
Pagi ini sesuai yang sudah di sepakati oleh ketiga anaknya delon aletta dan alena akan kembali ke tanah airnya sedangkan chen dan xia akan kembali satu minggu lagi karna keinginan xia.
"Sayang kalian baik baik ya di sini,inget kalau kalian mau pergi harus di temani sama pengawal joon okey? dan jangan nakal."Ucap aletta kepada xia dan chen.
"Tenang saja mom chen akan selalu jaga zee."Ucap chen kepada aletta.
"Bunda sayang."Ucap aletta.
"Ya ya baiklah bunda,nanti bunda sering sering vidio call chen ya biar chen ngga kangen bunda."Ucap chen sambil memeluk bundanya.
"Hemm baiklah putra bunda,inget kamu harus jaga kembaran kamu jangan sampai xia ngelakuin aneh aneh."Ucap aletta sambil bersimpuh agar tingginya setara dengan chen.
"Bunda,xia ngga aneh aneh."Protes xia.
"Baiklah baiklah sini peluk bunda dulu."Ucap aletta sambil merentangkan tangan memeluk putrinya.
"Bunda xia seminggu kedepan mau menjalankan misi xia jadi xia boleh kan tetep pergi ke latihan panahan."Tanya xia kepada aletta.
"Boleh sayang tapi harus dengan pengawal joon okey?"Ucap aletta dan di angguki oleh xia.
"Ayah?"Ucap xia memanggil delon.
"Yes girl."Jawab delon sambil bersimpuh dan menatap putrinya.
"Sini xia bisikin sesuatu."Ucap xia kepada delon.
"Hemm bisikin apa?"Ucap delon sambil mendekatkan telinganya ke mulut xia lalu xia membisikkan seuatu.
"Jangn ya sayang,xia masih terlalu kecil dan itu bahaya."Ucap delon menasehati xia.
"Tenang saja ayah xia akan di awasi oleh pengawal joon dan xia juga ngga akan pake isinya."Ucap xia berusaha membujuk delon.
"Tapi sayang.."Ucap delon terpotong.
"Paman,tolong ijinin xia kami bertiga akan menjaga xia.Apa paman tidak kasihan kepada xia dia selalu mengalah untuk alena jadi tolong ya paman ijinin xia."Ucap Axel ikut bersuara.
"Bertiga?"Tanya delon kepada axel.
"Yes,axel chen dan pengawal joon."Ucap axel menjawab pertanyaan delon.
"Hem kamu sudah pintar merayu ya sekarang."Ucap delon sambil mencupit pipi axel pelan.
"Anak siapa dulu."Ucap gladis yang baru datang.
"Ya ya dia sangat persis dengan dirimu."Ucap aletta.
"Juga ayahnya."Ucap gladis nampak sedih.
__ADS_1
"Hey jangan lupa dia juga memiliki sifat sepertiku."Ucap rangga sambil merangkul istrinya.
"Iya dia sangat jahil dan pandai merayu."Ucap delon sambil tersenyum.
"Xia memang xia meminta apa kepada ayah?"Tanya aletta kepada xia.
"Hanya pistol mainan bunda."Ucap xia kepada aletta .
"Yang benar saja."Protes delon yang langsung mendapat tatapan tajam dari kedua anak kembar serta keponakannya.
"Iya xia boleh kok beli pistol mainan nanti biar pengawal joon yang antar beli ya karna bunda dan ayah harus segera pergi."Ucap aletta kepada xia.
"Xia ingin pistol mainan ayah."Ucap xia kepada aletta.
"Hemm baiklah xia boleh meminjam pistol ayah."Ucap aletta kepada xia.
"Sayang jangann."Ucap delon yang langsung di tatap tajam oleh istrinya.
"Kamu tidak kasihan dengan xia?"Tanya aletta kepada delon.
"Justru karna aku kasihan."Gumam delon.
"Ayah bunda ayo lena udah pengen naik pesawat."Ucap alena sambil bergelayut di tangan aletta.
"Biklah baiklah."Ucap aletta.
"Kakak alena boleh pinjem tas kak zee yang pelangi?"Tanya alena kepada xia.
"Tidak mau lena mau pake itu."Ucap alena keras kepala.
"Lena,pakai yang lain saja atau lena bisa pakai tas kak chen ya."Ucap chen membujuk alena.
"No!xia mau pakai tas kak zee kalau pake tas kak zho nanti lena kaya cowo."Ucap alena keukuh.
"Bunda."Ucap xia kepada alena.
"Kamu gen siapa sih nak?kenapa keras kepala sekali."Ucap aletta.
"Ya kamu lah."Ucap delon yang langsung mendapat tatapan tajam dari sang istri.
"Xia nanti bunda ganti ya tasnya yang lebih bagus."Ucap aletta membujuk xia.
"Bunda kenapa harus xia yang terus mengalah,itu tas kesayangan xia bun."Ucap xia tegas.
"Sudah xia tida papa nanti aku akan membelikan lagi."Bujuk axel kepada xia.
"Hemm kita akan beli bersama sama."Ucap chen menimpali ucapan axel.
__ADS_1
"Janji?"Tanya xia.
"Janji."Ucap chen dan axel secara bersamaan.
"Baiklah."Ucap xia lalu chen dan axel langsung memeluk xia secara bersamaan.
"Dis aku nitip anak anak ya tolong jagain mereka."Ucap aletta kepada gladis.
"Iya kamu tenang aja."Ucap gladis sambil memeluk aletta.
Setelah aletta dan delon berpamitan,mereka bertiga langsung menaiki mobil dan pergi ke bandara.Biasanya anak kecil pasti akan menangis jika di tinggal oleh orang tuanya kini berbeda dengan xia dia malah tampak lebih bahagia di tinggal oleh orang tuanya.
"Daa bunda ayah."Ucap xia dan chen sambil melambaikan tangannya saat mobil yang di tumpangi kedua orang tua dan adiknya meninggalkan mansion.
"Ayo kita bersiap."Ucap xia kepada chen dan axel.
"Kemana?"Tanya chen dan axel.
"Waktu kita hanya satu minggu jadi kita manfaatkan sebaik mungkin."Ucap xia kepada chen dan axel.
"Waktumu bukan waktu kita aku dan axel hanya menemani saja aku tidak mau ikut ikutan."Ucap chen kepada xia.
"Terserah,kalian tidak asik."Ucap xia.
"Pengawal joon tolong siapkan mobil kita akan ke tempat latihan hari ini."Ucap xia lalu pergi ke kamarnya untuk bersiap.
Pengawal joon adalah satu satunya pengawal dan supir yang sangat di percaya oleh keluarga ling untuk menjaga si kembar Z terutama xia.Dan si kembar Z hanya mau di jaga oleh pengawal joon karna pengawal joon sangat menuruti apa mau xia dan chen asalkan itu tidak membahayakan mereka.
Setelah menyiapkan mobil pengawal joon menunggu nona dan tuan kecilnya di garasi.Tak lama dari itu terlihatlah tiga bocah yang berjalan menujunya dengan memakai pakaian memanah dan topi hitam serta xia yang membawa tas milik sang ayah.
"Ayo pengawal joon."Ucap xia kepada pengawal joon.
"Silahkan nona muda tuan muda."Ucap pengawal joon membukakan pintu untuk ketiga bocah itu.
"Kita langsung ke stadion nona?"Tanya pengawal joon kepada xia.
"Iya kita ke sana dulu."Ucap xia sambil memakai sabuk pengamannya.
"Pengawal joon aku nanti ingin ke tempat menembak lagi tapi jangan bilang oma tante gladis ataupun om rangga ya."Ucap xia kepada pengawal joon.
"Nona muda kan sudah janji tidak akan kesana lagi,itu berbahaya nona."Ucap pengawal joon menasehati xia.
"Ayolah pengawal joon,aku hanya inginmencoba pistol milik ayah.Lagian aku hanya tinggal satu minggu di sini."Ucap xia.
"Tapi nona,itu bahaya sekali.Apakah tuan delon tau kalau nona muda meminjam pistolnya?"Tanya pengawal joon sambil melihat xia dari sepion.
"Ayah tau makannya itu aku meminta pengawal joon untuk mengantarkanku."Ucap xia mencari alasan.
__ADS_1
"Baiklah nona kalau tuan delon sudah mengijinkan."Ucap pengawal joon.
Bersambunggggg......