
Semua keluarga arganta adipati anggara serta keluarga sisil berkumpul di hotel milik papa faris karna pesta akan segera di mulai tapi yang tidak terlihat adalah delon dan rangga karna mereka memang belum pulang dari surabaya.
Sisil terlihat cantik dan anggun memakai balutan gaun berwarna putih dengan model A-Line dan riasan rambut yang di gulung ke belakang seperti konde serta memakai mahkota dan kalung yang senada dengan gaunnya.
Satria mengandeng tangan sisil menuju pelaminan dengan senyum mengambang di bibirnya.Ya satria telah menerima takdirnya dengan lapang dada begitu juga dengan sisil.
Acara berjalan dengan lancar semua orang memberikan ucapan selamat kepada sisil dan satria begitu juga dengan keluarga dan sahabat mereka.
"Selamat ya sayangku maaf suami aku ngga bisa dateng soalnya masih di surabaya."Ucap aletta sambil memeluk sisil.
"Iya gpp gwe ngerti kok."Ucap sisil sambil melepaskan pelukan dari aletta.
"Eh kok lo sama alvaro sih?"Tanya satria sambil melirik tak suka kepada alvaro.
"Iya kita barengan soalnya alvaro ngga ada pasangan dan delon juga masih di surabaya jadi kita barengan lagiankan juga banyak orang di sini."Ucap aletta.
"Jan pernah mertahanin masalalu sampe lo lupa kalau lo udah punya masa depan."Ucap satria.
"Al jangan main main deh kalau delon tau bisa jadi masalah."Ucap sisil kepada aletta.
"Aku kan cuma barengan sama alvaro emangnya apa salahnya?"Tanya aletta kepada sisil.
"Al sini."Teriak alisa kepada aletta.
"Eh aku kesana dulu ya."Ucap aletta kepada sisil dan satria dan alvaro mengikuti aletta.
Aletta Mendekati alisa yang sedang berkumpul dengan teman teman mereka dari prancis.Dan alvaro masih setia mengikuti aletta.Tiba tiba salah satu teman aletta bertanya kepada aletta.
"Eh al ini suami kamu ya?Ganteng juga."Tanya lia kepada aletta.
"Ha?"Ucap aletta langsung melihat orang yang di lihat oleh lia.
"Eh bukan cuma temen."Ucap Alvaro kepada lia.
"Eh sori soalnya aku ngga tau kan aku ngga dateng pas acara nikahan kamu."Ucap lia tidak enak.
"Iya gpp kok."Ucap aletta.
"Ya tapi dulu dia juga mantan aku sih."Ucap aletta dan langsung mendapat tatapan aneh dari alisa karna tak biasanya aletta seperti itu.
"Hai apa kabar semuanya?"Tanya seseorang yang suaranya familiar di telinga aletta.
"Baik kok,kamu gimana kabarnya baik juga?"Tanya lia kepada orang tersebut dan aletta langsung melihat siapakah orang yang berbicara dengan lia.
"Delon?Kamu dateng?Bukannya kamu masih di surabaya?"Tanya aletta kepada Delon.
"Kenapa emangnya?Salah kalau suami lo dateng?Atau keganggu acara pacaran lo sama alvaro."Ketus rangga.
"Apaan sih lo tu ngga jelas banget."Ucap delon kepada rangga.
__ADS_1
"Belain aja terus."Ketus rangga kepada aletta.
"Aku mau kasih kejutan buat kamu."Ucap delon kepada aletta yang masih kaget.
"Ya dan kamu berhasil karna aku benar benar terkejut."Ucap aletta sambil menatap delon.
"Oh iya li nih kenalin suami aku."Ucap aletta kepada lia.
"Kamu kira aku ngga kenal sama delon?"Ketus lia kepada aletta.
"Ya takutnya kalau kamu lupa sama delon dan kamu kan ngga dateng pas nikahan kita."Ucap aletta kepada lia.
"Ya ya ya kamu selalu menang al."Ucap lia karna terpojokkan.
"Oh iya kalian lanjutin aja ya aku mau kesana dulu."Ucap delon sambil menujukkan kursi yang sedang di duduki papa faris dan papa adit.
"Mau laporan sama mertua?"Ledek vera kepada delon.
"Kalian bisa diem ngga sih?Telingaku sakit tau ngga dengerin ocehan kalian."Ketus rangga sambil memakan cake.
"Heh lo kalau ngga mau berisik ya sana pergi ke hutan."Ketus lia kepada rangga.
"Sumpah ni orang bener bener dari dulu sampai sekarang masih aja ngeselin."Ketus rangga.
"Bodo."Ketus lia kepada rangga.
"Dah kalian lanjutin aja debatnya gwe mau ketemu sama papa dulu."Ucap delon.
"Aku ikut?"Ucap aletta kepada delon.
"Ngga mau nemenin temen kamu aja?"Tanya delon kepada aletta.
"Emangnya ikut kamu ngga boleh?"Tanya aletta kepada delon.
"Ya boleh tapi emangnya kamu mau ninggalin alvaro?kan tadi kamu yang ajak dia kesini dan kalau kamu tinggalin dia diakan ngga kenal sama temen temen kamu,dan orang yang dia kenal udah sibuk sama cewenya masing masing."Ucap delon karna melihat kak rey bian arya dan kak alex yang sudah sibuk dengan pasangan masing masing.Eh cuma bian dan arya ya yang udah sibuk sama pasangannya soalnya kalau kak rey sama kak alex mereka sedang berbicara dengan rekan bisnis mereka.
"Tapi kamu gpp?"Tanya aletta kepada delon.
"Gpp emangnya kenapa?"Tanya delon kepada aletta.
"Tanya gpp kok baru sekarang kemarin kemana aja?"Nyinyir rangga kepada aletta.
"Udah ngga lo ikut gwe."Ucap delon lalu mengajak rangga bersamanya karna dia tidak mau istrinya malu karna segala ucapan rangga.
Delon langsung meninggalkan teman teman istrinya dan berjalan mendekati papa dan pap mertuanya tentunya dengan di ikuti rangga di belakangnya.
"Apa kabar pa?"Tanya Delon langsung mencium tangan papa adit.
"Baik kamu gimana kabarnya?"Tanya papa adit kepada delon.
__ADS_1
"Baik kok pa."Ucap delon.
"Apa kabar pa?"Tanya delon kepada papa faris.
"Baik,kamu bukannya di surabaya ya?"Tanya papa faris kepada delon.
"Iya pa tadi baru sampe terus langsung kesini."Ucap delon.
"Sama rangga juga?"Tanya papa adit kepada rangga.
"Iya om dimanapun ada delon pasti ada rangga."Ucap rangga.
"Eh kamu kapan nikahnya?ini udah pada nikah lo kurang rey sama alex tapi mereka udah punya calon masing masing lah kamu kapan?"Tanya papa faris.
"Ngga tau om belum kepikiran."Ucap rangga sambil tersenyum tipis.
"Papa jangan tanya gitu dong sama rangga,kasihan dia habis di tinggal nikah."Ucap delon sambil merangkul rangga.
"Ditinggal nikah?"Ucap papa faris dan papa adit secara bersamaan.
"Iya."Ucap delon sambil meminum minumannya.
"Sama siapa?"Tanya papa faris.
"Iya kok papa ngga tau?"Tanya papa adit.
"Sama si gula."Ucap delon sambil memakan salad buah.
"Gula siapa?"Tanya papa adit.
"Si gadis pa."Ucap delon sedangkan rangga hanya diam saja.
"Kok gula?"Tanya papa faris bingung.
"Gula kan bahasa jawanya gendis la kita berempat kalau panggil gladis itu gula karna gladis dan gendus kan selisihnya dikit jadi kita melencengin."Ucap delon menjelaskan.
"Udah ah bahas yang lainnya aja."Ucap rangga.
"Kamu tu jangan larut dalam kegalauan ngga tidak baik,mendingan kamu cari cewe lain yang lebih baik dari gladis."Ucap papa faris menasehati rangga.
"Yang lebih baik banyak om tapi mereka bukan gladis."Ucap rangga samabil tersenyum getir.
"Sabar bro,tapi lo harus inget dia udah jadi istri oranga mendingan lo cari yang lain."Ucap delon kepada rangga.
"Iya masa kamu mau sendirian terus sampai tua."Ucap papa adit.
"Yah ikut takdir ajalah om,Lagi ngga pengen mikirin cewe karna tumpukan dokumen lerusahaan lebih menggoda daripda wanita."Ucap rangga menghibur dirinya sendiri.
"Kamu itu ada ada aja."Ucap papa faris sambil tertawa.
__ADS_1
"Udah,gwe tau kok apa yang lo rasain."Ucap delon pelan yang hanya bisa di dengar oleh rangga saja.
Bersambung......