alex kepada sisil.


"Hem,engga cuma ngebayangin aja seumpama aku ngga ceroboh pasti baby aku masih ada."Ucap sisil.


"Suttt udah ah jangan mikirin itu terus nanti kamu jadi sedih,mendingan kita bantuin aletta jagain si kembar yuk soalnya tadi kayaknya si kembar rewel terus aletta lagi agak ngga enak badannya."Ucap kak alex kepada sisil.


"Di mana mereka sekarang."Tanya sisil kepada kak alex.


"Di kamar tamu kayaknya."Ucap kak alex sambil melihat kamar tamu lantai 1 yang lampunya menyala.


"Yuk kita cek."Ucap sisil sambil menarik tangan kak alex.


Kak alex yang mendapat tarikan tiba tiba hanya mengikuti tarikan itu sambil berjalan dan memandang tangannya yang di tarik oleh sisil.Apakah sisil sudah mulai menerimanya?apakah sisil sudah melupakan satria.Haruskah dia sedih atau senang.Kak alex terus berfikir sampai sampai dia tidak menyadari bahwa mereka sudah berada di kamar tamu.


"Hey ngapain ngelamun."Ucap delon sambil melempar bantal ke arah kak alex.


"Lagian ngapain berdiri di tengah pintu kaya penjaga pintu aja,mendingan nih gendong chen dulu bang perut aku mules."Ucap delon sambil memberikan baby chen ke kak alex.


"Mamanya kemana?"Tanya kak alex sambil menerima gendongan baby chen.


"Bunda."Ucap delon sambil mendengus kesal.


"Iya bundanya kemana."Ucap kak alex kepada delon.


"Bundanya lagi ngga enak basan dari tadi mual mual terus."Ucap delon menjelaskan.


"Jangan jangan bunting lagi si aletta."Ucap kak alex.


"Jan ngadi ngadi,aku aja belum sempet masuk rumah setelah tu dua bocah lahir.Tau sendiri harus puasa,terus habis puasa tu dua kecebong tiap malem ngajakin begadang terus manda di chen maunya sama bundanya lagi."Ucap delon tampak menghembuskan nafasnya kasar.


"Kamu panggil anak aku apa!"Tanya aletta sambil mencubit perut delon.

__ADS_1


"Aduhh sakit sayang,maaf maaf tadi aku khilaff."Ucap delon sambil mengaduh kesakitan.


"Al lepasin al,ngga enak banyak orang tu di luar mendingan kalau mau berantem nanti aja di kamar."Ucap sisil kepada aletta.


"Iya malam ini si kembar biar kita yang jagain."Ucap kak alex kepada delon.


"Kamu ngga keberatan kan?"Tanya kak alex kepada sisil tetapi kak alex sudah terlebih dahulu mendapat cubitan dari aletta.


"Heyyy,belum halahhh!"Ucap aletta sambil mencubit kak alex.


"Sakit sakit,ini aku bawa chen jan main main nanti chen jatuh."Ucap kak alex dan aletta langsung melepaskan cubitannya.


"Aku tu ngga mau tidur sama sisil,tapi nanti kita berdua mau sukarelawan menyumbangkan tenaga kita buat jagain si kembar biar di delon bisa masuk rumah,kasihan dia udah puasa beberapa minggu."Ucap kak alex kepada aletta.


"Iya al,kalian nanti malem habisin waktu berdua aja nanti biar si kembar aku yang jagain sama kak alex."Ucap sisil sambil menidurkan baby xia di ranjang.


"Aku ngga enak sama kamu sama kak alex juga,chen tu rewel lo kalo malem apalagi xia dia maunya di gendong terus dan biasanya dia tu kalo malem di gendong delon baru mau tidur."Ucap aletta kepada sisil dan kak alex.


"Udah gpp nanti biar kita yang urus."Ucap kak alex kepada aletta.


"Udahlah yang ini kesempatan buat kita,nanti kalau mandi jangan lupa pake ramuan dari mama ya."Bisik delon yang membuat pipi aletta merah merona karna malu.


"Bisik bisik apaan tu."Ucap kak alex yang langsung mendapat tatapan tajam dari aletta.


"Sana katanya kamu mules."Ucap aletta kepada delon.


"Kamu udah ngga mual lagi?"Tanya delon kepada aletta.


"Engga tadi udah minum teh jahe buatan bi ina."Ucap aletta kepada delon.


"Ya udah aku ke kamar dulu ya,udah mules banget."Ucap delon langsung berlari ke kamar.


"Lah bukannya di sini ada kamar mandi?"Tanya sisil kepada aletta.


"Udahlah kamu ngga akan paham."Ucap aletta langsung mengambil chen dari gendongan kak alex.


"Orang lagi diem kok malah di ambil."Protes kak alex kepada aletta.

__ADS_1


"Chen mu minum kenapa kak alex mau liat?udah siap kepalanya si penggal sama adik kesayangan kak alex?"Tanya aletta yang membuat kak alex langsung pergi meninggalkan sisil dan aletta.


Bersambunggggg......


__ADS_2