
Terlihat gadis cantik berkulit putih sedang menggenggam tangan pria yang tengah terbaring lemah tak berdaya di atas ranjangnya.
Ceklekk
Suara pintu di buka sontak membuat gadis cantik itu menengok ke arah pintu.
"Al Gimana keadaan arya?"Tanya delon kepada aletta.
"Ya gini deh,masih milih tidur daripada liat wajah gwe."Ucap aletta menahan air matanya.
"Heyy jangan nangis inget kamu kuat okey."Ucap delon sambil memegang pipi aletta.
"Gwe gak nangis gwe cuma kangen aja di peluk sama arya."Ucap aletta sambil mencium tangan arya.
"Lo ajak ngomong gih arya pasti dia denger lo."Ucap delon kepada aletta.
"Hey Pria tampanku kamu ngga kangen apa sama aku?Kamu lebih seneng tidur dan buat aku nangis daripada harus nemenin aku jalan jalan ya."Ucap aletta sambil mengusap pipi arya.
"Di liat arya nangis."Ucap aletta sambil terus melihat mata arya yang masih tertutup tetapi berderai air mata.
"Arya ngrespon al,ajak bicara lagi al."Ucap delon
"Arya bangun dong,kamu kan jagoan kakak kalo kamu ngga mau bangun kakak nangis aja ya biar alergi kakak kambuh terus kakak nyusul kamu kamu seneng kan kalo kaya gitu."Ucap aletta sambil menahan air matanya.
"Al jangan ngomong gitu dan jangan nangis."Ucap delon.
"Arya bangunnnnnn hikkkkkk."Teriak aletta sambil menangis.
Delon yang panik tiba tiba hanya bisa diam saja karna melihat tangan arya yang mengusap kepala aletta,Teriakan aletta sontak membuat orang yang di luar segera lari ke dalam dan mereka juga tercengang melihat pemandangan itu.Kak rey berjalan hendak memeluk aletta dan memberi tahu kalau arya sudah sadar tetapi di halangi oleh delon.
"Aku ngga mau di,biarin aja aku kaya arya aku ngga bisa liat arya kaya gini mendingan aku."Ucap aletta kepada delon karna aletta berfikir bahwa tangan yang mengusap kepalanya adalah tangan delon.
"Kak jangan nangis nanti alergi kakak kambuh."Ucap arya dengan suara lirih.
Aletta yang mendengar suara arya sontak langsung melihat ke arah arya dan betapa senangnya dia melihat arya yang tengah membuka matanya.
"Arya kamu sadar?"Ucap aletta.
"Aaaa kamu jahat sama kakak kamu bikin kakak khawatir."Ucap aletta sambil memeluk arya.
"Kak lepasin malu di lihat sama kakak ipar."Ucap arya dengan nada lirih.
Aletta langsung melihat ke arah pintu dan benar saja Delon,rey,mama sinta dan papa faris tengah melihat adegan mengharukan itu.
__ADS_1
"Al lepasin arya dong kasihan delon cemburu ni."Ucap mama sinta.
"Bodo aku pengen peluk arya."Ucap aletta sambil mengencangkan pelukannya kepada arya.
"Kak sakit."Ucap arya.
"Maaf kakak terlalu seneng karna kamu udah bangun."Ucap aletta sambil melepas pelukannya.
"Kak Kakak ipar cemburu tu."Ucap arya sambil melirik delon.
"Heh kamu lagi sakit bisa bisanya ya ngeledekin kakak."Ketus aletta.
"Eh Al."Ucap delon tiba tiba.
"Apa?"Ketus aletta.
"Alergi kamu udah sembuh?pipi kamu ngga merah?Kamu ngga pingsan."teriak Delon.
Aletta yang menyadari itu langsung memegang pipinya dan melihat delon.
"Aku udah sembuh."Teriak aletta sambil loncat loncat layaknya anak kecil.
"Mama papa aku udah sembuh."Ucap aletta sambil memeluk mama sinta.
"Okey karena sekarang masalah kita udah selesai dan aletta sama arya udah sembuh tinggal nunggu pemulihan besuk setelah arya keluar dari rumah sakit kita akan adakan pesta perayaan di mansion utama gimana setuju ngga kalian?"Ucap papa faris.
"Setuju."Jawab semua orang yang ada di kamar arya.
"Kak selama aku koma kakak bikin masalah ngga?"Tanya arya kepada aletta.
"Heh anak nakal,kamu tu masih sakit ngga usah mikirin kakak kamu pikirin aja dulu gimana kamu sembuh terus nanti bisa ikut pesta perayaan di mansion utama."Ucap aletta mengalihkan pembicaraan.
"Kak rey?"Ucap arya memanggil rey.
"Kenapa dek?"Tanya kak rey.
"Selama aku koma kak aletta bikin masalah ngga?"Tanya arya.
"Ngga usah di tanya lagi,kalo ngga bikin masalah bukan kakak kamu."Celetuk delon.
"Bikin masalah apa kak?"Tanya arya kepada delon.
"Heh buruk rupa diyem lu."Ketus aletta sambil melotot ke arah delon.
__ADS_1
"Bodo gwe mah ngga takut sama lu."Ucap delon kepada aletta dengan nada mengejek.
"Kak?"Ucap arya menatap aletta.
"Iya iyaaa,lanjutin di."Ucap aletta kepada delon.
"Aletta udah nebas kepala asistennya si hans."Ucap delon.
"Kak al."Ucap arya.
"Dek itu semua ngga sebanding sama apa yang udah mereka lakuin sama kamu."Ketus aletta.
Dreettt Dreeet
Suara ponsel aletta bergetar,sang pemilih ponselpun langsung mengangkat panggilannya.
"Ya?"Tanya aletta.
"......"
"Kurang ajarrrr.Gwe ke sana sekarang."Teriak aletta.
Tuttt
Semua orang yang ada di dalam kamar aletta sontak kaget karena aletta berteriak.Dan semuanya hanya berani memandanginya tanpa bertanya karena wajah aletta sudah berubah menjadi menyeramkan.Aletta langsung memakai jaket yang ada di kursi entah itu jaket siapa dan saat akanbergegas keluar tiba tiba arya memanggil aletta.
"Kak aletta."Ucap arya dan aletta langsung menengok.
"Kenapa?"Tanya aletta.
"Mau kemana?"Tanya arya lagi.
"Mau ke depan beli makan."Ucap aletta berbohong.
"Biar aku yang temenin."Ucap delon langsung beranjak dari tidurnya dan menyambar jaketnya.
"Ngga usah gwe bisa sendiri."Ketus aletta.
"Milih pergi sama gwe ato gwe bilang sama om faris?"Ancam delon.
"Serah lo."ketus aletta dan langsung pergi meninggalkan ruangan arya dengan di ikuti delon di belakangnya.
*Bersambung.....
__ADS_1
Maaf ya author suka banyak typo🙏Jangan lupa Like and vote ya guys😘😘🙏*