Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
makan siang kemaleman


__ADS_3

Hari semakin senja,mentari mulai menenggelamkan dirinya di ufuk barat sehingga membentuk warna jingga yang begitu indah,Seindah hati pria yang tengah menyetirkan calon istrinya yang sedang tidur terlelap.


Delon tak henti hentinya melirik aletta yang tengah tertidur pulas. Ingin sekali rasanya delon mencium pujaan hatinya tetapi dia takut jika tiba tiba aletta bangun.


Saat tengah menyetir tiba tiba saja delon merasa perutnya lapar dan dia teringat bahwa dia dan aletta dari tadi siang belum makan karna tadi aletta buru buru ke markas.


Delon akhirnya menghentikan mobilnya di sebuah restoran masakan jepang untuk mengisi perutnya yang lapar.Saat akan turun delon tidak tega membangunkan aletta akhirnya dia memilih untuk menunggu aletta bangun dengan sendirinya.


Delon menunggu kurang lebih 25 menit akhirnya gadis cantik berkulit putih itupun bangun dan langsung melihat wajah delon yang tengah memandanginya sontak aletta langsung memalingkan wajahnya.


"Ngapain kamu liatin aku?"Ketus aletta kepada delon.


"Nungguin kamu bangun,aku mau bangunin ngga tega soalnya tadi kamu keliatan kecapean banget."Ucap delon jujur.


"Berapa lama kamu nunggu aku?"Ucap aletta merasa bersalah.


"Kurang lebih 25 menit."Ucap delon sambil mengambil tas yang ada di jok belakang.


"Udah yuk turun kamu ngga laper apa?"Tanya delon kepada aletta.


"Laper lah."Ucap aletta langsung bergegas turun bersama delon.


Aletta dan delon langsung masuk kedalam restoran dan memilih tempat duduk yang masih kosong lalu memesan beberapa makanan yang ingin mereka santab.


"Kamu mau makan apa?"Tanya delon kepada aletta.


"Aku mau makan curry rice aja terus tambah sama sushinya satu yakitorinya satu udah itu aja."Ucap aletta tanpa melihat menu.


"Minumnya?"Tanya delon kepada aletta.


"Emm leci squash aja,adakan mb?"Ucap aletta kepada pelayan dan di jawab anggukan oleh pelayan.


"Oke mb Udonnya satu curry ricenya satu sushinya satu yakitorinya satu yakinikunya satu ,minumnya leci squash dua ya mb."Ucap delon kepada pelayan.


"Baik silahkan di tunggu lima menit ya tuan."Ucap pelayan itu kepada delon.


"Tuan?"Ucap aletta sambil menatap delon.


"Kenapa lu?"Tanya delon kepada aletta.


"Gpp gwe laper."Ucap aletta sambil membuka ponselnya.


"Dia bela belain nahan lapernya setengah jam hanya demi nungguin gwe bangun?Kali gwe sih mending makan duluan daripada harus nungguin setengah jam."Batin aletta sambil melihat delon yang tengah sibuk dengan tabletnya.


"Lo lagi ngerjain apa sih?"Tanya aletta kepada delon.

__ADS_1


"Oh ini cuma ada beberapa berkas yang harus gwe cek sama mikirin buat foto prewading clien besuk dia mintanya gwe harus turun ke lokasi "Ucap delon kepada aletta.


"Lo sekarang punya perusahaan di bidang foto shoot juga?"Tanya aletta.


"Ya gwe iseng aja sih buat nambah penghasilan lagian gwe juga gak mau bergantung terus sama papa apalagi kalau aku udah nikah kan ribet urusannya kalo blm punya usaha sendiri."Ucap delon sambil mematikan tabletnya.


"Sialhkan tuan nona jika ada kesalahan rasa atau pelayanan bisa panggil saya kembali."Ucap kepala pelayan itu mempersilahkan aletta dan delon.


"Selamat makan siang kemaleman nona."Ucap delon sambil tertawa.


"Selamat makan siang kemaleman juga tuan delon."Balas aletta sambil memakan curry ricenya.


Setelah selesai makan mereka berdua langsung masuk kedalam mobil delon.Ya tanpa membayar karna itu restoran delon.


"Gimana enak makanannya?"Ucap delon sambil memakai sabuk pengamannya.


"Lo kenapa sih kok kayaknya ngga terima gitu gwe minta yakiniku lo."Ketus aletta.


"Aku tanya al bukannya ngga terima kalo ngga enak kita bisa ganti restoran."Ucap delon penuh kesabaran.


"Bilang aja lo ngga terimakan gara gara yakiniku lo gwe makan."Ketus aletta.


"Astaga ngapain juga gwe marah cuma masalah makan doang."Ucap delon lagi.


"Tidur pala lu orang rumah sakitnya di depan nyuruh gwe tidur."Ketus aletta.


"Lah daripada lu berisik bikin gwe gak fokus nyetir."Ucap delon berhasil membuat aletta diam.


"Em al gwe boleh tanya?"Tanya delon.


"Tadi nyuruh gwe tidur biar ngga berisik sekarang malah nanya."Ketus aletta.


"Yaudah ngga jadi."Ucap delon lagi.


"Buruan mau nanya apa."Ucap aletta dengan nada biasa saja.


"Kalo seumpamanya lo suka sama seseorang tapi orang itu ngga tau perasaan lo terus dia suka sama orang lain lo harus gimana?"Ucap delon.


"Ya tergantung ni kalo gwe cowo gwe ungkapin perasaan gwe masalah di terima ngganya itu urusan belakangan yang penting gwe udah bilang perasaan gwe ke dia kalo gwe cewe ya gwe diem aja karna cuma itu yang gwe bisa."Ucap aletta sambil memainkan ponselnya.


"Emang kenapa?"Tanya aletta yang baru sadar dengan ucapannya.


"gpp cuma tanya aja."Ucap delon.


"Lo nanti duluan aja gwe mau ambil baju di bagasi dulu."Ucap delon kepada aletta.

__ADS_1


"Okey."Ucap aletta sambil merapikan rambutnya.


"Nih titip ponsel gwe lo bawain ke kamar arya ya."Ucap delon dan di jawab anggukan oleh aletta.


Delon langsung membuka bagasi untuk mengambil beberapa bajunya sedangkan Aletta langsung keluar dari mobil delon dan berjalan memasuki rumah sakit.Hampir semua pasien dan pengunjung rumah sakit melihat penampilan aletta,sampai sampai ada sebuah suara yang membuat aletta terkejut.


"Anak naka berani beraninya kabur dari rumah sakit pake baju pasien."Teriak mama sinta sambil melipat tangannya di bawah dada.


"Aku ngga kabut ma tadi aku di ajakin delon buat makan di luar."Ucap aletta berbohong.


"Gimana keadaan arya ma?"Ucap aletta mengalihkan pembicaraan.


"Besuk kayaknya udah boleh pulang tapi tetep lihat keadaanya."Ucap mama sinta sambil berjalan masuk kedalam ruangan arya.


"Ini ni tersangkanya udah dateng."Ucap kak rey yang melihat aletta masuk kedalam ruangan arya bersama mama sinta.


"Udah mulai nakal lagi ya."Ucap papa faris sambil menarik telingga aletta tetapi tidak kencang.


"Papa malu tau ada dokter nanda."Ucap aletta.


Ceklekk


Suara pintu di buka dan melihatkan seorang berpawakan tinggi kulit putih yang tengah menenteng sebuah belanjaan di tangan kanannya dan membawa beberapa paperbag di tangan kirinya.


"Nah ini ni tersangka keduanya."Ucap Kak rey.


"Kenapa om kok aletta di jewer?"Tanya delon kepada pap faris.


"Karena dia kabur dan kamu juga hrus di jewer karena kamu yang ngajakin aletta kabur."Ucap faris sambil menjewre telinga delon.


"Om delon aja yang di jewer aletta jangan kasian dia."Ucap delon kepada faris karena melihat wajah aletta yang menahan malu.


"Wah calon manten belain bininya ni."Ucap rey meledek delon.


"Kak rey apaan sih bikin kesel aja."Ucap aletta.


"Okey papa lepasin asalkan kalian nurutin perkataan papa."Ucap faris sambil melepas jeweran keduanya.


"Nurutin apaan sih pa?"Tanya aletta kepda faris.


"Nurutinnnnn..."Ucap faris terpotong.


Beraambungggggg


Jangan lupa Like and Vote ya guysπŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ™Maaf kalo ada kesalahan dalam menulisπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2