
Di kediaman adipati
Mentari mulai menjalankan tugasnya,Penghuni mansion mulai menjalankan perannya masing masing ada yang masak,mencuci mobil,dan ada yang bersih bersih.Tetapi berbeda dengan keadaan di kamar delon,Terlihat gadis yang Saudah rapi memakai dres selutut berwarna hitam dengan lengan yang melihatkan bagian bahunya.
"Tuan delon yang terhormat sarapan sudah siap."Ucap aletta sambil menggoyang goyangkan badannya.
"Emmm bentar brisik banget sihh."Ucap delon dengan suara khas bangun tidurnya.
"Eh kebo cepetan bangun."Teriak aletta kepada delon tetapi delon tak merespon sama sekali.
"Yaudah gwe tinggal ke dapur aja ya."Ucap aletta sambil berbalik akan ke dapur tapi tiba tiba delon menarik aletta hingga jatuh ke dadanya.
"Woyyyyy apaan sih lo mesummmm,kenapa ngga pake baju."Teriak aletta agar delon mepaskan tangannya,tetapi delon malah memeluk aletta bagaikan guling.
"Delonnnnnnn awasss gwe gak bisa nafasss."Teriak aletta kepada delon.
"Diem ngga lo al gwe cium ni kalo ngga bisa diem."Ucap delon dengan suara seraknya sambil memeluk erat aletta.
"Ngga mau kamu bau belum gosok gigi."Ketus aletta sambil menutup mulutnya karna takut di cium oleh delon.
"Enak aja,gwe cium ni."Ucap delon sambil mencium aletta.
"Gilaaa,baru bangun tidur aja mulutnya udah wangi mint."Batin aletta.
Ceklekk
Tiba tiba pintu kamar delo di buk dari luar,Terlihat wanita paruh baya yang sedang berdiri di ambang pintu dengan reaksi terkejut.
"Tan bantuin letta tan,letta ngga bisa gerak."Teriak aletta kepada mama lisa.
"Diem ngga gwe cium lagi ni."Ketus delon sambil akan mencium aletta.
"Tannnn bantuinn,ihh delon jauh jauhh gwe ngga mau di cium sama lo."Ketus aletta.
Berbeda dengan mama lisa dia malah mengambil ponselnya lalu memotret aletta dan delon.
"Delon ayo berpose."Ucap mama lisa cekikian.
"kamu senyum dong al."Ucap delon sambil mencium pipi aletta.
"Aaaaa tanteee bantuin aletta."Teriak aletta tetapi tidak di hiraukan oleh mama lisa.
"Mama tunggu di bawah ya nanti kalo udah selesai langsung kebawah sarapan okey."Ucap mama lisa sambil berlalu meninggalkan kamar delon.
"Delon kamu jangan engga engga deh kita blm nikah."Ketus aletta.
__ADS_1
"Aku ngga mau engga engga aku cuma mau cium kamu aja."Ucap delon lagi.
"Lepasin dulu aku ngga bisa nafasss."Ucap aletta berbohong agar delon melepaskan pelukannya.
"Janji dulu habis gwe lepasin lo siapin baju ganti buat gwe terus siapin air anget buat gwe mandi terus nanti kamu harus layanin aku layaknya aku suami kamu."Ucap delon.
"Maksut lo gwe harus nyiapin makanan terus gwe harus nurut sama lo?"Ketus aletta.
"Iya lah."Ucap delon.
"Tapi lo juga harus perlakuin gwe layaknya gwe istri lo gimana?"Ucap aletta kepada delon.
"Okeyy itu sih gampang."Ucap delon.
"Yaudah lepasin dulu tangan kamu aku mau nyiapin air anget buat kamu mandi."Ucap aletta kepada delon.
"Jangan lupa baju aku okey sayang."Ucap delon sambil melepas pelukannya dari aletta.
"Sayang sayang pala lu peyang."Gerutu aletta.
"Lo ngomong apa al?"Tanya delon berteriak.
"Ngga ngga ngomong apa apa,ni airnya udah siap."Ucap aletta sambil mematikan keran air.
"Iya iyaaa."Ketus aletta.
Akhirnya aletta menyiapkan satu stel baju santai,kaos warna putih dan celana pendek berwarna hitam.Setelah 10 menit akhirnya delon keluar dari kamar mandi menggunakan jubah mandinya.
"Lo masih disini,setia juga ternyata."Ucap delon sambil menuju clossetroom nya."All ambilin gwe pengering rambut."Teriak delon kepada aletta.
"Ni."Ucap aletta cuek.
"Bantuin dong,katanya istri sholehah."Ucap delon.
Akhirnya aletta mau tak mau harus mengalah daripada harus berdebat dengan delon.Setelah mereka berdua selesai akhirnya mereka turun ke bawah menuju meja makan untuk sarapan.
"Wah wah wah calon manten udah nempel aja tu kek perangko."Ucap tuan adit.
"Ih papa biarin aja kan bentar lagi merek juga mau nikah,kaya papa dulu ngga gitu aja."Ucap mama lisa.
"Silahkan tuan putri."Ucap delon sambil menarikkan tempat duduk untuk aletta.
Semua orang yang ada di meja makan sudah memulai sarapannya.Tetatpi tidak dengan aletta karna dia masih sibuk mengoleskan selai di selembar roti tawar untuk delon.
"Ni."Ucap aletta sambil menyodorkan piring yang berisi roti dengan olesan selai coklat itu.
__ADS_1
"Makasih,ternyata kamu masih ingat ya."Ucap delon kepada aletta.
"Udah buruan di makan ngga udah banyak bicara."Ketus aletta.
"Al acara syukurannya jadi nanti kan?"Tanya tuan adit kepada aletta.
"Iya om kemarin sih katanya hari ini tau deh mundur ato engganya."Ucap aletta sambil memakan sarapnnya.
"Jadi hari ini kok pa tadi aku udah di e-mail sama kak rey."Ucap delon kepada tuan adit.
"Em al tapi nanti malam kamu sama delon harus fiting baju pengantin lo?"Ucap mama sinta.
"Loh kok cepet banget tan?"Tanya aletta kepada mama lisa.
"Lebih cepat lebih baik dong."Ucap tuan adit.
"Nanti kalo soal masalah fiting sih gampang ma bisa nyusul."Ucap delon kepada mama lisa.
Setelah selesai sarapan semua orang melakukan aktivitasnya masing masing.Di taman belakang mama lisa sedang merapikan tanaman bunga kesayangannya.
"Kok di potongi tan?"Tanya aletta kepada mama lisa.
"Iya soalnya ini banyak yang mati."Ucap mama lisa sambil terus melakukan aktivitasnya.
"Kenapa ngga beli lagi aja tan?"Tanya aletta kepada mama lisa.
"Delon ngga ngebolehin katanya takut rumahnya jadi kaya tempat jualan bunga."Ucap mama lisa cekikikan.
"Alah ngga usah takut tan nanti urusannya sama aku,Tante mau ngga aku kasih bunga mawar juliet?"Ucap aletta membuat mama lisa tercengang.
"Serius kamu let?"Tanya mama lisa kepada aletta.
"Duarius malahan tan."Ucap aletta meyakinkan mama sinta.
"Tapi kan mawar juliet kamu cuma ada 4 yang di kirim dari inggir?Emangnya gpp kalo kamu kasih ke tante?Emangnya mama sinta ngga marah?"Tanya mama lisa.
"Engga lah kan nanti bisa beli lagi."Ucap aletta.
"Kamu mah uang 60 miliar kecil al."Ucap mama lisa.
"Ngga gitu tan,Soalnya prinsip keluarga aletta keluarga itu segalanya dan uang ngg bisa gantiin apapun."Ucap aletta.
"Iya tante tau itu."Ucap mam lisaa.
Bersambunggggg
__ADS_1