Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Kecelakaan


__ADS_3

Sisil yang dari tadi merasa hatinya tidak tenang memilih untuk berkeliling mansion.Saat sampai di kolam renang sisil melihat gladis dan aletta yang tengah bermain dengan sang baby di gasebo samping kolam renang,Sisil langsung menghampiri mereka.


"Eh keponkan keponakan aunty lagi ngapain ini."Ucap sisil sambil duduk di samping aletta.


"Wah yang baru pulang diner auranya seger banget."Ucap gladis sambil tersenyum menggoda sisil.


"Dinernya sampe pagi lo."Ucap aletta meledek.


"Kalian apaan sih."Ucap sisil dengan wajah murungnya.


"Kenapa lu kok murung gitu?kurang semalem?"Tanya gladis dengan nada meledek.


"Kamu kenapa sih?ada masalah?"Tanya aletta kepada sisil.


"Ngga tau kenapa dari kemarin hati aku tu rasanya ngga tenang gitu kaya bakal ada sesuatu yang buruk terjadi."Ucap sisil.


"Huss ngomong apaan sih kamu."Ucap aletta.


"Sil kamu bisa kan bantuin jagain baby chen dulu aku mau kasih asi buat baby xia dulu."Ucap aletta kepada sisil.


"Kenapa ngga di sini aja?"Tanya sisil kepada aletta.


"Kaya ngga ngerti tuan muda adipati aja lu."Ucap gladis.


"Lagian kan ngga ada siapa siapa cuma kita kan?"Tanya sisil kepada gladis.


"Ya kalik delon ngebiarin aset berharganya ter-ekspor dengan jelas."Ucap gladis.


"Hahaha emangnya bian."Ucap aletta tertawa.


"Udah sana biar chen aku yang jagain."Ucap sisil sambil mengambil chen dan menggendongnya.


"Nitip bentar ya aku ngga lama kok."Ucap aletta lalu pergi ke kamarnya.


Di sisi lain,setelah meeting satria pergi ke cafe untuk menemui kak alex.Sesampainya di cafe satria langsung menghampiri kak alex karna kak alex datang terlebih dahulu.


"Dah lama bro?"Tanya satria sambil memukul pelan pundak kak alex.


"Ngga baru aja,kenapa kenapa?tumben banget ngajkin ketemu di cafe."Tanya kak alex kepada satria.


"Gwe dapet calon istri buat lo."Ucap satria sambil duduk di kursinya.


"Ha?calon istri?gwe aja belum mikir sampe situ."Ucap kak alex sambil meminum coffenya.


"Mau sampai kapan nungguin gladis?berharap bisa gantiin bian?Udah deh move on aja mendingan lo nikah sama sisil."Ucap satria yang langsung mendapat semburan dari alex.


"Buset jorok woyy!"Ketus satria yang langsung mengusap wajahnya menggunakan tisu.


"Lo ngga waras."Ucap kak alex sambil bersandar di sandaran kursinya.

__ADS_1


"Udah ngga usah banyak mikir,pokoknya gwe mau lo nikah sama sisil."Ucap satria kepada kak alex.


"Jangan gila!"Ketus kak alex kepada satria.


"Lex gwe serius,entah kenapa gwe ngerasa umur gwe ngga panjang lagi gwe juga ngga yakin bisa jadi ayah dari anak gwe dan sisil maka dari itu gwe titipin sisil sama lo ya."Ucap satria membuat kak alex murka.


"Jangan banyak ngeb***t yang ngga penting deh,bikin males."Ucap kak alex.


"Plis gwe mohon,kalau lo ngga bisa jadi ayah dari anak gwe lo bisa jadi suami sisil kan?gantiin posisi gwe?"Tanya satria kepada kak alex.


"Jangan bikin gwe marah!"Ketus kak alex.


"Gwe bakal bikin lo marah sampai lo mau jagain sisil,karna cuma lo yang gwe percaya.Plis bantu gwe biar gwe bisa tenang."Ucap satria kepada kak alex.


"Sumpah ngga lucu!"Ketus kak alex.


"Gwe mohon,gwe bakal turutin semua permintaan lo kalo lo mau jagain sisil kalo gwe ngga ada."Ucap satria.


"Plis gwe mohon cuma lo yang bisa gwe percaya."Ucap satria memohon kepada alex.


"Okey,gwe bakal jagain sisil.Tapi dengan satu syarat."Ucap kak alex sambil menatap lekat mata satria


"Apa syaratnya?"Tanya satria kepada kak alex.


"Lo harus sembuh dan lo harus hadir di pernikahan gwe dan sisil."Ucap kak alex.


"Oke deal,doain aja ya umur gwe panjang.Gwe cabut ya makasih udah bantuin gwe jadi gwe bisa pergi dengan tenang."Ucap satria sambil memukul bahu kak alex pelan.


Satria langsung mengemudikan mobilnya ke kantor karna dia berniat menemui delon tetapi tiba tiba ponselnya berdering dan satria langsung mengangkat ponselnya.


Percakapan di telepon.


"Kenapa sayang?"Tanya satria.


"Kamu sekarang dimana?Kalau kamu mau pergi ke luar atau kemanapun kamu bawa supir aja ya."Ucap sisil kepada satria.


"Hem?kenapa emangnya?"Tanya satria kepada sisil.


"Ngga tau aku tu dari tadi ngebayangin kalau kamu nyetir terus kamu kecelakaan,aku takut."Ucap sisil sambil menangis.


"Hey hey,jangan nangis.Aku pulang sekarang ya,udah kamu tenang ngga usah mikir yang macem macem."Ucap satria yang langsung putar arah dan menuju mansion.


"Iya sayang."Ucap sisil.


"Love you sayang,aku cinta kamu selamanya."Ucap satria kepada sisil.


"Love you to sayang,aku juga cinta kamu tapi ngga selamanya."Ucap sisil sambil tertawa.


"Ah kamu gitu."Ucap satria.

__ADS_1


"Engga sayang cuma bercanda,aku tutup telvonnya ya."Ucap sisil kepada satria.


"Hemm,bayy sayang."Ucap satria dan sisil langsung menutup panggilannya.


Satria langsung melepas meletakkan ponselnya dan. kembali mengemudi,tiba tiba ada dua mobil yang dengan sengaja menghimpit mobil satria sehingga satria panik.


"Siapa sih yang mau main mobil mobilan."Ucap satria.


Satria terus berusaha tenang dan akhirnya kedua mobil itu sudah tidak menghimpit satria tetapi tiba tiba ada mobil yang melaju kencang dan langsung berhenti di depan mobil satria sehingga memuat satria panik dan langsung membanting stir.


"Aaaaa"Teriak satria saat mobilnya keluar dari jalan dan menabrak pembatas jalanan.


Sisil yang berada di mansion masih terus menunggu satria.Hari sisil benar benar tidak tenang,akhirnya sisil memutuskan untuk pergi ke kamarnya.Sisil menaiki tangga karna dia ingin sedikit berolah raga,tiba tiba bel rumah berbunyi yang membuat sisil langsung kembali turun untuk membuka pintu tetapi karna sisil sangat tergesa gesa sisil terpeleset dan terjatuh dari tangga.


"Aaaaa"Teriak sisil saat terjatuh dan tergulung di tangga.


"Sisil."Teriak kak alex yang baru saja masuk dan melihat sisil tergulung di tangga.


"Aletta,al."Teriak kak alex sambil menggendong sisil.


"Kenapa kak?Astaga sisil kamu kenapa?"Tanya aletta panik setengah mati.


"Kamu kabarin om faris dan mama sinta suruh ke rumah sakit sekarang juga,satria kecelakaan biar sisil aku yang urus."Ucap kak alex kepada aletta.


"Astaga satria sisil kalian kenapa."Ucap aletta.


"Udah nanti aja tanyanya kamu kabarin mama papanya sisil juga aku bawa sisil kerumah sakit."Ucap kak alex sambil menggendong sisil dan membawa sisil kerumah sakit.


Di perjalanan kak alex mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi,kak alex tampak terus melirik sisil yang pingsan di sampingnya.


"Kamu bertahan ya."Ucap kak alex sambil mengelus rambut sisil.


"Aww."Ucap sisil yang baru terbangun dari pingsannya.


"Kamu dah sadar."Ucap kak alex tampak senang.


"Iya kak,aww perut aku sakit banget."Ucap sisil sambil memegangi perutnya.


"Kamu sabar ya kita ke rumah sakit sekarang."Ucap kak alex.


Sesampainya di rumah sakit kak alex langsung menggendong sisil tapi sisil terpaku pada seseorang yang berada di atas bankar yang tengah di dorong beberapa dokter dan suster,baju yang di kenakan orang itu tak asing baginya.


"Satria."Gumam sisil.


"Kak ikutin dia kak."Ucap sisil sambil menunjukkan satria yang tengah di dorong beberapa dokter.


"Kamu harus segera di tangani."Ucap kak alex.


"Satria lebih penting,cepet kak ikutin dia kalo ngga aku jalan sendiri aja."Ucap sisil.

__ADS_1


"Iya iya."Ucap kak alex langsung berlari mengikuti satria.


Bersambungggg......


__ADS_2