Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Tangisan mama sinta


__ADS_3

Pukul 12


Mama sinta dan tante fia menyiapkan makan siang dengan di bantu oleh beberapa pembantu.Sedangkan para pria sedang mengobrol di taman belakang.


Gladis?Dia seperti seorang tuan putri yang hanya duduk manis sambil melihat semua orang bekerja.


"Sayang kamu panggil papa sama yang lain gih.Makanannya udah siap."Ucap mama sinta kepada gladis.


"Oke ma."Ucap gladis baru berdiri tapi bian sudah terlebih dahuku datang.


"Ettt duduk."Ucap bian dan gladis langsung duduk.


"Aku mau panggil papa sama yang lain dulu buat makan siang."Ucap gladis protes.


"Biar aku aja,kamu duduk manis di situ."Ucap bian.


"Aduh aduh calon manten perhatian banget."Ucap mana sinta.


"Kita kalah lo jeng."Ucap tante fia.


"Mama sama tante fia apaan sih."Ucap gladis sedangkan bian pergi ke taman belakang untuk memanggil para pria untuk makan siang.


"Ma alisa sama sisil kemana?"Tanya gladis kepada mama sinta.


"Kalau sisil sih ke supermarket sama alex tapi kalo alisa ngga tau ya di kamar kalik sama aqela."Ucap mama sinta.


"Owh gitu."Ucap gladis.


"Udah sayang,lagian kamu udah mau nikah.Mama tau kok perasaan kamu."Ucap mama sinta seolah tau isi hati gladis.


"Eh engga kok ma."Ucap gladis.


"Kenapa sih jeng?"Tanya tante fia.


"Hem?Gpp jang cuma gladis keinget sama mamanya aja."Ucap mama sinta.


"Hemm siapa ni yang masak?"Tanya papa faris yang baru datang.


"Istrimu yang masak,dia kan jago masak aku aja cuma liatin tadi."Ucap tante fia.


"Rasanya ngga usah di ragukan lagi dong."Ucap kak rey.


"Emang tante fia ngga bisa masak?"Tanya arya.


"Bisa sih tapi lebih jago mama kamu."Ucap tante fia.


"Udah udah yuk makan."Ucap mama sinta.


"Eh alisa sama aqela?"Tanya bian.


"Em biar aku panggil."Ucap gladis yang sudah berdiri.


"Ngapain kamu?Duduk."Ucap bian dan gladis langsung menurut.


"Biar aku aja yang panggil."Ucap bian.


"Bi. Aku aja yang panggil mereka sekalian mau charger ponsel."Ucap rey.


"Oh yaudah sana."Ucap bian kembali duduk dan kak rey langsung menaiki tangga untuk memanggil alisa.


"Eh bukannya ponsel kak rey batrainya penuh ya."Ucap arya tiba tiba.


"Suttt udah kamu makan aja.Kaya ngga tau orang lagi kasmaran."Ucap mama sinta.

__ADS_1


"Oh iya jeng aletta kapan pulang?"Tanya tante fia.


"Em satu minggu lagi deh kayaknya."Ucap mama sinta.


"Tapi aletta udah tau kalau gladis sakit?"Tanya tante fia.


"Belum,emang sengaja kemarin aku ngga bolehin anak anak bilang kalau aletta sampai tau pasti udah langsung pulang dia."Ucap mama sinta dan tante fia pun terawa.


"Kamu mu pake Ikan ngga?"Tanya bian yang melayani gladis.


"Udah biar aku ambil sendiri aja,lagian kan harusnya aku yang ngelayanin kamu."Ucap gladis sambil mengambilkan ikan untuk bian.


"Kamu berani sentuh ikan aku patahin tangan kamu."Ucap bian dan tangan gladis langsung menjauh dari piring ikan.


"Ihh kamu kok gitu sih."Ucap gladis.


"Ekhemmm ekhemmm."Ucap semua yang ada di meja makan.


"Pa aku mau dong makan ikan."Ucap mama sinta kepada papa faris.


"Mama aja belum ambilin buat papa kok malah nyuruh papa buat ambilin."Ucap papa faris.


"Ih papa ngga peka."Ucap mama sinta yang langsung mengambilkan makanan untuk papa faris.


"Bahas apaan sih kok serius banget."Ucap alisa yang baru datang dan di ikuti aqela dan rey.


"Lagi drama minta ambilin makan."Ucap arya yang membuat pipi gladis langsung memerah.


"Arya bisa diem ngga."Ucap gladis.


"Udah biarin aja,arya kan cemburu sama kita."Ucap bian.


"Udah yuk kita makan aja,ngga udah nungguin sisil paling dia juga mampir makan di luar."Ucap rey.


"Aaa."Ucap bian menyuapi gladis.


"Ihh malu."Ucap gladis.


"Cepetan cape ni."Ucap bian dan gladis langsung menerima suapan dari bian.


"Udah gak usah malu anggep aja kita ngga ada."Ucap mama sinta.


"Ah mama."Rengek gladis.


"Em dis besuk kamu pergi kemana?"Tanya papa faris.


"Besuk pergi sama bian."Ucap gladis.


"Kemana?"Tanya papa faris.


"Gladis mau aku ajak ke rumah pa buat ketemu sama mommy sama daddy."Ucap bian.


"Em sampe sore ngga?"Tanya papa faris.


"Engga kok pa."Ucap bian.


"Emangnya kenapa?"Tanya gladis.


"Besuk sore kita ke bandara."Ucap papa faris.


"Emang besuk?"Tanya mama sinta kepada papa faris.


"Iya katanya udah ngga sabar dianya."Ucap papa faris.

__ADS_1


"Ngapain ke bandara pa?"Tanya gladis.


"Pokoknya besuk kamu nurut aja."Ucap papa faris.


"Ih papa ngga asik."Ucap gladis sambil memanyunkan bibirnya.


"Udah ngambeknya,makan dulu."Ucap bian menyuapi gladis.


"Ahhh ngga asik semuanya."Ucap gladis sambil menerima suapan bian.


"Eh tan sisil punya hubungan apa sama alex."Tanya bian kepada fia dan gladis langsung menatap bian.


"Oh ngga ada hubungan apa apa cuma emang om anggara pengen aja alex jadi menantu secarakan dia pria baik pinter bertanggung jawab ya ngga ada kurangnya lah."Ucap tante fia.


"Terus kenapa kemarin alex sama sisil di kamar hotel berdiaan."Ucap alisa tanpa di saring dan mama sinta langsung tersedak.


"Ini mah minum dulu.Kok ya ngga pelan pelan sih ma."Ucap papa faris.


"Makasih pa."Ucap mama sinta lalu menatap gladis.


"Oh itu cuma ngga sengaja ketemu aja terus mampir."Ucap tante fia.


"Maaf semuanya mama udah kenyang mama ke kamar dulu ya tadi lupa belum matiin keran air."Ucap mama sinta sambil menatap gladis.


"Hati hati ma."Ucap arya karna sinta berjalan cepat menaiki tangga.


"Em bi,aku susul mama dulu ya tadi lupa mau bilang sesuatu."Ucap gladis kepada bian dan bian tau apa maksut gladis.


"Okey sana nanti aku susul,pake lift aja ya hati hati."Ucap bian kepada gladis.


Semua orang kembali menyantap makanan mereka tanpa ada pembicaraan sama sekali.Hanya suara garpu dan sendok yang beradu dengan piring.Tiba tiba ada orang datang.


"Assalamuallaikum."Ucap sisil yang baru datang.


"Wa'allaikumsallam."Ucap semua orang yang ada disaa.


"Wahhh enak ni.Sisil boleh makan kan?Laper soalnya."Ucap sisil yang langsung duduk di kursinya.


"Lah kamu emang ngga makan di luar?"Tanya kak rey.


"Alex ngga mau."Ucap sisil yang langsung mengambil makanan kesukaannya.


"Alexnya mana."Tanya alisa.


"Lagi ambil barang di bagasi di bantu sama bibi."Ucap sisil sambil memakan makanannya.


"Lex makan dulu."Ucap rey yang melihat alex baru saja masuk.


"Eh iya,masih kenyang mau ke kamar mandi dulu."Ucap alex.


"Maaf semuanya,bian sudah selesai bian duluan ya mau susulin gladis."Ucap bian.


"Kejarlah anakku aku merestuinya."Ucap papa faris.


Bian langsung pergi menaiki tangga menuju kamar mama sinta.Dan yang lainnya melanjutkan makannya.


Sesampainya bian di depan kamar mama sinta,bian mendengar tangisan mama sinta.Bian yang tadinya ingin masuk akhirnya mengurungkan niatnya dia menunggu di luar kamar sambil melihat situasi pas untuk msuk.


Setelah menunggu beberapa detik bian sudah tidak mendengarkan tangisan mama sinta dia langsung mengetuk pintu dan masuk.


"Ma?Gldis ada di sini."Ucap bian lalu membuka pintu.


"Kenapa bi?"Tanya gladis tapi bian tak menghiraukan bian langsung mendekati mama sinta.

__ADS_1


Bersambungg....


__ADS_2