Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Sikap satria yang mendadak romantis.


__ADS_3

RS Keluarga arganta.


Sesuai yang sudah di rencanakan satria kini satria dan sisil sedang di temani delon aletta dan kak alex untuk memeriksa kandungan terlebih dahulu.Dengan berat hati sisil dsn seluruh keluarga besar arganta mau tak mau menerima keputusan satria karna ini demi kebaikan semuanya.


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya kini giliran sisil untuk cek kandungan,Semua orang masuk ke dalam ruangan USG untuk menemani sisil.Satria tak berhenti minta maaf kepada sisil,dan sisil berusaha ikhlas karna bagaimanapun dia juga sudah menyetujui keputusan satria.


"Siang sisil.Bagaimana kabarnya?"Tanya dokter ella kepada sisil.


"Siang dok,baik."Ucap sisil menjawab pertanyaan dokter ella.


"Okey kamu berbaring dulu ya di kasur biar kita siapkan untuk USG-nya."Ucap dokter ella kepada sisil.


"Iya dok."Ucap sisil lalu berbaring di kasur dengan di bantu oleh satria.


"Okey saya mulai ya."Ucap saah satu perawat dan sisil mengangguk.


Perawat tersebut melipat baju sisil lalu mengoleskan gel dan memasangkan alat USG di perut sisil,sedangkan dokter ella memantau monitor untuk mengetahui pergerakan baby yang ada di dalam perut sisil.


Setelah beberapa menit dokter ella mengotak atik komputernya,akhirnya selesai juga.Perawat lansung melepas alat USG dari perut sisil dan membersihkan sisa gel yang tersisa di perut sisil.


"Sini sil sat duduk dulu biar aku jelaskan."Ucap dokter ella kepada sisil dan satria.


"Iya dok."Ucap sisil sambil duduk di kursi bersama satria.


"Baby-nya baik semuanya setabil dan pergerakannya juga termasuk lincah."Ucap dokter ella menjelaskan sambil memperlihatkan pergerakan baby sisil dan satria di layar komputer.


"Oh iya ini foto baby-nya yang udah di cetak."Ucap dokter ella sambil memberikan sebuah amplop kepada satria.


Tapi bukannya menerima satria malah mengalihkan mandangan dan tampak menghapus air matanya.Sisil yang mengetahui itu langsung memegang tangan satria dan menggenggamnya.


"Kak sesuai yang udah aku obrolin kemarin sama kak rio."Ucap sisil kepada dokter ella.


"Kamu yakin?"Tanya dokter ella kepada sisil.


"Iya kak aku yakin,mana berkas yang perlu kita tandatangani."Ucap sisil sambil tersenyum.


"*Kamu wanita kuat sil,bahkan setelah kamu mendapatkan kenyataan yang pahit kamu masih bisa tersenyum."Batin aletta.


"Sekarang aku menyesal,karena aku kamu harus menderita sepeeti ini."Batin kak alex*.


"Ini berkas yang perlu kalian tanda tangani."Ucap dokter ella sambil memberikan sebuah berkas kepada sisil.

__ADS_1


Tanpa berfikir panjang sisil langsung menandatangani berkas tersebut dan memberikannya kepada satria,sedangkan satria hanya memandang berkas tersebut dan memaninkan pulpennya.


"Sayang?kitakan udah setuju."Ucap sisil sambil menatap satria dan satria mengangguk.


Satria menghirup nafasnya dalam mengambil ancang ancang untuk menandatangani berkas tersebut.Sisil tampak sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Maafin mama ya sayang,mama adalah ibu terburuk di dunia yang tidak membiarkan kamu untuk melihat dunia."Batin sisil sambil mengelus perutnya.


Satria memandang sisil dan memandang perut sisil lalu mengelus perut buncit sisil.Satria langsung menandatangani berkas tersebut dan hal itu membuat semua orang yang ada di saja langsung tertunduk lesu.


"Maafin papa ya sayang."Ucap satria setelah menandatangani berkas tersebut lalu tidak seperti dugaan satria langsung mencoret coret berkas tersebut.


"Maaf dok,saya tidak akan menggugurkan anak saya.Bagaimanapun dia adalah anak saya dan dia juga berhak mendapatkan kesempatan untuk melihat dunia."Ucap satria yang membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu terharu dan menangis bahkan sisil langsung memeluk satria dan menangis di pelukannya.


"Makasih sayang."Ucap sisil sambil menangis di pelukan satria.


"Aku yang seharusnya minta maaf sayang karna aku mengambil keputusan yang tidak seharusnya aku ambil."Ucap satria sambil memeluk sisil.


"Kita pulang yuk."Ajak aletta kepada sisil dan satria.


"Ya,aku ingin pulang aku ingin memberikan kabar bahagia ini kepada semuanya."Ucap sisil sambil tersenyum.


"Aku mendoakan yang terbaik untuk rumah tangga kalian."Ucap dokter ella dan sisil langsung mengangguk.


Skip sampai di mansion.


Sisil langsung turun dari mobil dan berjalan cepat memasuki mansion dan menuju ruang keluarga yang mana tempat semua orang tengah berkumpul.Sisil langsung memeluk mama sinta dan menangis di pelukan mama sinta,mama sinta bingung karna sisil tiba tiba memeluknya dan menangis.


"Kamu kenapa sayang?Kan kamu kemarin udah janji kalau kamu bakal ikhlasin baby kamu kenapa sekarang kamu nangis."Ucap mama sinta dengan dada yang terasa sesak.


"Ma,sisil ngga jadi gugurin baby sisil ma."Ucap sisil sambil menatap mama sinta.


"Maksutnya?"Tanya mama sinta sibuk dengan pemikirannya sendiri.


"Iya ma,satria udah mutusin bakal ngasih kesempatan buat baby sisil buat lihat dunia."Ucap sisil kegirangan.


Semua orang yang mendengarkan berita gembira itupun ikut bahagia.Tiba tiba satria masuk dan langsung duduk di samping sisil.


"Udah sekarang kamu siap siap gih sana,kamu spa sama perawatan."Bisik satria kepada sisil.


"Emangnya mau kemana?"Tanya sisil kepada satria.

__ADS_1


"Emm kemana ya?Surprise dong.Al tolong bantu sisil siap siap ya."Ucap satria sambil mengedipkan mata kepada aletta.


"Oke gampang,yuk sil aku bantu."Ucap aletta lalu mengajak sisil pergi ke ruang spa yang ada di mansion.


"Sisil pergi dulu ya ma."Ucap sisil kepada mama sinta.


"Iya sana cepetan."Ucap mama sinta sambil tersenyum.


Sisil di sibukkan dengan beberapa perawatan dari perawatan rambut sampai kaki semuanya tidak ada yang terlewatkan bahkan sisil juga spa seluruh tubuh seperti pengantin baru.Setelah itu sisil mandi dan berendam karna memang jam sudah menujukkan pukul 7 malam.


Setelah berendam sisil langsung membilas tubuhnya dan pergi ke walk in closed untuk memakai pakaian yang sudah di siapkan satria untuknya,dengan di bantu satria sisil akhirnya selesai.Karna memang agak sulit memakai dress apalagi mengingat perut sisil yang sudah mulai membuncit.


"Yo are so beautiful honney."Ucap satria sambil memeluk sisil dari belakang lalu membenamkan kepalanya di leher sang istri dan menciumnya.


"Sayang geli."Ucap sisil dan satria langsung menghentikan ciumannya.


"Ready?"Tanya satria kepada sisil dan sisil mengangguk.


"Yuk berangkat sekarang."Ucap satria lalu memberikan tangannya agar di gandeng oleh sisil.


Skip hotel


Sesampainya di hotel bintang lima yang ada di kota X satria langsung turun dari mobil dan membukakan pintu untuk sang istri lalu menggandeng sang istri untuk masuk kedalam tetapi sebelum itu dia memberikan kuncinya kepada seseorang yang berjaga di depan pintu karna dia tidak membawa supir ataupun pengawal.


Satria langsung menuju lift dan pergi ke lantai paling atas.Saat pintu lift terbuka satria langsung menggandeng tangan sisil dan memasuki salah satu kamar yang ada di lantai itu karna hanya ada 2 kamar saja di lantai itu.


Satria mengajak sisil untuk pergi ke balkon karna memang mereka akan melakukan diner di balkon kamar hotel mereka.


"Wow,indah sekali."Ucap sisil terpukau karna bisa melihat keindahan kota X di malah hari.


"do you like it baby?"Tanya satria kepada sisil.


"Yess i like it."Jawab sisil sambil tersenyum.


"Makasih sayang."Ucap sisil lalu mengecup singkat di bibir sang suami.


"Duduklah."Ucap satria sambil menarikkan kursi untuk sang istri.


"Aku ngga pernah menyangka kalau suamiku bisa seromantis ini.Karna dari pertama kali kita menikah dia tidak pernah seromantis ini.Mengapa lerasaanku jadi tidak enak,hey sisil sadar sisil jangan berfikiran yang tidak tidak."Batin sisil


Mereka berdua menikmati makan malam mereka dengan canda tawa.Setelah mereka menyelesaikan makan malam mereka satria mengajak sisil untuk berdansa dan sisilpun mengikuti apa kemauan sang suami.

__ADS_1


Dan pada saat mereka saling menatap satu sama lain satria mendekatkan hidungnya sampai menempel di hidung sisil lalu dengan lembut satria mencium bibir sisil dan sisil juga membalas ciuman sang suami.


Bersambunggggggg.......


__ADS_2