
Setelah membaca surat dari Youri dia lalu berdecak, ada sebuah penyesalan yang menelusup kedalam hatinya. Kenapa dia tak membaca surat itu dari dulu? Jika saja dia membacanya dari dulu mungkin saat ini dia sudah kembali pada Ayiswa.
"Ckck,,, padahal pengacara Youri sudah memberikan surat ini dari dulu. Tapi kenapa aku baru baca sekarang? Aku sangat menyesal tak pernah membuka kotak itu lagi. Kalau saja dari dulu aku sudah membacanya mungkin dari dulu juga aku sudah menjelaskan bahwa semua yang terjadi ini adalah fitnah" keluh Rayyan penuh sesal.
"Rayyan, kamu jangan menyesali dengan apa yang sudah terjadi karena ini adalah ketetap dari Allah (Qadla), justru harusnya kamu bersyukur Allah telah menguji cintamu dan Ayiswa dengan dihadirkannya Baby Zayn.Karena dia pula, harusnya kamu sudah tahu seberapa dalam dan seberapa tulus Ayiswa mencintaimu? Coba sekarang bapak mau tanya, menurutmu, Apakah Ayiswa bisa menerima Baby Zayn sebagai anakmu?" tanya pak Marwa
"Iya, Ayiswa bisa menerima Baby Zayn sebagai anakku dari wanita lain. Kalau memang dia tidak bisa menerimaku dan Baby Zayn apa adanya harusnya dia membenci Baby Zayn dan tak usha repot-repot menyelamatkan Baby Zayn dari penculik itu" jawab Rayyan semakin yakin akan ketulusan hati Ayiswa.
"Nah! Jadi apa pun yang selama ini terjadi jangan pernah kamu sesali karena ini adalah ketetapan dari Allah yang harus kamu jalani" tutur pak Marwa kemudian dia menjelaskan tentang bab qadla dan qadar.
Sebelum membahas pada inti masalah, kita harus paham dulu terkait qadla dan qadar.Arti qadla singkatnya yaitu takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah dan Qadar artinya takdir yang masih bisa diubah.
Dan berdasarkan firqah theologi terdahulu (ilmu yang mempelajari segala sesuatu berkaitan dengan keyakinan beragam),Dilihat dari perbuatannya manusia dalam bab qadla dan qadar dibagi menjadi tiga bagian. Yang pertama adalah Ahli sunnah jadi dia akan memilih-milih apa yang baik dan apa yang buruk, jika itu baik baginya dan sudah sesuai dengan hadist dan Al quran maka dia akan melakukannya karena manusia akan dihisab berdasarkan kasb ikhtiarinya.
Yang kedua adalah Mu'tazilah yaitu bahwa Manusia sendiri yang menciptakan perbuatannya dan ia akan dihisab berdasarkan perbuatannya sebab, ia sendirilah yang menciptakannya. Yang ketiga adalah jabariyah yaitu Allah menciptakan hamba beserta perbuatannya.ia 'Dipaksa' melakukan perbuatannya dan tidak bebas memilih.
Jadi dalam perbuatan manusia disini terdapat iradah Allah (Maha kuasa Allah) yang sudah tertulus di Lauhul Mahfudz contohnya seperti jodoh, rezeki dan maut seseorang sudah tertulis didalam Lauhul Mahfudz. Tapi itu bukan serta merta segala perbuatan manusia sudah menjadi ketetapan Allah yang sudah ditulis di Lauhul Mahfudz.
Contohnya saat Rayyan memilih menerima minuman beralkohol dari Youri padahal dalam islam itukan tidak boleh, tapi dia tetap menerimanya berarti takdir ini masih dalam kendali dirinya bukan sesuatu yang Allah tetapkan didalam Lauhul Mahfudz. Jadi dia akan dihisab karena pilihannya itu.Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Muddassir ayat 38 yang artinya.
"Setiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya"
Berdasarkan contoh diatas bisa disimpulkan bahwa manusia hidup didalam dua area. Yang pertama adalah "Area yang dikuasainya" yaitu area ini berada didaerah kekuasaan manusia jadi dia bisa memilih perbuatannya sendiri. Yang kedua adalah "Area yang menguasainya" pada area ini perbuatan atau kejadian yang terjadi tidak ada campur tangan manusia sedikitpun atas dirinya atau yang menimpanya.
Diarea yang kedua ini manusia tidak ada andil atau urusan atas kejadian yang menimpanya jadi dia tidak akan dihisab karena ini.Kejadian ini ditentukan oleh nizhamul wujud (Sunnatullah) dan kejadian yang tidak ditentukan oleh nizhamul wujud namun tetap berada diluar kekuasaan manusia. Karena Manusia hidup beriringan dengan alam semesta dan kehidupannya jadi dia harus mengikuti mekanisme tertentu yang tidak bisa dilanggar olehnya. Karena semua kejadian ini diluar kehendaknya dan dia tidak bisa bebas memilih.
Misalnya kejadian yang berdasarkan sunnatullah adalah pria itu ganteng dan wanita itu cantik jadi kalau ada pria cantik itu sudah diluar sunnatullahnya jadi itu wajib dipertanyakan. Ko bisa pria dikatakan cantik? Dan ternyata setelah dianalisa Rayyan bisa cantik karena ada efek dari make up juga ya teman-teman. Karena sejatinya dia juga seorang pria normal yang punya sisi menlynya juga.
Terkait dengan qadla atau ketetapan Allah dan qadar yang terjadi dihidupnya Rayyan misalnya seperti saat dia akan menikahi Ayiswa itu artinya takdir ini masih dalam kuasanya karena dia masih bisa memilih mana yang akan dijadikan istrinya, Ayiswa atau Youri jadi ini disebut qadar sedangkan hasil dari pilihannya disebut qadla karena Allah yang sudah menentukan,tapi nyatanya dia malah gagal menikah dan itu sudah diluar kuasanya dia.(Untuk memperjelas dan mempermudah anggap aja cerita Rayyan ini nyata adanya jadi takdirnya dia ditentukan oleh Allah bukan oleh Author)
(Hayo siapa nih! yang lagi bingung baca bab qadla dan qodar ini? Ayo tunjuk tangan nanti author perjelas lagi dalam surat cinta dari kalian dalam bentuk komentar ya guys๐๐๐ otak author pun ngebul saat mempelajari bab qadla dan qodar๐ )
*****
Ayiswa dan Upik masih sibuk melayani pelanggan karena tokonya sedang ramai dikunjungi pembeli. Sementara Rayyan dan yang lainnya sedang menuju ketempat Ayiswa bekerja karena rencananya hari ini juga dia akan melamar Ayiswa lagi,sebab dia tak mau menunda-nunda lagi.
Didepan toko, Rayyan yang akan melamar Ayiswa dengan menyanyikan sebuah lagu diiringi oleh petikan gitar yang dimainkan oleh Ryeon, cukup membuat perhatian orang-orang disekitar tempat itu pasalnya karena mereka ini mahluk yang amat tampan jadi itu sudah cukup menarik perhatian orang-orang. Awalnya Ayiswa dan Upik yang menyanyi didepan itu mengira pengaman yang lagi ngamen didepan tokonya jadi Upik dan Ayiswa terus melayani pembelinya.
Tapi saat Ayiswa akan memberi uang pada sang pengamen, dia terperanjat kaget. Kenapa yang ngamen itu Rayyan dan Ryeon?.
"Bang Rayyan, Bang Ryeon, Apa kalian lagi ngamen?" tanya Ayiswa bingung karena Rayyan belum mengutarakan maksud kedatangannya.
Bukannya Rayyan menjawab pertanyaan Ayiswa dia malah meminta perhatian pada semua orang yang ada disekitar tempat itu untuk menyaksikan aksinya.
"Halo, semua! Mohon perhatiannya sebentar, saat ini saya ingin menyanyikan sebuah lagu untuk seorang gadis yang amat spesial bagi saya. Dan lagu ini saya persembahkan khusus buat Ayiswa" ucap Rayyan tersenyum pada Ayiswa dengan menggunakan alat pengeras suara
Hingga orang-orang penasaran dengan keramaian yang ada disana. orang-orang lalu mengerumuni mereka. Ryeon mulai memetik gitar dan Rayyan mulai bernyanyi dengan menggunakan alat pengeras suara sambil terus menatap Ayiswa dan tersenyum padanya. Ayiswa jadi tersipu malu.
,
,
๐ถ๐ถ๐ถ๐ค๐ค๐ค๐ถ๐ถ๐ถ
๐น๐น๐น๐น๐นJanji suci๐น๐น๐น๐น๐น
__ADS_1
Dengarkanlah, Wanita pujanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu, Dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Kuingin mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buaku hancur
Kutak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Dengarkanla, Wanita impinku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci, satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini
Kuingin mempersuntingmu
๐ถ๐ถ๐ถ๐ค๐ค๐ถ๐ถ๐ถ
,
,
Dipertengahan lagu dia menghentikan lagunya kemudian Rayyan mendekati Ayiswa dan dia mulai menceritakan soal fitnah atas dirinya dari Youri.
"Ayiswa, ternyata selama ini Youri telah memfitnahku. Tapi sekarang semuanya sudah terungkap. Aku sudah melakukan tes DNA,ternyata Baby Zayn itu bukan anakku jadi malam itu tak terjadi apa pun antara aku dan Youri. Sebelum dia meninggal dunia dia sempat menulis surat yang isinya menjelaskan siapa Ayah biologis dari Baby Zayn. Ini adalah surat dari Youri dan ini hasil tes DNAku dengan Baby Zayn" tutur Rayyan menjelaskan sambil memberikan dua amplop yang berisi hasil tes DNA dan surat dari Youri.
Ayiswa lalu menerimanya dan membaca kedua amplop itu. Setelah selesai dia lalu menatap Rayyan dengan penuh tanda tanya. Rayyan kemudian mengeluarkan kotak kecil berbentuk hati yang didalamnya tersimpan sebuah cincin.
"Jadi maukah kamu menjadi kekasih halalku? Maukah kamu untuk melanjutkan rencana pernikahan kita yang dulu gagal?" tanya Rayyan penuh harap.
Ayiswa merasa terharu, senang dan hatinya merasa berbunga-bunga. Dia tidak menyangka Rayyan akan melamarnya kembali dengan cara yang menurutnya sangat romantis.Sepasang mata indahnya mulai berbinar-binar karena bahagia.baru saja dia akan mengatakan 'IYA' tiba-tiba Rayyan yang sudah tak sabar mendengar jawaban dari Ayiswa langsung berkata lagi hingga menyulutkan niat Ayiswa yang akan menjawab pertanyaan Rayyan.
"Jadi gimana, Apa kamu mau menikah denganku. Aku masih perjaka loh" celetuk Rayyan tak terduga.
Membuat Ayiswa jadi malu setengah mati. Wajah Ayiswa mulai memerah, apa lagi semua mata yang menyaksikan itu menatap dirinya dengan pikiran mereka masing-masing. Ingin rasanya dia berlari sejauh mungkin atau bersembunyi saja dilubang semut. Namun dia tiba-tiba saja merasa kaku.
Sementara Rayyan yang tak sabar ingin mendengar jawaban dari mulut Ayiswa,terus mengulang kalimatnya padahal itu sesuatu yang tak ingin Ayiswa dengar dihadapan umum karena dia merasa amat malu untuk mendengarnya.
Belum menyerah karena Ayiswa terus terdiam dia terus mengulang kalimatnya berkali-kali hingga akhirnya Ayiswa sudah tak tahan menahan rasa malu lalu dia berlari pergi menjauh sambil menerobos orang-orang yang sedang menyaksikan acara lamarnya oleh Rayyan.
"Ko, Ayiswa malah lari sih! Apa dia menolak lamaranku?" lirih Rayyan sedih sambil terus menatap kepergian Ayiswa hingga dia menghilang dari pandangan matanya.
__ADS_1
Upik yang tak sengaja mendengar gumaman Rayyan lalu menepuk bahunya dari belakang, Rayyan lalu melirik kebelakang.
"Oppa, Kamu tuh! Merusak suasana aja deh! Udah bagus diawal suasananya romantis eh! Diakhirnya kamu malah bikin Ayiswa sawan, pantes aja dia kabur karena takut dan malu oleh tingkahmu. Belum nikah aja kamu udah bikin Ayiswa sawan, Apa lagi n'tar kalau udah nikah. Jangan bikin dia spot jantung kenapa? Dia kan gadis polos" kata Upik
"Apa salahku?" tanya Rayyan kebingungan
"Udah! Ngga usah banyak omong,Capat kejar dia. Mungkin kalau kamu ngomongnya berdua Ayiswa tidak akan malu dan grogi" titah Upik sambil mendorong tubuh Rayyan agar dia segera mengejat Ayiswa.
Dia pun lalu pergi mengejar Ayiswa hingga sampailah ditaman dekat pasar.
"Ayiswa, tunggu!" teriak Rayyan
Ayiswa lalu menghentikan langkahnya tanpa menoleh kebelakang hingga akhirnya Rayyan bisa mengejarnya.
"Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaanku, kamu malah lari? Apa kamu membenciku" tanya Rayyan sedih
"Tidak" jawab Ayiswa singkat
"Apa kamu marah padaku?" tanyanya lagi
"Tidak"
Setiap kali Rayyan bertanya selalu kata 'Tidak' yang keluar dari mulutnya, itu makin membuat Rayyan bingun sebeb dia belum mengerti kenapa Ayiswa masih tak menjawab lamarannya hingga Rayyan mengulang berkali-kali kalimat yang tak inging Ayiswa dengar.
"CUKUP!! Aku tak ingin mendengar itu lagi dari mulutmu, aku tidak peduli kamu masih perjaka atau tidak, aku tak peduli kamu sudah menikah atau tidak. Aku tak mau mendengar itu semua karena itu tak penting bagiku" bentak Ayiswa sudah tak tahan lagi dengan Rayyan yang membuat gadis polos itu amat tersipu malu.
"Lalu yang penting bagimu apa?" tanya Rayyan
"Kesungguhanmu terhadapku dan ketulusanmu mencintaiku" jawab Ayiswa
"Aku kan selalu tulus mencintaimu dan ingin bersungguh-sungguh menghalalkanmu lalu apa lagi yang membuatmu ragu?" tanya Rayyan yang masih tak mengerti dengan keinginan Ayiswa
"Aku tak pernah ragu akan cintamu padaku, Aku hanya bosan terlalu lama menunggumu,,, " kata Ayiswa sengaja menggantung kalimatnya.
Saat Ayiswa berkata seperti itu Rayyan baru mengerti apa maksud dan keinginan Ayiswa, Dia lalu tersenyum manja.
"Kalau begitu ayo" ajak Rayyan sambil menarik tangan Ayiswa
"Ayo kemana?" tanya Ayiswa yang tak tahu dia mau dibawa kemana.
"Kita ke KUA sekarang juga, aku juga tidak mau menunggu lebih lama lagi karena aku takut gagal lagi" jawab Rayyan terus berjalan sambil menarik tangan Ayiswa
Ayiswa yang saat itu hanya bisa mengikuti Rayyan dari belakang karena tangannya ditarik oleh Rayyan lalu bertanya.
"Mau ngapain kita ke KUA (Kantor urusan agama)?"
Rayyan lalu menghentikan langkahnya kemudian dia menatap gadis polos yang ada dihadapannya.
"Ya,kita nikahlah mau ngapain lagi coba? Bukankah kamu sudah setuju kalau kita melanjutkan rencana nikah kita yang dulu gagal?" jawab Rayyan
"Ya, iya sih, Aku setuju. Tapi ya, ngga detik ini juga kali, kita kan harus ngurus apa-apanya dulu, lagian kamu belum dapat restu loh! Dari Umi" ujar Ayiswa
Rayyan jadi tertunduk kecewa karena usahanya untuk melamar Ayiswa kembali belum tuntas sampai disini. Dia masih harus minta restu dari keluarga angkat Ayiswa. Akhirnya mereka pulang kepanti untuk minta restu dari keluarganya Ayiswa. Tak lupa Ryeon, pak Marwa, Baby Zayn dan Jong ki pun ikut pergi kepanti.
__ADS_1
Next,,,