Perjalanan Cinta Queen Laurent

Perjalanan Cinta Queen Laurent
Bersepeda di taman


__ADS_3

”Kebetulan aku ngga suka dimsum bun.”Ucap lee kepada bunda xia lalu memberikan dimsum kepada xia.


“Boong banget.”Batin Chen.


“Makasih ya lee kamu ter ter ter baik pokoknya.”Ucap xia kegirangan sambil memakan dimsumnya.


“Sayang buburnya juga di makan dong.”Ucap delon kepada sang putri.


“Tapi nanti siang zee boleh makan sushi?”Tanya xia kepada sang ayah.


“Besuk kalau kamu udah sembuh kita langsung ke jepang nanti kamu bisa makan sushi sesukamu sekalian ayah mau ngecek kerjaan disana.”Ucap delon kepada xia.


“Heyyyy harus di batasi juga makannya jangan banyak banyak makan daging mentah.”Ucap aletta kepada xia.


“Yah bunda yaudah zee mau hot pot aja.”Ucap xia tak bersemangat.


“Itu juga belum boleh.”Ucap aletta menjawa ucapan sang putri.


“Kamu kan masih bisa makan sushi yang roll.”Ucap chen ikut bersuara.


“Iya tapi aku pengennya makan sushi.”Ucap xia membuat lee kebingungan.


“Loh bukannya sushi emang isinya ngga ada daging ikan mentahnya ya?”Tanya lee sedikit bingung.


“Hahaha pasti kamu bingung ya?”Tanya delon kepada lee dan lee hanya mengangguk.


“Kalau zee sama chen itu sukanya sashimi tapi dia bilangnya sushi tapi kalau sushi dia bilangnya sushi roll.”Ucap delon menjelaskan.


“Emang segitu sukanya ya yah zee sama sushi?”Tanya lee kepada delon.


“Iya soalnya dulu waktu bunda aletta hamil zee diasuka banget ngidam sushi,ya mungkin karna itu jadinya zee suka banget sama sushi.”Ucap delon menjelaskan.


“Emang makanan apa aja yah yang di sukai zee?”Tanya lee kepada Delon.


“Kalau makanan jangan di tanya soalnya zee suka banget makan tapi yang paling dia suka itu sashimi sushi jepang sushi korea hot pot dan dimsum dia suka banget sama itu.”Ucap delon kepada lee.


“Sushi korea?”Tanya lee kepada delon karna dia belum pernah memakannya.

__ADS_1


“Gimbab kaya sushi gulung yang bumbunya sesuai lidahnya orang korea,udah beda banget dari sushi jepang.”Ucap ayah xia kepada lee.


Setelah sarapan mereka melanjutkan bercerita dan bertukar pengalaman,terutama lee yang sangat ingin tau tentang kehidupan xia.Delon menceritakan bagaimana xia tapi dia tetap merahasiakan identitas xia karna lee masih belum cukup besar untuk menyimpan rahasia ini.


Tiba tiba pintu kamar xia di dorong dari luar dan memperlihatkan dua laki laki dan satu perempuan yang tengah berdiri di ambang pintu.Semua yang ada di dalam memandang kearah tiga orang tersebut,tiba tiba salah satu dari laki laki itu dan wanita itu memanggil xia secara bersamaan.


“Hai calon mantu?”Tanya wanita itu dengan b indonesia.


“Nǐ hǎo wèilái de nǚxù.”Ucap seorang pria itu menggunakan b mandarin.(halo calon menantu)


Menyadari mereka berbicara secara bersamaan mereka saling menantap,tunggu apa tadi?Nǐ hǎo wèilái de nǚxù?


"Ya! ya! ya! siapa kamu berani berani beraninya memanggil menantuku seperti itu."Ketus gladis sambil menatap orang tersebut.


Saking emosinya gladis sampai tidak menyadari kalau dirinya berbicara bahasa indonesia,dan orang yang di tatap gladia hanya bingung melihat gladis yang tengah memaki makinya padahal dia tidak tau kesalahannya.Delon yang menyadari itu langsung mendekati gladis dan ayah lee.


"Gladis udah ayo duduk,ngga baik di lihat anak anak."Ucap delon menenangkan gladis.


"Maaf ya,tapi jangan panggil zee menantumu kalau ada dia karna dia sangat menginginkan zee jadi menantunya."Ucap delon kepada ayah lee menggunakan b mandarin.


"Ah iya tidak papa,maaf aku terlalu lancang.Tetapi entah mengapa aku memiliki firasat jika kita akan menjadi keluarga."Ucap ayah lee.


"Siapa dia?"Tanya gladis kepada aletta menggunakan b indonesia.


"Ayahnya lee."Ucap aletta sambil melihat lee yang sedang berbicara dengan chen xia dan axel.


"Ketemu dimana?"Ketus gladis kepada aletta.


"Katanya temen zee waktu ikut lomba menembak."Ucap aletta.


"Bunda ngga marah sama zee?"Tanya xia kepada sang bunda.


"Marah?iya bunda marah sama zee,kenapa zee belajar menembak diam diam?"Tanya aletta kepada sang putri.


"Zee takut bunda marah."Ucap xia sambil menundukkan kepala.


"Nak,kalau kamu jujur bunda ngga akan marah tapi kalau kamu bohong kaya gini bunda malah marah apalagi kamu sampai terluka kaya gini nak."Ucap aletta sambil mendekati sang putri.

__ADS_1


"Maaf ya bunda,zee nakal zee janji ngga akan ngulangi lagi."Ucap xia sambil memeluk sang bunda.


"Iya sayang."Ucap aletta sambil menerima pelukan sang putri.


Sesuai ucapan dokter karna xia sudah membaik jadi dia sudah boleh pulang asalkan xia harus beristirahat cukup.Delon dan aletta mengemasi brang barang xia sedangkan para anak anak sedang bermain di ranjang xia.


Setelah selesai mengemasi barang barang delon langsung memberikan barang xia ke pengawal joon karna delon ingin pulang bersama putra dan putrinya tanpa pengawal.


"Ayah bunda?lee boleh ngga numpang mobil kalian?soalnya tadi ayah ada panggilan mendadak dari kantor."Ucap lee kepada delon dan aletta.


"Boleh dong,lagian axel juga satu mobil sama kita."Ucap aletta menjawab lee.


"Ayah bunda nanti kita ke taman dulu ya zee ingin naik sepeda di taman."Ucap xia sambil berjalan keluar ruangan deng digandeng oleh chen.


"Baiklah tuan putri."Ucap delon sambil mengusap rambut sang putri.


Sesuai keinginan zee,delon menghentikan mobilnya di sebuah taman yang cukup ramai dan bagus karna taman itu adalah taman yang berada di pusat kota dan mengingat musim ini adalah musim gugur jadi daun daun yang lepas dari dahannya menambah keindahan taman tersebut.


Xia langsung keluar dari mobil bersama chen lee dan axel,mereka langsung menaiki sepeda yang ada di sana ya tentunya sudah tugas delon untung membayar uang sewa sepeda tersebut.Xia tampak sangat bahagia dan menikmatinya,dia bersepeda dengan membonceng axel di belakang karna axel tidak bisa mengayuh sepeda sedangkan lee dan chen memakai sepeda sendiri.


Aletta dan delon yang melihat itu hanya bisa tersenyum,tak terasa sudah hampir 7 tahun mereka bersama.Mereka menjalani suka duka bersama dan mereka dikaruniai tiga malaikat yang selalu membuat hidup mereka berwarna.


Apalagi mengingat kesehatan xia yang dulu pernah mengalami masalah kesehatan,melihat xia tersenyum benar benar membuat aletta dan delon bahagia karna dari ketiga anaknya mereka sangat khawatir dengan kesehatan xia dan mental xia.


"Sayang ayo sini dulu makan ice cream."Ucap aletta memanggil ke empat bocah yang tengah asik bersepeda.


"Iya bun."Teriak chen.


"Ayo kita balapan,siapa yang cepat nanti bisa sepuasnya didorong naik ayunan."Ucap lee.


"Baiklah."Ucap xia bersiap.


"Satu dua tiga."Ucap mereka secara bersamaan dan memulai balapannya.


Karna xia membonceng axel di belakang jadi xia tidak kuat untuk mengayuh tetapi tiba tiba axel turun dari sepeda dan mendorong xia dan alhasil xia menang dari lerlomban tersebut.


"Yeeeeee menangggg."Sorak xia dan axel secara bersamaan.

__ADS_1


Bersambungggggg.......


__ADS_2