Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Kepulangan aletta


__ADS_3

Malam hari


Semua orang sudah ada di meja makan untuk menikmati hidangan makan malam.Tetapi suasana sangat berbeda,tadi siang mereka makan siang dengan penuh canda tawa tapi sekarang bahkan tidak ada yang berbicara apalagi mama sinta dia hanya diam.


Gladis mengerti apa yang di rasakan mama sinta tapi dia juga harus bertindak karna di sini ada tamu seperti tante fia aqela dan alex.


"Em ma?Mama punya rekomendasi desainer yang bagus ngga ma?Dan bisa bikin gaun cuma dalam waktu 2 minggu?"Tanya gladis kepada mama sinta.


"Ada sayang nanti mama telvonin ya."Ucap mama sinta.


"Tante juga punya rekomendasi WO lo dis."Ucap tante fia.


"Eh iya tan makasih,nanti kalo WO yang punya aletta kemarin ngga bisa nanti gladis pake punya tante aja soalnya gladis tu pengen nikahannya kaya punya aletta."Ucap gladis.


"Emang kalian mau resepsinya langsung atau gimana?"Tanya papa faris.


"Gladis sih ikut sama bian pa."Ucap gladis.


"Gimana bian?"Tanya papa faris.


"Em kalau kata mommy bulan depan ijab qobul terus 2 hari habis ijab qobul baru resepsi pa.Tapi bian ikut papa aja gimana enaknya."Ucap bian.


"Hemm bagus juga ide mama kamu."Ucap papa faris.


"Gimana kalau konsep pernikahannya out door terus sore menjelang malam dan semua tamu undangan langsung dateng satu hari itu."Ucap tante fia.


"Ide bagus tan."Ucap arya.


"Arya juga suka."Ucap arya.


"Tapi kalau konsep nunggu aletta aja deh,takutnya dia marah."Ucap gladis.


"Udah yuk di lanjut makannya."Ucap mama sinta.


Skip


Selesai makan malam bian tante fia dan alex pamit pulang.Tapi tante fia meminta alex untuk mengantarnya ke hotel untuk menyusul suaminya.


"Yakin ngga nginep aja?"Tanya mama sinta.


"Lain kali aja jeng,kalau aku nginep di sini sekarang bisa jadi msalah sama tuan besar."Ucap tante fia.


"Haha iya udah sana hati hati ya."Ucap mama sinta.


"Iya makasih ya jeng."Ucap tante fia dan mama sinta mengangguk.


"Lex bawa mobilnya hati hati ya."Ucap papa faris.


"Iya om tenang aja."Ucap alex lalu dia keluar mansion dengan fia menggunakan mobil mewah alex.


"Pa ma bian pamit dulu ya."Ucap bian sambil mencium tangan sinta dan faris.


"Iya hati hati ya."Ucap papa faris.


"Nanti kalau udah sampe rumah kamarin lo ya."Ucap mama sinta.


"Siap pa ma."Ucap bian.

__ADS_1


"Tuan putri aku pulang dulu ya.Maaf aku ngga bisa ajak kamu soalnya kita belum sah kalau udah sah aku berani ajak kamu jangankan ajak pulang aku berani jabanin kamu."Ucap bian.


"Eh ngomongnya nglantur."Ucap gladis sambil mencubit perut bian.


"Bercanda tapi bener kan pa ma?"Tanya bian.


"Iya bener."Ucap mama sinta.


"Bian pulang ya pa ma yang."Ucap bian sambil masuk kedalam mobil.


"Apaan sih."Ucap gladis malu.


"Daaaa."Ucap bian lalu keluar mansion menggunakan mobil mewahnya.


"Uluh uluh yang udah sayang sayangan."Ucap papa faris menggoda gldis.


"Papa apaan sih."Ketus gladis.


"Yang ke kamar yuk udah malem ayuk kita tidur."Ucap papa faris menggoda gladis.


"Maaa itu lo papa ngeledekin gladis."Ucap gladis.


"Ah papa jangan ledekin gladis dong."Ucap mama sinta dan papa faris langsung tertawan.


"Udah ayuk ke kamar yang."Ucap mama sinta.


"Ahhh mama sama papa sama aja."Ucap gladis langsung berlari ke kamarnya.


Malam semakin larut,semua orang yang ada di mansion kini sudah tertidur di kamarnya masing masing berbeda dengan sisil dia tidur berdua dengan aqela karna dia tidak tega jika aqela harus tidur sendirian di kamar tamu.


Pukul 5 alisa sudah bangun seperti biasa,dia menjalankan sholat subuhnya lalu ke dapur untuk membantu para pelayan untuk memasak sarapan paginya.Dan seperti biasa saat sampai di dapur sudah ada mama sinta yang sedang berkutik dengan beberap bahan dapur.


Sudah setengah jam mereka berkutik di dapur dan saking sibuknya mereka tak menyadari ada tamu yang datang dan langsung masuk dan berjalan ke dapur.


"Wuhh rajinnya calon menantu bantuin mertua."Ucap orang itu.


"Hialah,kan kalau mau jadi menantu mam harus rajin."Ucap mama sinta yang belum sadar.Berbeda dengan alisa dia langsung berbalik badan melihat siapa yang berbicara.


"Aaaaaa kangenn."Ucap alisa yang langsung memeluk orang itu.


"Kok udah pulang?"Tanya alisa.


"Aaaa anak mam udah pulang."Ucap mama sinta langsung memeluk aletta.


"Kalian kangen banget ya sama aletta?"Tanya aletta.


"Ya kangen lah."Ucap alisa.


"Eh delon mana?"Tanya mama sinta.


"Tuh lagi bantuin bian masukin barang."Ucap aletta.


"Bian?"Tanya mama sinta dan alisa.


"Ma."Ucap delon yang baru datang langsung mencium tangan mama sinta.


"Gimana ceritanya bisa sama bian?"Tanya mama sinta.

__ADS_1


"Ya menurut mama?Kalau ngga gegara anak kesayangan mam gara gara siapa?"Ucap delon.


"Eh kita ngobrol di meja makan aja.Mama sama yang lainnya kesana dulu biar alisa bikinin teh anget biar enak."Ucap alisa dan yang lainnya menurut.


"Gimana ceritanya bisa sama bian?"Tanya mama sinta lagi.


"Awalnya tu kan bian telvon aku ngabarin gladis di rumh sakit sama masalah itu ma."Ucap delon.


"Terus kamu bilang sama aletta?"Tanya mama sinta.


"Ya ngga lah ma.Aku belum siap di marahin papa faris sama mama lisa."Ucap delon.


"Terus?"Tanya mama sinta.


"Aletta liat postingan instagramnya sisil,dia liat foto alisa gladis sama sisil dan gladis pake baju rumah sakit dan di infus.Ya mama tau kan gimana anak mama?"Ucap delon.


"Terus aletta panik terus ngajak pulang?"Ucap mama sinta melanjutkan ucapan delon.


"Dan karna terlalu pagi,bian harus jadi supir delon dan aletta."Ucap bian.


"Ya salah siapa rumah kamu paling deket dari bandara."Ucap aletta tak mau kalah.


"Iya iya tuan putri paling benar."Ucap bian.


"Udah sekarang kalian ke kamar sana mandi ganti baju nanti turun lagi buat sarapan.Nanti kopernya biar di anterin bi ina."Ucap mama sinta, aletta dan delon hanya menurut.


"Eh mau kemana?Ini tehnya udah jadi."Ucap alisa yang baru datang.


"Udah taro situ dulu kita mau mandi."Ucap aletta yang sudah berada di tangga dengan delon.


"Bian mandi sini aja nanti sekalin sarapan di sini."Ucap mama sinta.


"Bian udah mandi ma,Tapi kalau numpang sarapan di sini maulah ma."Ucap bian.


"Maafin kelakuan anak mama ya bi."Ucap mama sinta tidak enak.


"Gpp ma gimanapun juga aku bakalan jadi iparnya aletta ya walaupun bukan ipar kandung."Ucap bian.


"Ah beruntungnya mama punya menantu sama calon menantu yang baik banget."Ucap mama sinta.


"Ah mama bisa aja.Eh mama lgi masak kan?Yuk bian bantuin bian ngga ada kerjaan kok."Ucap bian.


"Udah kamu main hp aja kalo ngga nonton tv sana,ngga udah bantuin mama."Ucap mama sinta.


"Okeylah bian nurut."Ucap bian.


Mam sinta kembali ke dapur bersama alisa,sedangkan bian memilih memutari mansion untuk melihat lihat.Sedangkan aletta dan delon kini sedang ada di kamar aletta.


Aletta baru saja keluar dari kamar mandi dan delon langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi,sedangkan aletta langsung memakai pakaiannya dan menyiapkan pakaian untuk suaminya dan langsung pergi ke kamar gladis tapi sebelum itu dia pamit terlebih dahulu kepada delon.


"By aku ke kamar gladis,baju kamu ada di atas kadus."Teriak aletta.


"Iya by."Jawab delon berteriak.


Aletta langsung keluar dari kamarnya dan menuju kamar gladis.Karena kamar gladis satu lantai dengan kamar aletta.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2