
"Dasar bodoh!" Salah satu Jenderal Iblis lain yang berada paling ujung tak bisa menahan diri untuk tidak mengutuki temannya dalam hati. Meskipun begitu, ia tak berani berbicara langsung lewat mulutnya, dikarenakan Jenderal Iblis tersebut berada di posisi ke-4 terkuat dari sepuluh Jenderal Iblis. Sedang ia sendiri berada di urutan ke-8.
Iblis itu hendak maju, namun segera di tahan oleh Wu Xian, salah satu jenderal iblis yang menempati posisi terkuat kedua.
"Berhenti, Wou! Kenapa kau ini begitu dungu!"
"Kau berani memanggilku dungu!"
"Memang kau dungu!"
"Kau!" Jenderal iblis yang menempati 4 terkuat itu ternyata bernama Wou Xian. Ingin rasanya Wou Xian memukuli Wu Xian, namun ia tak berani. Yang ada dia yang akan menerima tonjokan dari jenderal iblis itu nantinya.
"Sebelum bertindak, alangkah baiknya kau baca situasi terlebih dahulu, otak tumpul. Memang benar kata orang-orang, kau memiliki sembilan puluh sembilan persen otot namun hanya satu persen otak dalam tubuhmu!" Jenderal dengan peringkat ketiga terkuat juga ikut menimpali.
"Cih!" Wou Xian hanya bisa berdecih kesal mendengar omongan dua orang itu.
"Kenapa kita tak menyerang dia secara bersamaan. Dia sendirian, sedang kita berjumlah sembilan, juga di tambah dengan iblis berkekuatan Alam dan Semesta beserta Naga Iblis di sana. Kekuatan kita sudah lebih dari cukup untuk membunuh dia."
"Bukan membunuh, lebih tepatnya membuat jiwanya bereinkarnasi kembali!"
"Sama saja, Dungu!"
Dewa Gou Jhiu saat ini berada di tingkatan Dewa Abadi tahap 2, sedang sepuluh jenderal Iblis sendiri saat ini berada di tingkatan Dewa Abadi tahap 1.
Sebenarnya sepuluh jenderal iblis sebelum pertempuran besar melawan para Dewa, berada di tingkatan Dewa Abadi tahap 3, namun kekuatan mereka melemah banyak pasca perang.
Sedang Dewa Gou Jhiu dan tujuh dewa temannya sendiri tidak ikut berpartisipasi dalam perang besar tersebut. Dikarenakan ada beberapa alasan sehingga mereka tidak dapat ikut bertempur melawan para Iblis.
Mendengar pembicaraan para jenderal Iblis tersebut, Dewa Gou Jhiu tersenyum sesaat, "Apakah kalian yakin akan menyerang ku. Meskipun jumlah kalian lebih banyak dariku, namun aku mungkin bisa membawa empat sampai lima diantara kalian para Jenderal Iblis untuk mengikuti ku bereinkarnasi. Dan tentu saja kekuatan kalian akan sangat-sangat melemah setelahnya!"
"Licik!" Wou Xian mengutuk Dewa Gou Jhiu. Dirinya mendadak menghilang dari tempatnya berdiri dan muncul kembali di belakang Dewa Gou Jhiu, dengan gada yang terlapisi aura hitam ia layangkan hendak menghantam kepala lawan.
Kecepatan geraknya begitu ekstrim, sampai-sampai dua murid dewa Gou Jhiu yang saat ini menempati tubuh Xiao Wang dan Chen Li tak dapat mengikuti pergerakannya.
Hampir saja gada itu mengenai targetnya, namun dewa Gou Jhiu tiba-tiba saja menghilang dari sana dan muncul kembali di tempat sedikit jauh dengan Wou Xian.
Jenderal Iblis Wou Xian tak langsung menyerah. Dia lantas kembali bergerak kearah Dewa Gou Jhiu, namun kejadian yang sama terulang kembali. Dimana, saat gada hampir menyentuh lawan, mendadak lawan menghilang dan muncul kembali di tempat yang cukup jauh.
__ADS_1
Kejadian tersebut terus berlanjut. Hingga pada akhirnya, Jenderal Iblis Wou Xian jenuh untuk mengejar Dewa Gou Jhiu.
"Sialan kau. Kemari sini, jangan jadi pecundang yang taunya hanya bisa menghindar," ucap kesal Jenderal Iblis tersebut.
Mendengar ocehan iblis itu, Dewa Gou Jhiu menautkan kedua alisnya sesaat. "Apakah kau yakin!" Suara yang begitu pelan, namun cukup untuk di dengar oleh semua yang ada di tempat itu.
Jenderal Iblis Wou Xian tak menanggapi, namun dari sorot matanya telah menunjukkan bahwa ia begitu yakin dengan ucapannya barusan.
"Baiklah, jangan menyesal setelah ini!"
Dewa Gou Jhiu turun dari punggung burung Garuda Emas. Ia mengusap lembut burung peliharaannya, setelah itu membiarkan burung tersebut pergi.
"Majulah!" Mendadak dewa Gou Jhiu berucap tanpa menoleh sedikitpun kearah lawan.
Jenderal Wou Xian terdiam sejenak, otaknya berusaha mencerna kata itu. Namun itu tak berlangsung selama satu detik, otaknya telah berhasil menerjemahkan maksud dari perkataan Dewa Gou Jhiu.
Mendadak, Iblis itu menghilang dan muncul kembali tepat di hadapan Dewa Gou Jhiu. Gadanya kembali ia ayunkan kearah Dewa tersebut. Namun hanya dengan jari telunjuk dari Dewa Gou Jhiu, gada besar sampai harus dibuat berbalik arah.
Jenderal Iblis Wou Xian tak langsung menyerah. Ia memutar tubuhnya searah dengan gerak gada itu, lalu kembali menghantamkannya pada Dewa Gou Jhiu.
Dalam 5 detik, pertarungan keduanya telah berlangsung begitu cepat. Dapat di saksikan di sana, garis-garis hitam yang begitu banyak bergerak mengelilingi dan menyerang Dewa Gou Jhiu yang hanya berdiri mematung di tempatnya, sambil tangannya ia libaskan beberapa kali, menangkis serangan dari Jenderal Iblis Wou Xian.
Sedang Dewa Gou Jhiu tetap di tempat dengan tangan yang dilipat belakang.
Jenderal Iblis Wou Xian kembali bangkit. "Apa yang kalian tunggu. Cepat bantu aku menyerang dia!" Suara bentakan terdengar dari mulutnya, meminta bantuan kepada Jenderal Iblis yang lain.
Sejenak, para jenderal iblis terdiam, sebelum akhirnya menarik senjata satu persatu berniat menyerang Dewa Gou Jhiu.
Saat hendak melesat, mendadak suara Jenderal Iblis dengan peringkat satu terkuat menghentikan aksi mereka.
"Semuanya, berhenti! Tarik kembali senjata kalian!"
Seketika semuanya berhenti bergerak. Tak ada yang berani maju mendengar suara orang terkuat pertama itu. Pasalnya, diantara sepuluh jenderal Iblis, jenderal tersebut lah yang di pilih langsung oleh Raja dan Ratu Iblis sebagai pemimpin. Sehingga setiap kata yang keluar dari mulutnya tak ada yang berani membantah.
"Kenapa kau menghentikan kami?" Jenderal Iblis peringkat kedua terkuat memberanikan diri bertanya.
"Yang dikatakan Dewa Gou Jhiu benar. Jika kita bersikeras untuk tetap menyerangnya, bukan hanya kehilangan anggota, tapi kekuatan kita juga akan bertambah melemah. Kita memang banyak, namun melawan seorang Dewa Abadi bukanlah perkara yang mudah," jelas Jenderal Iblis peringkat pertama terkuat.
__ADS_1
"Apakah kalian mengingat pesan Tuan sebelum beliau bersama Istrinya melakukan latihan tertutup?" Kembali dia bersuara.
"Kumpulkan kekuatan sebanyak-banyaknya!" Salah satu jenderal Iblis menimpali.
"Tepat sekali! Tarik kembali pasukan, perkara kedua anak itu, kita akan membunuhnya nanti. Perjalanan keduanya masih panjang. Kita bisa menemuinya kapan saja." Selepas dengan kalimatnya, Jenderal Iblis tersebut menghilang dari tempat ia berdiri.
Beberapa jenderal Iblis merasa kesal dengan keputusan yang diambil sang pemimpin itu. Namun mereka tak bisa berbuat banyak, membicarakannya pun tak ada gunanya. Tak ingin mengambil pusing, mereka akhirnya ikut menghilang satu persatu.
"Sial, kalau bukan karena ia begitu kuat, aku pasti akan membunuhnya terlebih dahulu sebelum membunuh Dewa sialan beserta kedua bocah itu!" Jenderal Iblis Wou Xian tidak bisa menerima langkah yang diambil oleh Jenderal Iblis tersebut. Pasalnya, dirinya sudah terlanjur dibuat malu oleh Dewa Gou Jhiu. Namun ia juga tak bisa berbuat banyak. Tak ada pilihan lain, dirinya pun ikut menghilang.
Xiao Wang dan Chen Li terbang mendekati Dewa Gou Jhiu.
"Guru, apa yang akan kita lakukan setelah ini?" Sosok yang mengendalikan Chen Li bertanya kepada Dewa Gou Jhiu.
"Bawa kedua anak ini ke dunia ciptaan ku, kita akan melatihnya selama beberapa bulan."
"Baik!" jawab Xiao Wang dan Chen Li bersamaan.
Seekor burung Garuda Emas melesat cepat. Menembus kehampaan dan berhenti tepat dimana ketiga orang itu berada.
Dengan mengendarai burung tersebut, ketiga makhluk itu melesat dengan kecepatan tinggi, menembus ruang dan waktu.
Sementara itu, di tempat lain, belasan Iblis berkekuatan Alam saat ini melesat dengan kecepatan tinggi.
"Kemana perginya anak itu?"
"Cepat sekali dia!"
"Semuanya berhenti!" Salah satu iblis memberi komando. Ia menutup kedua matanya sejenak.
Tak lama, ia membuka kembali matanya. "Ada apa?" tanya salah satu Iblis.
"Sepuluh jenderal Iblis berpesan untuk segera kembali ke persembunyian."
"Aiis, kenapa bisa begitu?"
"Entahlah!"
__ADS_1
Setelahnya, mereka kemudian menghilang dan kembali ke tempat yang jauh, yang tidak diketahui oleh siapapun kecuali para ras Iblis.