Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Syukuran baby ze


__ADS_3

Acara syukuran baby ze


Semua keluarga arganta adipati dan lainnya sudah berkumpul di ruang keluarga,karna mereka akan mengadakan acara syukuran atas kelahiran baby ze. Delon tampak sudah akur dengan papa faris walaupun tadi siang sempat ada perselisihan.Aletta juga tampak senang menyambut para tamu yang menghadiri acara syukuran baby ze.


"Wahh kadonya banyak banget,baby axel aja belum syukuran."Ucap gladis kepada aletta.


"Ini syukuran buat baby axel juga kok."Ucap aletta kepada gladis.


"Al,nih titipan dari mama buat baby ze."Ucap rangga sambil memberikan sebuah paperbag kepada aletta tapi sudah di rebut gladis terlebih dahulu.


"Apaan ni?"Tanya gladis sambil mengambil sebuah kotak yang ada di dalam paper bag tersebut.


"Wahh sepaket perhiasan,aaa cute bangett."Ucap gladis gemas sendiri.


"Yah malah di buka,untung aja cantik lu kao ngga udah gwe gibeng."Ketus rangga kepada gladis.


"Eh buat baby chen mana?"Tanya gladis kepada rangga.


"Itukan ada kalung perunggu sama liontin perak yang ngga terlalu memperlihatkan kalau itu perhiasan wanita."Ucap rangga kepada gladis.


"Cuma itu?"Tanya gladis meremehkan rangga.


"Heh!Mau minta apa?apartemen?Gwe kasih kalau chen bisa selesain kuliha S1-nya sebelum 19 tahun."Ucap rangga sambil ngegas.


"Yee santai kalik gitu aja ngegas!"Ketus gladis.


"Lo yang mulai!"Ketus rangga.


"Udah udah pada bahas apaan sih.Sampain ke mama ya makasih kadonya."Ucap aletta kepada rangga.


"Sayang,baby chen mau sama kamu ni dari tadi nangis mulu sama aku."Ucap delon sambil menggendong baby chen dan baby xia.


"Waw,hot daddy."Ucap gladis.


"Sugar daddy."Ucap rangga sambil tertawa.


"Sini sayang."Ucap aletta sambil menggendong baby chen.


"Kalau lo udah punya anak,ngga bakalan lo mikirin ejekan kaya yang lo bilang tadi karna yang terpenting cuma ketenangan kenyamanan dan kebahagiaan keluarga kecil lo terutama malaikat lo."Ucap delon.


"Eh masalah yang tadi udah selesai?"Tanya rangga kepada delon.


"Udah,friska juga udah jelasin semuanya ke aletta jadi kita cuma butuh waktu buat tau siapa pelakunya."Ucap delon.


"Dan kita,akan mengikuti permainan sang pelakor."Ucap aletta.


"Jan ngadi ngadi ah,kasian si kembar."Ucap rangga kepada delon dan aletta.

__ADS_1


"Kamu tenang aja si kembar bakalan aman kok."Ucap delon kepada rangga.


"Terserah lo,sini aku mau gendong chen."Ucap rangga sambil mengambil chen dari gendongan aletta.


"Heh anak lu lo kemanain?"Tanya rangga kepada gladis.


"Sama bapaknyalah.Biankan ngga mau kalau gwe kecapean."Ucap gladis kepada rangga.


"Heh!...."Ucap rangga sudha mulai emosi.


"Udah udah yuk mendingan kita kesan aja."Ucap delon mengajak rangga duduk di sofa.


Acara syukuran berjalan dengan lancar,semua para tamu undangan telah pergi meninggalkan mansion.Sebenarnya para tamu undangan hanyalah keluarga dan kerabat keluarga arganta dan adipati karna mereka mengadakan acara syukuran di mansion yang hanya boleh di ketahui oleh keluarga saja.


Semua orang tampak masih berkumpul di ruang tengah tetapi delon dan rangga tengah berusaha menidurkan baby chen dan xia dengan cara menggendong dan menepuk pantat beby chen dan beby xia pelan.Sedangkan baby axel sudah terlebih dahulu tidur bersama sang ibu.


"Sayang si kembar udah tidur?"Tanya aletta kepada delon.


"Udah tapi tidurnya belum pules.Kamu ke kamar aja dulu nanti kalau udah pules aku bawa ke kamar."Ucap delon kepada aletta.


"Okey aku ke kamar ya sayang."Ucap aletta dan delon mengangguk lalu mencium kening aletta.


"Heyy,ada anak di bawah umur ini."Ucap rangga sambil menutup mata baby chen.


"Ada ada aja.Eh si chen udah tidur?"Tanya aletta kepada rangga.


"Okey."Ucap aletta lalu pergi ke kamarnya.


"Asik juga ya ternyata jadi papa."Ucap rangga setelah aletta pergi.


"Yaa,kamu tau ngga aku tu ya kalau biasanya pusing karna urusan kerjaan pas aku pulang dari kantor aku lihat aletta dengan perut buncitnya nunggu aku di kamar rasanya tu semua beban yang aku rasain tu ilang semua apalagi kemarin as aku baru bangun dari koma terus nemenin aletta operasi kan lagi sakit sakitnya tu terus liat si kembar keluar aku langsung ngerasa kalau aku tu baik baik aja bahkan aku merasa 10x lebih baik dan bahagia setelah melihat si kembar."Ucap delon sambil tersenyum.


"Kalu enak jadi pap kapan kamu nikahnya?Biar bisa cepet cepet punya anak dan jadi papa."Ucap papa faris kepada rangga.


"Ah om faris,Suka banget ngasih pertanyaan yang mustahil."Ucap rangga sambil duduk di sofa.


"Kok mustahil sih?Om tu beneran,kapan kamu nikah?Jangan stay terus di sini om tau kamu masih mengharapkan dia tapi dia udah nikah jadi ngga mungkin kalian bisa bersama."Ucap papa faris.


"Ya tunggu dapet yang cocok aja sih om soalnya susah kalau urusan hati."Ucap rangga sambil menatap baby chen.


"Eh si bian kok masih di sini?Tumben ngga ke kamar?Ngga dapet jatah ya?"Tanya rangga kepada bian.


"Loh kan emang harus puasa."Ucap papa faris kepada rangga.


"Tau tuh,sok sokan ngga tau atau gimana?"Ketus bian.


"Puas?siapa yang puasa?Gladis?bukanya kalau habis ngelahirin ngga boleh puasa ya?"Tanya rangga kepada papa faris.

__ADS_1


"Maksutnya puasa itu kita para suami ngga boleh berhubungan suami istri selama 1 bulan bahkan bisa lebih karna para istri masih nifas."Ucap delon kepada rangga.


"Duh kasian deh jadinya sama kalian berdua."Ucap rangga sambil tertawa.


"Justru aku malah kasihan sama kamu lo ngga,belum nikah jadi belum pernah ngerasain nikmatnya surga dunia.Akumah walupun puasa tapi udah pernah ngrasain surga dunia."Ucap bian lalu tertawa.


"Sial!"Ketus rangga.


"Makannya jangan suka ngejekin orang kalo ngga mau di ejek."Ucap kak alex.


"Sini biar chen aku bawa ke atas dulu."Ucap delon sambil mengambil chen dari gendongan rangga.


"Si delon hebat ya bisa gendong si kembar sekaligus,salut aku sama dia."Ucap kak rey sambil melihat punggung delon yang hilang memasuki lift.


"Itu artinya dia udah bener bener siap jadi ayah."Ucap pap adit.


"Kak alex?Cari cewe yuk?"Ajak rangga kepada kak alex.


"Ngga mau!Kamu mau ngajakin cari cewe di bar kan?Bukan dapet cewe tapi dapetnya malah yang ngga bener."Ucap kak alex.


"Kak."Ucap rangga dengan sorot mata tajam.


"Apa?"Tanya kak alex dengan wajah datarnya.


"Ohhh kamu udah mulai ngerti sama kaya gitu ya?"Ucap papa garis kepada rangga.


"Eh apaan om engga kok,itu kak alex aja yang ngarang."Ucap rangga mencari pembelaan.


"Jodohin aja tu pa."Ucap satria ikut menimpali.


"Heh diem lu!"Ketus rangga.


"Sejak kapan kamu ke bar?"Tanya papa faris kepada rangga.


"Sejak kapan?Orang aku ngga pernah ke bar."Ucap rangga.


"Pesen om cuma satu,jangan sampe kamu nyesel."Ucap papa faris.


"Iya om lagian rangga juga tau batasan kok."Ucap rangga kepada papa faris.


"Ya iyalah tau batasan orang lo ngga berani buat deketin."Ketus kak alex yang langsung mendapatkan lemparan kue dari rangga.


"Heh heh!Itu makanan jangan di lempar lempar."Ketus papa faris.


"Iya om maaf."Ucap rangga sambil cengar cengir.


Bersambungggggg.....

__ADS_1


__ADS_2