
Siang itu Ryeon dan Byun soo pergi jalan-jalan tanpa mereka sadari mereka sudah terlalu jauh pergi hingga mendekati pasar tempat Ayiswa bekerja. Menyadari itu akhirnya mereka memutuskkan untuk menemui Ayiswa ketempat kerjanya namun ketika mereka akan memasuki pasar ada beberapa gadis muda yang mengenali mereka karena saat itu Byun soo dan Ryeon tidak menggunakan masker atau pun kaca mata untuk menutupi wajahnya.
"Hey,,,!! Ada member Super sun, Park Byun soo dan Kim Ryeon" teriak salah satu gadis itu.
Byun soo dan Ryeon mendengar teriakan gadis itu karena mereka tidak ingin kejadian dibandara itu terulang lagi akhirnya mereka memutuskan untuk kabur sebelum mereka mendekati Byun soo dan Ryeon. Mereka terus berlari memasuki pasar, beberapa orang yang sedang belanja dipasar sempat tertabrak oleh mereka karena menghalangi jalan. Mereka segera minta maaf lalu berlari lagi karena SS Lovers sudah terlihat oleh mereka.
Sementara disuatu toko, seorang pelayan toko nampak sedang memasangkan pakaian ke sebuah boneka maneken kemudian dia memasakan rambut palsu panjang pada boneka itu agar terlihat lebih menarik setelah itu dia pergi kegudang toko untuk mengambil beberapa pakaian yang akan dipajang diboneka maneken.
Menyadari Ss Lovers akan terus mengejar kemana pun mereka pergi Byun soo lalu memutuskan untuk bersembunyi disebuah toko, dia kemudian menarik kerah baju Ryeon dari belakang karena dia terus berlari didepan.
"Ryeon, kita sembunyi aja yuk ditoko ini, toko ini sepi pasti tidak akan ada orang yang mengenali kita karena disini gak ada orang" kata Byun soo sambil menunjuk ketoko yang ada didepan mereka.
Ryeon mengangguk kemudian mereka masuk kedalam toko sambil celingukan mencari tempat persembunyian yang aman namun ketika mereka melihat area sekitar tak ada satu pun tempat yang bisa dijadikan tempat persembunyian karena ruangan itu terlihat transfaran dari luar yang hanya ditutupi oleh kaca bening hingga orang yang lewat ketoko itu pasti bisa melihat kedalam toko dari luar.
Karena tak ada tempat aman untuk bersembunyi lalu mereka memutuskan untuk keluar dan mencari toko lain yang sekiranya aman untuk mereka bersembunyi tapi saat hendak keluar mereka mellihat Ss Lovers diujung koridoor pasar sedang celingukan mencari mereka, akhirnya Byun soo dan Ryeon tidak jadi keluar dari toko, mereka masuk lagi kedalam toko.
Byun soo dengan IQnya yang tinggi dan cerdas tiba-tiba mendapat sebuah ide ketika melihat ditoko itu ada sebuah boneka maneken yang dipasangi pakaian wanita dan rambut palsu, dia kemudian mengambil baju dan rambut palsu itu lalu dipakainya. Ryeon yang melihat Byun soo memakai pakaian wanita dan rambut panjang lurus mulai panik.
"Kalau gini lo gak akan dikenali mereka lalu gue gimana?" tanya Ryeon panik karena Sa lovers semakin mendekat.
"Udah lo juga cari wig sama baju perempuan" saran Byun soo.
"Tapi mana?" tanya Ryeon sambil celingukan mencari wig dan baju perempuan.
Pandangan Byun soo mulai menjelajahi isi ruangan itu,saat matanya menangkap sebuah boneka maneken yang memajang baju perempuan dengan wig yang terpasang dikepala boneka maneken itu Byun soo segera berlari mengambilnya dan menyuruh Ryeon segera memakainya.
"Serius hyeong, ini harus gue pakai?" tanya Ryeon ragu.
"Ya iyalah ayo buruan mereka keburu ke sini"
"Warna wignya terlihat tidak naturan"
"Udah gak usah banyak ngomong pakai aja"
Akhirnya terpaksa Ryeon memakai wig dan baju wanita yang diberikan Byun soo padanya.
__ADS_1
"Nih! Pake kacamatanya juga biar muka lo gak kelihatan" ucap Byun soo sambil memakainkan kaca mata berbentuk love pada Ryeon, sedangkan Ryeon hanya pasrah saja.
Saat para Ss Lovers itu melewati toko dimana disitu ada Byun soo dan Ryeon, mereka lalu pura-pura memilih-milih baju agar penyamaran mereka terlihat lebih sempurna hingga ss Lovers menghilang dari pandangan mereka.Setelah dirasa aman dari kejaran Ss Lovers akhirnya mereka bisa bernafas lega.
Tiba-tiba Byun soo tertawa terpingkal-pingkal ketika melihat Ryeon yang polos terlihat lucu dengan wig dan pakaian wanita yang dikenakannya.
"Hahhahaha,,,!!" Byun soo terus tertawa sambil memegangi perutnya yang terasa sakit karena tertawa geli melihat Ryoen.
"Kenapa si lo ketawa gitu aneh deh?" tanya Ryeon sambil manyun.
"Lo cantik banget yeon, sumpah lo cantik banget gue jadi jatuh cinta sama lo hahhaha,, "Byun soo bercanda.
"Ish! Ngeri, ogah gue sama lo" ucap Ryeon sambil bergidik ngeri.
Setelah itu Byun soo mengajak Ryeon untuk segera pergi dari toko masih sambil mengenakan wig dan pakaian wanita.
"Terus ini baju sama wignya gimana" tanya Ryeon.
Byun soo lalu celingukan mencari si pemilik toko,kemudain dia berkata.
"Mas, mbaknya saya pinjam wig sama pakainnya ya, nanti dikembaliin lagi ko" ucap Byun soo.
"Minta izin sama siapa orang disini gak ada orang?" tanya Ryeon keherana.
"Banyak omong lo, ayo kita pergi" kata Byun soo sambil menarik tangan Ryeon.
"Lakcnat lo hyeong" ucap Ryeon sambil mengikuti Byun soo.
Mereka kemudain pergi ketoko tempat Ayiswa kerja. Sementara pelayan toko itu baru keluar dari gudang untuk kembali memasangkan pakaian di boneka manekennya.
"Kaya ada yang hilang deh, tapi apa ya?" batin peyalan toko keheranan sambi mengingat-ingat.
Sesampainya ditoko tempat Ayiswa kerja, dia nampak sedang mengemas pakain yang dibeli pelanggan kesebuah kantong plastik kemudian memberikannya pada pelanggan, sementara Upik sedang sibuk melayani pembeli lain. Setelah selesai melayani pembeli Ayiswa menghampiri Byun soo dan Ryeon yang sedang berpura-pura memilih pakain.
"Permisi, mbak ada yang bisa saya bantu?"sapa Ayiswa ramah.
"Iya bantu sembunyiin kami" jawab Byun soo.
__ADS_1
Ayiswa yang belum mengenali mereka jadi melongo heran tak mengerti dengan maksud mereka hingga akhirnya Byun soo berkata.
"Hay,,!! Ayiswa, ini aku Byun soo dan Ryeon"
Lagi-lagi Ayiswa dibuat melongo oleh tingkah mereka, Ayiswa benar-benar tak mengerti dan tak habis pikir kenapa mereka memakai wig dan pakain perempuan.
"Mas Alif, kamu memang gak ada duplikatnya, aku sangat kecewa dengan ini" batin Ayiswa merasa miris dan sedih setelah melihat mereka dari ujung kaki dan ujung rambut yang terlihat benar-benar cantik seperti perempuan.
Ketika Ayiswa benar-benar merasa bingun bagaimana caranya untuk menunaikan janji dan nazarnya saat dia melihat Byun soo, Ayiswa menggelengkan kepalanya karena Byun soo memang benar-benar tidak bisa diharapkan,dia tidak sesuai exspektasinya Ayiswa.
"Kalian itu udah cantik meski tanpa berdandan seperti ini, lalu kenapa sekarang kalian berdandan seperti ini?" tanya Ayiswa loyo.
"Tolong lindungi kami, kami dikejar-kejar sama Ss lovers lagi" Byun soo memohon.
"Dosa apa si yang udah kalian Buat hingga mereka terus ngejar-ngejar kalian?"
Dengan pedenya Ryeon lalu berkata "Itu karena kami ganteng jadi mereka mengejar kami"
"Cukup! Aku tidak mau denger itu, itu sangat memuakkan bagiku" kata Ayiswa sambil memberi isyarat dengan tangannya agar mereka berhenti bicara.
"Ah! Percumalah ngomong sama orang kudet kaya kamu,kamu gak akan paham karena otak kamu terlalu loading" gumam Byun soo.
Lalu Ayiswa mengusir mereka karena tidak mau kerjanya diganggu oleh mereka.Setelah berseteru dengan Ayiswa akhirnya dengan terpaksa mereka pulang juga.Sesampainya dipanti, mang Udin lagi ngopi didepan rumah.
"Mang Udin" sapa Ryeon sambil hendak masuk kedalam rumah tapi dicegat oleh mang Udin.
"Hay! Cantik, kalian mau kemana? Main nyelonong aja,kenalan dulu napa" goda mang Udin dengan senyuman genitnya.
Byun soo yang bobrok malah ngeladenin mang Udin dia membelai lembut pipi mang Udin yang ganjen sambil tersenyum manis, membuat hati mang Udin meleleh dan tersipu malu.Tanpa dia sangka Byun soo mencium keningnya mang Udin seketika mang Udin membelalakan matanya antara senang dan tak menyangka.
Ryeon yang melihat geli langsung menjambak rambut Byun soo hingga terlepaslah rambut palsunya dia. Pipi mang Udin yang tadi merah merona karena tersipu malu seketika berubah jadi memerah karena marah dan merasa jijik sebab Byun soo sudah mencium keningnya.
"Dasar! Lacknat kau, berani-beraninya ngerjain orang tua, benar-benar gak punya akhlak kau Byun soo" bentak mang Udin dengan kesal.
"Makannya jadi orang jangan genit" ucap Byun soo.
Melihat ekpresi wajah mang Udin, Byun soo tertawa terpingkal-pingkal dengan puas, hingga dia menjatuhkan diri kelantai, bersujud dan berguling-guling. Mang Udin yang merasa kesal, malu dan marah lalu masuk kedalam rumah sambil terus ngedumel.
__ADS_1
Next,,,,