Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Kenyataan yang pahit untuk ibu si kembar


__ADS_3

Kini sudah waktunya untuk aletta memeriksa kandungan serta USG,hampir semua keluarga arganta dan adipati ikut masuk ke ruangan itu bahkan oma li dan opa ling yang baru datang dari cina langsung pergi ke rumah sakit untuk menemui aletta.


"Tekanan darah baik detak jantung baik,semuanya baik.Okey saya akan memulai USGnya semuanya di harapkan untuk tetap tenangnya."Ucap dokter ella.


"Sus tolong oleskan gelnya dan pasang alatnya."Ucap dokter ella kepada suster tersebut.


"Baik dok."Ucap suster tersebut lalu mengoleskan gel dan memasangkan alat USGnya.


"Nah sudah kelihatan."Ucap dokter ella lalu memperhatikan layar monitor begitupun juga dengan yang lain.


"Astaga."Lirih dokter ella.


"Bagaimana dok?"Tanya aletta karna memang aletta tidak bisa melihat layar monitor.


"Em baik kok,detak jantungnya bagus tapi."Ucap dokter ella kepada aletta.


"Tapi apa kak?"Tanya aletta dengan perasaan cemas.


"Sus bersihkan gelnya dulu lalu saya akan menerangkan kepada nona aletta."Ucap Dokter ella.


"Baik dok."Ucap suster tersebut sambil mencopot alat USG dan membersihkan gel yang ada di perut aletta.


"Kak kakak kuat ya."Ucap arya langsung menggenggam tangan aletta.


"Anak mama kuat pokoknya."Ucap mama sinta sambil mengelus punggung aletta.


"Hey adik kakak kuat ya,pokoknya apapun hasilnya ngga boleh nangis dan harus kuat okey?"Ucapan kak rey sambil memeluk aletta.


"Iya aletta kuat kok."Ucap aletta sambil melirik papa faris yang hanya diam saja sambil memeluk papa adit begitupun dengan mama lisa yang memeluk kak alex.


"Sini al,biar aku jelasin."Ucap dokter ella kepada aletta dan aletta langsung menurut.


"Jadi gimana kak?apa penyebab si kembar ngga banyak gerak?"Tanya aletta.


"Hemm."Dokter ella berdehem sambil melirik kak rey dan kak rey langsung mendekat dan menggenggam tangan aletta begitu juga dengan arya dan mama sinta.

__ADS_1


"Saya akan menjelaskan tapi janji ya jangan nangis,kamu harus kuat dan kamu harus percaya sama kami okey?"Tanya dokter ella kepada aletta.


"Iya kak aku percaya kok sama kakak."Ucap aletta.


"Habis ini kamu puasa dulu ya terus nanti malam sekitar jam 11 kita akan Operasi cesar."Ucap dokter ella kepada aletta.


"Loh emangnya kenapa kak?Kan aku dulu udah bilang aku ngga jadi cesar aku pengen lahiran normal aja biar si kembar bangga."Ucap aletta kepada dokter ella.


"Maaf al,kita ngga punya waktu banyak.Kita harus menyelamatkan baby girl karna.."Ucap dokter ella terpotong lalu mengambil nafas dan menghembuskannya lalu melanjukan ucapannya.


"Karna baby girl detak jantungnya sangat lemah dan tidak bergerak sama sekali jadi kita harus ambil tindakan cepat."Ucap dokter ella.


"Ngga,ngg mungkin."Ucap aletta sambil menitihkan airmata.


"Al udah janji ngga boleh nangis kamu harus kuat okey."Ucap mama sinta.


"Kalau boleh tau penyebabnya apa dok?"Tanya mama sinta kepada dokter ella.


"Saya menduga, ari-arinya mungkin tergigit sang bayi.Jadi kayak ada selang tapi kelilit-lilit. Itu jalur aliran darah,jadi kita harus cepat cepat menyelamatkan baby girl."Ucap dokter ella sambil memperlihatkan rekaman USG tadi.


"Gpp,baby boy sehat dan sangat lincah."Ucap dokter ella.


"Jadi gimama?"Tanya dokter ella kepada aletta.


"Lakukan yang terbaik untuk si kembar dok,saya ngga perduli mau berapa pun biaya apapun yang di butuhkannya saya ngga perduli yang penting selamatkan si kembar dan kalau perlu cari dokter anak terbaik untuk memantau kesehatan si kembar setelah lahir."Ucap aletta kepada dokter ella yang membuat semua yang ada di sana bahagia,karna aletta benar benar tegas dalam mengambil keputusan.


"Cucu oma kuat pokoknya."Ucap oma li sambil duduk di samping aletta menggantikan kak rey.


"Baiklah silahkan di tandatangani surat persetujuannya,dan untuk suami bisa di gantikan faris atau mama sinta juga boleh."Ucap dokter ella.


"Biar aku aja dok."Ucap kak rey lalu mengambil tinta dan menandatangi surat persetujuan.


"Okey semuanya sudah siap,aletta puasa dulu ya sampai nanti operasi dan nanti jam 9 minum ini nanti jam 11 kita akan masuk ruang operasi dan akan melakukan operasi sekitar jam 11 malam lebih 15 menit."Ucap dokter ella menjelaskan.


"Baik dok."Ucap aletta lalu berdiri untuk kembali ke kamar delon.

__ADS_1


"Sayang?Putri tunggal papa."Ucap papa faris lalu memeluk aletta dan menangis.


"Pa?"Ucap mama sinta mengingatkan papa faris.


"Udah gpp ma."Ucap aletta kepada mama sinta.


"Pa?Papa ngga boleh sedih apalagi nangis dong.Papa emangnya ngga seneng cepet cepet ketemu cucu papa?Papa semangatin aletta dong jangan nangis,mana papa faris yang selalu didik aletta buat jadi anak yang kuat?yang selalu ngebentuk karakter aletta jadi anak yang tegas dan jadi anak yang bertanggung jawab akan pilihannya masa papa malah kaya gini."Ucap aletta sambil memeluk papa faris.


"Engga kok,papa nangis karna papa bahagia kan bentar lagi cucu papa mau lahir."Ucap papa faris sambil melepas pelukannya dan tersenyum kepada aletta.


"Yaudah ya pa aletta mau kekamar delon dulu,mau ngomongin ini sama delon soalnya."Ucap aletta kepada papa faris.


"Iya sana,ngomong baik baik ya sama delon."Ucap papa faris sambil mengelus bahu aletta.


"Iya pa."Ucap aletta langsung pergi ke kamar delon.


Sesampainya aletta di kamar delon aletta langsung duduk di kursi yang ada di samping ranjang delon,lalu aletta memandang wajah tampan delon,muka pucat bibir pucat dan pecah pecah karna tidak pernah minum dan makan selama satu bulan lebih.


"Hai by,udah satu bulan lebih lo kamu tidur di sini kamu ngga cape apa?bangun yuk,temenin aku operasi kamu ngga pengen apa liat anak kita lahir."Ucap aletta sambil menangis dan menggenggam tangan delon.


"Jujur aku ngga kuat banget nerima kenyataan kalau baby girl harus di takdirkan kaya gini,aku sebagai bundanya mereka aku sedih banget aku bener bener kasihan sama baby girl.Aku ngga tega...."Ucap aletta sambil menangis dan memeluk delon.


"Kamu ngga mau bangun gitu?Kasih semangat but aku nanti pas operasi?temenin aku di samping aku waktu aku melahirkan?Kamu ngga kasihan sama aku?"Ucap aletta sambil menangis tersedu sedu.


"Sayang,kamu istirahat aja dulu ya.Biar mama yang jagain delon."Ucap mama sinta yang baru saja masuk ke dalam ruangan delon.


"Mama?"Ucap aletta lalu memeluk mama sinta.


"Udah gpp sayang,mama yakin kamu kuat kok si kembar juga kuat.Kamu percaya sama mama kalau semuanya bakal baik baik aja okey?"Ucap mama sinta kepada aletta.


"Udah sekarang kamu tidur ya,istirahat nanti mama bangunin kalau udah jam 9 okey?"Ucap mama sinta kepada aletta.


"Iya ma."Ucap aletta lalu tidur di ranjang yang ada di samping ranjang delon.


Bersambunggggg.........

__ADS_1


__ADS_2