Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Aletta pendarahan


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit delon langsung di larikan ke ruang operasi untuk mengambil peluru yang ada di tubuhnya sedangkan aletta langsung di tangani oleh dokter ella yang sudah datang terlebih dahulu.


Dokter rio dan dokter kepercayaan keluarga arganta juga ikut andil untuk menangani delon karna memang keadaan delon sudah sangat parah,bahkan mereka masih harus mencari donor darah untuk delon dan darah delon tergolong langka.


Dokter ella menangani aletta dengan di temani oleh gladis.Untungnya kandungan aletta baik baik saja tapi aletta masih pingsan mungkin karena masih syok dan kecapean karna aletta tadi mengeluarkan tenaga yang sangat banyak.


"Dok babynya aletta gpp kan?"Tanya gladis yang masih setia menemani dokter ella.


"Alhamdulillah,babynya sehat kok bahkan lincah banget."Ucap dokter ella.


"Tapikan aletta pendarahan dok?"Tanya gladis kepada dokter ella.


"Insyaallah babynya gpp cuma kandungannya agak lemah mungkin tadi aletta sempet berantem dan mengeluarkan tenaga yang lumayan banyak."Ucap dokter ella.


"Ah syukurlah menantuku baik baik saja,tapi kalau aletta juga gpp kan dok?kenapa belum bangun?"Tanya gladis kepada dokter ella.


"Gpp paling sebentar lagi juga bangun."Ucap dokter ella.


"Ah besanku hampir saja aku terkena serangan jantung."Ucap gladis.


"Ada ada aja.Oh iya kamu tungguin aletta bentar ya aku mau bikinin makanan buat aletta dulu."Ucap dokter ella sambil tertawa.


"Oke siap dok,aku sekalian ya dok tapi yang enak."Ucap gladis kepada dokter ella.


Dokter ella langsung meninggalkan aletta dan gladis menuju dapur untuk membuatkan aletta makanan.Sedangkan gladis dia langsung duduk di samping aletta dan mengelus perut aletta dan mengajak bicara baby aletta.


"Hai nona muda li apa kabar?Kamu baik kan?Tuan muda kecil juga baik kan?Kalian yang kuat ya,kalian juga jaga bunda kalian ya."Ucap gladis sambil mengelus perut aletta dan tiba tiba perut aletta bergetar.


"Eh,ya allah dek tante kaget lo tante kira apaan eh ternyata kamu nendang ya."Ucap gladis sambil tertawa.


Ceklek


"Aletta?"Ucap mama sinta lalu berlari dan memeluk aletta.


"Ya allah sayang kamu gpp kan."Ucap mama sinta masih memeluk aletta.


"Tan jangan kenceng kenceng nanti aletta engap."Ucap gladis dan mama sinta reflek melepaskan pelukannya.


"Eh iya,gimana keadaan aletta dis?"Tanya mama sinta kepada gladis.

__ADS_1


"Tadi aletta pendarahan tan tapi kata dokter ella babynya gpp masih kuat cuma kandungannya lemah dan katanya sebentar lagi aletta bangun."Ucap gladis menjelaskan.


"Eh ada tante sinta."Ucap dokter ella yang baru saja masuk ke dalam kamar rawat aletta sambil membawa nampan.


"Iya tadi rey telvon,jadi tante langsung kesini sama alisa."Ucap mama sinta kepada dokter ella.


"Terus alisanya mana tan?"Tanya dokter ella sambil meletakkan nampannya di nakas.


"Lagi ketemu rey katanya nanti nyusul."Ucap mama sinta.


"Emm."Lenguh aletta dan semuanya reflek melihat aletta.


"Eh udah bangun,Gimana?mana yang sakit?"Tanya mama sinta kepada aletta.


"Delon mana ma?"Tanya aletta kepada mama sinta.


"Delon masih di tangani,kamu istirahat dulu ya."Ucap mama sinta kepada aletta.


"Aku mau lihat delon ma,delon pasti parah banget tuh lihat lengan aku sampe kena darah delon."Ucap aletta sambil memperlihatkan lengannya yang terkena darah delon.


"Iya nanti kalau udah selesai kita lihat delon sekarang kamu istirahat dulu."Ucap mama sinta.


"Ma,ini semua salah aletta.Kalau ngga karna delon nolongin aletta delon ngga bakalan kaya gini."Ucap aletta sambil menangis.


"Husss, ini semua bukan salah kamu.Ini udah takdir."Ucap mama sinta.


"Aku takut ma,aku takut kalau delon pergi ninggalin aku terus nanti babynya ngga punya ayah aku takut banget ma aku ngga mau delon kenapa kenapa."Ucap aletta sambil menangis dan memeluk mama sinta.


"Hey hey kamu ngga boleh ngomong kaya gitu okey,kamu harus kuat biar delon juga kuat dan berjuang buat sembuh.Kamu harus jaga babynya selama delon sakit jadi jangan nangis okey."Ucap mama sinta berusaha tegar tetapi tidak bisa di pungkiri bahwa hatinya benar benar sakit,hanya karena perselisihan di masalalu menantu dan putrinya terkapar di rumah sakit.


"Al?"Ucap kak rey yang baru saja masuk dan langsung mendekati aletta.


"Kak rey."Ucap aletta langsung memeluk kak rey.


"Sutttt udah jangan nangis ya kakak ada di sini."Ucap kak rey sambil memeluk aletta.


"Yang kamu bawa mama keluar dulu ya."Ucap kak rey kepada alisa karna kak rey tau bahwa mama sinta ingin menumpahkan airmatanya dan kak rey tidak mau kalau aletta sampai tau bahwa mama sinta menangis itu akan menjadi beban untuknya.


"Iya,ayo ma cari udara segar dulu."Ucap alisa mengajak mama sinta pergi ke luar.

__ADS_1


"Udah ya jangan nangis lagi,kasihan baby nya nanti bisa ikutan sedih iyakan dok?"Ucap kak rey.


"Iya,kebahagiaan ibu hamil sangat berpengaruh kepada janinnya."Ucap dokter ella.


"Aku cuma takut kalau delon ninggalin aku kak."Ucap aletta sambil terisak.


"Udah jangan mikir yang aneh aneh,sekarang kamu makan dulu biar kakak suapin nanti kalau delon udah keluar dari ruang operasi kita temuin delon okey?"Ucap kak rey dan aletta langsung mengangguk.


"Ini."Ucap dokter ella sambil memberikan mangkuknya kepada kak rey.


"Yuk kamu makan dulu aaa."Ucap kak rey agar aletta membuka mulutnya dan aletta menurut.


Aletta menerima suapan demi suapan dari kak rey sampai akhirnya bubur yang ada di mangkuk aletta habis.Kak rey langsung memberikan minum untuk aletta dan aletta meminum obat yang telah di siapkan dokter ella.


"Masih kurang 2 bulan lagi ya,tuan dan nona muda li akan lahir kedunia."Ucap kak rey.


"Mungkin 1 bulan lagi karna mengingat kandungan aletta yang sedikit lemah dan babynya kembar jadi mungkin kita akan melakukan operasi cesar."Ucap dokter ella menjelaskan.


"Wahh tinggal satu bulan lagi kita akan ketemu."Ucap kak rey sambil mengelus perut aletta.


"Delon gimana udah selesai belum?"Tanya aletta kepada kak rey.


"Masih 5 jam lagi."Ucap kak rey sambil melihat arlojinya.


"Oh iya ini,tadi sebelum ke rumah sakit delon sempet beliin susi pesanan kamu."Ucap gldis sambil memberikan susi yang di beli delon tadi.


"Jadi delon tadi ngga meeting?Dia nyelametin aku?Dia juga beli susi pesanan aku?"Ucap aletta lalu menangis kembali.


"Udah dekk jangan nangis lagi ya.Mendingan kita muter muter pake kursi roda gimana mau?"Tanya kak rey kepada aletta.


"Aku mau makan susi di taman."Ucap aletta kepada kak rey.


"Ya jangan di taman juga dong dek ini malem malem nanti kamu kedinginan."Ucap kak rey.


"Yaudah aku sendiri aja."Ucap aletta hendak beranjak dan langsung di cegah oleh kak rey.


"Eh iya iya bentar aku ambilin kursi roda."Ucap kak rey dan aletta mengangguk.


Bersambungggg.......

__ADS_1


__ADS_2