Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat
Ch. 88 ~ Rencana Pernikahan Wan Li


__ADS_3

Jenderal kerajaan Air yang baru selesai membunuh salah satu prajurit dan hendak membunuh prajurit lain begitu terkejut mendengar ucapan Xiao Wang. Segera ia menghentikan aksinya, dan menoleh ke arah sumber suara.


Terlihat, seorang pemuda yang tidak lain adalah Xiao Wang yang sedang tersenyum sinis kepada jenderal tersebut.


"Ka-kau! Kenapa bisa ada di sini?!"


Jenderal itu begitu khawatir melihat Xiao Wang ada di hadapannya. Jenderal tersebut juga lah yang telah meremehkan Xiao Wang serta Chen Li sebelumnya.


Perasaannya mulai berkata lain. Kedatangan Xiao Wang di hadapannya, memberikan isyarat terhadapnya, bahwa lima manusia aneh yang mereka kirim barusan telah berhasil di kalahkan.


Dengan ragu-ragu, ia menoleh ke arah di mana lima manusia aneh sebelumnya bertarung.


Terbelalak mata jenderal tersebut. Lima orang semula membantai habis pasukan kerajaan Api, kini tengah tergeletak tak bernyawa. Semuanya memiliki bentuk tubuh yang sama, dimana terdapat kerusakan di beberapa bagian tubuh mereka. Darah juga tak telah menghiasi seluruh tubuhnya.


"Tak perlu kau repot-repot memperhatikan mereka. Berharap lebih kepada mereka, sama saja dengan berharap matahari terbit dari barat." Xiao Wang mempersiapkan pedangnya.

__ADS_1


"Pikirkanlah bagaimana cara kau menghadapi Raja Neraka nantinya!"


Xiao Wang langsung melesat ke arah Jenderal tersebut. Hanya dengan sekali libasan pedangnya, tubuh Jenderal kerajaan Air tersebut langsung terbelah dua.


Beberapa prajurit kerajaan Air mulai frustasi. Satu per satu para jenderal mulai di bunuh dengan sadis. Menyisakan tiga orang jenderal, dengan kultivasi Bumi tahap Puncak. Chen Li sengaja membiarkan mereka bertiga hidup, untuk menjadikan mereka sebagai pengikut.


"JIKA ADA YANG MASIH MENGANGKAT PEDANG, MAKA KU ANGGAP DIA SUDAH SIAP BERTEMU RAJA NERAKA!!!" Ucap Chen Li. Suaranya sebenarnya tidak sekeras yang di dengar. Namun karena energi Qi-nya di salurkan ke tenggorokannya lumayan banyak, sehingga suaranya dapat di dengar seperti Guntur oleh semua yang ada di sana.


Kontan saja, semuanya dibuat merinding oleh suara Chen Li tadi. Tanpa banyak membuang waktu, semuanya lantas melempar pedang dan mulai berlutut.


Kerajaan Api akhirnya dinyatakan sebagai pemenang. Setelah membereskan sisa-sisa pasukan kerajaan Air yang tak mau mengakui kerajaan Api, termasuk raja serta penatua kerajaan Air. Pasukan kemudian di pulangkan di kerajaan. Untuk di istirahatkan.


Hari itu Mereka pulang dengan kemenangan. Pasukan yang semula berjumlah 8000, kini berkurang 1500 menjadi 6500 pasukan tersisa. Ditambah pasukan musuh yang berjumlah 4000 pasukan. Maka kerajaan Api pulang dengan membawa 10500 pasukan.


"Haah! Akhirnya selesai juga!" ucap Wan Li sembari menunggangi kuda yang berjalan santai.

__ADS_1


"Paman kapan kau menikahi pujaan hatimu?"


Pertanyaan Chen Li cukup pelan, namun dapat di dengar oleh Wan Li serta Xiao Wang juga empat orang yang berasal dari sekte Elang Emas.


Tersipu malu Wan Li. Bahkan mukanya sampai merah padam.


"Kau bicara apa, Li'er?!"


"Sudahlah, paman! Kau tak perlu berpura-pura lagi. Aku tahu kau memiliki pujaan hati kan? Sampai kapan paman akan menyembunyikan kekasih paman?" Chen Li menggoda wan Li.


Sebelum jitakkan keras mendarat di keningnya. Chen Li telah lebih dulu memacu kudanya dengan cepat. Benar saja, Wan Li telah mempersiapkan tangannya, hendak menjitak Chen Li, namun ia terlambat bereaksi.


"Mau kemana kau, bocah nakal! Jangan lari!"


Wan Li juga mempercepat laju kudanya. Mengejar Chen Li yang sedikit menjauh.

__ADS_1


Di sisi lain. Xiao Wang, Xiao Liu, Xiao Meng serta Lu Wanqiang juga Yuan Fang tidak bisa untuk tidak tertawa melihat kedua orang itu. Begitu konyol aksi yang mereka tunjukkan.


__ADS_2