Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Makan siang bersama


__ADS_3

Tuju bulan berlalu


Kini kandungan aletta sudah memasuki bulan ke enam dan mereka juga sudah mengetahui jika yang ada di dalan kandungan aletta adalah baby kembar dan berjenis kelamin laki laki dan perempuan sontak kabar bahagia itu menghebohkan keluarga besar arganta.


Sedangkan gladis usia kandungannya sudah memasuki delapan bulan dan hanya menunggu 1 bulan saja untuk persalinan,sisil alisa dan dokter ella kini juga tengah hamil 4 bulan.Aneh ya padahal mereka menikah dengan jarak yang lumayan apalagi sisil yang menikah terlebih dahulu tetapi mereka bisa hamil bersamaan.


Kini papa faris tengah mengadakan acara makan siang bersama karna cucu yang di kandung aletta adalah baby kembar dan berjenis kelamin laki laki dan perempuan.Ya memang selama hamil 7 bulan aletta baru USG 2 kali yaitu pertama kali hamil dan pada usia 7 bulan karna itu keinginannya tapi walaupun hanya USG 2 kali dokter selalu memantau perkembangan janin aletta ya walaupun lumayan susah.


"By aku pengen jadi dokter sehari boleh?"Tanya aletta kepada delon sontak membuat delon tersedak karna sedang makan.


"Uhuk uhuk uhuk."Delon tersedak dan aletta langsung mengelus punggung delon dan memberikannya minum.


"Pelan pelan dong by nih minum dulu."Ucap aletta.


"Gimana by boleh?"Tanya aletta kepada delon saat delon sudah meminum minumannya.


"Gimana caranya sayang?Kamu kan bukan dokter gimana coba?Nanti kalau ada pasien terus kamu yang nanganin bisa bisa aku masuk penjara by."Ucap delon.


"Kok kamu gitu sih."Ucap aletta merajuk.


"By ngidamnya yang lain aja ya."Bujuk delon.


"Ngga mau pokoknya aku pengen jadi dokter."Ucap aletta.


"Ma."Ucap delon meminta bantuan sang mama mertua.


"Sayang kam...."Ucap mama sinta terpotong.


"Mama ngga udah bantuin bujuk aku deh aku ngga bakal luluh pokoknya aku pengen jadi dokter."Ucap aletta kepada mama sinta.


"Okey tapi dalam pengawasan dokter ella dan kak rio ya,aku ngga mau kalau kamu sampe nanganin pasien terus kamu salah diagnosa pasien lagi."Ucap delon kepada aletta.


"Iya iya,makasih ya sayang."Ucap aletta lalu memeluk delon.


"Iya sama sama."Ucap delon sambil menerima pelukan aletta.


"Kapan aku bisa jadi dokter?"Tanya aletta kepada delon.


"Besuk kamu bisa langsung pergi ke rumah sakit soal perijinan biar papa yang urus ke dokter rio."Ucap papa faris ikut menimpali.


"Tenang aja om tan aletta bisa kok bantu aku besuk dan soal perijinan pasti rio juga ngijinin."Ucap dokter ella menimpali.


"Oh iya ada dokter ella kenapa ngga tanya dokter ella aja tadi."Ucap mama sinta.


"Aku besuk mau temenin aletta."Ucap gladis sambil terus memakan makanannya.


"Kok kamu ikut ikutan sih by?"Tanya bian kepada gladis.


"Pokoknya aku mau temenin aletta."Ucap gladis kepada bian dan mau yak mau bian harus menuruti keinginan gladis.


"Em permisi alisa ke belakang dulu."Ucap alisa lalu berlari masuk ke dalam rumah.


"Kenapa istri kamu?"Tanya kak alex kepada kak rey.


"Ngga tau bentar ya,ma pa semuanya rey nyusulin alisa dulu."Ucap kak rey lalu berlari menyusul alisa.


"Yah mulai lagi si alisa."Ucap gladis.

__ADS_1


"Kenapa emangnya?"Tanya sisil kepada gladis.


"Udah 1 bulan dia mual mual terus dan dia ngidamnya aneh masa dia ngga suka seafood dan alergi sama seafood tapi dia pengen makan seafood dan yang anehnya dia ngga alergi sama sekali."Ucap gladis menjelaskan kepada sisil.


"Itu hal biasa,emang biasanya gitu ibu hamil pasti akan ngidam makanan atau apapun itu yang biasanya tidak di sukai atau belum pernah di makan atau di lakukan oleh ibu hamil karna itu keinginan sang baby."Ucap dokter ella menjelaskan.


"Terus kenapa kak kok aku suka banget di samping aletta."Ucap gladis bertanya kepada dokter ella.


"Mungkin si baby suka dengan aletta atau bisa jadi si baby ingin dekat dengan babynya aletta secara baby aletta kan ada yang cewe dan baby kamu kan cowo."Ucap dokter ella menjelaskan.


"Kita jodohin aja kalau gitu."Ucap sisil ikut menimpali.


"Iya setuju."Ucap mama sinta.


"Eh ngga bisa dong kan gladis anak angkat papa faris dan mama sinta."Ucap aletta.


"Ya udah gladis papa pecat jadi anak angkat biar baby kalian bisa di jodohin."Ucap papa faris kepada aletta.


"Enak aja,ngga mau."Ketus gladis.


"Pokoknya gladis tetep jadi anak papa faris sama mama sinta tapi baby boy sama baby aletta kita jodohin."Ucap gladis.


"Iya iya kita jodohin tapi kita ngga boleh maksain mereka ya aku takut kalau nanti anak aku tertekan karna adanya perjodohan ini."Ucap aletta.


"Iya lebih baik kita biarkan merek deket dulu nanti kalau mereka saling suka kita bilang tentang perjodohan ini."Ucap bian ikut menimpali.


"Setuju."Ucap delon.


"Ngga ada yang mau jodohin anak kalian sama anak gwe nih?"Ucap satria.


"Yaelah anak lo aja belum tau laki atau perempuan."Ketus kak alex.


"Hahaha apaan sih,kenapa jadi aku coba?"Ucap kak rey sambil tertawa.


"Andai kamu tau aku masih belum bisa nglupain gladis tapi entah gimana ceritanya aku bisa mikirin kamu sil."Batin kak alex.


"Kalau di pikir pikir iya lo kenapa kak alex belum nikah sendiri secara yang lainnya udah nikah."Ucap gladis.


"Hemm mon maap ngga di anggep kayaknya aku di sini."Ucap rangga sambil berdehem.


"Ah iya masih ada satu lagi bujang yang belum nikah."Ucap gladis sambil tertawa.


"Cariin bini dong."Ucap rangga.


"Gimana kalau sama kakak aku aja ngga?"Tanya dokter ella kepada rangga.


"Ngga mau ah."Ucap rangga kepada dokter ella.


"Lah minta bini tapi di kasih bini ngga mau."Ucap gladis.


"Ya ngga mau lah orang kakaknya si ella udah nikah udah hamil lagi,bisa bisa habis aku sama bang Suho."Ucap rangga.


"Lah aku baru ngerti kalau kakaknya si ella udah nikah."Ucap kak alex.


"Sok kenal lu."Ketus delon sambil melempar selada ke arah kak alex.


"Yee biyarin cewe cantik ngga ada suaminya bisa aja gwe godain."Ucap kak alex sambil membalas lemparan selada ke arah delon.

__ADS_1


"Hey hey hey!Seladanya jangan buat mainan!"ketus Aletta.


"Maaf nyonya delon."Ucap kak alex sambil tertawa.


"Jan marah marah by nanti kalau pengaruh sama si adek gimana."Ucap delon sambil mengelus elus perut aletta.


"Makannya jangan bikin marah."Ketus aletta kepada delon.


"Iya iya."Ucap delon sambil terus mengelus elus perut aletta.


"Ngomongin apa nih?"Tanya kak rey yang baru datang dengan menggandeng alisa.


"Eh gimana sa?Udah mendingan?"Tanya aletta yang melihat alisa nampak sedikit pucat.


"Gpp kok,udah mendingan."Ucap alisa sambil duduk di kursinya.


"Hemm apa cuma aku aja ya yang ngga ngerasain mual mual?Eh ngerasain sih tapi cuma 2 kali."Ucap aletta.


"Iya kamu ngga ngerasain kan yang ngerasain aku by."Ucap delon kepada aletta.


"Itu tandanya delon sayang sama aletta."Ucap dokter ella menimpali.


"Berarty kak rey ngga sayang sama alisa?"Tanya aletta dengan sorot mata mematikan.


"Enak aja ya sayanglah."Ucap kak rey sambil mengusap rambut alisa.


"Maksutnya bukan gitu,delon ngerasain mual dan pusing itu karna dia sayang banget sama kamu sednagkan kak rey ngga ngerasain mual dan pusing karna dia sayang kepada seseorang melebihi sayangnya kepada alisa."Ucap dokter ella menjelaskan.


"Heyyy!Kakak selingkuh!"Ucap aletta dengan nada tinggi.


"Enak aja ngga lah."Ucap kak rey.


"Terus siapa yang lebih kakak sayang daripada alisa."Ucap aletta yang masih dengan nada marah.


"Arya."Ucap alisa sambil tersenyum.


"Ya kalau itu udah ngga kaget sih."Ucap aletta.


"Aku heran deh,perasaan sejak hamil aletta tambah ngegas aja ya."Ucap bian yang langsung mendapat timpukan selada dari aletta.


"Ngomong apa barusan!"Ketus aletta.


"By by udah ngga udah di pikirin kamu jangan marah marah ah kasihan si adek."Ucap delon menenangkan sang istri.


"Asik banget ya ma keluarga kita,banyak yang berantem apa lagi kalau arya di sini wah tambah seru."Ucap papa faris kepada mama sinta.


"Iya pasti rumah ini udah jadi pasar tradisional."Ucap mama sinta sambil tertawa.


"Ini arya kapan pulangnya?"Tanya kak alex kepada kak rey.


"Masih lama lagian dia juga baru masuk 2 bulan kuliah."Ucap kak rey.


"Al besuk kita nyusulin arya ya,aku pengen kita berdua sepedaan di china."Ucap gladis kepada aletta.


"Bisa di atur."Ucap aletta.


"Orang kaya mah bebas ya,sepedaan aja ke china."Ucap rangga kang julid.

__ADS_1


"Iri?"Ucap aletta dengan raut mengejek.


Bersambungggggg.......


__ADS_2