PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)

PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)
Diprank perampok


__ADS_3


Pagi itu Byun soo baru bangun dari tidurnya, di langsung meraih leptop yang terletak dimeja sebelah tempat tidurnya. Kemudian dia membuka internet, banyak notifikasi yang masuk keakun pribadinya kemudian dia membaca beberapa komentar yang membanjiri postingannya di akun sosial medianya. Banyak komentar yang tidak nyambung dengan postingan yang dibuat oleh Byun soo,diantaranya ada beberapa komentar cukup pedas, nyeleneh, dan menghujatnya dengan ujaran kebencian.


"Gara-gara fotoku dan Ayiswa beredar disosmed dengan pemberitaannya yang bohong itu, banyak orang terhasut dan mulai membenciku, menyalahkanku, menghujatku bahkan membulyku, bisa-bisa para heaters itu menyerangku tanpa tahu fakta yang sebenernya" gerutu Byun soo kesal.


Byun soo yang mulai enggan membaca komentar-komentar pedas dari para heaters yang membencinya karena sekandal perselingkuhan itu lalu menutup leptopnya,kemudian dia beranjak pergi untuk mandi karena pagi ini dia ada jadwal pemotretan tanpa para member Super sun, sebab dia seorang diri ditunjuk sebagai duta brand ambassador suatu merek pakaian ternama dikorea selatan.


Setelah siap untuk berangkat kerja dia pergi ketempat parkir yang ada diapartementnya lalu pergi kegedung tempatnya akan melakukan pemotretan. Sesampainya digedung, para kru nampak sedang duduk tak semangat dari wajah mereka jelas tergambar sebuah kekecewaan yang amat mendalam. Byun soo yang heran lalu bertanya pada Jung min.


"Hyeong, ada apa dengan wajah-wajah para kru? Kenapa mereka nampak tak semangat?"


Jung min lalu menatap lekat Byun soo, raut wajahnya pun sama dengan para kru lain. Sebelum menjawab pertanyaan Byun soo, Jung min menghela nafas berat.


"Barusan gue ditelepon sama klien, pihak klien membatalkan kontrak kerja dengan lo, sebagai duta brand ambassador merek pakaian mereka,padahal kru sudah kerja keras untuk mempersiapkan segalanya sebaik mungkin"


"Kenapa mereka membatalkan kontrak kerjanya?" tanya Byun soo.


"Itu karena sekandal perselingkuhan lo, karena berita itu juga banyak yang menghujat lo kan? Kalau mereka tetap menjadikan lo sebagai modelnya mereka takut desain pakaian terbaru mereka yang akan diluncurkan kepasaran tidak akan ada yang minat jadi mereka membatalkan kontrak kerjanya" jawab Jung min.


"Heran gue, selingkuh, selingkuh, gue selingkuh sama siapa? Selingkuh sama pohon? Tahu gue ini jomblo akut, dibilang selingkuh lagi pasangan aja gue ngga punya" gerutu Byun soo kesal.


Ternyata rumor-rumor yang bersiliweran dijagat maya itu sangat mempengaruhi karier Byun soo yang kini sedang tak henti-hentinya digoncang badai silih berganti, meski faktanya semua berita itu tidak benar adanya.


"Ya udah, gue mau pulang aja keapartemen, cape gue denger berita-berita nggak jelas itu" ucap Byun soo sambil melengos pergi.


"Eh! Byun soo! Lo jangan lupa nanti malam ada jadwal konser dikota Busan, lo jangan datang telat ya" kata Jung min mengingatkan.


"Oke" jawab singkat Byun soo lalu dia menghilang dibalik pintu.


Tak lama dia balik lagi keruangan tadi saat dia bersama Jung min.


"Kenapa lo balik lagi? Katanya mau pulang" tanya Jung min.


"Diluar banyak wartawan, gue malas berhadapan dengan mereka, gue butuh bodyguard"

__ADS_1


Jung min lalu menyuruh beberapa orang untuk mengawalnya sampai dia berhasil masuk kemobilnya. Saat dia melewati para wartawan, wartawan itu segera menyerbu Byun soo dengan seribu pertanyaan yang dilontarkan pada dirinya, tapi Byun soo terus diam seribu bahasa hingga akhirnya dia berhasil masuk kemobil dan langsung tancap gas pergi meninggalkan mereka semua.


******


Malam hari kemudian Byun soo keluar dari apartementnya dan pergi kekota Busan, ketempat akan diadakannya konser Super sun dimalam ini. Ditengah perjalanan ketika dia melewati tempat yang cukup sepi dengan lampu malam yang remang-remang hingga yang nampak dipinggir jalan hanyalah bayangan siluet tumbuhan semak belukar yang tumbuh menghiasi sepanjang jalan. Saat dia lagi fokus nyetir tiba-tiba dari hadapannya lewat seseorang dengan tiba-tiba. Membuat Byun soo jadi kaget lalu dia menginjak pedal gas dengan mendadak hingga terdengar bunyi decitan ban mobilnya yang beradu dengan aspal jalanan.


"Astaga! Apa gue nabrak seseorang?" batin Byun soo kaget dan panik.


Kemudian dia turun dari mobilnya dengan mesin mobil masih menyala dan pintu mobil terbuka.


"Ya ampun, gue beneran nabrak seseorang, gimana ini?" batin Byun soo makin panik ketika melihat ada seseorang tergeletak kesakitan didepan mobilnya.


Byun soo lalu mendekati orang tersebut, dia meminta maaf karena sudah menabrak orang itu sambil membantunya untuk bangun.


"Maaf, maafkan saya, saya tidak sengaja menabrak anda. Apa luka anda cukup serius? Kalau iya saya bisa mengantar anda kerumah sakit, Ayo! Bangun biar saya bantu anda berdiri, naiklah kemobil saya, saya akan antar anda kerumah sakit" kata Byun soo sambil membantu laki-laki yang masih muda itu untuk berdiri.


Laki-laki itu tak menjawab pertanyaan Byun soo, wajahnya yang tertutup topi hitam terus menunduk sambil melihat luka lecet ditangannya. Ketika dia sudah berdiri, tiba-tiba laki-laki muda itu berlari secepat kilat menuju kedalam mobil Byun soo yang pintu sebelahnya sudah dibuka oleh temannya yang dari tadi sudah berada didalam mobil Byun soo duluan. Setelah masuk kedalam mobil Byun soo, mereka langsung tancap gas, seketika mobil Byun soo raib digondol perampok yang pura-pura ketabrak oleh Byun soo agar dia turun dari mobilnya.


Kejadiannya yang amat singkat membuat Byun soo tercengang kaget, dia benar-benar tidak menyangka kalau barusan, beberapa detik yang lalu dia baru saja dirampok dan tidak sempat mengejar perampok itu karena kejadiannya yang amat singkat.


"Njrit!! Sial!! Barusan gue kerampokan lagi" umpat Byun soo sambil berkacak pinggang dengan tatapan menatap lurus kearah menghilangnya mobil dia yang digondol perampok.


"Wah! Gawat! Bentar lagi konser akan dimulai. Gimana caranya gue bisa sampai ditempat konser dengan tepat waktu sedangkan mobil, handphone dan dompet gue raib digondol perampok"


Byun soo lalu mengedarkan pandangannya kesekitar tempat yang sunyi sepi itu, disana tak ada orang atau pun kendaraan yang lewat yang bisa ia minta tolong untuk mengantarkannya ketempat konser.


"Hhmmm,,,!! Kayanya gue harus olah raga malam nih!" gumam Byun soo sambil meregangkan otot-otot dan persendiannya.


Kemudian dia mengambil ancang-ancang untuk segera mengambil langkah seribu untuk sampai ditempat konser meski dia tahu, mungkin dia akan datang terlambat. Sementara ditempat lain, Jung min terus mondar-mandir gelisah dan terus mencoba menghubungi nomor ponsel Byun soo yang dari tadi tidak diangkat oleh Byun soo.


"Sial! Kenapa sih Byun soo hobby banget bikin gue stres? Lima menit lagi acara akan segera dimulai tapi dia belum menampakan batang hudungnya, sebenarnya dia kemana sih? Mana teleponnya nggak diangkat-angkat lagi padahal nomornya aktif" umpat Jung min kesal.


Tae hyun dan para member yang sudah siap memulai konser sedang harap-harap cemas menunggu kedatangan Byun soo karena waktu konser telah tiba, Tae hyun lalu bertanya pada Jung min.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang waktu dimulai konser telah tiba?"

__ADS_1


Jung min menatap pintu ruang tunggu artis, berharap Byun soo akan segera muncul tapi harapannya kandas, sampai detik ini Byun soo yang ditunggu-tunggunya belum juga menampakan batang hidungnya.


"Ya sudah, kalian mulai saja acaranya tanpa Byun soo, jangan membuat Ss lover menunggu kalian lebih lama lagi mungkin nanti Byun soo akan nyusul" kata Jung min pasrah.


Akhirnya para member memulai konser tanpa Byun soo, sedangkan Jung min hanya terduduk disofa dengan kecewa sambil menunggu acara konser selesai, ketika member Super sun sudah menyanyikan beberapa lagu, tiba-tiba pintu ruangan tunggu artis terbuka cukup kencang.


BRraakK,,,!!


Membuat Jung min yang tengah dibuai oleh lamunannya menjadi kaget, dia lalu melirik ke sumber suara, dilihatnya sosok Byun soo tengah terengah-engah dengan nafasnya yang tidak beraturan, peluh yang bercucuran membasahi kaos hitam yang dikenakannya. Masih dalam nafas ngos-ngosan karena dia habis berlari untuk sampai ditempat ini, Byun soo yang kecapean lalu mulai mengatur nafasnya agar lebih tenang dan teratur sambil mebungkukan setengah badannya.


"Air, gue mau air" ucap Byun soo yang merasa kerongkongannya sangat kering.


Jung min lalu memberikan botol air mineral dingin padanya, setelah Byun soo sudah tenang Jung min baru menanyai kenapa dia bisa datang terlambat dengan keadaan hampir kehabisan nafas karena sudah berlari sejauh ini. Byun soo lalu menjelaskan kalau dia baru saja kerampokan mobil, handphone dan dompetnya raib digondol perampok, jadi dia terpaksa lari untuk bisa sampai kesini.


"Ya ampun, malang banget nasib lo hari ini, udah kerjanya dibatalkan oleh klien sekarang lo kerampokan pula" ucap Jung min prihatin sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Kemudian dia menyuruh asistennya untuk membantu Byun soo mengganti pakaiannya lalu dia dirias oleh MUA (make up artis) setelah semua selesai dia baru bergabung dengan member lainnya.


Acara konser terus berlangsung hingga tengah malam baru berakhir semua lalu pulang. Karena Byun soo habis kerampokan dia lalu meminta Jung min untuk mengantarkannya pulang keapartementnya, kemudian Jung min dan Byun soo pergi ketempat parkir bersama.Ditempat parkir mereka tercengang kaget ketika meliha sebuah mobil yang tak asing lagi bagi mereka.


"Byun soo bukannya itu mobil lo?" tanya Jung min.


Byun soo lalu mendekati mobil itu dan memeriksanya, ternyata mobilnya tidak dikunci didalam mobil itu juga ada handphone dan dompet Byun soo beserta isinya.


"Lah, ini kan mobil gue. Sial! Ngapain mereka ngerampok gue kalau ujung-ujungnya mobil gue beserta isinya dibalikin lagi. Ah! Perampok itu benar-benar udah ngerjain gue, gue cape-cape lari sejauh itu tapi mobilnya dibalikin lagi"


Seketika Jung min langsung emosi karena katanya tadi mobil Byun soo dirampok tapi nyatanya mobil dia ada diparkiran, jangan-jangan ini hanya akal-akalan Byun soo aja biar tidak diomelin oleh Jung min karena dia datang telat, Jung min lalu menoyor kepala Byun soo sambil marah-marah.


"Lo bohongin gue ya? Katanya tadi dirampok tapi ini mobil lo ada jangan-jangan ini cuma akal-akalan lo aja buat ngeles dari kesalahan lo iya kan?"


"Sumpah gue nggak bohong, tadi gue beneran dirampok" sangkal Byun soo.


Jung min yang hapal betul dengan karakter Byun soo tentu saja tidak bisa percaya dengan pembelaan dirinya itu.


"Karena sekarang udah malam jadi lo bisa lolos dari hukuman sebab udah bohongin gue, tapi lihat aja besok jangan harap lo bisa bebas dari hukuman" ancam Jung min sambil melengos pergi.

__ADS_1


"Ah! Sial! Kenapa nasib gue gini amet si?" umpat Byun soo.


Next,,,,


__ADS_2