Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Penyelamatan xia dan lee


__ADS_3

"Lee bagaimana ini?aku harus segera kembali sebelum petang."Ucap xia kepada lee.


"Kamu tenang aja ya,pasti ayahaku sedang perjalanan kesini."Ucap lee menenangkan xia.


Lee berusaha melepaskan tali yang mengikat tangannya,setelah berhasil melepas tali yang mengikat tangannya lee langsung melepaskan tali yang mengikat kakinya.Setelah selesai lee langsung melepaskan tali yang mengikat tangan xia.


"Kamu tenang ya,jangan takut.Apapun yang terjadi kamu harus percaya sama aku."Ucap lee kepada xia.


"Ngga mau."Ucap xia sudah berkaca kaca.


"Heii,kamu percaya sama axel kan?jadi kamu harus percaya juga sama aku."Ucap lee sambil memegang kedua tangan xia.


"Kenapa aku harus percaya kamu."Ucap xia kepada lee.


"Karna axel pernah menitipkan kamu kepadaku,jadi anggaplah aku seperti axel,kamu harus percaya kepadaku seperti axel percaya kepadamu."Ucap lee dan xia mengangguk setuju.


"Kamu disini dulu,aku akan mengecek situasi."Ucap lee kepada xia.


"Jangan tinggalin aku."Ucap xia sambil menahan tangan lee.


"Heyy,kemana zee sijagoan kecil?kenapa tiba tiba kamu jadi lemah?aku hanya akan mengecek situasi sebentar,aku tidak akan meninggalkanmu."Ucap lee kepada xia.


"Baiklah."Ucap xia sambil melepaskan tangan lee.


Lee langsung bergegas menuju pintu dan mencoba membukanya tetapi zonk karna pintunya di kunci,lee beralih ke jendela.Dia melihat keadaan di luar jendela,dia bisa kabur lewat jendela tetapi xia?ahh lee benar benar frustasi,karna tidak mungkin lee kabur bersama xia lewat jendela sedangkan ruangan mereka berada di lantai 4.


"Kita akan menunggu ayahku."Ucap lee kepada xia.


"Kenapa tidak lewat jendela saja?"Tanya xia kepada lee.


"Kamu tidak takut ketinggian?"Tanya lee kepada xia.


"Takut."Ucap xia yang langsung membuat lee lemas.


Bocah berumur 13 tahun itu hanya bisa pasrah,bagi lee dia sudah terbisa dalam situasi seperti ini karna pekerjaan sang ayah terkadang menjadi sebuah ancaman untuk bunda lee dan lee sendiri.


Tetapi saat ini dia benar benar pusing karna bukan hanya dia yang harus kabur tetapi juga gadis berumur 5 tahun,memang xia tangguh bahkan jika orang lain melihat ketangguhan dan kepandaian xia mereka pasti akan menilai bahwa xia sudah dewasa tetapi tetap saja xia masih gadis 5 tahun yang takut menghadapi situasi seperti ini selayaknya anak 5 tahun lainnya.


"Kenapa ayahmu lama sekali?bagaimana kalau tante gladis mencariku?lalu tante gladis telvon ayah bilang kalau aku di culik pasti nanti ayah akan langsung terbang kesini dan aku tidak bisa bersepeda di taman sebelum aku kembali ke indonesia."Ucap xia sambil menangis.


"Hei kamu tenang saja,itu tidak akan terjadi."Ucap lee sambil menggenggam tangan xia.

__ADS_1


Di sisi lain


Ayah lee dan teman temannya sedang menyusun strategi untuk menyelamatkan xia dan lee,mengingat karna ayah lee sedang tidak bertugas jadi ayah lee harus meminta ijin kepada komandan untuk menyelamatkan sandra karna jika tidak ayah lee dan teman temannya akan mendapat hukuman.


Setelah sekitar 1 jam ayah lee berdebat dengan komandan akhirnya ayah lee mendapatkan ijin untuk melakukan tugsanya kembali,tetapi komandan tidak mau menerima resiko atas tugas ayah lee kali ini karna ini menyangkut urusan pribadi.


"Baiklah tim delta istirahat kita sudah selesai,kita akan bertugas kembali.Ingat kita harus menyelamatkan sandra tanpa luka sedikitpun,dan kita akan melakukan sesuai palin A."Ucap ayah lee kepada teman temannya.


"Siap kapten."Ucap teman teman ayah lee.


"Ambil senjata kalian,periksa peluru kalian jangan sampai ada kesalahan.Setelah selesai kita akan langsung menuju ke gedung X."Ucap ayah lee.


"Siap komandan.


Teman teman ayah lee menyiapkan berbagai senjata mereka,dari pistol pisau dan tembak untuk para penembak jitu.Ayah lee juga menyiapkan senjatanya dan mencoba melacak keberadaan lee kembali karna ayah lee takut jika posisinya sudah berubah.


Tiba tiba saat mengecek lokasi sang putra ayah lee teringat sesuatu.Tunggu bukankah lee juga membawa Ht yang tersambung juga dengan saluran Ht sang ayah,ayah lee langsung mengubah saluran dari saluran 02 ke saluran 05.(Saluran 02 saluran kusus militer,saluran 05 saluran khusus untuk sang putra.)


"Kapten memanggil oper."Ucap ayah lee.


Ayah lee menunggu balasan dari sang putra,dia berharap sang putra membalas ucapannya tetapi ayah lee sudah menunggu kurang lebih 30 detik tetapi tidak ada jawaban,ayah lee hendak menaruh Ht tetapi tiba tiba ada sautan dari sang putra.


"Junior disini oper."Ucap lee.


"Kami baik baik saja,tetapi zee sepertinya ketakutan."Ucap lee kepada ayah lee.


"Kalian tunggulah sebentar,kami akan segera pergi ke lokasi kalian."Ucap ayah lee.


"Paman,jangan bilang kepada tante gladis atau siapapun kalau aku di culik.Aku mohon."Ucap xia seperti sesegukan.


"Hahaha,tenang saja gadis kecil paman tidak akan bilang ke siapapun."Ucap ayah lee.


"Aku menunggumu paman."Ucap xia.


"Tenanglah dan jangan menangis ada lee di situ,dia pria yang dapat di andalkan."Ucap ayah lee.


"Hemm."Jawab xia.


Setelah berkomunikasi dengan sang putra menggunakan Ht ayah lee sedikit tenang,sebenarnya dia buka khawatir kepada lee melainkan lebih khawatir kepada xia.Karna ayah lee berfikir lee bisa kabur dengan mudah tetapi tidak dengan xia,lee sudah sangat terbiasa sedangkan xia?pasti dia kaget.


Di gedung kosong X

__ADS_1


Xia dan lee masih dalam keadaan yang sama,mereka hanya diam sambil menunggu ayah lee tetapi tiba tiba terdengar suara tembakan dan itu membuat xia dan lee terkejut.


"Ayah."Ucap lee pelan.


"Ayo kita bersembunyi."Ucap lee sambil menarik xia ke dalam almari kosong.


"Kenapa kita harus bersembunyi?"Tanya xia kepada lee.


"Sudah kamu diam saja,kamu tunggu di sini sebentar aku akan keluar membantu ayah,apapun yang terjadi jangan keluar dari almari kalau bukan aku ayah ataupun teman ayahku yang menjemputmu."Ucap lee kepada xia.


"Tidak mau."Ucap xia sambil meneteskan air mata.


"Zee,percaya sama aku.Aku akan menyelesaikan ini bersama ayah dan teman teman ayahku kamu hanya perlu menungguku."Ucap lee sambil menghapus air mata xia.


"Kamu tunggu aku ya."Ucap lee dan xia mengangguk.


Lee langsung keluar ruangan dengan mendobrak pintu lalu mengambil pistol yang ada di sakunya,lee berjalan menuju sang ayah.Terlihat paman hyun-suk dan orang orangnya sedang berhadapan dengan ayah lee.


Jika di lihat ayah lee kalah jumlah dengan paman hyun-suk karna orang orang paman hyun-suk berjumlah 15 orang dan tim ayah lee hanya berjumlah 5 orang,lee mendekat sambil mengendap endap agar tidak ketawan.


"Dimana lee dan xia?"Tanya ayah lee kepada paman hyun-suk.


"Kalian akan mati bersama lee."Ucap paman hyun-suk sambil memperlihatkan sebuah bom jangka pendek di tangannya.


"Jangan gila kamu hyun-suk,kenapa kamu membahayakan putraku hanya karna dendam pribadimu?"Tanya ayah lee.


"Aku tidak akan pernah memaafkan apa yang telah kamu lakukan dulu."Ucap paman hyun-suk sambil melemparkan granat tersebut.


"Tiarap."Perintah ayah lee dan semua temannya tiarap.


Karna tiarap jadi bomnya tidak mengenai mereka tetapi bom terlempar ke luar jendela dan meledak,kesempatan itu di gunakan oleh teman teman ayah lee untuk menyerang lawan(paman hyun-suk).


Tim delta menang tetapi tiba tiba anak buah paman hyun-suk mengeluarkan satu bom lagi dan melihat itu ayah lee langsung merebut bomnya dan membuangnya ke luar jendela.


Boommm


Setelah musuh berhasil di kalahkan lee langsung mengajak sang ayah menjemput xia.Paman hyun-suk dan orang orangnya sudah di tangani teman teman ayah lee karna ada beberapa yang terluka bahkan meninggal.


Saat menjemput xia,ayah lee dan lee terkejut karna xia tengah menggigil ketakutan.Hal itu membuat ayah lee takut.


"Zee zee kamu gpp kan?"Tanya lee sambil memegang bahu zee.

__ADS_1


"Xia?kamu kenap nak?"Tanya ayah lee dan xia langsung pingsan.


Bersambunggggg....


__ADS_2