Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Tidur bersama


__ADS_3

"Mulai sekarang ini juga kamar gwe kalik."Ucap delon sambil berjalan ke arah aletta untuk mengambil baju yang di pinjamnya dari arya tadi.


"Makasih ya istri solehah."Ucap delon yang akan mengambil baju arya tetapi sudah lebih dahulu di lempar aletta ke ranjang.


"Ambil al."Ucap delon.


"Ngga mau emangnya gwe babu lo yang bisa lo suruh sesuka hati lo."Ucap aletta.


"Gwe hitung sampai tiga kalo ngga lo ambil jangan nyesel kalo lo ngga bisa jalan."Ancam delon.


"Bodo amat."Ucap aletta berjalan kearah sofa.


"Okey kalo itu mau lo."Ucap delon sambil berbalik badan menghadap aletta.Delon langsung menyerang aletta dia langsung mengkunci tangan aletta menggunakan satu tangannya.


"Lo yang minta ya bukan gwe."Ucap delon.


"Delon apaan sih gwe belum siap."Ucap aletta.


"Ngga ada penolakan."Ucap delon langsung mencium bibir aletta tanpa permisi,aletta memberontak tapi delon menggigit bibir aletta dan aletta membuka mulut dan akhirnya aletta lulur dan mulai mengikuti permainan delon.


Tok tok tok


Aletta dan delon langsung menghentikan aktivitas mereka dan saling menatap.


Tok tok tok


"Iya sebentar."Teriak aletta dari dalam.


"Minggir."Ucap aletta delon pun langsung beranjak.


Aletta langsung membuka pintu dan delon langsung mengambil pakaian arya yang di pinjam oleh aletta tadi dan menuju kamar mndi.


"Eh kenapa kak?"Ucap aletta setelah membuka pintu.


"Nih titipan dari dian katanya baju ganti delon."Ucap kak rey sambil memberikan paper bag yang berisi pakaian untuk delon.


"Owh gitu,tadi malah aku pinjemin baju arya soalnya delon udah mandi dan ngga ada baju yaudah aku pinjemin arya aja."Ucap aletta.


"Emang belum unBoxing?kenapa harus pake baju?"Ucap kak rey.


"Apanya yang unBoxing?"Tanya aletta bingung.


"Udah udah lupain aja,kamu istirahat sana sama delon nanti malem kalian bakal cepe banget soalnya kamu tau sendiri temen kantor papa sama om adit banyak."Ucap kak rey.

__ADS_1


"Iya iya."Ucap aletta sambil menutup pintu.


Aletta langsung meletakkan paper bag tadi di atas nakas,dia melihat delon yang baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan celana pendek,karna delon telanjang dada.


"Heh kenapa ngga pake baju?"Tanya aletta kepada delon.


"Males aja,nanti juga ganti lagi kan."Ucap delon berjalan ke meja rias aletta.


"Al pinjem pengering rambut."Ucap delon.


"Ambil sendiri ada di nakas."Ucap aletta.


"Jangan pelit lah al ambilin napa."Ucap delon akhirnya aletta memilih mengalah dia mengambilkan pengering rambut lalu membantu delon untuk mengeringkan rambutnya.


"Tumben baik."Ucap delon.


"Mon maap udah dari lahir baiknya."Ucap aletta jengkel.


"Selesain sendiri gwe mu tidur ngantuk."Ucap aletta kepada delon.


"Tidur yang nyenyak ya tuan putri."Ucap delon kepada aletta.


Akhirnya delon menyelesaikan aktivitasnya sendiri dan aletta?Jangan di tanya lagi dia sudah sampai ke alam mimpi. Delon yang melihat aletta tertidur dengan damai akhirnya menyusul aletta untuk tidur di sampingnya.


Di taman belakang mansion


Terlihat sosok gadis cantik berkulit putih sedang duduk di kursi taman di temani dengan secangkir teh.Gadis itu nampak sedang memikirkan sesuatu,tanpa di sadari dari tadi ada sepasang mata yang mengintipnya.


"I see you."Ucap gadis itu dengan wajah yang masih menatap ke arah depan.


"Eh kamu ngapain di sini sa?"Ucap orang itu basa basi.


"Duduk aja,kenapa gugup kak?karena ketawan ya?"Ucap alisa kepada orang itu.


"Eh ituu.Kok kamu bisa tau kalau aku perhatiin kamu?kan aku di belakang kamu?"Ucap orang itu kepada alisa.


"Aku juga tidak tau,Cuma hati aku bilang kalo kak rey ada di belakang aku."Ucap alisa sambil menyeruput tehnya.


"Kamu ngga gabung sama si gladis sama si sisil?"Ucap kak rey kepada alisa.


"Ngga aku alergi sama cumi."Ucap alisa.


"Kan cuma alergi cumi.Kenapa kamu ngga makan yang lainnya kaya kepiting misalnya dan kenapa malah sendirian di sini?"Ucap kak rey.

__ADS_1


"Aku lihat kepiting aja fobia."Ucap alisa.


"Kenapa?"Tanya kak rey kepada alisa.


"Dulu aku pernah hilang di pantai terus aku nemuin kepiting aku kira kepiting itu mati karna sama sekali ngga bergerak.Aku kan orangnya kepo banget,yaudah lah aku pegang eh taunya kepitingnya hidup terus tangan aku di capit aku nangis kejer dong, dan sampe sekarang aku takut sama kepiting mau itu hidup atau pun mati."Ucap alisa menjelaskan.


"Ngeri juga ya."Ucap kak rey.


"Kak rey sendiri kenapa ngga ikut arya sama kak alex ngobrol?"Ucap alisa.


"Lagi pengen sendiri aja,tadinya mau ke sini tapi udah ada kamu ya niatnya tadi mau balik ke kamar tapi liat kamu diem aja aku perhatiin lah."Ucap kak rey.


"Owlh gitu."Ucap alisa.


"Aku salut tau sama kalian ber empat."Ucap kak rey.


"Salut?Salut kenapa?"Tanya alisa.


"Ya salut,kalian kan temenan baru sekitar berapa tahun kan 1 tahun palingan dan aletta pulang ke indo terus kalian masih kontek kontekan satu sama lain bahkan kalian sempetin waktu buat saling ketemu waktu weekend walaupun cuma sebentar,dan sekarang aletta mau nikah kalian bela belain terbang ke indo buat ngucapin langsung sekaligus bantu persiapan nikahannya aletta.Temen aletta waktu di sini aja ngga sesolid kalian lo."Ucap kak rey kepada alisa.


"Ya karna kita semua udah anggep kami soudara,apalagi latar belakang gladis yang orang tuanya cerai kita ngga mau dia ngadepin masalahnya beban hidupnya sendirian kita harus saling jujur dan terbuka.Oh ya kak siapa temen aletta di sini?aletta belum cerita tu."Ucap alisa kepada kak rey.


"Kamu tahu orang yang tadi dateng terakhir waktu acara ijab qobulnya aletta,orang yang di tunggu tunggu delon?"Ucap kak rey kepada alisa.


"Oh yang tinggi terus kaya blaster cina itu?"Ucap alisa kepada kak rey.


"Iya itu namanya alvaro dia dulu temen aletta bahkan sempet jadi pacarnya tapi ngga berlangsung lama."Ucap kak rey.


"Kenapa kak?"Tanya alisa kepada kak rey.


"Alvaro ketawan selingkuh sama temen deket aletta,gimana ya ngomongnya bingung aku soalnya."Ucap kak rey.


"Jelasin dong kak plisss."Ucap alisa.


"Kan dulu waktu pulang ke indo aletta kan dapet kabar kalo penyakit arya kambuh dan setelah di cek keseluruhan arya harus di bawa ke luar negeri karna kondisi aletta yang kurang baik akhirnya aletta harus menetap di indo dia ngga boleh ikut arya,ya jadi aletta mau ngga mau cari kesibukan dan dia memilih untuk masuk sekolah lagi di sma papa ya dia mulailah menjalani aktivitas barunya dan saat itu dia kenalan tuh sama alvaro dan dan aggia ya mereka jadi temen deket tapi ngga sedeket kalian,udah berapa tahun ya lupa aku itu alvaro punya perasaan ke aletta dia minta bantuan anggia buat nembak aletta tapi tanpa sepengetahuan alvaro anggia juga suka sama alvaro yaudah deh mau ngga mau anggia bantuin alvaro terus ngga lama dari itu anggia mutusin buat ungkapin perasaannya ke alvaro dan anggia nelvon alett buat dateng dan waktu itu juga aletta kecelakaan kamu inget kan pan aletta kecelakaan dan dia butuh banyak darah itu?"Ucap kak rey.


"Astaga kok gitu banget sih,anggia orangnya yang mana sih kak?"Tanya akusa kepada kak rey.


"Kalo itu biar aletta aja yang cerita,aku sebenarnya ngga berhak ceritain ini ke kamu."Ucap kak rey.


...***Bersambungggg.......


...Jangan lupa like and vote ya guysss🙏🙏😍😍😘😘😘😚😚👩‍👧😚***...

__ADS_1


__ADS_2