Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Xia dan lee di culik


__ADS_3

Lee dan jin mendekati xia chen dan axel.Xia masih sibuk mencoba beberapa pistol yang ada di sana,sedangkan chen dan axel masih setia menunggu xia.


"Hai xia chen axel,kenalin ini teman aku namanya jin."Ucap lee memperkenalkan jin.


"Haii nama aku jin."Ucap jin memperkenalkan diri.


"Xia."Ucap xia cuek.


"Nama aku chen saudara kembarnya xia."Ucap chen memperkenalkan diri.


"Akuu axel sahabat xia dan chen."Ucap axel memperkenalkan diri.


"Eh kita ke sana yuk,kita ngeteh dulu soalnya tadi ayah aku udah bikinin teh buat kita."Ucap jin dan semuanya setuju.


Kelima bocah itu duduk di gasebo sambil meminum teh yang sudah di buat oleh ayah jin,tiba tiba axel dan chen ingin sekali bermain golf dan akhirnya jin mengajak mereka ke lapangan golf untuk belajar bermain golf.Kini tinggal xia dan lee saja yang ada di gasebo.


"Zee sesuai janji kalau kamu kalah kamu harus kasih tau aku siapa kamu sebenarnya."Ucap lee kepada xia.


"Hemm baiklah baiklah."Ucap xia kepada lee.


"Aku adalah anak seorang pedagang di pasar."Ucap xia kepada lee.


"Hahaha jangan berbohong,dari cara bicaramu dan pemikiranmu saja sudah jelas kamu itu terlahir dan hidup di lingkungan yang berkelas.Mana ada bocah 5 tahun yang sudah sepandai kamu."Ucap lee kepada xia.


"Kalau ngga percaya yaudah."Ucap xia kepada lee.


"Kamu ngga mau ngasih tau aku?Yaudah aku tanya axel aja pasti dia ngasih tau aku."Ucap lee kepada xia.


"Aduh kalau lee tanya kepada axel bisa gawat,axelkan suka keceplosan gimana kalau dia bocorin semuanya."Batin xia.


"Iya iya aku jujur tapi ngga semanya."Ucap xia kepada lee.


"Iya engga cukup siapa nama panjang kamu dan marga kamu aja."Ucap lee kepada xia.


"Nama panjang aku Andara zhong xia-li."Ucap xia dengan suara pelan.


"Ngga kedengeran."Protes lee kepada xia.

__ADS_1


"Ya makannya kamu dengerin baik baik."Ketus xia.


"Hemm yaudah iya aku dengerin tapi kamu ngomongnya aja keras."Ucap lee kepada xia.


"Oke aku ulangi,nama panjang aku Andara Zhong Xia-li."Ucap xia kepada lee.


"Terus marga kamu?zhong?"Tanya lee kepada xia.


"Bukan,marga aku ling."Ucap xia kepada lee.


"Kok bisa ling?kan nama kamu xia-li."Protes lee.


"Ya biar pada ngga tau kalau marga aku ling."Ketus xia kepada lee.


"Udah yuk anterin aku ke kamar mandi."Ucap xia kepada lee karna xia tidak tau dimana letak kamar mandinya.


"Emm kalau yang paling dekat ada di sana soalnya kalau mu ke mansion kejauhan."Ucap lee sambil menujukkan kamar mandi yang terletak tak jauh dari gasebo yang mereka duduki tetapi kamar mandi itu sedikit tertutupi beberapa semak semak.


"Hemm ya udah di sana aja,aku usah kebelet banget."Ucap xia kepada lee.


"Ya udah ayo."Ucap lee sambil menggandeng tangan xia.


Chen axel dan jin mencari xia dan lee,mereka panik karna mereka sudah mencari xia dan lee kemana mana tetapi masih juga belum ketemu.Jin tidak berani melapor kepada ayah lee karna dia sangat takut dengan ayah lee.


"Sudah biar aku saja yang lapor,kalau kita tidak bilang gimana kalau sampai xia di culik."Ucap chen lalu menghampiri ayah lee.


"Om."Teriak chen memanggil ayah lee.


"Iya kenapa?"Tanya ayah lee sambil membereskan pistol pistol.


"Xia dan lee hilang om."Ucap chen to dee poin.


"Xia dan Lee hilang?tidak mungkin,lee itu sudah sangat hafal sekeliling mansion ini mungkin dia dan xia sedang melihat lihat."Ucap ayah lee tenang.


"Lee dan xia benar benar hilang paman,karna tadi jin sudah mencari mereka di sekitar mansion bahkan dari depan mansion sampai belakang tetapi tidak ada."Ucap jin kepada ayah lee.


"Ke kamar mandi belakang udah?"Tanya ayah le kepada jin.

__ADS_1


"Belum om jin ngga berani."Ucap jin dan ayah lee langsung berlari ke kamar mandi belakang.


Ayah lee yang tadinya hanya tenang saat chen melapor bahwa xia dan lee hilang kini mendadak panik saat jin yang melapor,karna jin tidak akan pernah melapor padanya kalau itu tidak benar benar penting.


Saat ayah lee sampai di kamar mandi belakang,dia menemukan sapu tangan yang sudah di beri obat bius yang kemungkinan sapu tangan itu untuk membius xia dan lee.Ayah lee langsung melacak keberadaan sang putra,karna ayahnya menaruh cip gps di kalung sang putra.


"Jin panggil ayahmu dan paman yo,suruh mereka kesini bilang kalau xia dan lee di culik."Ucap ayah lee sambil melacak keberasaan lee.


"Baik paman."Ucap jin dan langsung berlari mencari sang ayah dan paman yo.


Di sebuah gudang yang gelap


Terlihat 2 bocah yang berumur 13 tahun dan 5 tahun sedang pingsan di kursi,tiba tiba datang 2 orang yang memakai topeng membawa 2 ember air dan menyiramkan kepada dua bocah itu dan membuat mereka langsung bangun dari pingsannya.


"Kalian siapa?"Tanya xia saat baru sadar dari pingsannya.


"Xia kamu gpp?"Tanya lee kepada xia.


"Iya aku gpp,kita di mana lee?"Tanya xia kepada lee.


"Kamu tenang ya,pasti ayah akan secepatnya menjemput kita."Ucap lee menenangkan xia.


"Hahahha jangan mimpi,kalian akan mati sebelum ayah kalian menjemput kalian."Ucap salah satu orang bertopeng tersebut.


"Siapa kalian,kenapa kalian menculikku dan xia."Ketus lee kepada orang tersebut.


"Hahaha pasti kamu kenal siapa aku bukan?"Ucap orang tersebut sambul membuka topengnya.


"Paman hyun-suk?"Ucap lee tak percaya.


Paman hyun-suk adalah sahabat ayah lee tetapi hubungan keduanya menjadi tidak baik setelah ayah lee menyelamatkan sandra dan membunuh penyandra yang tak lain adalah kakak paman hyun-suk.Semenjak itu paman hyun-suk memiliki dendam kepada ayah lee dsn berusaha untuk membunuhnya tetapi ayah lee sangat hebat di banding dirinya,maka dari itu dia berusaha menculik lee dan menjadikannya sandra untuk memancing ayah lee dan membunuhnya menggunakan geranat atau bom.


"Kamu masih ingat denganku?"Tanya paman hyun-suk kepada lee.


"Paman aku mohon lepaskan xia,dia tidak tau apa apa."Ucap lee memohon kepada paman hyun-suk.


"Hahahh jangan mimpi kamu lee."Ucap paman hyun-suk lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

__ADS_1


Bersambunggggg.....


__ADS_2