Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat
Ch. 87 ~


__ADS_3

Gada besar, terlibas dengan deras. Dan langsung beradu dengan rantai besi. Wan Li terdorong mundur dengan sendirinya. Beruntung pijakan kakinya kuat. Sehingga kakinya hanya terdorong sedikit saja.


Kemudian ia membalas dengan menunjukan rantai besi yang melilit tangan Wan Li. Pertarungan berat sebelah kembali terjadi. Wan Li di paksa bertahan dan terus bertahan. Hingga Xiao Wang datang membantunya.


"Paman! Lebih baik kau beristirahat saja! Masalah orang ini, biar aku yang mengurusnya." Xiao Wang berkata sembari menampakkan wajah yakin.


Melirik Xiao Wang sejenak. Awalnya Wan Li menolak tawaran Xiao Wang barusan. Dengan alasan pemuda itu masih kecil. Membiarkan anak kecil bertarung melawan musuh di hadapan mereka ini, yang nyaris tak memiliki kelemahan adalah hal yang konyol. Namun mengingat kembali, bagaimana mengerikannya kekuatan anak kecil di hadapannya ini. Wan Li memasang sunggingan kecil. Sadar akan kenyataan, bahwa kekuatannya masih jauh di bawah Xiao Wang.


"Baiklah... Aku serahkan manusia aneh ini padamu. Aku akan memulihkan diri terlebih dahulu, setelahnya akan akan membantu yang lainnya!"


Selesai dengan kalimatnya, Wan Li lantas menghindar dari sana. Membiarkan Xiao Wang menggantikan posisinya, berhadapan dengan manusia tanpa kelemahan itu.

__ADS_1


Sejenak, Xiao Wang tersenyum sinis melihat manusia aneh yang hendak berlari mengejar Wan Li, yang kini telah menjauh.


"Heeh... Manusia aneh! Kau mau ke mana? Lawan mu sekarang adalah aku!" Chen Li berkata setengah berteriak.


Pedang yang ada di genggamannya mendadak bersinar sesaat. Energi berwarna biru muda mulai merembes dari pedang Xiao Wang. Tanpa menunda waktu terlalu lama, Xiao Wang lantas melesat ke arah manusia aneh itu.


Xiao Wang berlari di belakang manusia aneh. Tampak, meski pemuda itu telah berteriak setengah mati, namun tak kunjung ia mendapat respons dari sosok manusia bertubuh raksasa.


Teriakan kesakitan dapat terdengar sesaat. Gada di genggaman tangannya ia libas keras ke arah Xiao Wang. Namun bukanya gada yang melayang, melainkan tangan beserta gada yang melayang. Tangan kanannya tiba-tiba saja terpotong oleh tajamnya pedang Xiao Wang.


Manusia aneh itu sendiri terlambat menyadarinya. Matanya terbelalak, Tak percaya.

__ADS_1


Seakan tak ingin membuang-buang waktu, Xiao Wang langsung membunuh manusia aneh itu. Butuh dua kali tebasan keras sebelum kepala manusia aneh itu terpotong. Bagaimana tidak, tulangnya begitu keras. Bahkan setiap potongan Xiao Wang selalu-nya berhenti di tulang manusia aneh.


Setelah selesai membunuhnya. Xiao Wang kembali memperhatikan sekitar. Nampak di sana, Wan Li, Xiao Liu, Xiao Meng, Lu Wanqiang serta Yuan Fang bekerja sama dalam melumpuhkan manusia aneh satunya. Terlihat, mereka hampir menyelesaikan membunuh manusia aneh itu. Sedang Chen Li sendiri juga hampir menyelesaikan bagiannya.


"Karena mereka hampir selesai, Maka sekarang giliran aku untuk membereskan para jenderal busuk itu!" Xiao Wang bergumam pelan. Tentu saja tak ada yang mendengarnya karena posisinya saat itu berada jauh dari orang banyak.


Terbang dengan cepat. Xiao Wang berhenti tepat pada salah seorang dari jenderal kerajaan Air.


"Pak Tua! Kenapa kau begitu bersemangat sekali dalam membunuh prajurit kerajaan Api? Tidak kah kau lihat mereka tengah berada di bawah kultivasi mu?" ucap Xiao Wang tiba-tiba.


Jenderal kerajaan Air yang baru selesai membunuh salah satu prajurit dan hendak membunuh prajurit lain begitu terkejut mendengar ucapan Xiao Wang. Segera ia menghentikan aksinya, dan menoleh ke arah sumber suara.

__ADS_1


__ADS_2