Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat
Chen 89 ~ Hari Pernikahan Wan Li.


__ADS_3

Tak terasa, 4 tahun telah berlalu.


Kini usia Chen Li serta Xiao Wang telah beranjak menjadi 15 tahun. Keduanya juga tumbuh menjadi pemuda tampan nan berani. Bahkan keduanya berhasil menciptakan sejarah baru di dunia.


Berkat kedua anak itu, Kerajaan Api berhasil menjadi kekaisaran. Luas kekaisaran Api juga telah di perluas dengan merebut paksa beberapa wilayah kekaisaran tetangga. Menjadi satu-satunya kekaisaran terkuat. Pasukan yang di pimpin Chen Li serta Wan Li kini telah menerobos tahapan Bumi. Tak pernah terjadi sebelumnya. Paling yang menerobos tahapan Bumi hanya para jenderal saja. Namun kali ini, di bawah naungan kedua anak itu, Prajurit yang semula tersesat di tahapan Dasar dan Menengah, mulai meningkat. Tak ada yang berani menyerang kekaisaran Api sekarang.


Begitupun juga dengan Sekte Elang Emas. Yang dulunya sempat melemah karena di rebut oleh Hai Bao, kini menjadi sekte nomor satu di empat kekaisaran. Xiao Liu serta Xiao Meng telah menerobos tingkatan Alam tahap 2. Lu Wanqiang serta Yuan Fang sendiri telah menerobos tahapan langit puncak.


Wilayah sekte juga telah di perluas, karena banyaknya anak-anak yang mendaftar sebagai bagian dari murid sekte Elang Emas. Bahkan saat ini sekte tersebut telah sama layaknya kota besar. Setiap tahunnya, terdapat ribuan siswa yang mendaftar. Untuk itulah mereka perlu melakukan seleksi dan membagi murid menjadi tiga bagian. Murid luar, dalam dan Inti.


Nama Lu Wanqiang serta Yuan Fang begitu terkenal di sekte, bahkan satu kekaisaran mengenal kedua anak itu. Tidak sedikit juga para gadis yang jatuh cinta kepada keduanya. Meski begitu, kedua anak itu jarang menampakkan diri, sebab mereka selalu menerima misi berbahaya dari sekte.


Seterkenal-terkenalnya Lu Wanqiang serta Yuan Fang, Xiao Wang juga Chen Li yang lebih terkenal lagi. Diusia yang begitu muda, keduanya telah terkenal bukan hanya di kekaisaran Api, bahkan Seluruh kekaisaran yang ada di bumi ini mengenal nama keduanya.

__ADS_1


Banyak yang kagum akan kehebatan mereka. Bahkan lukisan-lukisan serta patung keduanya telah tersebar di berbagai tempat. Baik di kuil-kuil, maupun di jalanan. Banyak orang yang memuja keduanya. Menganggap mereka seperti dewa.


Xiao Wang serta Chen Li telah menerobos tingkatan Alam tahap Lima. Sebenarnya bisa saja mereka menerobos tahapan selanjutnya, namun dikarenakan mereka terlalu sibuk untuk dengan memperkuat kerajaan serta sekte, sehingga mereka melupakan sejenak masalah memperkuat kekuatan mereka.


***


"Paman... Bagaimana dengan kekasih Paman? Ini sudah begitu lama. Kapan kau menikah? Aku ingin punya keponakan yang cantik juga ganteng. To kekaisaran juga telah berjaya kan!"


Ujar Chen Li di suatu ketika.


"Hmm, baiklah... Aku akan menikahi pujaan hatiku bulan depan!" ujar Wan Li.


"Kenapa tidak sekarang saja!" Chen Li berkata dengan penuh semangat.

__ADS_1


Terbelalak mata Wan Li dengan permintaan Chen Li barusan.


"Apakah kau gila. Menikah itu butuh persiapan!"


"Hmm... Kalau begitu, besok! ... Yah, hari ini kita bisa mempersiapkan semuanya, dan besok adalah hari pernikahannya!"


Chen Li bersemangat. Ia lantas beranjak meninggalkan Wan Li. Memberitahukan kepada seluruh penduduk istana bahkan satu Kekaisaran bahwa besok akan di gar pernikahan Panglima tempur Wan Li. Pernikahan yang begitu meriah akan terjadi besok.


Sontak saja. Kabar yang begitu mendadak itu menghebohkan satu kekaisaran. Pernikahan yang begitu mendadak.


Namun mereka juga tak punya alasan untuk membantah. Sesegera mungkin mereka mempersiapkan sesuatu untuk menyambut pernikahan tersebut. Jalanan desa maupun Kota di hias dengan begitu indahnya.


Sementara itu, di tempat lain. Wan Li duduk sambil memikirkan akan bagaimana indah sekaligus mendebarkannya untuk hari esok.

__ADS_1


Memikirkan kembali, kejadian di malam dimana dengan mata kepala sendiri, ia melihat dua buah gunung putih, yang menempel di dada dua wanita cantik. Serta lembah merah yang dipenuhi rumput-rumput tipis. Namun malam itu ia tidak bisa menyentuh kedua gunung tersebut. Karena tujuan utama mereka adalah merebut kerajaan Api dari tangan Chen Huang.


Namun hari esok, tak ada alasan baginya untuk menyentuh gunung kembar tersebut. Jika di pikir-pikir. Milik kekasihnya juga lumayan besar, yang tersembunyi di balik gaun hijau yang selalu di kenakan kekasihnya itu. Memikirkan hal itu, membuat batang berambut yang ada di balik celananya menegang. Bahkan ia merasakan cairan lengket telah keluar dan membanjiri ****** ********.


__ADS_2