
Dengan perlahan sambil mindik-mindik Byun soo masuk kekamar Ryeon kemudian dia mengambil celana jeans Ryeon yang akan
dikenakannya nanti setelah dia selesai mandi, yang tadi sudah Ryeon siapkan dan disimpan diatas tempat tidurnya. Lalu Byun soo menggunting jahitan obrasan celana Ryeon hingga yang tersisa hanya jahitan jarum satunya setelah itu dia menyimpan kembali celana Ryeon dengan rapi kemudian dia buru-buru keluar dari kamar Ryeon sebelum ada yang memergokinya masuk kekamar.
Setelah selesai mandi Ryeon segera mengenakan pakaiannyaa tanpa rasa curiga sedikit pun kemudian dia segera berkumpul dengan para member lainnya untuk sarapan pagi sebelum akhirnya mereka semua kembali pulang kenegara asalnya dikorea selatan. Saat waktu menunjukan pukul 08.00 pagi mereka semua pergi kebandara dengan menggunakan topi dan masker agar wajah mereka tidak dikenali oleh para penggemarnya yang sudah menunggu mereka dibawah hotel dan bandara untuk hanya sekedar melihat mereka dari jarak dekat sebelum akhirnya mereka semua kembali pulang.
Sesampainya dibandara Minho dan Lee turun dari mobil kemudian mereka mengikuti member lain dari belakang yang sudah sampai duluan karena mereka berdelapan menggunakan mobil yang berbeda.
"Lee, Byun soo sama Ryeon mana ya, ko belum kelihatan?" tanya Minho.
"Cie,, cie,, yang nanyain soulmatenya berasa kangen aja ya, gak ketemu sama Byun soo sedetik aja" Lee godain Minho.
"Apaan si, lo gak jelas deh" Minho mencibir.
"Kayanya mereka masih dimobil deh nurunin barang-barangnya yang banyak, padahal kalau berangkat tour mereka bawa dua koper pulang-pulang jadi bawa tujuh koper, gak ngerti deh gue, mereka bawa apaan?" kata Lee.
"Jangan-jangan Byun soo bawa bantal sama selimut hotel buat dibawa pulang secara diakan orangnya jail banget" kata Minho.
"Hahahaha,,, bisa jadi tuh, Byun soo parah nih" ucap Lee sambil tertawa.
Sementara itu Byun soo dan Ryeon sibuk nurunin koper-kopernya dari mobil untuk dibawa kepesawat oleh kru.Tapi saat lagi nurunin koper-kopernya dari mobil tiba-tiba celana Ryeon sobek sontak dia lalu terdiam dan tak bergerak karena takut robekan celananya makin lebar. Byun soo yang menyadari itu langsung tertawa puas melihat expresi wajah Ryeon.
"Hahaha,,, kenapa muka lo kek gitu?" tanya Byun soo pura-pura tidak tahu.
"Hyeong (panggilan laki-laki untuk laki-laki yang umurnya jauh lebih tua darinya) celana gue robek nih, gimana dong?" tanya Ryeon.
"Ada-ada aja si lo, tapi bodo amet ah! Bye Ryeon" kata Byun soo tak peduli sambil melengos pergi.
Tapi Ryeon tak mau ditinggalkan oleh Byun soo lalu dia menarik kerah bajunya hingga Byun soo beringsut mundur.
"Jangan pergi dong, tolongin gue napa"
"Tolongin apaan si? Itu celana lo yang robek kenapa gue yang ribet, lo tinggal ganti aja apa susahnya si" kata Byun soo.
"Anterin gue ke toilet dong, gue kan malu kalau robeknya kelihatan sama orang-orang" pinta Ryeon.
"Ganti aja dimobil,kenapa harus ditoilet?" saran Byun soo.
"Gak mau, nanti kalau ada yang ngintip gimana? gue kan malu"
"Ribet banget si idup lo, dasar bayi!! Eh! Gue lupa lo kan harus pake popok ya, makannya gak mau ganti celana dimobil" ledek Byun soo.
"Apaan si hyeong? Gue kan udah gede masa masih pake popok si,udah ah! Ayo buruan anterin gue ketoilet" kata Ryeon sambil merangkul pundak Byun soo yang lebih pendek dan kurus dari Ryeon.
__ADS_1
Dengan terpaksa akhirnya Byun soo mengantar Ryeon ketoilet sambil berkata.
"Tau gini gue malas semobil sama lo" lirih Byun soo.
"Tapi gue penasaran sama expresi wajah lo saat tahu celana lo sobek" batin Byun soo sambil cengengesan gak jelas.
"Hyeong, kenapa lo cengengesan gak jelas gitu? Jangan-jangan lo,,,, " Ryeon mulai curiga mengingat selama ini Byun soo suka jailin para member Super sun.
"Ngga,apaan si lo? Gue cuma pengen ketawa aja soalnya lo lucu" sangkal Byun soo
Mereka kemudian pergi ke toilet dibandara, sesampainya ditoilet Ryeon segera mengganti celananya. Karena dia lama didalam toilet dan Byun soo tidak sabar menunggu lalu dia terus mengetuk pintu toilet tanpa jeda.
Tok, tok, tok, tok, tok,
Tok, tok, tok, tok, tok,
Tok,tok,tok,tok,tok,tok,
"Ryeon, buruan napa,lama banget si"
"Iya bentar dong, bentar lagi gue keluar dari toilet ko" sahut Ryeon dari dalam toilet.
Tidak tanggung-tanggung Byun soo ngerjain Ryeon dengan mengunci pintu toiletnya hingga Ryeon yang mau keluar dari toilet tidak bisa keluar.
"Ya nggalah ngapain juga gue kunciin lo ditoilet, gak ada kerjaan aja" bantah Byun soo.
"Jangan boong lo, ko pintunya gak bisa kebuka si?" teriak Ryeon dari dalam toilet.
"Ya mana gue tahu, pintunya macet kali,kalau gak percaya nih denger gue coba buka ya pintunya" kata Byun soo sambil pura-pura membuka pintu dengan sekuat tenaga padahal aslinya bohong.
Ceklek,, ceklek,,, ceklek,,,
Suara hendle pintu itu terdengar begitu keras hingga terdengar sampai kedalam toilet.
"Tuh denger kan? Susah tahu, ini pintu kayanya beneran macet deh"
"Serius hyeong, lo jangan bercanda masa gue kekurung ditoilet si,buruan cari bantuan buat buka pintu toiletnya" teriak Ryeon.
"Yakin lo,mau gue tinggalin sendirian disini? padahal gue denger-denger disini angker loh, katanya didalam salah satu toilet ada penghuni kasat matanya, bajunya putih, rambutnya panjang dan berantakan, giginya bertaring,mulutnya robek dan yang lebih mengerikan lagi matanya keluar semua. Ih! Ngeri banget gue bayanginnya, apa lagi dia suka makan orang loh" Byun soo menakut-nakuti Ryeon yang orangnya sangat penakut.
"Serius hyeong, lo jangan nakut-nakutin gue, ntar gue marah loh sama lo" ancam Ryeon.
"Bodo amat,, hihihi,,, " ucap Byun soo pelan sambil tersenyum puas.
__ADS_1
"Gue gak bohon yeon, tuh lo denger gak ada suara ketawa dari dalam toilet" Byun soo tak henti menakuti Ryeon.
"Gue gak denger suara apa-apa ko hyeong" kata Ryeon mulai ketakutan.
"Beneran Ryeon, suara itu makin jelas aja,kayanya hantu itu deketin lo deh"
Ryeon yang sangat penakut dan terpengaruh dengan cerita mistis Byun soo langsung bergidik ngeri dia mengedarkan pandangannya kesekeliling dalam toilet, mendadak bulu kuduknya langsung berdiri. Ryeon lalu merapatkan tubuhnya pada pintu toilet karena takut sambil membayangkan tiba-tiba hantu yang diceritakan oleh Byun soo muncul dan langsung menerkamnya.
"Ya udah lo gak usah pergi deh, bantu gue keluar dari toilet ini gimana aja caranya,kalau perlu dobrak aja pintunya,buruan gue takut nih" teriak Ryeon gak sabar mau cepat keluar dari toilet karena takut.
"Ya udah, lo agak munduran,gue dobrak nih pintunya" kata Byun soo pura-pura.
Kemudian dia membuka kunci pintu toiletnya setelah itu dia berlaga pura-pura mendobrak pintu dan tak lama pintu pun terbuka. Akhirnya Ryeon yang sudah keringetan dingin bisa bernafas lega juga karena dia bisa keluar dari dalam toilet. Ryeon lalu segera mengajak Byun soo pergi sedangkan dalam hati Byun soo tertawa puas karena bisa ngerjain Ryeon.
Mereka lalu pergi dari toilet, saat mereka hendak pergi untuk naik pesawat tiba-tiba mereka menghentikan langkahnya karena mendengar pengumuman dalam bahasa inggris dan indonesia yang artinya.
"Pesawat dengan tujuan Prancis akan segera take up dalam waktu 15 menit, penumpang tujuan Prancis harap segera menaiki pesawat"
"Hyeong, denger gak tuh ko pesawat tujuan Prancis sih? Kan yang mau take up itu pesawat tujuan korea" tanya Ryeon heran.
"Iya denger, coba tanya petugasnya dulu deh, tujuan ke korea gimana?" suruh Byun soo.
Ryeon lalu menanyakan jadwal penerbangan kekorea pada petugas sementara Byun soo hanya menunggu, setelah itu Ryeon kembali dengan wajah cemas.
"Gimana? Apa kata petugas itu?" tanya Byun soo penasaran.
"Pesawat tujuan kekorea sudah take up 15 menit yang lalu, itu artinya kita ketinggalan pesawat" jawab Ryeon hendak menangis.
"Apa! Ketinggalan pesawat? Terus kita gimana dong?" Byun soo mulai cemas.
"Handphone, lo ada handphonekan? Soalnya gue gak bawa dompet sama handphone"
Byun soo lalu meraba-raba saku celana dan bajunya tapi dia tidak menemukan apa pun,kemudian Byun soo menggelengkan kepalanya sambil berkata.
"Gue juga gak bawa dompet sama handphone, kayanya tas kecil gue yang berisi dompet sama handphone udah dibawa sama kru deh"
Ryeon jadi makin panik mendengar ucapan Byun soo karena dia takut tidak bisa kembali pulang kenegara asalnya.
"Terus kita gimana dong? Disini kita gak kenal siapa-siapa dan kita juga tidak punya apa-apa untuk menghubungi seseorang agar bisa menjemput kita" kata Ryeon panik.
"Tenang Ryeon, lo harus tenang kita gak boleh memancing keributan takut ketahuan sama SS lovers lebih baik sekarang kita duduk sambil berpikir gimana caranya bisa kembali pulang" Byun soo menenangkan Ryeon.
Next,,,,
__ADS_1