Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Ngidam alla aletta


__ADS_3

Hari berganti hari,kini seluruh penghuni mansion disibukkan dengan persiapan acara pernikahan kak rey dan alisa yang akan di langsungkan 3 hari lagi.Semua yang menyangkut acara pernikahan dari konsep gedung konsumsi semuanya sudah di atur oleh delon dan kak alex serta para orang tua.


Sedangkan aletta diperlakukan selayaknya ratu bahkan nenek jia Li atau biasa di sebut nyonya besar Li ikut turun tangan untuk menjaga aletta,Sejak kehamilan aletta di ketahui oleh keluarga arganta serta keluarga adipati dan lainnya aletta benar benar sangat di jaga apalagi nyonya besar Li dia sangat memanja dan menjaga aletta karna Aletta sedang mengandung cicitnya atau lebih tepatnya Generasi penerus keluarga Li.


"Nenek,aletta mau ke bawah mau nyusulin delon."Ucap aletta sambil berdiri dari tidurnya.


"Hayoo kau duduk saja di situ akan nenek panggilkan."Ucap nenek jia Li.


"Tapi aku juga ingin jalan jalan nek."Ucap aletta kepada nenek jia Li.


"Kau nurut saja,kau itu sedang mengandung generasi penerus keluarga Li."Ucap nenek jia Li.


"Tapi aku ingin putra putriku memakai margaku dan marga delon nek."Ucap aletta kepada nenek jia Li.


"Hey sudah di resmikan bahwa anak kesatu dan keduamu itu akan meneruskan marga Li,kalau bukan anak anakmu siapa yang anak meneruskan marga Li?Kau tau sendiri mamamu dan kamu tidak memakai marga Li,apakah kamu tega dengan nenek dan kakekmu yang sudah tua?Kami membangun Lin grub dengan susah payah lalu kalian tidak mau menerusknnya?"Ucap nyonya besar Li dengan raut wajah yang sedih.


"Ya ya baiklah Nyonya besar Li cucumu ini akan menuruti kemauanmu,tapi aku tidak mengizinkan putra atau putriku untuk tinggal di sana sebelum mereka lulus S1 mereka."Ucap aletta kepada neneknya.


"Hayo bagaimana bisa?Aku juga ingin cicitku mengunjungiku setiap libur sekolahnya."Ucap nenek aletta.


"Ya kalau sekedar menjenguk aku mengizinkannya tetapi jika menetap aku belum mengizinkannya karna aku dan delon ingin mendidik putra dan putri kami."Ucap aletta kepada neneknya.


"Ya baiklah nenek setuju tapi tetap saja anak pertama dan keduamu harus meneruskan marga Li."Ucap nenek aletta.


"Ya ya terserah nenek,aletta mau menyusul delon."Ucap aletta lalu pergi meninggalkan neneknya.


"Hayoo kenapa cucuku seperti itu."Ucap nenek Jia Li langsung menyusul aletta.


Di ruang tamu


Semua para ayah dan bara bujang berkumpul di ruang tamu sambil mengopi dan berbincang bincang.Tiba tiba aletta datang langsung memeluk delon dan semua orang langsung melihat ke arah aletta.


"Hey hey kenapa kau kelur kamar?"Ucap kak rey pura pura marah.


"Aku ngga suka di kurung."Ucap aletta lalu duduk di pangkuan delon.


"Kenapa hemm?Jan lari lari ya nanti kalau jatuh bahaya buat kamu sama babynya."Ucap delon sambil mengelus kepala aletta.


"Sayang aku pengen pergi ke lapangan panahan boleh kan?"Ucap aletta memohon kepada delon.


"Tapi yang......"Ucap delon terpotong ucapan aletta.


"Pliss,ini yang minta bebynya lo."Ucap aletta sambil memasang wajah memohon yang membuat delon kasihan.

__ADS_1


"Hem baiklah baiklah,kamu maunya kapan?"Tanya delon kepada aletta.


"Aku maunya sekarang boleh kan."Ucap aletta dan delon langsung melirik ke arah kak rey dan papa faris.


"Pergilah,turuti keinginan cucu papa."Ucap papa faris kepada delon.


"Hayoo tidak bisa,aletta itu sedang hamil dis tidak boleh melakukan kegiatan yang membahayakan janinnya."Ucap nenek Jia Li yang baru saja datang.


"Sudahlah nek biarkan saja,lagian kebahagiaan dari ibu bebynya sangat berpengaruh besar.Dan aku peecaya kalau delon bisa menjaga aletta dengan baik."Ucap mama sinta yang baru saja datang serta membawa kue serabi kesukaan kak rey dan arya.


"Aaa sayang deh sama mama."Ucap aletta lalu memeluk mama sinta.


"Hey kenapa kamu jadi manja seperti ini?"Tanya mama sinta sambil membalas pelukan sang putri.


"Sayang aku ambil tas dulu ya."Ucap aletta kepada delon.


"Sudah kamu di sini saja biar mama yang ambilin."Ucap mama sinta lalu pergi mengambilkan tas aletta.


"Sayang gimana kalau kita pergi memanahnya setelah pernikahan kak rey aja?"Ucap delon membujuk aletta.


"Tapi aku pengennya sekarang."Ucap aletta sambil cemberut.


"Tapikan kita lagi sibuk siapin pernikahan kak rey."Ucap delon kepada aletta.


"Sudah kalian pergilah,lagian delon juga udah banyak bantu kan."Ucap kak rey kepada delon.


"Aku lebih ngga enak kalau keponakanku marah kepadaku karna tidak menuruti kemauannya."Ucap kak rey sambil memyeruput kopinya.


"Kak arya ikut boleh?"Tanya arya kepada delon.


"Boleh."Ucap delon menjawab ucapan arya.


"Kak alex ikut juga yuk,sambil cari cewe."Ucap aletta kepada kak alex.


"Engga ah kalian aja."Ucap kak alex kepada aletta.


"Tapi aku pengennya kak alex ikut."Ucap aletta memohon.


"Hemm baiklah kakak akan ikut."Ucap kak alex.


"Nih tasnya."Ucap mama sinta sambil memberikan tas aletta.


"Makasih mama."Ucap aletta.

__ADS_1


"Udah yuk berangkat."Ucap arya antusias.


"Yuk."Ucap delon yang langsung berdiri.


"Kamu ngga bawa dompet by?kalau aku pengen makan apa gitu gimana?"Tanya aletta kepada delon.


"Tenang aja."Ucap delon langsung mengambil ponsenya dan memasukannya kedalam saku.


"Ha?"Ucap aletta yang masih ling lung.


"Delon tu sebenernya ngga suka bawa dompet dia cukup bawa ponsel sama black cardnya ngga perlu dompet,ribet katanya."Ucap kak alex.


"Jan bocor deh kak."Ucap delon kepada kak rey.


"Dikit."Ucao kak alex lalu tertawa.


"Udah yuk berangkat,pa ma nek semuanya delon berangkat dulu ya."Pamit delon kepada semuanya.


"Iya hati hati."Ucap semuanya secara tak bersamaan.


Mereka berempat langsung pergi ke lapangan panahan milik aletta,mereka tak membawa pengawal sama sekali karna memang delon sudah menyuruh pengawal kepercayaannya untuk mengamankan seluruh hal yang berkaitan dengan aletta.


Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di stadion panahan.Aletta langsung turun dan masuk ke dalam stadion dengan di ikuti delon serta kak alex dan arya.Aletta langsung menuju tempat penyimpanan panah kesayangannya,dia memilih panah yang menurutnya nyaman untuk di gunakan lalu mengambil anak panah dan memulai olahraga memanahnya.


Delon dan kak alex hanya duduk sambil menunggu aletta dan arya yang sedang berolahraga memanah.Tanpa mereka sadari mereka tersenyum saat melihat aletta dan arya yang sedang bahagia karna berhasil memanah,Delon melirik kak alex yang masih memperhatikan aletta dan arya.


"Kenapa kak?"Tanya delon kepada kak alex.


"Hem?Gpp cuma ikut bahagia aja sebentarlagi aku bakalan jadi paman."Ucap kak alex kepada delon.


"Sudahlah kak aku tau kok kalau kak alex sebeneenya udah mulai suka sama sisil."Ucap delon kepada kak alex.


"Ngomongnya jangan ngawur, sisil udsh nikah."Ucap kak alex kepada delon.


"Ya kalau memang jodoh pasti kalian akan di lertemukan kembali."Ucao delon kepada kak alex.


"Aku ngga berharap bisa kembali kepada gladis ataupun sisil karna aku tidak ingin merusak kebahagiaan mereka."Ucap kak alex kepada delon.


"Kak,ngga usah bohong sama aku karna aku tau isi hati kakak."Ucap delon sambil menatap kak alex.


"Udah ngga usah mikirin aku yang paling penting kamu pikirin gimana kamu jadi ayah sekaligus suami yang baik buat anak kalian."Ucap kak alex mengalihkan pembicaraan.


"Ya aku juga sedikit berfikit seperti itu."Ucap delon kepada kak alex.

__ADS_1


Setelah aletta dan arya puas memanah akhirnya mereka beristirahatkrna memang lumayan cape.Setelah mereka istirahat mereka langsung pulang ke mansion.


Bersambung....


__ADS_2