PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)

PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)
Frustasi


__ADS_3


Byun soo terus melangkahkan kakinya sambil terus menunduk sedih untuk menjauh dari ruang makan, saat dia melewati ruang keluarga tiba-tiba ada seorang perempuan memanggil namanya.


"Byun soo,,,,!!" seru perempuan itu


Byun soo lalu menghentikan langkahnya kemudian dia melirik kesumber suara itu.perempuan itu lalu menghampiri Byun soo.


"Sejak kapan kamu ada disini?" tanya Byun soo dengan wajah datarnya


"Aku udah dari tadi,aku juga udah ketuk pintu tapi tidak ada yang membukakan pintu dan kebetulan pintunya tidak dikunci jadi aku masuk saja kedalam rumah.dan maaf aku tidak sengaja mendengar pertengkaranmu dengan keluargamu" jawab Kim youri


Byun soo lalu berlalu pergi tanpa berkata apa pun pada Youri, Youri segera menyusul Byun soo dengan mensejajarkan langkahnya dengan Byun soo yang mempunyai langkah lebih lebar darinya karena Byun soo lebih tinggi dari Youri.


"Tunggu aku Byun soo" ucap Youri


"Apa? Kalau noona ingin menemui keluargaku silahkan temui mereka, Aku akan pergi" kata Byun soo dengan sikaf dingin sambil menghentikan langkahnya.


(Noona adalah panggilan seorang pria pada wanita yang lebih tua darinya)


"Aku datang kesini untuk menemuimu, Aku dengar kamu disidang oleh Ceo karena skandal itu,Aku minta maaf karena tak bisa membantumu, aku tidak tahu harus berbuat apa?"


"Lupakan saja, aku tidak butuh itu" ketus Byun soo lalu dia berlalu pergi lagi yang kemudian diikuti oleh Youri


"Aku tahu kamu sangat tertekan dengan semua ini makannya aku datang untuk menemuimu,Bagaimana kalau kita pergi kesuatu tempat untuk melupakan sejenak semua beban yang menghimpitmu?" ajak Youri


Tapi Byun soo tak menggubrisnya, dia terus berjalan keluar rumah,Youri yang sedari tadi terus bicara tapi terus dicuekin akhirnya dia menarik tangan Byun soo untuk mengikuti Youri.


"Lepaskan aku Noona! Kamu mau bawa aku kemana?" tanya Byun soo baru bersuara


Kali ini giliran Youri yang tidak menjawab pertanyaan Byun soo, dia terus diam sambil terus menarik paksa tangan Byun soo hingga mereka sampai didepan mobil Youri, Youri langsung membuka pintu mobilnya lalu mendorong Byun soo untuk masuk.


"Kamu mau membawaku kemana? Apa kau akan menculikku?" tanya Byun soo setelah duduk sambil menatap sinis pada Youri

__ADS_1


"Kamu diam saja, aku akan membawamu ketempat yang bisa membuatmu melupakan semua masalahmu" jawab Youri lalu menutup pintu mobilnya.


Dia lalu masuk kedalam mobil dan mulai mengemudikan mobilnya.akhirnya Byun soo pasrah saja dibawa pergi oleh Youri, kini dia hanya terdiam seribu bahasa, dia hanya terus menatap lurus kedepan jalan dengan tatapan matanya yang kosong, pikirannya terus menjelajah ntah ada dimana?.


Sepanjang jalan Youri pun tak mengajaknya bicara karena dia tahu pria yang umurnya lebih muda tiga tahu dari dirinya kini sedang asyik dengan dunianya sendiri, Byun soo terus melamun jadi Youri biarkan saja dia asyik dengan pikirannya sendiri karena kalau pun diajak ngobrol pasti Byun soo tidak akan merespon.


Hingga akhirnya mereka melewati sebuah mini market, Youri menepikan mobilnya didepan mini market,dia lalu meminta izin untuk berbelanja sebentar, tapi Byun soo tak merespon dia masih tetap diam seribu bahasa bahkan dia tak melirik Youri sama sekali tatapan kosongnya terus menatap jalan yang ada didepannya.


Tak berapa lama Youri keluar dari mini market dan langsung menyimpan belanjaannya tadi dijok belakang mobil.dia masuk kembali dan melajukan mobilnya menuju pantai.sesampainya dipantai barulah Youri menyuruh Byun soo untuk turun.



Byun soo lalu turun dari mobil Youri dan langsung pergi menuju dermaga ditepi pantai. sementara Youri mengambil belanjaannya tadi kemudian baru menyusul Byun soo kedermaga.


Byun soo langsung duduk ditepi dermaga dengan kaki menjuntai hampir menyentuh air laut.dia menatap hampa deburan ombak dimalam itu yang terlihat siluet karena gelapnya malam. hanya ada pencahayaan dari bulan sabit yang membuat tempat itu terlihat remang-remang.


Tak lama Youri datang dan langsung duduk disampingnya, Youri terus menatap pria yang sangat ia cintai,dari bentuk wajahnya yang kecil dia menangkap ada kegusaran dibalik raut wajahnya yang sendu.


"Kenapa kamu harus jadi kaya gini cuma gara-gara gadis itu Byun soo? Apa kamu sudah benar-benar melupakanku? Tak adakah tempat dihatimu untukku lagi Byun soo?" batin Youri seraya terus menatap Byun soo


"Ayo minum, kata orang dengan minum minuman ini masalah kita akan hilang sejenak" ucap Youri


Byun soo lalu menatap minuman itu dengan ragu.tapi Youri terus memaksanya untuk minum hingga Byun soo yang sedang kalut meneguk minuman yang memabukan itu hingga habis.


Youri lalu menuangkan minuman itu lagi dan lagi hingga botol pertama habis kemudian dilanjut dengan botol kedua hingga habis pula, dan akhirnya Byun soo mulai merasa pusing, perutnya terasa tidak nyaman dan perasaan mual itu mulai menjalar keatas rongga tenggorokannya,tapi dia masih bisa menahan,meski alam bawah sadarnya mulai terpengaruh oleh minuman beralkohol tersebut.


Dalam keadaanya yang masih setengah sadar, Byun soo yang suasana hatinya tengah dilanda duka dan lara lalu menunduk sedih, matanya yang berkaca-kaca terlihat bersusah payah untuk membendung agar air matanya tidak tumpah dan jebol hingga membanjiri kedua pipinya.


Rentetan masalah hidupnya mulai menghantui batinnya yang rapuh dan terluka,hingga membuat dia berada disatu titik terbawah yang membuatnya sangat ngedrop, Byun soo yang sudah tidak kuat lagi menahan bebannya sendirian lalu meninju dengan keras tiang penyangga dermaga itu berkali-kali hingga melukai tangannya,itu ia lakukan untuk melampiaskan semua kegundahan hatinya.


"Hentikan Byun soo! Aku tahu kamu sangat mencintai gadis itu tapi tak ada satu orang pun yang merestuimu, semua orang menentangnya bahkan kau terusir dari keluargamu sendiri gara-gara ini, tapi kamu jangan melampiaskan semua kekesalanmu dengan melukai dirimu sendiri, kamu pikir cuma kamu saja yang merasa frustasi gara-gara ini? Kamu pikir cuma kamu saja yang terluka gara-gara ini? Aku pun sama sepertimu aku terluka karenamu aku frustasi karena kamu kini lebih memilih gadis itu dari pada aku" ucap Youri sambil menahan tangan Byun soo untuk tidak meninjukan tangannya ketiang penyangga dermaga.


Byun soo lalu berhenti meninju dia lalu menunduk sambil menangis dengan suara pelan.

__ADS_1


Hiks,,, hiks,,, hiks,,,!!!


Youri lalu menenangkan Byun soo dengan memeluknya yang sedari tadi terus duduk sambil menunduk sedih. tak berapa lama Byun soo kemudian mendorong Youri dengan pelan agar dia melepaskan pelukannya. dia lalu menyeka air matanya kemudian dia kembali menatap hamparan laut malam yang luas seolah tak bertepi itu.


"Byun soo, jika kamu masih merasa terhimpit oleh beban hidupmu, berteriaklah sekencang-kencangnya dan lepaskan semua bebanmu, biarkan semua terbawa oleh desiran ombak laut ini, biarkan angin malam yang menghempaskan semua bebanmu ketempat yang jauh, lakukan lah itu agar hatimu sedikit lebih tenang"


Mendengar itu Byun soo hanya menatap Youri dengan gusar, rasanya tidak mungkin dia mengeluarkan semua unek-unek dalam hatinya didepan mantan kekasihnya itu, karena mungkin itu akan menyakitkan Youri dan dia tidak mau melakukan itu.Melihat ada keraguan dalam diri Byun soo, Youri lalu berdiri dia menatap lautan lepas kemudian dia berteriak sekencang-kencangnya.


"Byun soo!! Aku benci kamu karena kamu terus mengabaikanku, aku benci kamu karena kamu sudah berubah tak peduli lagi denganku seperti dulu lagi, aku ingin membunuhmu agar tak ada satu orang pun yang bisa memilikimu,,!!" teriak youri tanpa rasa ragu sedikit pun.setelah itu dia duduk kembali.


"Noona, Apa kau serius ingin membunuhku?" tanya Byun soo tak percaya


"Tentu saja serius, karena aku tidak suka kalau kau dimiliki oleh gadis itu" jawab Youri dengan jujur


"Ya sudah, bunuh saja aku sekarang, lagian buat apa juga aku hidup kalau aku tidak bisa bahagia,kalau aku tidak punya tujuan hidup,mati mungkin itu jauh lebih baik" lirih Byun soo yang sudah sangat putus asa


"Kamu pikir aku bodoh, kalau aku membunuhmu sekarang kamu bisa saja melawanku, aku pasti kalah karena aku seorang wanita dan kau seorang pria" ujarnya


Byun soo lalu tersenyun simpul meski matanya tak menyiratkan kebahagian sedikit pun. kemudain dia mengambil botol minuman itu dan membukanya, kali ini dia minum langsung dari botolnya tanpa menggunakan gelas hingga satu botol habis oleh dirinya sendiri membuat kepalanya makin bertambah berat dan pusing tapi meski begitu dia tak berhenti sampai disitu, dia membuka tutup botolnya dan meminum hingga habis.


Dan itu dilakukannya terus menerus hingga semua minuman yang dibeli Youri habis, setelah minumanya habis dia berdiri dengan sempoyongan karena pengaruh minuman itu sudah menghilangkan akal sehatnya, Byun soo lalu berteriak sejadi-jadinya untuk melampiaskan semua kegundahan hatinya.


"Aaaaaaaaa,,,,!!!"


Setelah itu dia muntah-muntah karena rasa mual yang terus menekan perutnya hingga menjalar keatas kerongkongannya,minta dikeluarkan semua isi dalam perutnya.


Oek,,,oek,,,oek,,,


Melihat Byun soo muntah-muntah Youri yang masih sadar karena dia cuma minum sedikit lalu membantu mijitin pundak Byun soo.setelah rasa mual itu mulai mereda Byun soo menangkis tangan Youri lalu dia berdiri kemudian berjalan dengan sempoyongan tapi tiba-tiba dia terkulai tak sadarkan diri, kesadarannya sudah benar-benar hilang karena dikendalikan oleh minuman kerasa itu.


"Ya ampun dia benar-benar mabuk berat" gumam Youri seraya menghampiri Byun soo


Youri lalu mengangkat tubuh yang sudah tak berdaya itu masuk kedalam mobilnya. meski dia sudah kehilangan kesadarannya tapi mulutnya tak berhenti menyebutkan satu nama yaitu "Ayiswa,,!!"

__ADS_1


Next,,,,


__ADS_2