PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)

PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)
Bayi ajaib


__ADS_3

Setelah mengurus pemakaman Youri, Rayyan kembali kerumah sakit karena dia ingin melihat bayinya.walau pun dia tidak bisa masuk sembarangan keruangan NICU.Rayyan hanya bisa melihat Baby Zayn dikaca jendela. Bayi mungil itu nampak sedang terlelap tidur didalam tabung inkubator. tangan dan kaki mungilnya,sesekali nampak terlihat menggeliat dan itu terlihat sangat menggemaskan.



"Baby Zayn, Apakah kamu ini benar-benar anakku? Ibumu sekarang sudah meninggal dunia dan kamu sekarang sedang berjuang untuk bertahan hidup, Apakah aku akan tega melakukan tes DNA pada bayi mungil tak berdosa itu? Bagaimana kalau hasilnya menunjukkan kalau kamu bukan anakku? Apakah aku akan meninggalkanmu sendirian? Atau kah aku harus mengirimmu kepanti asuhan? hulffh,,, " gumam Rayyan seraya membuang nafas kasar


Hatinya kini dihinggapi rasa bingung lagi. dia tidak tahu harus bersikaf seperti apa pada bayi mungil itu? Dan dia juga tidak tahu harus apakan bayi itu?.


"Kalau aku meninggalkannya,terus ternyata dia itu benar-benar darah dagingku, Apakah tak akan ada penyesalan dalam diriku karena sudah membuangnya? Apa sebaiknya aku tidak usah melakukan tes DNA itu? Huuh,,,!! Aku bingung"


Sejenak Rayyan berpikir dan menimbang-nimbang tentang apa yang akan dilakukan kedepannya?.Rayyan lalu menghela nafas.


"Bagaimana aku bisa meninggalkan bayi mungil itu sendirian, aku tidak akan tega melihatnya sendirian. lebih baik aku tidak usah melakukan tes DNA. mulai hari ini, aku akan menerima kehadirannya sebagai anakku, tak peduli aku atau pria lain yang jadi ayah biologis Baby Zayn, aku akan tetap menerimanya, menyayanginya dengan sepenuh hati dan membesarkannya" gumam Rayyan


*****


Sepulang kerja Rayyan datang lagi kerumah sakit dan dia langsung menemui Dokter yang merawat Baby Zayn karena ingin mengetahui kondisi Baby Zayn sekarang seperti apa?.Dokter itu langsung menjelaskan kalau berat badan Baby Zayn sudah 2 kilo 4 ons. dan dia sudah diizinkan untuk pulang kerumah tapi tetap saja dia masih membutuhkan perhatian khusus agar tumbuh kembangnya bagus dan dikarena bayi yang lahir prematur bisa mengalami banyak gangguan kesehatan serta bisa mengalami kematian mendadak jadi dia harus benar-benar diperhatikan.


"Terus,apa yang harus saya lalukan pada Baby Zayn?" tanya Rayyan


"Anda harus selalu memperhatikan nutrisi dan gizinya dengan memberi makan secara teratur dan harus memberi ASI (Air susu ibu) eksklusif selama 6 bulan,,, " belum selesai kalimat dokter itu Rayyan sudah memotongnya


"Bagaimana caranya Baby Zayn bisa mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan, kan ibunya sudah meninggal dunia?" tanya Rayyan bingung


"Anda jangan khawatir, rumah sakit ini menyediakan ASI eksklusif karena disini menampung ASi dari seorang ibu yang mempunyai kelebihan ASi dan mau menyumbangkan ASInya untuk bayi yang membutuhkan" jawab dokter


Rayyan lalu mengangguk paham kemudian dia bertanya lagi, Apa lagi yang harus dilakukannya. dan Dokter itu menjawab kalau Rayyan harus melakukan metode kangguru untuk menstimulus tumbuh kembang Baby Zayn.


"Caranya gimana Dok?"


"Caranya masukkan tubuh Baby Zayn kedalam bajumu,gendong dia dengan posisi tengkurap,tempelkan telinya didadamu,biarkan kulitnya bersentuhan dengan kulitmu, biarkan dia mendengarkan irama detak jantungmu"


Rayyan lalu mengangguk paham. karena Baby Zayn dibolehkan untuk pulang, sore itu juga Rayyan langsung membawanya pulang.


Rumah Rayyan

__ADS_1



Rayyan baru saja sampai dirumahnya,dia langsung duduk disofa kemudian dia menatap bayi mungil yang masih dalam gendongannya itu.nampaknya Baby Zayn senang berada dalam dekapan hangat tubuh Rayyan,itu terlihat dari raut wajah Baby Zayn yang nampak berseri.


"Apa yang harus kulakukan padamu Baby Zayn?" tanya Rayyan bingung pada bayi itu tapi mungkin bayi itu tidak akan bisa menjawab pertanyaan Rayyan karena dia masih kecil dan belum mengerti apa yang diucapkan oleh Rayyan.


Masih dalam kebingungannya, tak bisa dipungkiri batin Rayyan masih penasaran dengan Ayah biologis Baby Zayn meski pun dia tidak jadi melakukan tes DNA.dan dengan spontan tiba-tiba saja mulut Rayyan berkata.


"Baby Zayn, Apakah kamu ini benar-benar darah dagingku? Tapi, Kenapa hatiku masih ragu meski aku sudah melihatmu sedekat ini dan menggendongmu.jika kamu memang anak kandungku aku berharap ada semacam ikatan batin antara kamu dan aku,tapi kenapa aku tidak bisa merasakan itu?"


Rayyan kemudian terdiam seraya menatap bayi mungil itu. tiba-tiba Baby Zayn yang tadi terlelap tidur tiba-tiba menangis dengan suaranya yang memekikan telinga.


Owa,,, owa,,, owa,,, owa,,, owa,,,!!


Rayyan mulai panik karena dia tidak tahu cara untuk mendiamkan bayi yang lagi menangis.


"Duh! Gimana ini, cara dieminnya, selama ini aku tidak tahu apa-apa tentang bayi" gumam Rayyan


"Cup,,cup,, cup,, udah ya Baby, jangan nangis terus aku bingung kalau kamu nangis terus" Rayyan mencoba mendiamkan Baby Zayn


"Oh! Mungkin Baby Zayn, ngompol atau pup, coba aku periksa dulu"


Dia lalu memeriksa dan ternyata Baby Zayn tidak ngompol atau pun pup.


"Ah! Mungkin kamu mau minum susu ya?"


Rayyan lalu membuka kotak ASI yang dibawanya dari rumah sakit. karena ASI itu masih dingin setelah dimasukan kelemari pendingin dirumah sakit agar tidak cepat basi, dia harus menghangatkan ASInya dulu dengan merendam botol susunya di air panas.Sambil terus menggendong Baby Zayn, Rayyan menuangkan air panas dari dispensernya, dia terlihat sangat kerepotan karena menggendong Baby Zayn sambil nuangin air panas kemangkuk besar untuk merendam botol ASi, ditambah Baby Zayn tak mau berhenti menangis.


Setelah ASInya mulai sedikit hanyat barulah dia memberiakn ASI dengan menggunakan botol susu. tapi mulut mungilnya Baby Zayn terus menolak botol susu itu. dia tidak mau minum susu. Rayyan udah kehabisan akal untuk menenangkan Baby Zayn yang tak mau berhenti menangis.


Owa,,,owa,,,owa,,, owa,,, owa,,,!!


"Aduuuh!! Kamu itu mau nya apa sih? Aku bingung jadinya" Keluh Rayyan


"Udah dong sayang, jangan nangis lagi ya, putra kesayang ayah yang ganteng udah diem ya, jangan nangis lagi" ucap Rayyan sudah frustasi menghadapi tangisan bayi mungil itu

__ADS_1


Tiba-tiba saja Baby Zayn langsung terdiam, mata jenaka bayi itu menatap wajah Rayyan,tatapannya seperti orang dewasa yang lagi bengong, Rayyan pun menatap wajah bayi mungil itu dengan kebingungan. Tiba-tiba Baby Zayn menangis lagi.


Owa,, owa,, owa,, owa,,!!


"Ko nangis lagi sih! Sayang? Cup,,cup,, cup,, udah ya, jangan nangis lagi, Ayah jadi bingung nih!" kata Rayyan dengan wajah yang masih terlihat frustasi


Tiba-tiba Baby Zayn terdiam lagi,sambil menatap wajah Rayyan dengan tatapan seperti orang dewasa lagi bengong.


"Apa yang salah ya, pada Baby Zayn? Kenapa dia selalu diam setiap kali aku ngomong,,, " batin Rayyan sengaja menggantung kalimatnya sambil berpikir dan menela'ah apa yang sebenarnya terjadi.


Rayyan lalu menyernyitkan kedua alisnya kemudian dia mendekatkan wajahnya pada bayi mungil itu dengan tatapan intens. Baby Zayn yang seolah bisa menangkap tatapan Rayyan yang mengintimidasinya, lalu Baby Zayn menyernyitkan dahinya. Rayyan kemudian menjauhkan kembali wajahnya dari bayi itu.


"Jangan-jangan kamu memang bukan anakku ya Baby Zayn?" tanya Rayyan mengintimidasi bayi mungil itu


Seakan mengerti dengan ucapan Rayyan, Baby Zayn lalu menangis lagi.


Owa,,, owa,,, owa,,, owa,,,!!


"Aduh! Sayaaang,,,Ayah cuma bercanda, kamu jangan nangis lagi ya, kamu jangan khawatir kamu ini benar-benar anak kandung Ayah ko, udah ya jangan nangis lagi putra kesayangan ayah yang paling ganteng" ucap Rayyan sambil mengelus lembut pipi Baby Zayn


Dan n'tah apa yang ada didalam pikiran bayi semungil Baby Zayn itu? Setelah Rayyan berkata seperti itu, tiba-tiba Baby Zayn kembali diam dan tak menangis lagi malahan dari bibir mungil Baby Zayn terlihat senyum yang mengembang. tingkah bayi kecil itu membuat Rayyan jadi tepuk jidat.



Rayyan lalu tersenyum melihat tingkah bayi mungil itu.


"Hahaha,, sekarang aku tahu,Kamu ingin diakui olehku dan ternyata kamu ingin memanggilku dengan sebutan Ayah.oke,baiklah kamu boleh memanggilku dengan sebutan Ayah" kata Rayyan sambil tertawa


Dan lagi-lagi seolah mengerti dengan ucapan Rayyan, Baby Zayn lalu tersenyum lebar seperti sangat bahagia.


"Eh! Tunggu dulu, Apa kamu bisa mengeri dengan apa yang kuucapkan? Kenapa setiap kali aku berkata sesuatu yang membuat hatimu senang kamu selalu tersenyum?" tanya Rayyan pada bayi mungil itu


Baby Zayn lalu menggerakkan kepalanya seolah dia seperti mengangguk untuk menjawab pertanyaan Rayyan.


"Masya Allah, sunggung ajaib kamu Baby Zayn.mulai hari ini aku harus berhati-hati ngomong dihadapannya, kalau salah ngomong Baby Zayn bisa-bisa ngamuk lagi" ucap Rayyan dalam hati

__ADS_1


Next,,,


__ADS_2