
The wedding Rey & Alisa
Semua keluarga arganta serta keluarga alisa dan kerabat dekat mereka sudah berkumpul di hotel milik papa faris, mereka akan melangsungkan pesta karna acara ijab qobul sudah di langsungkan tadi pagi.
Alisa nampak cantik nan anggun mengenakan gaun berwarna gold dengan memperlihatkan bahunya serta dengan rambut yang di gulung dan memakai mahkota menambah keanggunannya.
"Aaaa selamat ya sayangku,semoga kamu cepet nyusulin aku."Ucap aletta sambil memeluk alisa.
"Iya nanti aku nyusulin kamu tapi anak kamu panggil anak aku kakak ya."Ucap alisa kepada aletta.
"Kan yang jadi anak aku dulu kamu kan belum bikin."Ucap aletta sambil memanyunkan bibirnya.
"Husss ngomong apaan sih by."Bisik delon kepada aletta.
"Oh iya lupa by,alisa kan polos."Bisik aletta kepada delon.
"Kalian bisik bisik apaan sih?"Tanya alisa kepada aletta dan delon.
"Engga kok."Ucap aletta.
"Aaaa selamat ya kakakku tersayang akhirnya laku juga."Ucap aletta yang langsung memeluk dan bergelayut di leher kak rey sehingga membuat semua tamu undangan menyaksikan ke uwuan kakak adik itu.
"Dekk turun ah,di liatin banyak orang tu."Ucap kak rey yang masih menopang tubuh aletta.
"Alah bilang aja kakak takut alisa cemburu."Ketus aletta yang masih bergelayut manja.
"Dek turun ah."Ucap kak rey kepada aletta.
"Sa kamu kalau jadi istri kak rey kamu harus berbagi sama aku."Ucap aletta.
"Iya gpp aku iklas kok al aku juga ngga cemburu."Ucap alisa sambil memotret sang suami yang sedang di kerjai oleh aletta.
"Berbagi?"Ketus delon.
"Apaan sih by aku cuma bercanda gitu aja kok marah."Ucap aletta yang masih bergelayut dengan kak rey.
"Iya aku marah kenapa?"Ucap delon langsung membopong aletta dan otomatis kak rey melepaskan gendongannya.
"Uwuuuuu sosweet."Teriak para tamu undangan saat delon membopong aletta.
"Beruntung banget ya aletta bisa dapet suami kaya delon."Ucap dokter ella yang juga hadir.
"Kenapa mau di gendong juga?"Ucap dokter rio kepada dokter ella.
"Apaan sih."Ucap dokter ella tersipu malu.
*
*
__ADS_1
Aletta terus memberontak karna di gendong oleh delon secara mendadak membuat dirinya malu secara dia ingin membuat kak rey malu eh dia malah terkena senjatanya sendiri.
"Aaa turunin."Ucap aletta dan delon langsung mendudukkan aletta di kursi.
"Kamu kok main gendong gendong aja sih aku kan malu."Ucap aletta.
"Kamu kan tau aku pengen ngerjain kak rey tapi kenapa kamu yang gendong aku."Ucap aletta.
"Ihh sebel tau ngga hmmm."Ucap aletta terpotong karna delon sudah lebih dahulu mencium bibir aletta dan aletta langsung memberontak.
"Udah bawelnya?"Tanya delon dan aletta langsung menyembunyikan wajahnya di dada delon.
"Kenapa kok ngumpet?"Tanya mama sinta yang menyaksikan semuanya.
"Udah ngga usah malu lagian kita udah sah."Ucap delon kepada aletta.
"Aaa mau pulang,aku maluu."Ucap aletta yang masih menyembunyikan wajahnya di dada delon.
"Udah ngga usah malu anggep aja ngga ada yang tau."Ucap delon lalu duduk di samping aletta.
"Aaa ngga mau berdiri ngga."Ucap aletta sambil bersembunyi di balik lengan kekar delon.
"Udah ngga usah malu kita udah tau kok al."Ucap sisil ikut berbicara.
"Heh diem lu."Ucap aletta lalu menyembunyikan wajahnya lagi di tangan kekar sang suami.
"Hey manja manjaannya bisakan di kamar aja."Ketus gladis yang sedang duduk di hadapan aletta.
"Sayang ngga usah di dengerin ya ucapan bunda."Ucap delon sambil mengelus elus perut aletta.
"By aku pengen makan salad buah."Ucap aletta yang masih bersembunyi di lengan kekar delon.
"Aku ambilin dulu kamu di sini aja okey."Ucap delon hendak berdiri.
"Jangan pergi aku malu by."Ucap aletta menarik jas delon.
"Hey dengerin aku,ngga ada tang berani ngomongin kamu kecuali ketiga sahabat kamu.Bentar ya aku ambilin saladnya dulu."Ucap delon lalu pergi mengambilkan salad buah untuk aletta.
"Ngga usah malu,justru bagus kalau delon nunjukin kemesraannya di depan umum itu tandanya dia sayang sama kamu dan ngga ada yang di jaga perasaannya selain kamu."Ucap mama sinta yang duduk di samping aletta.
"Gitu?"Tanya aletta kepada mam sinta.
"he'em."Ucap mama sinta sambil mengangguk.
"Gimana si adek?masih mual sama pusing ngga?"Tanya mama sinta kepada aletta karna belakangan ini mereka sibuk mengurus pernikahan alisa dan kk rey.
"Adek ngertiin bundanya loh ma bahkan ya aletta ngga pernah mual dan pusing ya pernah sih waktu itu tapi terus delon pegang perut aletta dan bilang 'Dek jangan nakal ya sama bunda kasihan bundanya' terus seketika aku udah ngga mual dan pusing lagi ma bahkan delon yang awal awal aku hamil dia sering mual parah dia sama sekali ngga ngerasain mual cuma dia lebih seneng peluk sama cium aku sih."Ucap aletta kepada mama sinta.
"Wahh adek pinter deh sayang banget ya sama bunda dan ayah?"Tanya mama sinta sambil mengelus perut aletta.
__ADS_1
"Iya adek sayang sama bunda dan ayah."Ucap delon dengan suara yang di buat seperti anak kecil.
"Ih ngagetin aja."Ucap mama sinta kepada delon.
"Hehe maaf ma.Nih."Ucap delon sambil memberikan semangkuk salad buah kepada aletta lalu duduk di samping aletta.
"Aku boleh minta ngga by?"Tanya delon kepada aletta.
"Nih."Ucap aletta sambil menyuapkan salah buahnya ke delon.
"Ma gladis juga pengen di elus elus."Ucap gladis yang ikut bergabung.
"Aduh cucu oma cemburu ya?"Ucap mama sinta sambil mengelus perut gladis.
"Si bian mana dis?"Tanya alett kepada gladis.
"Gwe di sini."Ucap bian yang duduk sedikit jauh dari gladis.
"Lah ngapain lo di situ?"Tanya delon kepada bian.
"Si gladis ngga mau deket deket sama gwe."Ucap bian frustasi.
"Kasihan banget hidup lo."Ucap delon sambil mencium pipi aletta.
"Jangan cium ciuman di sini."Ketus gladis kepada delon.
"Yah suka suk dong orang cium bini gwe kenapa situ yang sewot."Ucap delon yang terus mencium pipi aletta.
"Sayang."Ucap gladis memanggil bian.
"Iya kenapa yang?"Tanya bian sambil mendekat.
"Aku juga pengen di cium."Ucap gladis sambil bergelayut manja di tangan bian.
"Yah tadi aja ngga mu deket deket sekarang nempel kaya permen karet."Ledek aletta kepada gladis.
"Mau di cium di mana?"Tanya bian kegirangan.
"Ke kamar aja yuk aku pengen tiduran kaki aku pegel pegel nanti kamu pijitin ya yang."Ucap gladis kepada bian.
"Iya ayo,mau di gendong atau jalan sendiri."tanya bian kepada gladis.
"Jalan aja aku kan berat kasihan kamu."Ucap gladis yang langsung berdiri.
"Yah baru nyadar."Ucap aletta menggoda gladis.
"Apaan sih."Ucap gladis yang langsung pergi bersama bian.
Sedangkan yang lain kembali menikmati pesta kecuali dengan aletta dan delon karna aletta tiba tiba merasa tubuhnya cape semua mungkin faktor hamil muda,dan akhirnya delon dan aletta memilih tidur di hotel karna delon sangat kasihan kepada aletta.
__ADS_1
Bersambunggggggg.........