
Zee dengan senang hati menjelaskan dan mengajarkan profesor wicaksana cara membuat ramuan tersebut serta manfaat dan efek sampingnya.Tidak perlu di ragukan lagi jika zee bisa masuk ke rumah sakit ternama di jerman dengan mudah bahkan dia sangat akrab dengan profesor wicaksana yang sangat terkenal,ya kalau orang pintar sudah tidak di ragukan lagi ya.
Pukul 9 malam zee baru keluar dari laboratorium dengan membawa satu box yang berisi beberapa ramuan di dalamnya.Zee langsung pergi ke bangsal untuk memberikan ramuan itu untuk para pasien yang menderita kangker dan tumor.
Dengan di dampingi profesor wicaksana zee melakukan tugasnya,para perawat dan doctor lainnya hanya bisa melihatnya karna dia tidak tau apa yang di lakukan zee,dengan cekatan zee langsung mengambil jarum suntik dan mengambil beberapa ramuan yang telah ia buat tadi.Zee menyuntikkan ramuan tersebut ke selang infus yang melekat di tangan pasien,dengan sangat sabar zee memasukkan ramuan tersebut sambil terus mengajak pasien berbicara.
Setelah selesai zee langsung menyuntikkan ramuannya ke beberapa pasien selanjutnya,zee hanya menyuntikkan ramuannya untuk pasien penderita kangker dan tumor yang sudah parah karna dia belum berani memberikn ramuannya untuk pasien yang baru di berikan diaknosa karna itu baru diaknosa pikirnya.
"Suster,saya minta tolong titip beberapa pasien yang saya beri obat tadi.Jika mereka mengalami demam atau pusing tolong berikan obat yang ada di sini,saya sudah menyiapkan dan menaruh resepnya."Ucap zee sambil melepas sarung tangannya.
"Dokter xia mau kemana?"Tanya salah satu perawat kepada zee.
"Aku hanya akan pulang sebentar untuk mandi dan telvon calon suamiku,nanti aku kembali tenang saja aku nanti juga tidur di sini."Ucap zee kepada perawat tersebut.
"Kamu mau lembur di hari pertama kamu kerja?"Tanya profesor wicaksana.
"Ah iya prof,karna saya mau meminta izin kepada profesor untuk mengambil cuti 2 hari lagi."Ucap zee kepada profesor wicaksana.
"Hahaha kamu tidak perlu sungkan xia,kamu boleh mengambil cuti kapanpun kamu mau bahkan sampai kamu memiliki baby."Ucap profesor wicaksana karna dia sudah tau jika zee akan menikah.
"Wahh dokter xia mau menikah?"Tanya salah satu dokter bedah yang tak lain adalah senior zee.
"Iya dok,kalau dokter tidak sibuk datang ya dok.Nanti saya akan kirimkan tiket pesawatnya."Ucap zee kepada dokter tersebut.
"Ah sayangnya tidak bisa,jadwal operasi satu minggu ke depan sangat padat."Ucap dokter tersebut sambil melirik profesor wicaksana.
"Kamu tenang saja dokter xia,kami akan ke indonesia jika kami semua memiliki waktu luang."Ucap profesor wicaksana.
"Terimakasih prof."Ucap zee sambil tersenyum lalu melirik jam di tangannya.
__ADS_1
"Prof dok saya duluan ya."Ucap zee karna waktu sudah menunjukkan pukul setengah 9 malam.
"Iya dok silahkan "Ucap dokter senior dan xia langsung pergi meninggalkan mereka.
"Beruntung banget ya yang jadi calon suaminya dokter xia dia baru jadi mahasiswa aja udah terkenal kecerdasannya cantik lagi."Ucap dokter senior sambil melihat xia yang sudah menghilang dari pandangannya.
"Denger denger dokter xia juga pewaris dari laurent company."Ucap suster itu ikut membahur.
"Hei kalian kenapa jadi merumpi?"Ucap profesor wicaksana.
"Hehe maaf prof,kita priksa pasien dulu ya prof."Ucap suster tersebut sambil bubar dan pergi ke bangsal.
Sesampainya di rumah zee langsung mandi untuk membersihkan tubuhnya karna dia seharian hanya bertemu dengan pasien dan pasien.Sekitar 30 menit zee berada di dalam bet up merilekskan semua otot otot yang tegang akibat aktifitasnya seharian.
Setelah dirasa sudah cukup rileks dan semua lelahnya hilang zee langsung membasuh dirinya di bawah guyuran shower untuk menghilangkan beberapa busa sabun yang masih melekat di tubuhnya lalu dia mematikan shower dan mengambil kimono dan memakainya untuk menutupi tubuh indahnya.
Zee berjalan menuju clossed room sambil memainkan ponselnya dan dia melihat beberapa pesan dan panggilan tak terjawab lalu ia memanggil orang tersebut dan meletakkan ponselnya di meja rias sedangkan dia memakai baju tidurnya.
"Dengan sayang disini, apakah cinta di sana?"Jawab zee dengan senyum yang tengah mengambang di bibirnya.
"Iya cinta di sini,lagi ngapain by?aku vidio call ya?"Tanya seseorang di telfon.
"Heh kamu nakal ya,mau ngintipin aku ganti baju."Ucap zee sambil mengalihkan panggilan ke panggilan vidio call.
"Loh kenapa tutup mata by?"Tanya zee kepada axel.
"Pake baju dulu sana nanti mata aku ternodai."Ketus axel sambil menutup matanya.
"Apaan sih orang aku udah pake baju."Ketus zee lalu axel membuka tangannya.
__ADS_1
"Gimana cape ngga hari pertama kerja?"Tanya axel kepada zee.
"Engga dong,gimana kamu?baru sampe ya?"Tanya zee kepada axel.
"Iya ini masih di mobil otw ke rumah, tuh si mama sama papa udah tidur."Ucap axel sambil mengarahkan kameranya kepada kedua orang tuanya yang tengah tidur didalam mobil dengan posisi mesra.
"Kasihan banget jadi obat nyamuk,oh iya aku pulangnya 2 hari lagi gpp kan?"Ucap zee sambil memonyongkan bibirnya.
"Iya gpp by,jangan cemberut gitu dong.Pokoknya kamu fokus aja sama pasien pasien kamu biar aku yang siapin segala perlengkapan untuk pernikahan kita."Ucap axel kepada zee .
"Makasih by,oh iya udah makan belum kamu?"Tanya zee kepada axel.
"Pagi pagi gini kok makan,aku tu lagi jaga pola makan alias diet takut tuxedonya ngga muat."Ucap axel sambil tertawa.
"Banyak gaya."Ucap zee dengan wajah julidnya "Oh iya di sana udah jam 3 pagi ya aku lupa kalau kita terbatas dengan jarak dan waktu yang selisih 6 jam."Ucap zee sambil memonyongkan bibirnya.
"Udahh sana tidur gih udah malem juga."Ucap axel menasehati zee.
"Iya ini mau tidur,seharusnya sih balik ke rumah sakit tapi tadi profesor wicaksana udah chat katanya ngga usah balik ke rumah sakit soalnya pasiennya udah ada yang nanganin."Ucap zee menjelaskan kepada axel.
"Yaudah sana istirahat besukkan masih kerja lagi."Ucap axel kepada zee.
"Iya dada sayang."Ucap zee sambil melambaikan tangannya.
"Bay bay calon istri."Ucap axel yang membuat pipi zee langsung merah merona.Dan tiba tiba pangilannya terputus.
"Dasar,kalau lagi malu jadi lucu."Guman axel sambil menatap foto sang kekasih di layar ponselnya.
Tiba tiba saja axel merasakan pusing tetapi pusing itu langsung hilang selang beberapa detik,axel tak memperdulikannya mungkin ia kecapen karna baru saja melakukan perjalanan shanghai china - jakarta indonesia pasti sangat lelah bukan.Axel langsung tidur karna perjalanan masih kurang 20 menit lagi.
__ADS_1
Bersambunggggg.........