Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Tamu tidak sopan


__ADS_3

Di rumah bian


Gladis masuk ke dalam rumah bersama bian.Saat sampai di ruang tamu sudah ada papanya bian yang menunggu.


"Eh udah dateng."Ucap papa bian menyalami gladis.


"Iya om."Ucap gladis sambil mencium tangan papa bian.


"Duduk duduk."Ucap papa bian dan gladis langsung duduk bersama bian


"Eh jangan panggil om dong kan kamu udah mau nikah sama bian jadi panggilnya Daddy aja kaya bian."Ucap papa bian.


"Em iya dad."Ucap gladis kaku.


"Nama kamu siapa?"Tanya papa bian.


"Gladis dad.Em kalau daddy namanya siapa?"Tanya gladis berusaha mencari bahan pembicaraan.


"Nama daddy tio."Ucap papa bian.


"Kalau mommy namanya dea."Ucap orang yang baru saja datang dan duduk di samping daddy tio.


"Kok mommy kesini?Emang makananya udah siap?"Tanya daddy


"Ye daddy,kan mommy juga pengen ketemu sama calon menantu mommy."Ucap mommy dea.


"Makanannya udah belum mom?"Tanya bian kepada mommy dea.


"Udah itu udah siap semuanya."Ucap mommy dea.


"Kita nyemil sambil makan di taman belakang yuk."Ajak daddy tio.


"Kenapa ngga makan?"Tanya mommy dea.


"Makannya nanti siang aja mom tadi kita udah sarapan di rumah aletta."Ucap bian.


"Yaudah yuk ke taman,tapi mommy ambil cemilan sama teh dulu."Ucap mommy dea.


"Oke mom."Ucap bian yang langsung menarik gladis ke taman belakang.


Bian gladis dan daddy tio langsung berjalan ke taman belakang,sedangkan mommy dea langsung ke dapur untuk mengambil cemilan dan juga minuman.


Sesampainya di taman bian langsung mengajak gladis duduk di gasebo yang ada di sana dengan tio pastinya.


"Dis daddy boleh tanya?"Tanya daddy tio kepada gladis.


"Boleh dad mau tanya apa?"Jawab gladis.


"Kamu udah ngabarin mama sama papa kamu?"Tanya daddy tio.


"Udah sku coba dad tapi mama ngga bisa di hubungin dan papa ngga angkat telvon aku."Ucap gladis.


"No problem,masih ada beberapa hari lagi mungkin mereka lagi siapin sesuatu buat kamu."Ucap daddy tio.


"Minumannya datang."Ucap mommy dea yang baru saja datang sambil membawa nampan berisi cemilan dan juga minuman.


"Yuk di makan sayang."Ucap mommy dea kepada gladis.


"Iya mom."Ucap gladis.

__ADS_1


"Sayang kamu keberatan ngga kalau nanti kalian udah nikah kalian satu rumah sama mommy soalnya mommy ngga bisa pisah sama bian,bian anak mommy satu satunya."Ucap mommy dea.


"Em kalau gladis sebagai istri nurut apa kata suami sih mom,kalau bian pengennya satu rumah sama mommy gladis juga ngga masalah malahan gladis seneng bisa deket sama mommy kan selama ini gladis ngga pernah deket sama ibu."Ucap gladis.


"Heyy jangan nangis ah,sekarang mommy dea juga mommy kamu pokoknya jangan pernah sungkan kalau mau curhat tentang apapun langsung ke mommy nanti mommy akan ngasi solusi dan kalau bian nakal aduin ke mommy aja nanti biar mommy sentil kupingnya bian."Ucap mommy dea sambil memeluk gladis.


"Thank you mom."Ucap gladis sambil memeluk mommy dea.


________


*


*


*


Di mansion arganta


Mobil Mercedez berwarna hitam memasuki halaman mansion lalu keluarlah seorang pria berpakaian santai dan menggunakan kacamata dari jok kemudi lalu membuka bagasi untuk mengambil koper.


Kemudian pria itu langsung masuk ke dalam mansion sambil membawa 2 koper.Dan di ruang tamu sudah ada delon yang sedang fokus dengan laptopnya.


"Pengantin baru masih sibuk aja sama urusan kantor."Ucap orang itu yang langsung duduk di hadapan delon.


"Eh udah sampe lu,kok bisa masuk?"Tanya delon kepada orang itu.


"Jangan di tanya kalau masalah kaya gini buat seorang satria itu gampang."Ucap satria.


"Iya iya percaya.Mana pesenan gwe."Ucap delon sambil menutup ponselnya.


"Tuh,ah untung kemarin lo langsung bilang kalo ngga gwe keburu naik pesawat."Ucap satria.


"Emangnya elu apain bini lu sampe pengen cepet cepet pulang?"Tanya satria dengan senyum yang sulit di artikan.


"Heh jangan mikir yang ngga ngganya.Bini gwe pengen pulang karna temennya sakit dan minggu depan mau nikah."Ketus delon.


"Haha santai dong mukannya ngga usah kaya gitu."Ucap satria.


"Eh lu nginep di mana ntar?"Tanya delon kepada satria.


"Ya di rumah lah."Ucap satria.


"Lo masih tinggal di sana?"Ucap delon.


"Iya tenyata bi ijah ngerawat rumah itu selama ini."Ucap satria.


"Ya baguslah."Ucap delon.


"Eh ini tuan rumahnya pada kemana?"Tanya satria kepada delon.


"Siapa?Papa?Ngantor lah."Ucap delon.


"Rey?"Ucap satria.


"Ngantor juga,kenapa udah kangen sama rey?"Tanya delon kepada satria.


"Ya gwe kangen kumpul ber empat lagi."Ucap satria.


"Bulan depan dateng aja di pernikahan bian sama gladis bakal ketemu semuanya di sana."Ucap delon.

__ADS_1


"Kenapa ngga nanti atau ngga besuk weekend aja?"Tanya satria kepada delon.


"Ya kalau cuma mau ketemu kak rey sama kak alex bisalah tapi buat kak rio yang susah secara dia dokter penting gitu lo."Ucap delon.


"Eh tunggu sini gwe ambilin minum dulu ya."Ucap delon.


"Makanan sekalian juga boleh."Ucap satria.


"Tamu ngga punya sopan."Gumam sisil yang baru saja berjalan melewati ruang tamu.


"Hey nona?Siapa kamu?Kayaknya bukan keluarga arganta maupun adipati."Ucap satria.


"Aku?temennya aletta kenapa emangnya."Ucap sisil.


"Cantik juga tapi sayangnya mulutnya lemes judes juga."Ucap satria.


"Dasar tamu ngga tau sopan santun."Ucap sisil sambil menendang kaki satria lalu pergi.


"Gila itu beneran cewe atau jelmaan setan sih."Ucap satria sambil memegang kakinya.


"Kenapa sat?"Tanya delon yang baru saja datang dengan membawa minuman dan kue.


"Emang di sini ada temen aletta ya?"Ucap satria.


"Ada sih tapi cuma alisa sama sisil soalnya gladis pergi ke rumah bian.Kenapa emangnya?"Tanya delon sambil menatap satria.


"Yang mukanya cina terus serem siapa sih?Kaya jelmaan hantu."Ucap satria sambil terus memegangi kakinya.


"Ya kalo mukanya cina semua soalny alisa asli cina terus kalau sisil sama gladis mereka blasteran tapi kalau yang galak sih sisil sama gladis tapi gladisnya pergi."Ucap delon.


"Sarap kalik tu orang,nih liat kaki gwe di tendang."Ucap satria.


"Siapa?Sisil?"Ucap delon.


"Ngga tau siapa namanya yang jelas dia tu jelmaan setan."Ucap satria.


"Jangan gitu nanti malah jadi cinta lo."Ucap delon.


"Dah tuh lo minum sama makan kuenya gwe panggil mama sama bini gwe dulu."Ucap delon lalu pergi memanggil mama sinta dan aletta.


Sedangkan satria memilih untuk memainkan ponselnya.Tiba tiba sisil dan aletta datang lalu duduk di depan satria.


"Ini nih tamu ngga sopan yang aku ceritain ke kamu."Ucap sisil dan satria langsung melirik sisil dan aletta.


"Kak satria?Kapan datengnya?"Tanya aletta.


"Sebelum temen kamu main sepak bola."Ucap satria sambil melirik ke arah sisil.


"Heh yang salah tu lo siapa suruh jadi tamu ngga sopan masa di ambilin minum malah minta makanan juga."Ucap sisil.


"Dia temen deketnya kak rey udah aku anggep kakak juga."Ucap aletta.


"Mampus lo."Ucap satria tanpa bersuara.


"Satria sendirian aja?"Tanya mama sinta yang baru dateng.


"Eh iya tan belum lama kok.Dateng dateng di ajak mainan sepak bola lo tan."Ucap satria sambil mencium tangan mama sinta.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2