Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Tas baru


__ADS_3

Pengawal joon melajukan mobilnya menjauh dari stadion tempat pendaftaran lomba tadi.Xia dan Chen tampak sedang melakukan vidio call dengan sang ayah dan bunda.


"Bunda,i miss u."Ucap chen kepada sang bunda.


"Hemm bunda juga kangen kamu sayang.Biar ayah jemput besuk ya sayang."Ucap aletta.


"Jangannn."Teriak xia chen dan axel secara bersamaan.


"Loh kenapa?"Tanya aletta tampak bingung.


"Ya karna misi rahasia xia belum selesai bun,oh iya kita mau ke mall dulu ya bun soalnya kak axel sama chen janji mau beliin tas buat xia."Ucap xia kepada sang bunda.


"Xia kenapa sekarang?besuk aja ya?"Ucap chen kepada xia.


"Ngga mau aku maunya sekarang kalian berdua kan udah janji."Ucap xia kepada chen dan axel.


"Iya kita memang udah janji tapi gimana kalau kita pulang dulu kita ambil kartu dulu,karna aku hanya membawa uang jajanku saja."Ucap axel kepada xia.


"Aku yakin chen juga membawa uang jajannya,nanti kalian berdua bisa membayar tasku dengan uang kalian berdua tanpa mengambil kartu."Ucap xia dengan entengnya.


Percayalah xia sedang menyiksa saudara kembarnya dan axel.Karna mereka bertiga akan di beri uang jajan selama satu minggu sekali dan menggunakan uang cas,karna mereka hanya boleh menggunakan kartu kredit mereka untuk membeli barang karna uang jajan sudah di beri secara cas.


"Kau ingin mengerjaiku ya?"Tanya chen kepada xia.


"Tidak aku hanya ingin cepat cepat beli tas saja."Ucap xia dengan entengnya.


"Itu namanya kamu mengerjaiku,aku tau pasti kamu ingin menghabiskan uangku dan uang axel lalu nanti kamu memanfaatkan kita berdua kan?kamu menyogok kami dengan uang jajan kan?"Ketus chen kepada xia.


"Kenapa kakak berburuk sangka dengan adikmu."Ucap xia kepada chen.


"Okey tapi di bawah 10 jt ya."Ucap chen kepada xia.


"Liat aja nanti."Ucap xia kepada chen.


"Ya bolehlah lebih tapi maksimal yang harganya 15 jt ya."Ucap axel kepada xia.


"Heyy,mana bisa aku jajan 2,5 jt untuk seminggu?aku ingin membeli miniatur pesawat dan itu harganya 5 jt."Ucap chen.


"Kamu kan bisa memakai kartu kreditmu."Ucap axel kepada chen.


"Aku belum siap di hukum oleh bunda."Ucap chen kepada axel.


"Hemm,Chen ngga usah beli miniatur pesawat lagi.Miniaturmu sudah banyak kalau sampai bunda atau kamu membelinya akan bunda pastikan kamu tidak akan mendapatkan uang jajan selama 3 minggu dan kartu kredit bunda sita."Ucap aletta di sebrang telefon.


"I-iya bunda engga kok."Ucap chen kepada aletta.


"Kenapa vidio call-nya belum di matiin."Bisik chen kepada xia tetapi xia hanya mengangkat kedua bahunya.


"Kenapa vidio call-nya belum di matiin."Bisik chen lagi kepada axel.


"Ya mana aku tau,orang kamu yang ngomongnya ngga di saring main nyerocos aja."Ucap axel kepada chen.


"Awas aja kalau sampai beli miniatur lagi bunda bakar."Ketus aletta.

__ADS_1


"Ja-jangan dong bund kan sayang mahal mahal masa di bakar."Ucap chen tak bersemangat.


"Makannya ngga usah beli miniatur lagi bunda udah gedek ya di mana mana ada miniatur kami."Ketus aletta.


"Udah sayang jangan kaya gitu kasihan chen."Ucap delon.


"Haii tuan putri,ngga kangen sama mama?"Tanya sisil kepada xia melakui vidio call.


"Hai ma,hemm sebenernya xia kangen tapi xia masih selesain misi rahasia xia dulu."Ucap xia menjawab sisil.


"Hemm?misi rahasia?misi rahasia yang mana?"Tanya sisil kepada xia.


"Yang itu kah?"Tanya sisil sambil berfikir.


"Iya ma,jangan bilang sama ayah dan bunda ya."Ucap xia.


"Beres tuan putri."Ucap sisil.


"Eh eh apa ini hayo kok bunda ngga di kasih tau."Ucap aletta iri.


"Iya ayah juga ngga di kasih tau."Ucap delon sambil memanyun kan bibirnya.


Mereka sibuk vidio call dengan aletta delon dan sisil sampai mereka tak menyadari kalau mereka sudah sampai di mall terbesar di kota itu.Pengawal joon hanya diam sambil menunggu ketiga majikan kecilnya selesai melakukan vidio call.


"Eh udah sampai ya?"Tanya xia saat melihat bangunan mall dari kaca jendela.


"Kenapa kau tidak bilang pengawal joon."Ucap chen kepada pengawal joon.


"Ayah bunda mama kita sudahi dulu ya vidio call-nya xia mau belanja tas dulu."Ucap xia kegirangan.


"Iya sayang belanja yang banyak ya,habiskan uang kakakmu."Ucap aletta mengompor kompori xia.


"Itu pasti bunda."Ucap xia.


"Ba bay bunda ayah mama muahhh."Ucap xia sambil memberikan kis jauh menggunakan tangannya.


"Ba bay sayang."Ucap aletta lalu menutup panggilan televonnya.


"Yuk kita masuk."Ucap xia kepada chen dan axel.


"Dek jangan mahal mahal ya,kamu sayang kakak kan."Bujuk chen kepada xia.


"Katanya kak zho juga saang sama zee."Ucap xia membalik ucapan chen.


"Ah dasar punya kembaran otaknya sama saja sepertiku."Ketus chen.


"Namanya juga kembar."Ucap axel.


"Pengawal joon tolong bawakan ini."Ucap axel memberikan tasnya kepada pengawal joon.


"Baiklah tuan muda kecil."Ucap pengawal joon sambil membawa tas axel.


"Kamu kenapa manja sekali."Ketus chen.

__ADS_1


"Suka sukaku,xia tas kamu berat kan?sini aku bawakan."Ucap axel kepada xia.


"Wahhh makasih ya axel."Ucap xia sambil memberikan tasnya kepada axel.


"Yah modus."Nyinyir chen.


Mereka bertiga masuk kedalam mall dengan di ikuti pengawal joon di belakangnya.Mereka mencari store yang di inginkan aletta,entah mengapa perasaan chen tiba tiba tidak enak.Dan benar saja xia memasuki store adidas.


"Mateng deh."Ucap chen dengan lemas.


"Udah berdoa aja."Ucap axel sambil menepuk bahu chen.


"Zee kamu cari yang beneran kamu suka aja lo ya jangan cari yang harganya mahal."Ucap chen menasehati xia.


"Aku juga ngga liat harga aku cuma liat modelnya yang bagus."Ucap xia dengan santai.


"Itu sama aja."Ucap chen sambil duduk lemas di kursi.


"Mb liat yang warna putih itu."Ucap xia menggunakan bahasa mandarinnya.


"Baik sebentar ya dek."Ucap mb penjaga tokonya lalu mengambilkan tas gendong kecil berwarna putih yang terlihat sangat elegan.


"Ini dek."Ucap penjaga toko sambil memberikan tasnya kepada xia.


"Hemm bagus juga."Ucap xia.


"Zee jangan yang itu jelek yang lain aja."Ucap chen kepada xia.


"Engga kok itu bagus."Ucap axel kepada xia.


"Tuh kata kak axel aja bagus."Ucap xia sambil melihat lihat tasnya.


"Itu keluaran terbaru dan lemitidedision dan kamu tau harganya berapa?"Bisik chen kepada axel.


"Engga emang berapa?"Tanya axel kepada chen.


"18,7 jt kalo ngga diskon."Bisik chen yang membuat axel melotot.


"Hah?semahal itu?"Tanya axel kepada chen.


"Yaudah deh mb mau ini aja."Ucap xia yang membuat keduanya lemas.


Setelah menepati janjinya kepada xia sekarang xia mengajak chen dan axel untuk makan susu di mall dan xia yang mentraktir.


"Okey kalian boleh pesen apa aja karna aku yang traktir,pengawal joon juga harus makan."Ucap xia kepada ketiga pria di depannya.


"Tidak nona nanti saya makan di rumah saja."Ucap pengawal joon.


"Pengawal joon duduklah,kau belum bosan bekerja bukan."Ancam xia.


Begitulah jika menjadi pengawal sekaligus supir pribadi si kembar terutama xia karna xia menuruni gen sang bunda yang suka mengancam ya kalau chen sih masih mending masih bisa di nasehati kalau xia lumayan susah.


Bersambunggggg......

__ADS_1


__ADS_2