
Satu minggu berlalu
Kini baby Ze sudah boleh dibawa pulang tapi untuk xia masih harus dipantau oleh dokter ana.Ya walaupun baby xia sudah seperti layaknya bayi normal tapi tetap saja dia akan terus di pantau sampai keadaannya benar benar pulang apalagi mereka terlahir prematur.
"Aduhh senangnya bisa kembali ke rumah."Ucap aletta sambil duduk di sofa.
"Kamu cape ngga by?"Tanya delon kepada aletta.
"Engga kok aku malahan seneng banget,keluarga kecil aku udah kumpul ada kamu di samping aku terus ada baby ze pokokmya aku seneng banget."Ucap aletta sambil meluruskan kakinya.
"Udah sana kalian ke kamar aja biar baby xia sama baby chen mama yang jagain."Ucap mama sinta.
"Ma baby xia jangan diajak keluar rumah dulu ya aletta masih takut."Ucap aletta kepada mama sinta.
"Udah kamu tenang aja biar xia aku yang jagain,sana ke kamar istirahat."Ucap alisa sambil menggendong baby xia.
"Hati hati ya sa."Ucap aletta kepada alisa.
"Iya kamu tenang aja."Ucap alisa sambil menghibur baby xia.
"Udah biar baby ze di jagain mama sama alisa,kita ke kamar aja."Ucap delon langsung menggendong aletta.
"Ehh turunin aku bisa jalan sendiri."Ucap aletta sambil sedikit memberontak.
"Sutt kamu diam aja,kalo kamu berontak nanti aku punggung aku sakit."Ucap delon yang berhasil membuat aletta diam.
"Delon kamu belum sembuh,jangan gendong yang berat berat dulu."Teriak mama sinta karna delon sudah menggendong aletta dan berjalan kw arah lift.
"Kalau cuma buat gendong aletta kuat kok ma."Ucap delon sambil masuk ke lift.
"Kaya pengantin baru aja."Ucap kak rey.
"Kalau kamu pengen juga sana gendong alisa ke kamar biar baby ze mama yang jaga."Ucap mama sinta kepada kak rey.
"Engga ah ma,aku pengen main sama baby xia aja.Ayo by kita bawa kekamar."Ucap kak rey mengajak alisa ke kamar.
"Okey karna baby xia udah di bawa paman rey jadi baby chen ikut nenek aja ya."Ucap mama sinta sambil mengambil baby chen dari kereta bayinya.
"Main sama om yuk?"Ucap arya yang baru saja datang.
"Ayok om,ajak ngobrol chen dong om."Ucap mama sinta dengan suara yang di buat seperti anak kecil.
Mama sinta dan arya mengajak bicara chen bahkan mereka berdua sampai membuat chen tertawa tipis dan tiba tiba saja chen menangis.Ternyata chen pipis jadi mama sinta langsung membawa chen ke kamarnya untuk mengganti popok chen.
Di kamar aletta
Delon dan aletta terlihat sedang tertidur sambil berpelukan.Sesekali delon mengelus rambut sang istri dan mencium keningnya.Aletta tetap diam sambil memeluk tubuh kekar delon.
"Sayang maafin aku ya,aku ngebiarin kamu jalanin masa masa sulit sendirian."Ucap delon kepada aletta.
__ADS_1
"Iya gpp kok by,ini semua takdir dari tuhan.Yang terpenting sekarang itu kamu sembuh terus baby xia juga sembuh dan baby ze tumbuh dengan sehat."Ucap aletta sambil menatap wajah delon.
"Iya sayang."Ucap delon lalu mencium kening aletta.
"By aku tetep boleh ke china buat sepedaan kan?Kan waktu ngidam aku belum keturutan."Ucap aletta kepada delon.
"Boleh sayang tapi tunggu baby Xia bener bener smbuh dulu ya?Ya paling ngga baby ze umur 1 atau 2 tabuh biar lebih aman kalau naik pesawat."Ucap delon kepada aletta.
"Hemm okey sayang."Ucap aletta lalu membenamkan wajahnya di dada delon,tapi 3 detik kemudian aletta kembali menatap delon.
"By?"Tanya aletta kepada delon.
"Apa sayang?"Tanya delon sambil memainkan rambut aletta.
"Aku pengen makan susi."Ucap aletta kepada delon.
"Sekarang?"Tanya delon dan aletta langsung mengangguk.
"Baiklah tuan putri aku akan memesannya."Ucap delon langsung berdiri dan mencari ponselnya lalu memesan susi yang di inginkan aletta.
"Udah,tinggal tunggu aja."Ucap delon kembali berbaring dan memeluk aletta.
"By?Kamu pernah bayangin ngga sih kalau anak kita bisa lulus S1nya sebelum umur 20 tahun kaya kita?"Tanya aletta kepada delon.
"Ngga pernah sih,tapi aku yakin kalau baby ze bakal lulus S1 sebelum mereka umur 20 tahun."Ucap delon kepada aletta.
"Kok kamu bisa yakin."Tanya aletta kepada delon.
"Tapikan masih 50% belum 100% ."Ucap aletta protes.
"Udah ngga usah di bahas lagi,mau anak kita lulus S1 sebelum 20 tahun ataupun lebih kita tetep harus support mereka."Ucap delon kepada aletta.
"Iya sayang."Ucap aletta sambil mengeratkan pelukannya.
Tok tok tok
"Iya pintunya ngga di kunci."Ucap delon yang baru akan melepas peluknnya dengan aletta tapi pintu kamarnya sudah terbuka terlebih dahulu.
"Eh,aku ngga ganggu kan?"Ucap alisa langsung berbalik badan.
"Hey emangnya kamu pikir kita ngapain?"Tanya aletta sambil duduk dan bersandar di ranjang.
"Ya ngga tau,siapa sih yang ngga curiga kalau kalian peluk pelukan sambil tidur kaya gitu."Ucap alisa sambil mendekati aletta.
"Kita juga tau waktu kalik."Ucap delon lalu berdiri dan menuju kamar mandi.
"Nih si xia kayaknya laper deh tadi sempet rewel terus dia juga melet melet gitu."Ucap alisa sambil memberikan xia kepada aletta.
"Adek laper?aduh anak bunda maaf ya sayang."Ucap aletta lalu menmberikan xia asi.
__ADS_1
"Makasih ya udah jagain xia."Ucap aletta kepada alisa.
"Iya sama sama."Ucap alisa sambil melihat xia yang sedang minum asi.
"Gimana kabar lisa kecil?Udah tau jenis kelaminnya belum?"Tanya aletta sambil memegang perut alisa.
"Baik kok,tapi belum tau jenis kelaminnya kan baru 5 bulan."Ucap alisa sambil tersenyum.
"Filing aku cowo sih."Ucap aletta.
"Kalau filing kamu cowo kenapa panggil lisa kecil?"Tanya alisa kepada aletta.
"Ya bingung mau panggil apa masa rey kecil ah ngga lucu."Ucap aletta dengan wajah julidnya.
"Jangan julid julid kalau sama kakak kamu tu."Ucap delon keluar dari kamar mandi hanya menggunakam celana pendek dan terlanjang dada serta wajah dan rambut yang basah karna sehabis cuci muka.
"Heyy pake baju!"Ketus alisa sambil mengalihkan pandangan.
"Ya elah elu bilang suami gwe suruh pake baju tapi lo suka liatnya."Ketus aletta.
"Apaan sih ngga jelas banget."Ucap alisa kepada aletta.
"Udah deh aku tau kamu tu terpesonakan sama roti sobek delon?Udah ngaku aja,lagian aku juga tau roti sobek kak rey di banding punya delon bagusan punya delon."Ucap aletta kepada alisa.
"Oke kamu menang."Ucap alisa dengan nada tak bersemangat.
"Gimana sih rahasianya bisa kaya gitu?"Tanya alisa kepada aletta.
"Suruh aja kak rey buah olahraga secara diakan udah lama ngga olahraga apalagi dia sering tugas."Ucap delon yang keluar dari walk in closed sambil lalu mendekati aletta dan mencium baby xia.
"Emang rese ni orang."Ucap alisa lalu berdiri.
"Aku mau pergi kekamar dulu bayyy."Ucap alisa sambil pergi meninggalkan kamar aletta.
"Kenapa tu by?"Tanya delon kepada aletta.
"Kamu sih."Ucap aletta.
"Aku kenapa?"Tanya delon sambil mencium xia.
"Dia tu malu kalau bahas kaya gitu eh kamu malah di jelasin."Ucap aletta.
"Kan dia tanya ya aku jawablah."Ucap delon dengan rasa tak bersalahnya.
"Dia tanyanya kan sama aku by,apalagi kamu yang jawab cowo lagi ya malulah dia."Ucap aletta kepada delon.
"Sorry by."Ucap delon lalu mencium aletta.
"Awas dulu ah by di xia lagi minum ni."Ucap aletta san delonpun menghentikan serangan ciumannya.
__ADS_1
Bersambungggggg......