Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat
Ch. 86 ~ Semangat Wan Li


__ADS_3

Lu Wanqiang juga Xiao Meng dipaksa untuk terus bertahan tanpa melakukan perlawanan berarti. Bagaimana tidak? Keduanya harus berusaha mati-matian menghindari setiap layangan Gada dari lawan mereka ini. Sekali terkena saja, jika tidak beruntung. Maka nyawa akan langsung melayang.


Bahkan Lu Wanqiang sendiri sampai dibuat sekarat. Nyaris nyawa pemuda itu tak tertolong lagi saat gada yang begitu besar mengenai tubuhnya. Beruntung, ada Xiao Meng di sisinya. Yang langsung membawa Lu Wanqiang ke tempat aman, dan memberinya pil pemulih rasa sakit.


Setelahnya Xiao Meng bergerak kembali ke arah Manusia aneh itu. Yang kini juga hampir sampai di tepat dimana dia meletakkan Lu Wanqiang.


Kembali ia bertarung melawan manusia aneh itu. Sesekali ia akan menyerang selain menghindar. Namun kebanyakan serangannya tak memberikan sesuatu yang berarti terhadap lawan.


Xiao Meng sedikit kesal. Ia terus menghindar dan menghindar. Hingga dirinya tidak sengaja menghindar di tempat yang salah. Serangan gada datang dari arah yang tak ia duga.


Bukk!


Gada tersebut tepat mengenai punggungnya, membuat lelaki itu terpental sangat jauh. Belum juga dia menyentuh tanah. Mendadak tangan seseorang dapat ia rasakan. Menahan laju tubuhnya.


Xiao Meng melihat pemilik tangan itu. Chen Li. Dapat ia lihat sedang menopang tubuhnya menggunakan satu tangan.

__ADS_1


"Paman!"


Chen Li segera menurunkan Xiao Meng dengan hati-hati. Memposisikan tubuh Pria itu dengan keadaan telungkup.


"Paman, kau terluka!"


Chen Li mengetahui ayah Xiao Wang ini tengah terluka. Setelan putih yang di kenakan lelaki itu kini telah ternodai oleh darah.


Membuka Setelannya satu per satu. Chen Li berniat mengobati luka Xiao Meng. Sebelum kembali kepada Manusia aneh itu.


Chen Li lalu mulai menyalurkan energi Qi nya pada luka tersebut. Tak lupa pula ia memberi Xiao Meng pil penghilang rasa sakit serta penyembuh.


Tiga menit berlalu. Kini luka yang tergambar di punggung Xiao Meng telah menutup tak berbekas. Seperti tak ada luka sebelumnya di sana.


Xiao Meng bangun kembali saat merasakan kondisi tubuhnya telah pulih delapan puluh persen.

__ADS_1


"Terima kasih Nak Li!" ucapnya seraya mengenakan kembali pakaiannya.


"Sama-sama, paman."


Chen Li lalu berdiri dan diikuti oleh Xiao Meng. Keduanya kemudian melesat ke arah yang berbeda. Chen Li ke tempat dimana manusia aneh itu berada. Sedang Xiao Meng ke tempat dimana ia meninggalkan Lu Wanqiang sebelumnya. Membantu anak itu memulihkan dirinya.


Di sisi lain. Xiao Wang yang telah membereskan manusia aneh, lawannya. Memperhatikan sekitar. Chen Li datang membantu ayahnya serta Lu Wanqiang. Sementara di juru berbeda, Xiao Liu serta Yuan Fang masih bekerja sama dalam menumbangkan manusia aneh.


Kemudian ia memutar kepalanya ke arah kanan. Wan Li di sana sedang berjuang mati-matian melawan manusia aneh itu. Jatuh bangun pria itu bertarung. Meski berulang kali ia dibuat terpuruk. Namun tak sedikit semangat lelaki itu surut.


Dengan gagah berani, Wang Li bertarung dengan Si Manusia aneh. Bahkan Tubuhnya kini telah bermandikan darah, yang kini mulai mengering.


Tanpa pikir panjang, Xiao Wang lantas melesat ke arah lelaki itu. Membantu Wan Li dalam melawan Musuh yang berat bagi Wan Li, namun tidak dengan Xiao Wang.


Pemuda itu sempat kagum sejenak, kala melihat Keberanian Wan Li dalam melawan Seseorang, yang bahkan kultivasinya beberapa tingkat lebih tinggi di atasnya.

__ADS_1


__ADS_2