Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Keegoisan rey


__ADS_3

"Eh iya tan belum lama kok.Dateng dateng di ajak mainan sepak bola lo tan."Ucap satria sambil mencium tangan mama sinta.


"Si arya yang ngajakin?"Tanya mama sinta kepada satria.


"Ya ada deh tan."Ucap satria lalu duduk.


"Eh gimana kamu udah nikah belum?"Tanya mama sinta kepada satria.


"Satria ngga pengen nikah tan.Satria pengen jalani pengobatan dulu kalau satria udah normal baru deh satria pengen nikah tapi kalau anak pikir lagi deh tan."Ucap satria.


"Tante yakin kamu itu sebenarnya ngga kaya gitu,Itu cuma karena gen aja dan kamu bisa mengendalikan itu semua kan?"Tanya mama sinta kepada satria.


"Ya alhamdulillah allah masih sayang sama satria tan tapi satria udah bersalah sama daniel dan tristan."Ucap satria lalu menundukkan kepala.


"Ya tuhan satria?kamu sampai senekat itu?"Tanya mama sinta.


"Karna aku tau kebenarannya tan dan ternyata athala meninggal juga karna itu."Ucap satria.


"Ya allah ternyata daniel dan tristan..."Ucap mama sinta lalu menutup mulutnya dengan tangannya karena kaget.


"Ma udah ya ngga usah di pikirin lagian itu udah berlalu dan yang penting sekarang kak rey udah nemuin pujaan hatinya tinggal di persunting ya kalau satria nanti biar delon bantu."Ucap delon menenangkan mama sinta.


"Apaan si by?"Bisik aletta kepada delon.


"Gpp kok udah kamu sama sisil ajakin satria keliling rumah sana dia udah lama banget ngga liat liat mansion,aku mau anterin mama ke kamar dulu."Ucap delon lalu mengantarkan mm sinta ke kamar.


Aletta dan sisil mengajak satria untuk berkeliling mansion.Dan saat sampai di taman belakang satria melihat ada bangku taman yang berukir RARSA .RARSA adalah inisial nama depan dari Rey Athala Rio Satria dan Alex.


"Ren lo tau ngga ini artinya apa?"Tanya satria kepada aletta.


"Kak jangan panggil aku laurent aku ngga suka panggil aletta aja."Ucap aletta.


"Iya iya aletta yang cantik."Ucap satria.


"Ngga tau emangnya siapa yang nulis?"Tanya aletta kepada kak satria.


"Yang nulis aku sama rio."Ucap satria.


"Emang artinya RARSA itu apa?"Tanya aletta kepada satria.


"RARSA itu inisial nama depan kami semua Rey Athala Rio Satria dan Alex."Ucap satria sambil menitihkan air matanya.


"Eh kak satria kok nangis."Ucap aletta.


"Haha engga kok cuma kelilipan aja."Ucap satria lalu duduk di bangku itu.


"Emang Athala siapa?"Tanya sisil membuat aletta dan satria langsung memandang sisil.


"Adiknya dokter rio."Ucap aletta.


"Sekarang dia ada di mana?"Tanya sisil.


"Dia udah dapet tempat yang lebih indah di sisi-Nya."Ucap satria lalu tersenyum.

__ADS_1


"Kalian pernah cinta segi 3 ya?"Tanya sisil kepada satria.


"Ya tapi aku mengalah,aku mengiklaskan thala bersama rey tapi tuhan lebih sayang kepada thala."Ucap satria.


"Sakit ya di tinggal pergi untuk selama lamanya?"Tanya sisil.


"Yang lebih sakit lagi menyaksikan orang yang kita sayang bunuh diri di depan mata kita."Ucap satria sambil menitihkan air mata.


"Yuk makan siang dulu kak rey juga udah pulang."Ucap delon dan ketiga orang itu langsung berjalan mendekat.


"Jangan pernah ceritain apa yang di bilang satria ke siapa siapa."Ucap delon lalu berjalan ke dalam.


_____


*


*


*


Di meja makan


Semua sudah ada di meja makan termasuk rey dan papa faris karna mereka memilih makan di rumah karna tidak ada meeting.Tetapi gladis dan bian masih belum kembali.


"Apa kabar om?"Tanya satria kepada faris.


"Eh sat baik baik,gimana kabar kamu."Ucap papa faris.


"Baik om."Ucap satria.


"Sendiri lah om emangnya sama siapa lagi?"Tanya satria.


"Maafin om sat om lupa kalau papa sama mama kamu udah ngga ada."Ucap papa faris.


"Tepat 8 tahun lebih 1 hari sekarang."Ucap satria.


"Kamu ngga udah sedih keluarga ini juga keluarga kamu kok."Ucap mama sinta.


"Makasih ya tan om."Ucap satria lalu sinta dan faris mengangguk.


"Gimana kabar lo rey."Tanya satria kepada rey.


"Baik."Ucap rey acuh.


"Mending kita makan dulu nanti selesai makan kak rey ngobrol aja sama satria di bar atas."Ucap delon.


"Aku masih sibuk harus ngecek laporan di kantor."Ucap kak rey sambil memakan makanannya.


"Kita ngga balik ke kantor,Kalian ngobrol lah berdua."Ucap papa faris.


"Pa?"Ucap kak rey.


"Kamu ngga boleh kaya gini terus rey,kamu harus tau kebenarannya."Ucap papa faris karna dia sudah tau cerita sebenarnya dari delon dan melihat bukti bukti.

__ADS_1


"Okey."Ucap rey.


"Kak satria ngga ada niatan buat menikah?"Tanya aletta.


"Ngga ada calon al lagian siapa yang suka sama kak satria yang sakit kaya gini sih."Ucap satria.


"Husss kak satria ngga boleh kaya gitu."Ucap aletta.


"Hem iya iya."Ucap satria.


"Em ngomong ngomong arya dimana?"Tanya satria kepada semua orang.


"Oh arya tadi pergi keluar sama aqela katanya mau ke toko buku buat beli komik sama beberapa buku cerita."Ucap alisa.


"Eh siapa ini cantik banget?Udah ada yang punya belum?"Ucap satria.


"Habiskan makananmu kalau ngga mau garpuku sampai di matamu."Ucap kak rey.


"Punyamu?Sorry aku ngga tau."Ucap satria lalu melanjutkan makannya.


____


*


*


*


Di mini bar mansion


Terlihat rey dan satria yang tengah duduk di kursi saling berhadapan.Dan terlihat rey masih sibuk dengan tongkat biliarnya sedangkan satria hanya mengawasi rey.


"Okey rey,gwe ngga mau masalah ini ngga selesai selesai kaya gini.Mari kita selesaikan kesalah pahaman ini."Ucap Satria.


"Salah paham?Sampai ada korban lo bilang salah paham?menurut lo kematian athala itu salah paham?"Ucap rey sudah emosi.


Blakkk


Satria membanting beberapa foto dan Flashdisk.Rey langsung melihat apa yang di banting satria.


"Apa lagi ini?foto rekayasa lo?"Ucap rey.


"Terserah lo mau percaya atau ngga yang terpenting lo lihat ini."Ucap satria melemparkan flashdisk dan foto foto itu.


"Dan satu lagi surat dari athala buat lo di bawa sama delon.Lo mau percaya sama gwe terserah ngga juga gpp gwe ngga maksa.Yang terpenting gwe udah berusaha jelasin semuanya sama lo tapi lo sendiri yang ngga mau denger."Ucap satria.


"Gwe balik."Ucap satria lalu menepuk pundak rey perlahan.


Satria langsung turun ke lantai dasar untuk pulang tapi saat sampai di lantai 2 satria langsung menangkap seseorang karena baru saja dia hampir jatuh dan terguling di tangga.


"Ceroboh."Ucap satria lalu menuruni anak tangga lagi.


"Makasih."Ucap orang itu secara perlahan.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2