Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Hari kebahagiaan Aletta dan delon


__ADS_3

"Aku minta tolong ya sama kalian berdua jaga aletta,gimana bisa kalian ngga tau kalau aletta hamil dan dia makan makanan yang terlalu pedas dan membiarkan aletta tidak makan dari pagi."Ucap dokter rio.


"Apa aletta ngga makan dari pagi!"Ucap delon.


"Iya soalnya tadi katanya ngga nafsu makan terus cuma makan buah aja."Ucap alisa merasa bersalah.


"Jangan salahin alisa,mungkin emang aletta yang ngga punya nafsu makan,dan itu wajar untuk ibu hamil."Ucap dokter rio.


"Ha-Hamil?"Ucap delon tak sadar dengan apa yang di ucapkannya.


"Iya selamat ya."Ucap dokter rio kepada delon.


"Kamu bakalan jadi ayah dan aku bakal jadi paman."Ucap kak rey langsung memeluk delon.


"Ayah?Apa!Aku bakalan jadi ayah?"Ucap delon ketika sadar dengan apa yang di bicarakan dokter rio.


"Aletta hamil?"Ucap delon memastikan kembali.


"Iyaa."Ucap dokter rio sambil tersenyum.


"Aaaa maksih sayang maksih."Ucap delon langsung berlari memeluk dan mencium aletta yang masih belum sadar dari pingsan.


"Astaga pemandangan apa ini."Ucap sisil yang langsung memalingkan wajahnya.


"Kamu juga pengen hamil?"Bisik satria kepada sisil.


"Apaan sih bahasnya kaya gitu,kan kamu belum sembuh."Jawab sisil.


"Kata dokter udah boleh ngga pake pengaman kok."Bisik satria kepada sisil.


"Serius?"Tanya sisil kegirangan.


"Iya."Jawab satria sambil tersenyum.


"Aaaaa makasih ya allah."Ucap sisil langsung memeluk dan bergelayut di leher satria.


"He'em."Alisa berdehem.


"Tenang aja aku udah hubungin mama kok katanya sekarang mama langsung pulang buat ngurus pernikahan kita minggu depan."Bisik kak rey kepada alisa.


"What?minggu depan?"Tanya alisa syok.


"Iya minggu depan,kenapa?kamu ngga sabar?"Ucap kak rey.


"Kecepetan kak."Ucap alisa kepada kak rey.


"Tenang aja mama sinta sama mama kamu udah siapin semuanya bahkan gaunnya udah jadi."Ucap kak rey.


"Loh?Kapan aku bikinnya?perasaan aku ngga pernah bikin gaun?"Tanya alisa kepada kak rey.


"Aku yang pesen ke butik terus masalah ukuran itu semua urusan mama kamu,udah pokoknya kamu nikmatin aja seminggu sebelum punya suami."Ucap kak rey membuat rona merah di pipi alisa.


"Emm,ini kenapa rame banget sih.Kamu juga by kenapa ciumin aku terus."Ucap aletta yang baru siuman.


"Sayang kamu udah bangun,kamu mau makan apa?Atau kamu pengen jalan jalan kemana?Atau beli apa gitu?Baju?"Pertanyaan delon terus tanpa jeda.


"Aku ngga pengen apa apa,apaan sih by jangan nempel terus deh malu sama yang lain."Ucap aletta.


"Sayang dengerin aku."Ucap delon sambil menatap aletta dan aletta juga langsung menatap delon.

__ADS_1


"Kita akan jadi ayah dan bunda."Ucap delon.


"Apa?A-Aku hamil?"Ucap aletta sambil berkaca kaca.


"Iya sayang kita akan jadi orang tua."Ucap delon langsung memeluk aletta dan aletta langsung menangis di pelukan delon.


"Selamat ya kalian juga bakalan punya baby kaya aku."Ucap gladis kegirangan.


"Makasih ya dis."Ucap aletta yang masih dalam pelukan delon.


"Eh berarty kamu bakalan dapet kebun mangga sama kebun apel dari bian sama satria dong."Ucap gladis.


"Kenapa kamu ingetin aletta sih yang."Ucap bian kepada gladis.


"Loh kan emang tadi kamu bilang gitu yang jadi ya harus di tepatin dong."Ucap gladis.


"Iya iya besuk aku beliin kebun mangga,lo juga lo sat."Ucap bian.


"Ya karna gwe lagi happy jadi gwe turutin."Ucap satria lalu merangkul sisil.


"Yaudah kalau gitu aku pamit dulu ya,oh ya ni kamu tebus vitamin buat aletta."Ucap dokter rio sambil memberikan secarik kertas kepada delon.


"Makasih ya kak."Ucap delon sambil menerima secarik kertas yang di berikan dokter rio.


"Iya sama sama,oh iya untuk berapa bulannya kamu bisa cek ke dokter kandungan nanti kalau mau cek kabarin aku aja biar aku buatin janji sama dokter ella."Ucap dokter rio.


"Okey nanti aku kabarin ya kak."Ucap delon kepada dokter rio.


"Oke saya tunggu,saya pamit undur diri."Ucap dokter rio dan langsung pergi.


"Okey karna hari ini hari bahagia untuk keluarga arganta kita akan diner di luar dan aku yang traktir."Ucap kak rey dan yang lainnya bersorak bahagia.


"Yang hamil juga adek aku."Ucap kak rey tak mau kalah.


"Tapikan tetep aja aletta itu tanggung jawab aku."Ucap delon tak mau kalah.


"Udah udah di bagi dua."Ucap aletta malas berdebat.


"Okey bagi dua."Ucap kak rey menyetujui ide aletta.


"Kalian siap siap sana nanti ketemu di restoran hotel X aja."Ucap kak rey kepada semuanya.


"Aku ngga mau pulang ah yang cape kita mandi di sini aja."Ucap gladis kepada bian.


"Bajunya yang?"Tanya bian kepada gladis.


"Ya kalau aku ada,kalau kamu ya ambil aja sana."Ucap gladis lalu pergi ke kamarnya.


"Untung aja istri gwe kalo ngga udah aku tukerin sama rumah baru."Ucap bian frustasi.


"Udah ngga usah terlalu di pikirin biasa bawaan bayi lagian itu juga anak lo,tuh ambil aja baju aku satria sekalian pake baju aku aja daripada harus balik ke rumah."Ucap delon sambil mengelus elus perut aletta.


"Makasih ya bro."Ucap bian langsung menuju almari delon.


"Aku ambilin sekalian bi."Teriak satria kepada bian.


"Jan teriak teriak."Ketus delon.


"Ambil sendirilah."Ucap bian keluar dari walk in closed sambil membawa sepasang pakaian untuknya.

__ADS_1


"Pelit banget deh lu."Ketus satria langsung pergi ke walk in closed.


"By kamu pengen makan apa gitu ngga?"Tanya delon kepada aletta.


"Engga cuma aku nanti pengen pake kemeja yang samaan sama kamu itu lo by warna biru laut."Ucap aletta.


"Okey nanti kita pake itu."Ucap delon kepada aletta.


"Al aku keluar ya itu udah aku beresin kamar mandinya jadi aman kamu ngga bakal kepleset."Ucap alisa kepada aletta.


"Aku kan ngga minta kamu buat ngerjain itu lagian masih ada bibi juga."Ucap aletta.


"Udah gpp,yuk sil kita keluar mereka butuh ruang."Ucap alisa mengajak sisil keluar.


"Kalau gitu kakak juga keluar dulu ya dek,nanti kalau butuh apa apa telvon kakak aja."Ucap kak rey kepada aletta.


"Maaf ya kak,aku masih suami sah aletta jadi kalau aletta butuh apa apa pasti aku yang di cariin."Ucap delon kepada kak rey.


"Ya terserah kamu."Ucap kak rey langsung pergi.


"Gwe pake ini ya."Ucap satria kepada delon.


"No!Jangan yang itu nanti mau Gwe pake buat daleman kemeja biru lo pake yang lain."Ucap delon langsung mengambil kaos yang di pegang satria.


"Ya elah terus gwe pake yang mana."Ucap satria frustasi.


"Terserah lo yang penting jangan pake ini."Ucap delon langsung mengambil kemeja yang di inginkan aletta.


"Pake yang ini boleh?"Tanya satria sambil mengambil kemeja merk Gucci berwarna putih polos yang masih terbungkus plastik yang artinya masih baru.


"Terserah yang penting jangan pake ini."Ucap delon lalu pergi menyusul aletta.


"Beneran boleh?"Tanya satria kepada delon.


"Iya boleh udah bawa aja."Ucap delon sambil memeluk aletta.


"Okey makasih ya bro."Ucap satria kegirangan langsung menuju kamar sisil.


"Hemm."Ucap delon yang masih setia memeluk aletta dan membenamkan kepalanya di perut aletta.


"By geli,udah lo ah."Ucap aletta sambil menahan kegeliannya.


"Aku suka by."Ucap delon lalu terus mencium perut aletta.


"By boleh ngga."Ucap aletta malu malu.


"Apa by?"Tanya delon kepada aletta.


"Aku pengen itu."Ucap aletta kepada delon.


"Pengen apa sayang ngomong sama aku biar aku beliin."Ucap delon kepada aletta.


"Babynya pengen ketemu ayahnya."Ucap aletta sambil mengelus perutnya.


"Ha?"Ucap delon bingung karna belum paham.


"Oh kamu pengen main?Okey let's go baby."Ucap delon langsung menerkam aletta.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2